Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : jurnal solma

Hilirisasi Hilirisasi Olahan Garut Sebagai Upaya Mewujudkan Regenerasi Dan Creativepreneurship Pada UMKM Enderese Di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro: Hilirisasi Olahan Garut Sebagai Upaya Mewujudkan Regenerasi Dan Creativepreneurship Pada UMKM Enderese Di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Indriana, Nilna; Nisa, Ida Fauziatun; Dyana, Burhanatut
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Garut merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan serta obat. Selama ini UMKM Enderese hanya memproduksi dan menjual olahan garut secara sederhana yaitu dengan menjual secara dikukus, direbus dan dijadikan jenang garut saja. Sehingga konsumen kurang tertarik dan berdampak pada penjualan produk garut yang tidak maksimal. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan perekonomian dan memperbaiki taraf kesejahteraan UMKM dan masyarakat di desa Bareng Kecamatan Ngasem melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan garut yang berkualitas dan berdaya saing, seperti kerupuk garut dan cookies garut. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi survei lapangan, koordinasi dengan masyarakat, serta pelaksanaan program pelatihan dan pendampingan. Hasil: Hasil dan implikasi dari program ini, dihadiri oleh 50 peserta terdiri dari pelaku UMKM Enderese dan Ibu-ibu Masyarakat desa Bareng Kec. Ngasem, menunjukkan bahwa mereka dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan anggur menjadi kerupuk dan cookies, pengemasan secara menarik, pendampingan sertifikasi halal dan pelatihan digital marketing sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.
Optimalisasi Peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai Pilar SDGs dan Peneguh Karakter Aswaja di Desa Kendung Kecamatan Padangan Fathoni, M. Ivan Ariful; Indriana, Nilna
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20734

Abstract

Background: Desa Kendung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan berkat tanahnya yang subur dengan hasil utama seperti padi, jagung, singkong, dan tembakau. Namun, masyarakat masih kurang berinovasi dalam mengolah hasil pertanian sehingga hanya dijual langsung atau disetorkan ke BUMDES. Kepala Desa Kendung menginginkan adanya pelatihan agar masyarakat dapat lebih kreatif dan mandiri. Selain itu, partisipasi pemuda juga rendah, sehingga komunikasi pemerintah desa dengan masyarakat kurang optimal. Sebagai solusi, tim pengabdian memperkenalkan Koperasi Merah Putih melalui seminar sekaligus membuat website pencatatan keuangan koperasi. Selain itu, diadakan pelatihan pengolahan hasil pertanian, khususnya pembuatan donat tape sebagai bentuk pemberdayaan UMKM. Program ini selaras dengan SDGs dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) dengan tahapan: Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny, berfokus pada pengembangan berbasis aset lokal.
Revitalisasi UMKM Sri Batik Jumput Melalui E-CoDigimark untuk Penguatan Branding Produk Unggulan Bojonegoro Indriana, Nilna; Nisa', Ida Fauziatun; Dyana, Burhanatut
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21066

Abstract

Background: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia’s economy, including Sri Batik Jumput MSME, which specializes in jumputan batik and mukena production in Prayungan Hamlet, Medalem Timur, Sumberrejo District, Bojonegoro Regency. Established in 1980 and rooted in local wisdom, this MSME has strong potential but faces challenges in production, management, marketing, and branding that affect its competitiveness and business sustainability. Methods: This community service program aimed to increase the turnover and competitiveness of Sri Batik Jumput MSME by implementing E-CoDigimark (E-Commerce and Digital Marketing). The methods included field surveys, coordination with community partners, and training and mentoring activities involving 30 participants, comprising MSME actors and local women from Prayungan Hamlet. Results: The program indicates improved participants’ knowledge and skills in developing product variations from jumputan batik into mukena, prayer rugs, and tablecloths, with more innovative color variations. Participants also gained skills in attractive product packaging and digital marketing, which increased the products’ market value. These findings were identified through questionnaires completed by participants during the training and mentoring activities. Conclusions: The application of E-CoDigimark enhances MSME capacity to adapt to market competition, expand market reach, and strengthen branding based on local wisdom. This program also contributes to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly No Poverty and Sustainable Industry, and aligns with national strategic policies such as Asta Cita and RIRN in empowering MSMEs through digital technology.