Claim Missing Document
Check
Articles

SUPPRESSED EMOTIONS DALAM FILM EKSPERIMENTAL PENDEK Muliandini, Rizkia Raihana; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan suppressed emotions didalam karya film eksperimental pendek yang penulis buat berjudul <I’m (Not) Okay= karyaini memiliki tujuan untuk memberikan awareness akan keberadaan cara koping yang tidaksehat yaitu emotion suppression. Metode dari pengkaryaan ini adalah denganmenggunakan medium film eksperimental pendek yang beraspek mixed media sederhana,dan bereksperimen dengan warna visual, frame rate, serta audio atau suara pada filmuntuk memvisualisasikan emosi dari sang pemeran utama serta untuk memvisualisasikanmekanisme koping maladaptif yakni menahan emosi untuk terlihat baik baik saja atausuppressing emotions yang berbahaya jika tidak ditangani ini; Sesuatu yang ada di antarakita terutama rakyat asia, arab, afrika, namun sayangnya keberadaan mekanisme kopingini tidak sering dibicarakan atau didiskusikan karena adanya stigma negatif tentangmasalah mental yang mungkin disebabkan oleh Intergenerational Trauma yang lahirsecara turun temurun, hal ini menyebabkan adanya ketidak pedulian dalam menghadapirintangan mental. Kata kunci: suppressed emotions, Intergenerational Trauma, Film Eksperimental
VISUALISASI EFEK HIPERREALITAS TERHADAP IDENTITAS DIRI DALAM MEDIUM VIDEO SENI Perdana, Rionaldi; Yuningsih, Cucu Retno; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kita sadari bahwa teknologi semakin berkembang dengan pesat di dunia, kemajuan teknologi ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Walaupun kemajuan teknologi memberikan dampak negatif dan positif dengan perbedaan yang sangat jelas namun masih banyak manusia yang tidak menyadari terhadap dampak negatif tersebut karena tanpa kita sadari kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap aspek kehidupan manusia, dengan perkembangan teknologi tersebut ternyata cukup banyak berdampak pada permasalahan ke arah yang negatif dan merugikan untuk kesehatan mental manusia. Sehingga penulis ingin mengangkat permasalahan tersebut melalui Tugas akhir dan menjadi sebuah karya video seni yang berjudul In Dreams Our Lie Memories. Melalui media video seni yang menggabungkan antara elemen seni visual dan seni audio, penggunaan media video seni diharapkan dapat memberikan pesan yang lebih mudah tersampaikan kepada kalangan umum dan kemudian menjadi suatu karya yang akan menjadi media yang cukup efektif untuk memberi gambaran bahwa teknologi semakin berkembang dengan pesat di dunia. Oleh karna itu penulis ingin memberikan suatu karya video seni yang memiliki konsep visual surealisme dan melalui medium video seni dengan tujuan memberikan sebuah gambaran visual bahwa perkembangan teknologi berhubungan erat dengan dunia hiperrealitas yang ternyata memiliki dampak buruk terhadap kesehatan mental seseorang. Kata kunci: Hiperrealitas, Surealisme, Video Seni.
