Claim Missing Document
Check
Articles

Visualisasi Tabur Tuai dalam Seni Instalasi Televisi Analog dan Video Digital Makkarumpa, Humaira Basrah; Rachmawanti, Ranti; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tindakan yang kita lakukan hari ini ibarat benih yang ditanam dan akanmenentukan hasil yang dituai di masa depan. Konsep “tabur tuai” menggambarkanprinsip sebab-akibat yang berlaku dalam kehidupan, di mana setiap pilihan membawakonsekuensi di kemudian hari. Dalam karya instalasi ini, penulis mengajak audiensmerenungkan pentingnya kesadaran akan dampak dari setiap keputusan. Media televisianalog, video digital, dan teknologi hologram digunakan sebagai metafora visual untukmenyoroti hubungan pola pikir kolektif dalam masyarakat. Motion graphic memperkuatpesan visual sehingga penonton dapat merasakan bagaimana keputusan kecil dapatmemicu rangkaian peristiwa yang lebih besar. Karya ini diharapkan menjadi ruangrefleksi bersama yang mendorong audiens untuk bertindak lebih bijaksana danbertanggung jawab. Dengan demikian, instalasi ini bukan hanya ekspresi artistik, tetapijuga sarana edukasi dan ajakan membangun masa depan yang lebih baik.Kata kunci: Tabur Tuai, Refleksi, Motion Graphic, Hologram.
Melampaui Tradisi: Teknologi, Musik dan Transformasi Budaya (Tinjauan Buku Music and Technoculture) Rachmawanti, Ranti
Jurnal Sosioteknologi Vol. 24 No. 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2024.24.3.11

Abstract

The book "Music and Technoculture" (2003), a collective work edited by René T. A. Lysloff and Leslie C. Gay Jr., is not only an academic publication, but also a monumental milestone that fundamentally reconfigures our understanding of music within the contemporary cultural landscape. This collection of essays boldly advocates for a crucial paradigm shift, moving away from ethnomusicological views and traditional music studies that tend to regard music solely as an isolated “cultural expression.” Instead, Lysloff and Gay Jr., together with their contributors, propose a new framework: music as an entity embedded within a technocultural context. Overall, this book constructs a progressive narrative: from music as a cultural artifact to music as a social space shaped by technology. It positions technology as an agent that mediates not only sound, but also meaning, identity, and social relationships. In a broader context, Music and Technoculture serves as a bridge between music studies, media studies, and cultural theory. This idea has far-reaching implications for the world of contemporary art and culture. In artistic practice, for example, the concept of technoculture offers new insights into how artists interact with digital mediums to create innovative aesthetic forms. Meanwhile, in the context of popular culture, this book helps us understand how digital music, social media, and streaming platforms shape the ways society listens, creates, and interacts.
Co-Authors Adrian Permana Zen Aghitsna Maulana, Dzikry Al Ghifari, Muhammad Amani, Hasna Nareswari Andreas Rio Adriyanto Anggia, Rafi Hafizhni Arumsar, Arini Arvi, Rivano Aryaguna, Tastian Naufal Aryawijaya, Emir Hakim Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Azmi, Dafa’tsabitul Barran Antares, Shandy Baskara, Candra Buchari, Malik Yazid Budiman, Cecep Ramdhan Cecep Alba Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Devina, Deanna Didit Endriawan Diningrum, Anisa Epri Djarlis Gunawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Fahreza, Rayhan Febyari, Audreyelle Ganjar Gumilar Gumelar, Ganjar Hadiwidjojo, Fauziyyah Nurhayya Hermawan, Rio Hidayat, Kendrik Arioputro Ihsan, Fadlan Adhimas Iqbal Prabawa Wiguna Islami, Hilda Alhaque Makkarumpa, Humaira Basrah Maulida, Aura Permata Meilano, Tamba Firman Hendro Mendanu, Trias Putra Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam Moh. Rasyid Ridho Muliandini, Rizkia Raihana Mutmainah, Ergi Alifia Nabilah, Siti Nurul Nugraha, Bintang NUR FADILAH Nurfaizi, Hafizh Nuryana, Divana Hafizha Perdana, Rionaldi Permana, Adrian Prasojo, Galih Aris Pratama, Lutfi Hendra Priana, Muhammad Eric Puspawijaya, Regina Aziz Putri, Anggi Aulia Putri, Clara Arini Qoriah A. Siregar Rafael, Muhammad Reza Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ridzky, Axel Ramadhan Salma, Salsabilla Aulia Sameto, Putri Merak Jingga Sari, Ardhea Maya Sari, Nesthi Rasika Segara, Adam Damaian Pandji Sendang, Lusia Shebina, Biannisa Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Syarip Hidayat Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tsaqifa Nur Rahmi Hakim Vega Giri Rohadiat Widiyanto, Marcell Aryapaksi Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu