Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Zuriat

Diversitas Genetik Dahlia pinnata Cav Berdasarkan Karakter Morfologi di Jawa dan Sumatera dengan Menggunakan Analisis Komponen Utama (PCA) Maulana, Haris; Maxiselly, Yudithia; Karuniawan, Agung; Purdianty, Amalia; Zulaicho, Zulaicho; Y.H., Anne
Zuriat Vol 33, No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v33i1.52968

Abstract

Analisis diversitas genetik menggunakan 32 aksesi koleksi Dahlia pinnata Unpad, berdasarkan karakter morfologi (14 karakter) bertujuan untuk melihat penyebaran Dahlia pinnata di Indonesia. Analisis ini menggunakan PCA yang menggunakan eigen value sebagai nilai diskriminan. Rancangan percobaan menggunakan one row plot yang menjadikan setiap individu menjadi ulangan. Lokasi percobaan berada di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Hasil dari penelitian ini memperoleh grafik biplot dari nilai PCA yang menunjukkan bahwa aksesi-aksesi yang diamati memiliki penyebaran yang acak, tidak mengelompok spesifik. Hal ini menunjukkan perlu dilakukan analisis lebih lanjut berdasarkan karakter lain untuk menjustifikasi pola penyebarannya.
Aplikasi Berbagai Perbanyakan Vegetatif pada Plasma Nutfah Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) Asal Sumedang Maxiselly, Yudithia; Shabrina, Rahmaini Afifah; Maulana, Haris; Ismail, Ade; Anjarsari, Intan Ratna Dewi
Zuriat Vol 35, No 1 (2024): Mei, 2024
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v35i1.54563

Abstract

Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak ditanam dengan sistem home garden di Indonesia. Pengembangan tanaman ini kebanyakan masih menggunakan perbanyakan generative yaitu dengan biji. Kendala perbanyakan dengan biji adalah waktu reproduktif yang lama dan variasi hasil panen. Pemanfaatan plasma nutfah yang telah di identifikasi dengan melakukan perbanyakan vegetatif menggunakan setek daun dan pencangkokan bertujuan untuk mempersingkat umur tanaman dan menyeragamankan hasil panen dibandingkan dengan perbanyakan biji. Penelitian ini dilakukan di wilayah Sumedang Jawa Barat dengan mencangkok secara insitu pada tanaman induk jengkol yang telah dikarakterisasi sebelumnya, selain itu membawa preparat untuk diperbanyak melalaui setek daun. Hasil dari penelitian ini memperoleh perbanyakan vegetatif menggunakan setek daun mati total dan 19 cangkokan yang hidup dari 34 total cangkokan. Hal ini menunjukkan perbanyakan vegetatif melalui system pencangkokan lebih kompatibel pada tanaman jengkol di bandingkan dengan setek daun.