VISUALISASI POHON DISTOPIA DALAM BENTUK SENI INSTALASI Baskara, Candra; Maulana, Teddy Ageng; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ini membahas interaksi dinamis antara dunia distopia, degradasi lingkungan, deforestasi, dan seni instalasi dalam konteks artistik kontemporer. Kecepatan tinggi degradasi lingkungan, terutama deforestasi, telah menginspirasi narasi distopia yang kuat. Seni instalasi diakui sebagai sarana efektif untuk menyampaikan kekhawatiran ini dan membangun kesadaran ekologis. Dalam menghadapi dampak nyata deforestasi dan konsekuensinya, seniman menggunakan seni instalasi sebagai medium refleksi dan transformasi sosial. Dengan sifatnya yang multidimensional dan imersif, seni instalasi menciptakan pengalaman visual dan emosional yang kuat, menggabungkan estetika dan aktivisme. Karya seniman instalasi terkemuka mengintegrasikan narasi distopia ke dalam karya mereka, mendorong pemirsa merenung tentang konsekuensi degradasi ekologi. Karya ini menjadi alegori visual yang menggambarkan masa depan yang cemas akibat kerusakan lingkungan. Seni instalasi berperan penting dalam mempercepat kesadaran ekologis, mendorong individu untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan di tengah tantangan distopia. Ini mengilustrasikan hubungan kompleks antara distopia, degradasi lingkungan, deforestasi, dan seni instalasi, menunjukkan bagaimana seniman mengatasi tema-tema ini melalui karya yang menginspirasi dan memicu introspeksi kolektif. Di era penurunan lingkungan yang nyata, seni instalasi memainkan peran krusial sebagai agen perubahan, membangkitkan hubungan baru antara manusia dan alam di ambang distopia. Kata Kunci : distopia, degradasi lingkungan, deforestasi, seni instalasi
VISUALISASI BUZZER TENTANG PANDANGAN POLITIK MAHASISWA DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan karya film pendek dengan gaya eksperimental yang berjudul Control iniditujukan untuk menggambarkan dampak dari buzzer yang menyebarkan hoaks yang beradadi internet. Dimana film ini menceritakan seorang mahasiswa yang sedang kebinungan,bimbang, dan tidak terarah di karenakan terlalu banyak informasi bertebaran di internet. filmpendek dengan gaya eksperimental ini diharapkan untuk mengerti pesan yang akan disampaikan oleh penulis baik secara visual atau tema yang di angkat, dengan menggunakankonsep karya yang matang dan mengambil referensi seniman yang sesuai dengan tujuanpenulis karya ini menjadi baik atau sempurna. Manfaat dalam pengkaryaan ini di harapkanpenonton dapat tersadar akan dampak bagaimana buzzer dapat mengatur narasi yangtersebar di kalangan masyarakat luas dan sosial media. Kata Kunci: buzzer, film pendek, eksperimental, sosial media, mahasiswa
Strategies to Increase Visitors by Developing Aspects of Attractions in Alam Santosa Nugraha, Bintang; Rachmawanti, Ranti
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i10.1190

Abstract

Traditional games are an integral part of Indonesian culture and have been passed down from generation to generation. Traditional games have a positive impact on child development, but are currently facing considerable challenges due to the rapid development of technology that has changed the interests of the millennial generation. To ensure the preservation of traditional games, several conservation efforts have been made, such as integrating traditional games into the concept of desa wisata. The concept of desa wisata is a significant trend in the tourism industry. In addition to presenting an authentic experience, a desa wisata can illustrate the unique life and traditions of rural communities, for example Alam Santosa in Cikadut Village. Alam Santosa was established to introduce culture with a number of buildings with Sundanese architecture and typical West Javanese art. One of the tourism products featured at Alam Santosa is cultural education in the form of playing traditional games or commonly referred to as kaulinan barudak. However, currently the availability of attractions and amenities at Alam Santosa has not provided a positive experience for visitors. This research was conducted to answer the solution of improving the visitor experience at Alam Santosa by utilizing the surrounding potential to provide an authentic experience. The result of the design that has been carried out is the development of bebedilan with the concept of building-games to provide a positive experience that can be proven by a visitor satisfaction rate of 90%.
