Claim Missing Document
Check
Articles

Melampaui Tradisi: Teknologi, Musik dan Transformasi Budaya (Tinjauan Buku Music and Technoculture) Rachmawanti, Ranti
Jurnal Sosioteknologi Vol. 24 No. 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2024.24.3.11

Abstract

The book "Music and Technoculture" (2003), a collective work edited by René T. A. Lysloff and Leslie C. Gay Jr., is not only an academic publication, but also a monumental milestone that fundamentally reconfigures our understanding of music within the contemporary cultural landscape. This collection of essays boldly advocates for a crucial paradigm shift, moving away from ethnomusicological views and traditional music studies that tend to regard music solely as an isolated “cultural expression.” Instead, Lysloff and Gay Jr., together with their contributors, propose a new framework: music as an entity embedded within a technocultural context. Overall, this book constructs a progressive narrative: from music as a cultural artifact to music as a social space shaped by technology. It positions technology as an agent that mediates not only sound, but also meaning, identity, and social relationships. In a broader context, Music and Technoculture serves as a bridge between music studies, media studies, and cultural theory. This idea has far-reaching implications for the world of contemporary art and culture. In artistic practice, for example, the concept of technoculture offers new insights into how artists interact with digital mediums to create innovative aesthetic forms. Meanwhile, in the context of popular culture, this book helps us understand how digital music, social media, and streaming platforms shape the ways society listens, creates, and interacts.
Implementasi Teknologi 3D Pen dalam Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi bagi Guru Seni Budaya di Kota Cimahi Ranti Rachmawanti; Cucu Retno Yuningsih; Iqbal Prabawa Wiguna
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8583

Abstract

Integrasi dalam pemanfaatan teknologi telah menjadi pilar utama dalam mengubah paradigma pendidikan di seluruh dunia. Revolusi teknologi ini telah membuka pintu baru untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pembelajaran, serta memberikan tantangan dan peluang baru bagi para pendidik, siswa, dan institusi pendidikan. Implementasi Teknologi 3D Pen dalam Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi bagi Guru Seni Budaya Sekolah Menengah Atas di Kota Cimahi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan guru seni budaya dalam mengintegrasikan teknologi digital dan analog dalam membuat karya seni rupa. Metode yang digunakan adalah learning by doing dengan pendekatan eksperimentasi dalam pembuatan karya. Peserta mendapatkan modul den seperangkat alat 3D pen, dan langsung mempraktikkan penggunaan teknologi tersebut dengan membuat karya 3 dimensi dengan teknik beragam. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa teknologi 3D pen mampu menjadi alternatif media pembelajaran yang dapat diimplementasikan guru di sekolah.
Pembuatan Karya Seni 3 Dimensi Berbasis Aplikasi Lukis Digital menggunakan Teknologi 3D Pen bagi Siswa di SMA Negeri 5 Cimahi Rachmawanti, Ranti; Salayanti, Santi; Yuningsih, Cucu Retno
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9325

Abstract

Kemajuan teknologi global ini memberikan dampak yang besar pada seluruh aspek kehidupan, khususnya peserta didik, yang pada dasarnya harus mengikuti perkembangan teknologi era millenium dalam segala aspek pembelajaran. Salah satu aspek yang terkena dampak perkembangan teknologi adalah aspek seni dan budaya. Pembuatan Karya Seni 3 Dimensi Berbasis Aplikasi Lukis Digital Menggunakan Teknologi 3D Pen bagi Siswa SMA Negeri 5 Cimahi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa pada mata pelajaran seni budaya dalam mengintegrasikan teknologi digital dan analog dalam membuat karya seni rupa. Pelaksanaan kegiatan Abdimas ini dilaksanakan secara onsite, yang akan diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 5 Kota Cimahi. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi secara langsung dan interaktif dalam menerapkan teknologi yang digunakan. Para Siswa akan diberikan modul/tutorial penggunaan 3D pen dalam membuat model tiga dimensi dari gambar dua dimensi yang sebelumnya telah dibuat menggunakan aplikasi Lukis digital. Pada akhirnya diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan sebuah ekosistem digital di sekolah yang mampu menerapkan teknologi/seni tepat guna pada proses pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Optimalisasi Desain Logo pada Mata Pelajaran Seni Budaya di SMK PGRI 2 Cimahi Rachmawanti, Ranti; Yuningsih, Cucu Retno; Nurbani, Sri
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10302

