Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) Perguruan Tinggi di Yogyakarta dalam Menyiapkan Lulusan di Dunia Kerja Harsana, Minta; Setyo kriswanto, Erwim; Wakid, Muhkamad; Widowati, Asri; Suyud, Suyud
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) di perguruan tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Dalam era globalisasi dan persaingan pasar tenaga kerja yang ketat, sertifikasi kompetensi menjadi penting untuk meningkatkan daya saing lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, melibatkan 10 LSP-P1 di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari pengelola LSP, manajer sertifikasi, dan manajer mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun LSP-P1 memiliki struktur organisasi yang jelas dan skema sertifikasi aktif, masih terdapat tantangan dalam hal konsistensi layanan, keterbatasan sumber daya, serta kendala administratif. Beberapa LSP belum mengoptimalkan keterlibatan mitra industri dan peserta eksternal. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan dukungan administratif, penguatan kolaborasi dengan industri, serta pengembangan ekosistem sertifikasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dan LSP dalam meningkatkan kualitas layanan sertifikasi untuk lulusan yang lebih kompeten di pasar kerja global
Meningkatkan Kemampuan Kerja Lulusan Melalui Sertifikasi Berbasis Kompetensi: Memetakan Skema Keselarasan Industri Dalam Pendidikan Tinggi Multidisiplin Harsana, Minta; Wakid, Muhkamad; Hartanto, Doni Dwi; Ayuningrum, Fitri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62336

Abstract

Sertifikasi berbasis kompetensi berperan penting dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan memetakan skema sertifikasi yang relevan bagi lulusan berbagai disiplin ilmu agar perguruan tinggi dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi sesuai tuntutan dunia kerja. Dengan pendekatan metode campuran, penelitian ini menggabungkan analisis kebutuhan melalui survei, validasi ahli, dan wawancara kualitatif dengan mitra industri serta koordinator program studi. Model penelitian yang digunakan adalah 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dan Borg & Gall untuk menentukan skema sertifikasi, merancang kerangka kerja yang tepat, serta memvalidasi penerapan melalui penilaian pakar. Hasil penelitian diharapkan mengidentifikasi kompetensi inti yang dibutuhkan industri di berbagai bidang dan mendukung pengembangan kerangka integrasi sertifikasi di perguruan tinggi. Selain itu, studi ini menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi universitas guna meningkatkan daya saing dan kesiapan kerja lulusan melalui sistem validasi kompetensi yang terstruktur. Temuan ini berkontribusi terhadap penguatan hubungan antara pendidikan dan industri serta memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan lembaga akreditasi dalam menerapkan kerangka sertifikasi yang selaras dengan kebutuhan tenaga kerja nasional maupun global.
PENGARUH TINGKAT EFIKASI DIRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XI TEKNIK OTOMOTIF DI SMKN 1 SEDAYU: Indonesia, Inggris Ayu Ramadhan, Naraswati; Wakid, Muhkamad
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i2.2085

Abstract

Abstract This research aims to (1) Analyze the students’ level of self-efficacy; (2) Analyze the students’ level of work readiness; (3) Analyze the influence of students’ self-efficacy on their readiness to work. Correlation research design is used in a quantitative approach. The study was conducted at SMKN 1 Sedayu, with 78 students from the 11th-grade Automotive Engineering Vocational Program as research subjects. Data collection was through interviews and questionnaires. The Research instrument was a questionnaire with Likert scale. Expert judgment and item analysis is used for validity test. And for reliability test is using Cronbach’s Alpha formula. Data analysis techniques included descriptive analysis and correlation analysis. Before data analysis, normality and linearity were tested. The results of the research demonstrated that: (1) The level of self-efficacy among students was mostly categorized as high, with 74.36% of students; (2) The level of work readiness among students was mostly categorized as high, with 88.46% of students; (3) Students’ level of self-efficacy and work readiness are positively correlated. This is evidenced by the linear equation Y = 29.497 + 1.135x, with a coefficient of determination 0.590, indicating that self-efficacy influences job readiness by 59%. Keywords: self-efficacy, job readiness, students, vocational school (SMK), Automotive Engineering Abstrak Tujuan penelitian ini untuk (1) Menganalisis tingkat efikasi diri pada siswa; (2) Menganalisis tingkat kesiapan kerja siswa; (3) Menganalisis pengaruh tingkat efikasi diri terhadap kesiapan kerja siswa. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasi. Penelitian dilakukan di SMKN 1 Sedayu. Siswa kelas sebelas khususnya Program Keahlian Teknik Otomotif dengan jumlah sampel 78 orang menjadi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Instrumen yang dipakai adalah lembar kuesioner dengan skala pengukuran Likert. Judgment expert dan analisis butir digunakan untuk validitas instrumen. Sementara Alpha Cronbach digunakan untuk uji reliabilitas. Analisis deskriptif dan korelasi digunakan untuk menganalisis data. Uji normalitas dan linieritas dilakukan sebagai uji prasyarat analisis. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa: (1) Tingkat efikasi diri pada siswa mayoritas memiliki kategori yang tinggi dengan persentase frekuensi siswa 74,36%; (2) Tingkat kesiapan kerja pada siswa mayoritas memiliki kategori yang tinggi dengan persentase frekuensi siswa 88,46%; (3) Ditemukan adanya korelasi positif antara variabel independent (efikasi diri) dengan variabel dependent (kesiapan kerja). Hal ini dijelaskan melalui persamaan garis linier Y = 29,497 + 1,135x dengan nilai R2 sebesar 0,590 yang berarti (variabel independent) efikasi diri mempengaruhi (variabel dependent) kesiapan kerja sebesar 59%. Kata kunci : efikasi diri, kesiapan kerja, siswa, SMK, Teknik Otomotif
Persepsi Siswa Terhadap Pelaksanaan Mata Pelajaran Peminatan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK N 2 Yogyakarta: Indonesia, Inggris Tri Fauzan, Achmad; Wakid, Muhkamad
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2683

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui persepsi dari siswa terhadap mata pelajaran peminatan dilihat faktor internal dan eksternal. Mata pelajaran Peminatan adalah mata pelajaran baru dalam rangka mewadahi minat siswa, dan minat adalah sebuah hal yang subjektif bagi siswa sehingga persepsi siswa menjadi fokus perhatian peneliti. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen angket. Populasi penelitian adalah kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMKN 2 Yogyakarta sebanyak 138 siswa dan diambil sampel 102 siswa. Angket terdiri dari dua aspek: (1) Faktor internal terkait kemampuan berpikir, perhatian, motivasi, minat, harapan, dan pengalaman; (2) Faktor eksternal terkait guru, sarana, prasarana, dan teman. Pengujian validitas ahli melibatkan dosen Psikologi Pendidikan dan Bimbingan dan dosen pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan persepsi siswa dilihat dari faktor internal sebesar 19,61% masuk kategori sangat positif, 29,41% kategori positif, 35,29% kategori negatif, dan 15,69% kategori sangat negatif. Sedangkan dari faktor eksternal persepsi sebesar 16,67% pada kategori sangat positif, 32,35% persentase positif, 39,22% negatif, dan 11,76% sangat negatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa persentase terbesar persepsi siswa masuk dalam kategori negatif, dengan item yang menjadi perhatian terkait kemampuan berpikir, perhatian, motivasi, pengalaman, harapan, sarana, dan prasarana. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan baik dalam hal kompetensi guru, sarana dan prasarana, interaksi guru dan siswa, dan juga evaluasi secara berkala pada mata pelajaran Peminatan, sehingga persepsi siswa dapat menjadi positif. This study has the purpose understanding students' perceptions of Interest-Based Subjects from both internal and external factors. Interest-Based Subjects are newly introduced to accommodate students' interests, making their perceptions a key focus. The study employed a descriptive quantitative method with a questionnaire as the instrument. The research population consisted of 138 eleventh-grade students from the Light Vehicle Engineering program at SMKN 2 Yogyakarta, with a sample of 102 students. The questionnaire covered two aspects: (1) Internal factors, including thinking ability, attention, motivation, interest, expectations, and experience; (2) External factors, including teachers, facilities, infrastructure, and peers. Expert validity testing involved Educational Psychology and Guidance lecturers and academic advisors. Results indicated that for internal factors, 19.61% of students' perceptions were very positive, 29.41% were positive, 35.29% were negative, and 15.69% were very negative. Regarding external factors, 16.67% were very positive, 32.35% were positive, 39.22% were negative, and 11.76% were very negative. The findings reveal that the largest percentage of students' perceptions falls into the negative category, with items of concern including thinking ability, attention, motivation, experience, expectations, facilities, and infrastructure. Therefore, improvements are needed in terms of teacher competence, facilities and infrastructure, teacher-student interaction, and regular evaluation of Interest-Based Subjects, so that students' perceptions can become positive.
Peningkatan Budidaya Bunga Telang Melalui Teknologi Rumah Paranet untuk Pengendalian Hama dan Peningkatan Produktivitas Kuswarsantyo; Wakid, Muhkamad; Asri Widowati; Heni Winahyuningsih; Aisyah Rohmatunnisa; Sabrina Aisyah; Zafaron Wasillah Khajati; Maulina Jazhilatul Khikmiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v10i1.94535

Abstract

Pengembangan Sendangsari sebagai Desa Mandiri Budaya memerlukan pasokan komoditas lokal yang berkelanjutan untuk menopang ekonomi kreatif dan UMKM desa. Salah satu komoditas yang dikembangkan adalah bunga telang (Clitoria ternatea L.), tetapi budidaya lahan terbuka menghadapi hambatan utama berupa serangan hama defoliator (belalang dan ulat pemakan daun) serta fluktuasi lingkungan tumbuh yang menyebabkan pembungaan tidak stabil. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menerapkan teknologi budidaya terlindung sebagai strategi mitigasi risiko hama dan mikroklimat, sekaligus memperkuat kapasitas kelompok mitra dalam pengelolaan sistem produksi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kelompok Global Gotong Royong Tetrapreneur (G2RT) melalui siklus perencanaan–aksi–refleksi: diagnosis masalah budidaya, pembangunan rumah paranet (screen house paranet #65%) untuk uji coba pada 200 tanaman, penguatan SOP budidaya (sanitasi kebun, pemangkasan, pemupukan, dan standar panen), serta monitoring berbasis logbook panen dan catatan tekanan hama. Hasil menunjukkan bahwa pada kebun terpusat, produksi lahan terbuka mencapai rata-rata ±2000 g/hari (Feb–Mar 2025), tetapi rentan terhadap serangan hama; pada periode Okt–Des 2025, produksi agregat kebun mencapai ±2500 g/hari, dengan kontribusi ±1925 g/hari dari 800 tanaman terbuka dan ±575 g/hari dari 200 tanaman dalam unit terlindung. Produktivitas indikatif per tanaman pada unit terlindung lebih tinggi (±2,88 g/tanaman/hari) dibandingkan unit terbuka (±2,41 g/tanaman/hari) pada periode yang sama. Mitra juga melaporkan adanya perbaikan dalam konsistensi mutu visual bunga. Temuan ini menunjukkan bahwa paket mitigasi berbasis budidaya terlindung yang dipadukan dengan pendampingan PAR dan SOP dapat membantu menstabilkan produksi dan memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku bagi UMKM desa.
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI BENGKEL KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN 3 YOGYAKARTA Kholis, Anhar Nur; Wakid, Muhkamad
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 1 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i1.529

Abstract

This research aims to determine: (1) Knowing the planning of the OHS Management System in the automotive repair shop at SMKN 3 Yogyakarta. (2) Describe the application of the OHS Management System in the automotive workshop of SMKN 3 Yogyakarta. (3) Identify the evaluation of the OHS Management System in the automotive workshop of SMKN 3 Yogyakarta. This research is a quantitative descriptive study, with the research subjects of four respondents, namely Workshop Coordinators, Teachers, and Technicians. Data collection techniques using questionnaires documentation and interviews. The results of data analysis are presented in the form of columns and presented briefly in a table in the form of the percentage of achievement scores then described and grouped by sub-indicators. The results of the research show: (1) SMK3 planning at the T SMKN 3 Yogyakarta Expertise Competency Workshop is included in the sufficient criteria because it has an achievement percentage rate of 57.29%. (2) The application of SMK3 in the Light Vehicle Engineering Competency Workshop at SMKN 3 Yogyakarta is included in the good criteria because it has an achievement percentage of 79.52%. (3) Evaluation of SMK3 at the Light Vehicle Engineering Competency Workshop at SMKN 3 Yogyakarta is included in the criteria because it has an achievement percentage of 61.66%.