AKTIVITAS SENI KOLABORASI BATIK ECOPRINT DALAM KARYA INSTALASI Maulida, Aura Permata; Rachmawanti, Ranti; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya pencemaran lingkungan akibat limbah industri batik, terutama darizat pewarna kimia, teknik ecoprint hadir sebagai alternatif ramah lingkungan. Penulis berkolaborasidengan Batik Darmo untuk menciptakan kain ecoprint berpola batik melalui proses seni kolaborasi,mulai dari perancangan motif hingga produksi kain. Kolaborasi ini menjaga keaslian teknik sertamemperkuat nilai budaya. Karya akhir disajikan dalam bentuk instalasi dengan pendekatan ArchiveInstallation yang menggabungkan fotografi, tekstil, material, dan video, guna mendokumentasikanproses secara menyeluruh dan tidak hanya menampilkan hasil akhir.Kata Kunci: ecoprint , instalasi , seni kolaborasi
KARYA SENI MIX MEDIA WARNA HITAM SEBAGAI SIMBOL PERASAAN DAN EMOSI KESEDIHAN YANG DISEBABKAN OLEH TOXIC MASCULINITY Buchari, Malik Yazid; Rachmawanti, Ranti; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan ini memngangkat isu warna hitam dalam seni rupa sebagai simbolperasaan dan emosi kesedihan yang disebabkan oleh fenomena toxic masculinity. Melaluipendekatan teknik mix media, karya seni ini mengekplorasi makna simbolik warna hitam sebagairepresentasi psikologis dan emosional. Warna hitam dalam karya ini tidak hanya sebagai elemenvisual tetapi juga sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan tentang tekanan batin dankesedihan yang disebabkan oleh toxic masculinity. dengan menggunakan berbagai macam mediaseperti kanvas sebagai medium utama dan dilengkapi arang serta kain hitam, karya inimempresentasikan pemahaman visual yang mendalam. Pengkaryaan ini diharapkan mampumemwakilkan perasaan dan emosi yang tertindas oleh fenomena toxic masculinity. Selain itu,karya ini juga berperan sebagai sarana untuk melakukan refleksi dan kritik terhadap pembangunanbudaya toxic masculinity. Diharapkan, penikmat dapat memikirkan dampak dan efek psikologisyang tidak terlihat di balik gambaran kekuatan dan dominasi pria serta menciptakan kesempatanuntuk berdiskusi mengenai pentingnya empati dan keseimbangan emosi dalam interaksi sosial.KATA KUNCI : Emosi, Mix Media, Perasaan, Toxic Masculinity, dan Warna Hitam.
REIMAJINASI TEKNOLOGI ABAD KE 20 DAN 21 PADA FENOMENA “OBLIVION” DALAM MEDIUM SENI INTERAKTIF Ridho, Muhammad Rasyid; Zen, Adrian Permana; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sejarah panjang umat manusia, peradaban selalu berada dalam sikluskemunculan dan kehancuran. Terlupakannya suatu peradaban termasuk dalamfenomena “Oblivion”. secara makna oblivion merupakan sebuah keadaan dimanasuatu hal menjadi terlupakan dan tidak diingat. Fenomena ini mencerminkanhilangnya warisan peradaban akibat minimnya pelestarian sejarah dan ancamankonflik. Karya ini bertujuan membangkitkan kesadaran akan pentingnyameninggalkan jejak bermakna bagi generasi mendatang. Melalui reimajinasiteknologi abad ke-20 dan 21, tugas akhir ini divisualisasikan dalam medium seniinteraktif dan audio-visual. Memadukan objek fisik dan teknologi digital seperti RFIDserta visualisasi audio-spektrum untuk menciptakan pengalaman imersif, yangsekaligus menjadi refleksi atas makna peninggalan peradaban di era modern.Kata kunci: Oblivion, Seni Interaktif, Reimajinasi Teknologi, Audio-Visual, PreservasiSejarah