Abstract

Era kontemporer ditandai oleh akselerasi perkembangan teknologi, di mana inovasi, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), telah merasuk ke berbagai sektor kehidupan, termasuk industri kreatif. Fenomena ini menciptakan urgensi bagi institusi pendidikan untuk mengintegrasikan teknologi terkini ke dalam kurikulum guna mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dunia kerja di masa depan. Artikel ini membahas tentang hasil dari implementasi teknologi AI dalam pembuatan desain logo di SMK PGRI 2 Cimahi. Kegiatan abdimas ini mengusulkan sebuah pendekatan inovatif melalui implementasi teknologi tepat guna yang mudah diakses dan diterapkan. Platform desain grafis berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti Canva, dengan fitur-fitur generatifnya, menawarkan solusi praktis. Metodologi pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mengadopsi pendekatan kualitatif-partisipatif yang berfokus pada kolaborasi aktif antara tim pelaksana, guru, dan siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi AI dalam seni dan desain dapat memperluas kreativitas siswa dalam berkreasi seni yang lebih inovatif, menarik, dan interaktif. Selain itu, teknologi ini juga berpotensi untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran seni budaya, terutama dalam membuat rancangan desain logo, poster dan materi publikasi lainnya yang lebih inovatif dan kekinian.
Visual Design Elements for Dyslexia-Friendly Reading Materials: A Systematic Literature Review Elma, Khalda Rafifah; Rachmawanti, Ranti; Machfiroh, Runik
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2026): In Progress June 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i2.9416

Abstract

Dyslexia is a specific learning disorder that affects word recognition, reading fluency, and text comprehension. Although previous systematic reviews have discussed dyslexia-related reading interventions and typographic factors, limited synthesis has integrated typography, layout, color contrast, and illustrations into practical visual design guidelines for children’s reading materials. This study aimed to identify visual design elements that support reading accessibility for children with dyslexia and to formulate evidence-based guidelines for classroom use. A Systematic Literature Review was conducted using the PICO framework and PRISMA protocol. Articles published between 2010 and 2025 were searched in five reputable international academic databases. Studies were included when they examined visual design elements in relation to dyslexia, child readers, readability, reading orientation, visual comfort, or comprehension. Studies were excluded when they were not empirical, did not focus on dyslexia, involved adult participants only, or were unavailable in full text. The quality of eligible studies was appraised using predefined criteria covering relevance, methodological clarity, data validity, and reporting transparency. Twenty-one articles met the inclusion criteria. The most consistent findings indicate that increased font spacing, adequate line spacing, simple layouts, clear text hierarchy, and moderate contrast improve readability, reading orientation, and visual comfort. Color and illustrations showed supportive effects when used selectively and without visual distraction. This review proposes Visual Design Guidelines for Dyslexia-Friendly Reading Materials that can guide teachers, designers, and publishers in preparing worksheets, classroom handouts, textbooks, and digital reading materials. The review also identifies research gaps related to classroom implementation and empirical validation of these design guidelines.
Co-Authors Adrian Permana Zen Aghitsna Maulana, Dzikry Al Ghifari, Muhammad Amani, Hasna Nareswari Andreas Rio Adriyanto Anggia, Rafi Hafizhni Arumsar, Arini Arvi, Rivano Aryaguna, Tastian Naufal Aryawijaya, Emir Hakim Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Azmi, Dafa’tsabitul Barran Antares, Shandy Baskara, Candra Buchari, Malik Yazid Budiman, Cecep Ramdhan Cecep Alba Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Devina, Deanna Didit Endriawan Diningrum, Anisa Epri Djarlis Gunawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Elma, Khalda Rafifah Fahreza, Rayhan Febyari, Audreyelle Ganjar Gumilar Gumelar, Ganjar Hadiwidjojo, Fauziyyah Nurhayya Hermawan, Rio Hidayat, Kendrik Arioputro Ihsan, Fadlan Adhimas Iqbal Prabawa Wiguna Islami, Hilda Alhaque Makkarumpa, Humaira Basrah Maulida, Aura Permata Meilano, Tamba Firman Hendro Mendanu, Trias Putra Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam Moh. Rasyid Ridho Muliandini, Rizkia Raihana Mutmainah, Ergi Alifia Nabilah, Siti Nurul NUR FADILAH Nurfaizi, Hafizh Nuryana, Divana Hafizha Perdana, Rionaldi Permana, Adrian Prasojo, Galih Aris Pratama, Lutfi Hendra Priana, Muhammad Eric Puspawijaya, Regina Aziz Putri, Anggi Aulia Putri, Clara Arini Qoriah A. Siregar Rafael, Muhammad Reza Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ridzky, Axel Ramadhan Runik Machfiroh Salma, Salsabilla Aulia Sameto, Putri Merak Jingga Santi Salayanti Sari, Ardhea Maya Sari, Nesthi Rasika Segara, Adam Damaian Pandji Sendang, Lusia Shebina, Biannisa Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Sri Nurbani Syarip Hidayat Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tsaqifa Nur Rahmi Hakim Vega Giri Rohadiat Widiyanto, Marcell Aryapaksi Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu