Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Total Quality Management (TQM) Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Perawatan Lantai 3 Di Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang Azis, Anugerah Yanuar; Darwis, Nirmawati; Yammar, Yammar; Arafah , Eka Hardianti; Ruslang, Ruslang; Mu’sing, Abdul Baiz
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18930

Abstract

Kondisi individu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Seiring meningkatnya taraf hidup masyarakat Indonesia, kesadaran akan pentingnya mutu layanan rumah sakit pun ikut bertambah. Secara umum, Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Jika diterapkan dengan baik, TQM dapat berkontribusi pada peningkatan kepuasan pasien, karena dianggap sebagai alat penting dalam upaya perbaikan kualitas layanan rumah sakit. Kepuasan pasien sendiri diartikan sebagai sejauh mana individu merasa terpenuhi harapannya terhadap layanan yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional study) untuk menganalisis populasi atau sampel tertentu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan metode total sampling, yakni seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Dari 37 responden yang diteliti, sebanyak 22 orang (59,5%) menilai bahwa pelaksanaan TQM sudah baik, 12 orang (32,4%) menilai cukup, dan 3 orang (8,1%) menilai kurang. Dalam hal kepuasan pasien, sebanyak 33 responden (89,2%) menyatakan sangat puas dan 4 orang (10,8%) merasa puas. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara penerapan TQM dan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang. Hal ini ditunjukkan dari indikator-indikator seperti Kepemimpinan (Leadership) dengan nilai p-value 0,000, Perencanaan Strategis (Strategic Planning) dengan p-value 0,000, dan Fokus pada Pelanggan (Customer Focus) dengan p-value 0,004 — seluruhnya menunjukkan signifikansi karena berada di bawah ambang 0,05
PEMBUATAN BRIKET BAHAN BAKAR ALTERNATIF DARI LIMBAH SEKAM PADI DI DESA BILA RIASE KABUPATEN SIDRAP Arafah, Muhammad; Upe, Ambo; Aminah, Sitti; Hardianti Rosadi, Sri; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah; Rijal, Syamsu; Detti Uleng, Andi; Hair, Miftahul; Hardianti Arafah, Eka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.806-814

Abstract

Sekam padi merupakan produk sampingan dari proses penggilingan padi dan sering kali dianggap sebagai limbah pertanian. Desa Bilariase Kabupaten Sidrap, merupakan salah satu desa yang dikenal sebagai penghasil padi yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya dalam produksi padi. Namun menghasilkan limbah yakni sekam padi, dan limbah ini tidak dimanfaatkan padahal memiliki potensi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat dan mendukung pertanian berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Puangrimaggalatung melakukan pelatihan kepada masyarakat terkait pengolahan sekam padi menjadi briket yang ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi. Dalam pelatihan ini meliputi pengenalan alat teknologi, praktik langsung penggunaan alat, dan cara pemasaran briket yang dihasilkan serta strategi pemasaran melalui e-commerce. Tujuan kegiatan pengabdian ini yakni untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sekam menjadi briket yang ramah lingkungan, dan pemasaran produk melalui e-commerce. Alat teknologi yang digunakan merupakan teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat Desa Bila Riase dalam membuat produk briket dan kemasan yang berdaya saing. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan beberapa tahapan yakni survey lokasi, sosialisasi program ke mitra, pelatihan dan implementasi pengolahan briket dengan menerapkan teknologi, cara pengemasan produk, serta pelatihan pemasaran produk melalui e-commerce.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA Arafah, Eka Hardianti; Barangkau, Barangkau; Nuryuliantika, Nuryuliantika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6453

Abstract

Latar belakang: Vulva hygiene selama menstruasi merupakan bagian penting dari perawatan diri remaja putri untuk menghindari infeksi dan menjaga kesehatan reproduksi. Secara global, praktik kebersihan menstruasi yang tidak memadai masih menjadi persoalan, termasuk di Indonesia yang mencatat angka praktik buruk sekitar 55%. Dukungan keluarga berperan penting sebagai faktor penguat dalam membentuk perilaku kesehatan remaja. Tujuan: Mengetahui keterkaitan antara dukungan keluarga dengan perilaku menjaga vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 72 siswi MTS As’adiyah No. 8 Kampiri sebagai responden melalui metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan uji Continuity Correction. Hasil: Sebanyak 50% remaja memperoleh dukungan keluarga yang baik, namun 51,4% menunjukkan perilaku vulva hygiene yang kurang. Uji statistik memperoleh nilai p = 0,005 yang menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Dukungan keluarga terbukti berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Keluarga yang memberikan dukungan optimal dapat membantu membentuk perilaku kebersihan menstruasi yang lebih baik
Penerapan Skrining Kaki Diabetes Sebagai Upaya Untuk Mencegah Risiko Luka Kaki Dibetik Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Barangkau Barangkau; Eka Hardianti Arafah; Yammar Yammar; Asnuddin Asnuddin; Ruslang Ruslang; Nirmawati Darwis; Ikdafila Ikdafila; Arni AR; Ery Wardanengsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52346

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2(DMT2) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan utama yang sering dijumpai. Angka kejadianya mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, tidak sedikit dari mereka mengalami gangguan sirkulasi darah perifer dan gangguan sensitivitas kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruhnya penerapan skrining kaki diabetes sebagi upa untuk mencegah Risiko Luka Kaki Diabetik Pada Penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain true eksperimental design. Kemudian rancangan penelitian menggunakan pretest and posttes control group design. Penelitian ini terdiri dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus (penerapan skrining kaki secara rutin satu kali seminggu selama dua bulan) sedangkan kelompok kontrol (skrining kaki tidak dilakukan secara rutin). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien diabetes mellitus tipe 2 yang terdata di Puskesmas Tempe Kabupaten Wajo yang berjumlah 34 pasien. Tehnik pengambilan sampel dengan simple random samplig. Menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai ABI yang bermakna antara kelompok yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin dengan yang tidak menerapkan secara rutin, dimana nilai ABI yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin sirkulasi darah perifer nya jauh lebih baik (Normal) dibandingkan dengan nilai ABI yang menerapkan skrining kaki diabetik secara tidak rutin. Kemudian terdapat juga perbedaan rata-rata nilai sensitivitas kaki yang bermakna antara kelompok yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin dengan yang tidak menerapkan secara rutin, dimana nilai sensitivitas kaki yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin sensitivitas kaki jauh lebih baik (Normal) dibandingkan dengan nilai sensitivitas kaki yang menerapkan skrining kaki diabetik secara tidak rutin. Secara keseluruhan, penerapan skrining kaki diabetes terbukti sebagai langkah efektif dan sederhana dalam mencegah luka kaki diabetik pada penderita DM tipe 2. Implementasi rutin skrining di layanan kesehatan dapat menurunkan beban komplikasi kaki diabetik, mengurangi risiko amputasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA Eka Hardianti Arafah; Barangkau Barangkau; Nuryuliantika Nuryuliantika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Vulva hygiene selama menstruasi merupakan bagian penting dari perawatan diri remaja putri untuk menghindari infeksi dan menjaga kesehatan reproduksi. Secara global, praktik kebersihan menstruasi yang tidak memadai masih menjadi persoalan, termasuk di Indonesia yang mencatat angka praktik buruk sekitar 55%. Dukungan keluarga berperan penting sebagai faktor penguat dalam membentuk perilaku kesehatan remaja. Tujuan: Mengetahui keterkaitan antara dukungan keluarga dengan perilaku menjaga vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 72 siswi MTS As’adiyah No. 8 Kampiri sebagai responden melalui metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan uji Continuity Correction. Hasil: Sebanyak 50% remaja memperoleh dukungan keluarga yang baik, namun 51,4% menunjukkan perilaku vulva hygiene yang kurang. Uji statistik memperoleh nilai p = 0,005 yang menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Dukungan keluarga terbukti berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Keluarga yang memberikan dukungan optimal dapat membantu membentuk perilaku kebersihan menstruasi yang lebih baik.
Pola Makan dan Tingkat Ansietas pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease: Studi Analitik Cross-Sectional Eka Hardianti Arafah; Arni AR; Winda Riyanti
Journal Research of Health Administration and Public Health (JRHAPH) Vol. 2 No. 1 (2026): Journal Research of Health Administration and Public Health (JRHAPH)
Publisher : Lentera Pena Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0425/ybn1fn34

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a digestive system disorder caused by the rise of stomach acid into the esophagus, which can cause symptoms such as heartburn, a burning sensation in the chest, nausea, and a sour taste in the mouth. One factor influencing the occurrence of GERD is irregular eating patterns, and persistent GERD can affect the psychological condition of patients, including anxiety. This study aimed to determine the relationship between eating patterns and anxiety levels among GERD patients in the working area of Tempe Public Health Center, Wajo Regency. This study used a quantitative cross-sectional design. The population consisted of 103 GERD patients, with a sample of 82 respondents selected through purposive sampling. The research instrument consisted of eating pattern and anxiety questionnaires, analyzed using the Spearman Rank test with a significance level of α = 0.05. The results showed that most respondents had poor eating patterns (44 people; 53.7%) and experienced anxiety (60 people; 73.2%). The Spearman Rank test obtained a p-value of 0.001 (<0.05) with a correlation coefficient of 0.355, indicating a significant relationship between eating patterns and anxiety level, with a low strength and positive direction of correlation. This study concludes that there is a relationship between eating patterns and anxiety level among GERD patients in the working area of Tempe Public Health Center, Wajo Regency.