REPRESENTASI DAMPAK KETANGKASAN DOMBA GARUT DALAM KARYA INSTALASI Puspawijaya, Regina Aziz; Rachmawanti, Ranti; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketangkasan adu domba Garut adalah sebuah tradisi budaya yang telah menjadi bagianintegral dalam kehidupan masyarakat Garut, Jawa Barat, Indonesia sejak abad ke-19. Tradisi inimemiliki sejarah yang panjang dan mencerminkan identitas lokal yang kuat, meskipun di sisi lainmemunculkan perhatian terhadap isu kesejahteraan hewan. Seiring meningkatnya perhatianterhadap isu tersebut, berbagai peraturan dan regulasi mulai diberlakukan dalam pelaksanaanadu domba. Oleh karena itu, saat ini adu domba lebih mengedepankan aspek teknik danketerampilan domba dalam bertarung daripada sekedar kekerasan. Meskipun begitu, peraturanyang ada tetap memberi dampak terhadap kesehatan fisik domba yang terlibat dalam ajangketangkasan ini. Pengkaryaan ini menghadirkan instalasi seni yang mengombinasikan objekmaterial nyata berupa tanduk dan kerangka kepala domba dengan media video dokumentersebagai elemen naratif utama. Melalui pendekatan representasi dampak dan budaya, karya inibertujuan memperkenalkan tradisi ketangkasan adu domba Garut sekaligus menampilkandampak kesehatan yang dialami domba. Diharapkan karya ini menjadi ruang refleksi dalammemahami tradisi budaya tersebut secara lebih luas.Kata Kunci: Instalasi, ketangkasan domba Garut, representasi
REPRESENTASI IKATAN EMOSI MANUSIA DAN KUCING DALAM KARYA INSTALASI Fadilah, Nur; Rachmawanti, Ranti; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kucing, sebagai hewan peliharaan yang populer, telah menjadi bagian integral darikeluarga, memengaruhi kesejahteraan emosional dan mental pemiliknya. Hubungan interspesiesini diamaƟ sebagai ikatan yang unik, kompleks, dan mulƟdimensional, melibatkan komunikasinon-verbal, empaƟ, dan dukungan psikologis Ɵmbal balik. Metode perancangan karya inimenggabungkan elemen ruang, material lembut, serta proyeksi visual dan suara untukmelambangkan aspek-aspek kunci dari ikatan emosi seperƟ kenyamanan, ketergantungan,keceriaan, bahkan kesedihan. Hasil instalasi ini Ɵdak hanya berfungsi sebagai representasi visual,tetapi juga sebagai medium untuk mengajak audiens mereŇeksikan pengalaman pribadi merekadengan hewan peliharaan atau meningkatkan kesadaran akan penƟngnya ikatan interspesies.Diharapkan karya ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang nilai emosional kucingdalam kehidupan manusia, sekaligus mengapresiasi keindahan dan kompleksitas hubungantersebut dari perspekƟf seni.Kata Kunci: Ikatan Emosi, Manusia dan Kucing, Karya Instalasi, Seni InterakƟf, KesejahteraanHewan.
Co-Authors Adrian Permana Zen Aghitsna Maulana, Dzikry Al Ghifari, Muhammad Amani, Hasna Nareswari Andreas Rio Adriyanto Anggia, Rafi Hafizhni Arumsar, Arini Arvi, Rivano Aryaguna, Tastian Naufal Aryawijaya, Emir Hakim Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Azmi, Dafa’tsabitul Barran Antares, Shandy Baskara, Candra Buchari, Malik Yazid Budiman, Cecep Ramdhan Cecep Alba Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Devina, Deanna Didit Endriawan Diningrum, Anisa Epri Djarlis Gunawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Fahreza, Rayhan Febyari, Audreyelle Ganjar Gumilar Gumelar, Ganjar Hadiwidjojo, Fauziyyah Nurhayya Hermawan, Rio Hidayat, Kendrik Arioputro Ihsan, Fadlan Adhimas Iqbal Prabawa Wiguna Islami, Hilda Alhaque Makkarumpa, Humaira Basrah Maulida, Aura Permata Meilano, Tamba Firman Hendro Mendanu, Trias Putra Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam Moh. Rasyid Ridho Muliandini, Rizkia Raihana Mutmainah, Ergi Alifia Nabilah, Siti Nurul Nugraha, Bintang NUR FADILAH Nurfaizi, Hafizh Nuryana, Divana Hafizha Perdana, Rionaldi Permana, Adrian Prasojo, Galih Aris Pratama, Lutfi Hendra Priana, Muhammad Eric Puspawijaya, Regina Aziz Putri, Anggi Aulia Putri, Clara Arini Qoriah A. Siregar Rafael, Muhammad Reza Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ridzky, Axel Ramadhan Salma, Salsabilla Aulia Sameto, Putri Merak Jingga Sari, Ardhea Maya Sari, Nesthi Rasika Segara, Adam Damaian Pandji Sendang, Lusia Shebina, Biannisa Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Syarip Hidayat Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tsaqifa Nur Rahmi Hakim Vega Giri Rohadiat Widiyanto, Marcell Aryapaksi Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu