Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Perlakuan Irisan Daun Mimba (Azadirachta indica) Terhadap Penyusutan Luka Ikan Zebra (Danio rerio) (Kajian Eksperimen Biologi) Ar Rahmah, Mumtazunnisa As Sufiyah; Sjakoer, Nour Athiroh Abdoes; Hayati, Ari
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol 9 No 2 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/e-jbst.v9i2.406

Abstract

Mimba adalah tanaman yang sangat berpotensial untuk dikembangkan pada saat ini, disebabkan mimba memiliki potensi besar untuk pengendalian hama, perlindungan terhadap lingkungan dan dalam bidang pengobatan. Azadirachta indica merupakan tanaman yang bernilai ekonomis tinggi karena dapat digunakan sebagai obat – obatan. Dalam beberapa tahun yang lalu ikan zebra sering digunakan sebagai organisme model percobaan dalam ilmu bidang biomedis, hal ini karena ikan zebra memiliki anatomi dan proses fisiologis yang sama dengan vertebrata yang lainnya. Berdasarkan penelitian sebelumnya mimba mengandung senyawa yaitu flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, alkaloid, asam lemak, steroid dan triterpenoid. Tujuan dari penelian ini adalah untuk mengetahui pemberian daun mimba (Azadirachta indica) terhadap penyembuhan luka zebrafish (Danio rerio). Jumlah hewan uji adalah 28 ekor ikan zebra dibagi menjadi 4 kelompok.. Kelompok 1 sebagai kontrol, kelompok 2, 3 dan 4 sebagai perlakuan. Daun mimba di iris kemudian di taburkan ke dalam aquarium yang telah berisi ikan zebra yang terluka. Dilihat perubahan luka selama 7 hari. Dihitung dan di analisis rata – rata perubahan luka ikan zebra, kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA menggunakan JAMOVI. Hasil dari penelitian ini penyusutan luka ikan zebra (Danio rerio) dengan rata – rata penyusutan luka sebanyak 0,0486 cm pada perlakuan kontrol, rata – rata penyusutan ukuran luka pada perlakuan P1 sebanyak 0,1429 cm, rata – rata penyusutan ukuran luka pada perlakuan P2 sebanyak 0,1571 cm, rata – rata penyusutan ukuran luka pada perlakuan P3 sebanayak 0,1714 cm, memiliki nilai yang beda nyata. Sehingga IDM dapat memberikan pengaruh terhadap penyusutan luka ikan zebra.
Studi etnobotani tumbuhan legendaris Pulau Bawean Jawa Timur Maimunah, Maimunah; Hayati, Ari; Zayadi, Hasan
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.06 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i2.22479

Abstract

Pulau Bawean yang terletak di Laut Jawa, 120 kilometer dari Kabupaten Gresik memiliki beberapa spesies tumbuhan buah yang dianggap legendaris. Hal ini dikarenakan sejarah kedekatan buah tersebut dengan masyarakat, karena mudah ditemukan di pulau Bawean. Terdapat lima buah yang dianggap sebagai buah legendaris di pulau bawean di antaranya Juwet, Mentega, Buni, Kepundung dan Rengga. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan mengetahui pengetahuan masyarakat tentang tumbuhan legendaris pulau Bawean serta mengetahui distribusi tumbuhan legendaris pulau Bawean. Penelitian ini dilaksanakan di Pulau Bawean, Kecamatan Sangkapuara, Kabupaten Gresik pada bulan Juni 2020-Juli 2021. Penetapan lokasi penelitian merupakan objek desa yang dianggap telah mewakili luasan daerah penelitian. responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Pulau Bawean dengan kriteria umur responden dari 17-70 tahun dan diambil dari tiga desa yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang identitas buah legendaris Pulau Bawean sangat tinggi, akan tetapi pengetahuan tentang pemanfaatannya sangat rendah. Dari ketiga generasi tidak ada yang pernah membudidayakan tumbuhan legendaris. Urutan distribusi tumbuhan legendaris mulai dari yang tertinggi adalah buah Mentega, Kepundung, Juwet, Buni dan Rengga. Buah yang paling banyak pemanfaatannya adalah Kepundung, sedangkan desa dengan distribusi terbanyak adalah Desa Daun.
Kutu Sisik pada Tanaman Apel di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Tito, Sama' Iradat; Mubarakati, Nurul Jadid; Hayati, Ari
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.2.259

Abstract

Scale lice have attacked apple fields in 8 villages in Bumiaji District, Batu City, namely Giripurno, Tulungrejo, Pandanrejo, Sumbergondo, Bulukerto, Punten, Gunungsari, and Bumiaji villages since 2005. Knowledge of the biological aspects of this pest can be done using sticky bands. This is aimed at controlling pests. Determination of sample plants was carried out systematically as many as 18 sample plants on manalagi apple (Malus sylvestris). The sample plants were apple plants that were attacked by scale lice. The type of adhesive treatment was adjusted to the variation of position (east, west, central) and research height (1m and 1.5m). The results obtained were that the pest found was Diaspidiotus perniciosus and the natural enemy found was Encarsia strenua. The part that has the most attacks is the stem/twig. The eastern branch with a height of 1.5 m has a higher even distribution of scale lice than the other parts. The highest dominance index (C) of scale lice of 0.29 was obtained by the middle-adhesive treatment of height 1m or rootstock. The pattern of population distribution based on sticky bands is random and tends to be individualistic. Keywords: apple plant, diaspididae, scale lice
Sistem Pendeteksi Hama Wereng pada Tanaman Padi Menggunakan Sensor ADXL335 Berbasis Gelombang Radio dan Light Trap H., Junita Insyirah N.; Azzahra, Ayu Kirani; Ariani, Menik; Koriyanti, Erry; Hayati, Ari; Saleh, Khairul; Adnan, Assaidah
Jurnal Fisika Unand Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.15.1.16-23.2026

Abstract

One of the strategies issues that determines the success of a rice crop is how to eradicate pests without using chemicals. Conventional pest control generally uses pesticides that can cause pest resistance, increase production costs, and risk environmental pollution. This study proposes an early detection system for planthopper pests based on the ADXL335 accelerometer sensor to detect vibrations or abnormal movements in rice stalks. Vibration data detected by the ADXL335 is processed together with wind speed data from the Anemometer Sensor to distinguish between vibrations caused by pests and vibrations from wind gusts. If a pest anomaly is detected, the system will automatically activate a Light Trap to physically capture the pests. Furthermore, real-time notifications are also sent to farmers via radio waves via the Telegram short message service. This system is expected to reduce dependence on pesticides, save costs, and support the government's agenda of modernizing agriculture to maintain national food security.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdur Rohman Wahid Adnan, Assaidah Ahmad Taufiq Rohman Ainur Rohmah Amrullah, Kammal Nizam Amrullah Andre Fahrul Rosy Anisa, Khoiria Ar Rahmah, Mumtazunnisa As Sufiyah Ari Nasir Syahputra Ashofat, Mutawakkil Ayuba, Tria Khotami Azzahra, Ayu Kirani Bahri, Ibnu A. Baidarus, Ahmad Bawani, Elen Ayu Chrisna Yuda Hartato Edi Santoso Erry Koriyanti Fadhil, Ilnia Faizah Shodirun Faizah Shodirun, Faizah Fatmawati, Rina Garnis Mufarrohah Rohmah Gatra Ervi Jayanthi Ghafur, Nurvikrih Choliluddin Gumiwang, Wulan Dari Neng H., Junita Insyirah N. Hadad Alwi Salamun Hamdani Dwi Prasetyo Hasan Zayadi Hasanuddin Hazan Zayadi Hesti Nofanda Hesti Nofanda, Hesti Hildasari, Nourma Izzatul Bahriyah, Izzatul Jamilah, Zahrotul Khairul Saleh Krishidaya, Ayutika LAILATUL MAGHFIROH Luchman Hakim Lutfi Niam, Lutfi Mahyantika, Seftya Putri Maimunah, Maimunah Ma’rifah, Shofia Jannatul Mohammad Sirojul Umam Mufidah, Kamiliatul Nabila Kamila Nada, Farah Aida Qotrun Nafisa Nahdliyah Nurul Aini Nilam Firdausi, Nilam Nour Athiroh Abdoes Sjakoer Nur Azizah Nurdin, Fernando H. Alvarizi Nurul Jadid Mubarokati Rahmawati, Nurlaili Rajab, Ahmad Mijwad Ramadhan, Majida Rasyid, Ainur Ratna Djuniwati Lisminingsih Riadul Jannah Ridlo, M. Tanthowi Qodrir Rukun Rahayu Safitri, Dewi Astriana Sama’ Iradat Tito Saputri, Indriani Rachman Sari, Hosnia Siti Marhumah Siti Marhumah, Siti Siti Salma Nur Fahima Solechah, Imah Sulisetyo Rini Suroh, Mai Syamsuddin, Moch. Tintrim Rahayu, Tintrim Tupong, Mohamad Rizal A. Watimena, Fahru Reyza Yuliana Ratna Sari, Yuliana Ratna Yunisa Farasiscaraya Aesia