Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KKELUARGA DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI DESA LIU KECAMATAN SABANGPARU KABUPATEN WAJO TAHUN 2021 Syahril Issa Mahendra; Ikdafila; Anugerah Yanuar Azis
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 3 Nomor 1 Maret 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.374 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v3i1.177

Abstract

Abstract Old age will be very wide experiencing the name of health disorders, one of which is depression that is commonly caused by stress in the face of a change in life such as diseases and physical disorders, the purpose of this study is to know the relationship of family social support with the incidence of depression in the elderly in Liu Village, Sabbangparu District, Wajo District in 2021. This type of research is using survey.. The sampling technique of this study is Accidental. The results of the study showed that there is a relationshipof family social support with the incidence of depression in the elderly ( p =0.014 means α < 0.05). Based on the analysis, it can be concluded that there is a relationship of family social support with the incidence of depression in the elderly. Abstrak Usia lanjut akan sangat rentang mengalami yang namanya gangguan kesehatan, salah satunya adalah depresi yang biasa di sebabkan oleh stres dalam menghadapi suatu perubahan kehidupan seperti penyakit dan gangguan fisik, Tujuan penilitian mengetahui Hubungan dukungan sosial keluarga dengan kejadian depresi pada lansia di Desa Liu Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo Tahun 2021.Jenis penelitian dengan menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah Accidental sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan sosial keluarga dengan kejadian depresi pada lansia (p = 0,01. berarti α < 0,05). dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan sosial keluarga dengan kejadian depresi pada lansia.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS PENEKI KECAMATAN TAKKALALLA KABUPATEN WAJO Andi Syahril Gunawan; Nirmawati Darwis; Anugerah Yanuar Azis; Ruslang
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 3 Nomor 2 September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.227 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v3i2.207

Abstract

Abstract The quality of health services shows the level of perfection of health services in creating a sense of satisfaction in patients. One of the development efforts in the health sector is the availability of quality health services. Patient satisfaction is one indicator of the success of providing services to the community. Understanding the needs and desires of patients at the puskesmas is important and can affect patient satisfaction. Peneki Health Center is a health center located in Takkalalla District, Peneki Village, Wajo Regency, Based on initial observations obtained by the number of inpatients from 2019-2020 in a row, (2019) 603 patients, (2020) 501 patients, experienced a decrease in patients in puskesmas and the results of observations made by researchers, patients complained about services that were less than optimal, did not provide information about the actions to be taken to patients.This type of research is quantitative research with analytical descriptive approach. The technique used in sampling is accidental sampling, which is a sampling technique based on coincidence or anyone who coincidentally meets the researcher and which can be used as a sample using the chi square test with a significance level of < 0.005. The results of this study indicate that the level of patient satisfaction is at the 80% index and there is a relationship between the level of satisfaction with the dimensions of reliability (0.002 < 0.005), the dimension of assurance (0.009 <0.05), the dimension of tangible (0.009 <0.05), the dimension of empathy ( 0.022 <0.05), responsiveness dimension (0.002 <0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between the level of patient satisfaction with nursing services (reliability, assurance, tangible, empathy, and responsiveness) in the inpatient room of the Peneki Public Health Center, Takkalalla District, Bone Regency in 2021. Suggestions that can be given are to maintain the quality of service at the Ajangale Health Center 2020, perform regular and continuous patient satisfaction surveys. Abstrak Kualitas pelayanan kesehatan menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri pasien. Upaya pembangunan dalam bidang kesehatan salah satunya adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Memahami kebutuhan dan keinginan pasien di puskesmas merupakan hal penting dan dapat mempengaruhi kepuasan pasien. Puskesmas Peneki merupakan puskesmas yang terletak di Kecamatan Takkalalla Kelurahan Peneki Kabupaten Wajo, Bedasarkan observasi awal yang di dapat oleh jumlah pasien rawat inap dari tahun 2019-2020 berturut-turut, (2019) 603 pasien, (2020) 501 pasien, mengalami penurunan pasien di puskesmas dan hasil observasi yang dilakukan peneliti pasien mengeluhkan pelayanan yang kurang maksimal, kurang memberikan informasi mengenai tindakan yang akan dilakukan ke pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan berdasarkan kebetulan atau siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti danyang dapatdi gunakan sebagai sampel dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan < 0,005. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kepuasan pasien berada di indeks 80% dan ada hubungan antara tingkat kepuasan dengan dimensi keandalan (0,002<0,005), dimensi jaminan (0,009<0,05), dimensi bukti fisik (0,009<0,05), dimensi empati (0,022<0,05), dimensi daya tanggap (0,002<0,05). Kesimpulan penelitian ini adanya hubungan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan (keandalan, jaminan, bukti fisik, empati, dan daya tanggap) di ruang rawat inap Puskesmas Peneki Kecamatan Takkalalla kabupaten Wajo tahun 2021. Saran yang dapat diberikan yaitu mempertahankan Kualitas pelayanan di puskesmas Ajangale 2020, melakukan survei kepuasan pasien berkala dan berkesinambungan.
Hubungan Faktor Demografi dan Motivasi dengan Kepatuhan Perawat Dalam Penggunaan SOP Terhadap Pencegahan Pasien Jatuh di UPT Puskesmas Sibulue Andi St Nurazizah Akbar; Nirmawati Darwis; Anugerah Yanuar Azis; Ruslang; Lisna
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 4 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.971 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v4i1.319

Abstract

One of the goals of patient safety in puskesmas is to reduce the risk of falling patients. The root of the problem of falling incidents comes from the level of nurse compliance in the implementation of the SOP which can be one of the risk factors for falling incidents. Several factors that influence nurse compliance and the use of SOPs are demographic and motivational factors. The purpose of this study was to determine the relationship between demographic and motivational factors with nurse compliance in the use of SOPs for preventing patient falls. This type of research is quantitative research using descriptive analytic through a Cross Sectional Study approach. Based on the results of the Chi-Square analysis test on bivariate variables using the SPSS 22 computer program on the relationship variables of demographic factors with nurse compliance in the use of SOPs for patient fall prevention, the value =0.389> =0.05, =0.514> = 0.05, = 0.253> = 0.05, = 0.369> = 0.05, = 0.337> = 0.05, = 0.545> = 0.05, so it can be concluded that there is no relationship between demographic factors and nurses' compliance in the use of SOPs towards prevention of patient falls. Meanwhile, on the variable of the relationship between motivational factors and nurse compliance in the use of SOPs to prevent patient falls, the value of = 0.000 < = 0.05, = 0.001 < = 0.05, = 0.000 < = 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between motivational factors and nurse compliance in the use of SOPs to prevent patient falls. Abstrak Salah satu sasaran keselamatan pasien puskesmas adalah mengurangi risiko pasien jatuh. Akar masalah dari insiden jatuh berasal dari tingkat kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SOP tersebut dapat menjadi salah satu faktor risiko dari insiden jatuh. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat dan penggunaan SOP yaitu faktor demografi dan motivasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor demografi dan motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan deskriptif analitik melalui pendekatan Cross Sectional Study. Berdasarkan hasil uji analisis Chi-Square pada variabel bivariat menggunakan program komputer SPSS 22 pada variabel hubungan faktor demografi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue diperoleh nilai ρ=0,389> ∝ =0.05, ρ=0,514> ∝ =0.05, ρ=0,253> ∝ =0.05, ρ=0,369> ∝ =0.05, ρ=0,337> ∝ =0.05, ρ=0,545> ∝ =0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan faktor demografi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue. Sementara pada variabel hubungan faktor motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue diperoleh nilai ρ=0,000< ∝ =0.05, ρ=0,001< ∝ =0.05, ρ=0,000< ∝ =0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan faktor motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue.
Deteksi Dini Stunting pada Anak Usia Sekolah di TK Baharuddin Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo Ery Wardanengsih; Anugerah Yanuar Azis; Ikdafila; Yammar; Nirmawati Darwis; Fatmawati; Ruslang; Rizky Rahayu Amas; Hermawin; Siti Hardianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 1 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 1 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.715 KB) | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i1.410

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yaitu Stunting. Stunting merupakan kondisi yang terjadi dimana adanya masalah pada pertumbuhan anak yang sering disebabkan oleh faktor kekurangan gizi yang sudah kronis sehingga anak tampak lebih pendek dari anak seusianya. Maka dari itu, perlu dilakukan sebuah pemantauan pada anak untuk mengetahui apakah ada hambatan dalam pertumbuhannya sejak dini. Kegiatan deteksi dini dilaksanakan di TK Baharuddin Tempe Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo. Proses pelaksanaannya yaitu dilakukan penyuluhan mengenai stunting pada orang tua siswa/siswi yang ada di TK Baharuddin Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo, dan juga dilakukan pengukuran Tinggi Badan (TB) serta Berat Badan (BB) pada anak. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk melakukan deteksi dini stunting pada anak serta untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya gizi pada anak sejak masih di dalam kandungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua akan lebih memahami akan pentingnya asupan nutrisi pada anak.
Hubungan Kepuasan terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukelleng Sengkang Kabupaten Wajo Ery Wardanengsih; Anugerah Yanuar Azis; Nirmawati Darwis; Khaeriah B
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v4i1.454

Abstract

In a wheel of life there are 2 relationships, both vertically and horizontally, on this occasion I try to examine how the horizontal relationship is, namely the Hablum Minannas (human-human relationship) in the hospital. Namely, in the hospital there is a system in which there is a good relationship with the hospital as well as with customers/patients. In this study, I am more interested in examining the relationship between satisfaction and patient loyalty at the Lamaddukelleng Sengkang Hospital, Wajo Regency. From the results of the research that I got, from 100% of people, 95% were satisfied with the services provided by the hospital and wanted to reuse the service because they felt comfortable and believed in the services in the hospital. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between satisfaction and patient loyalty in the Inpatient Room of the Lamaddukelleng Sengkang General Hospital, Wajo Regency. The type of research is quantitative research using cross sectional study because the research is conducted simultaneously at one time without any follow-up. Data were collected through a questionnaire. The sample in this study was the patient's family in the Melati room and the children's general room with a total of 24 respondents. Respondents included in the criteria. The dependent variable in this study is satisfaction, while the independent variable is loyalty. Patients using the Chi square test on the SPSS 22 computer program. The results of the study show that there is a relationship between satisfaction Against patient loyalty (p = 0.019 means < 0.05)Based on this analysis, it can be concluded that there is a relationship between satisfaction and patient loyalty. Research suggestions areIt is expected to increase satisfaction with patient loyalty, especially in improving services which have an important role in hospital management, so that patients feel comfortable and have full confidence in the services provided by the hospital. Abstrak Di dalam sebuah roda kehidupan terdapat 2 hubungan baik itu secara vertical maupun horizontal, dalam kesempatan ini saya mencoba mengkaji bagaimana hubungan secara horizontal yakni Hablum Minannas (hubungan manusia dengan manusia) yang ada di rumah sakit. Yakni di dalam rumah sakit terdapat sebuah sistem yang di mana ada sebuah hubungan baik itu pihak rumah sakit begitupun dengan pelanggan/pasien.Di dalam penelitian ini saya lebih tertarik meneliti antara hubungan kepuasan terhadap loyalitas pasien yang ada di RSUD Lamaddukelleng Sengkang Kabupaten Wajo. Dari hasil penelitian yang saya dapatkan yakni dari 100% orang terdapat 95% merasa puas atas pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit dan ingin menggunakan kembali pelayanan tersebut karna merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan yang ada di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan kepuasan terhadap loyalitas pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukelleng Sengkang Kabupaten Wajo. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan cross sectional study karena penelitian dilakukan serentak satu waktu tanpa adanya follow up. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu keluarga pasien di ruangan Melati dan ruangan umum anak dengan jumlah responden sebanyak 24 Responden yang termasuk dalam kriteria .Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu Kepuasan, sedangkan variabel independen yaitu Loyalitas Pasien dengan menggunakan uji Chi square test pada program komputer SPSS 22. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepuasan terhadap loyalitas pasien (p = 0,019 berarti α < 0,05) Berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kepuasan terhadap oyalitas pasien Saran penelitian yaituDiharapkan dapat meningkatkan kepuasan terhadap loyalitas pasien terutama dalam peningkatan pelayanan yang memiliki peran penting dalam manajemen rumah sakit, agar pasien merasa nyaman daan memiliki kepercayaan penuh terhadap pelayanan yang diberikan rumah sakit.
Penyuluhan Penyakit Hipertensi dan Pengukuran Tekanan Darah Pada Lansia di Desa Salotengnga Kecamatan Sabbangparu Ruslang; Nirmawati Darwis; Anugerah Yanuar Azis; Anugerah; Rizky Rahayu Amas; Nismayanti; Muh. Hasbi; Ahmad Riadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 2 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i2.305

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh penyulahan penyakit hipertensi pada lansia. Beberapa lansia di Desa Salotengnga memiliki penyakit hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor seperti terlalu banyak mengkonsumsi garam ,kurang olahraga serta perokok aktif dan ditambah banyak pikiran atau stress.Dengan peningkatan hiperetensi resiko yang dapat terjadi gagal ginjal,stroke bahkan kematian. Melalui penyuluhan penyakit hipertensi dan pengukuran tekanan darah maka lansia diharapkan dapat mengurangi mengkonsumsi garam,melakukan sedikit olahraga yang dapat mengeluarkan keringat serta tidak banyak pikiran dan mengurangi rokok.Kegiatan ini mampu mengetahui apakah lansia menginap penyakit hipertensi atau tidak dan lansia dapat melakukan pengecekan tekanan darah di pelayanan kesehatan terdekat seperti posbindu.
Pengaruh Ronde Keperawatan Terhadap Kesembuhan Pasien di Ruang UPF Anak RSUD Lamaddukkelleng Ery Wardanengsih; Khaeriah B; Anugerah Yanuar Azis; Nirmawati Darwis; Ruslang
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 5 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v5i1.486

Abstract

The primary nursing method is a method of providing nursing services where one of its activities is the implementation of nursing rounds, which is a method that explores and discusses in depth the nursing problems that occur in patients and the patient's needs for nursing carried out by primary nurses or implementing nurses, counselors, the head of the room, and the entire nursing team by involving the patient directly as the focus of this research activity aims to determine the effect of the nursing round on the recovery of patients in the UPF Children's room at the Lamaddukkelleng Regional General Hospital, Sengkang, Wajo Regency. researchers used the Analytical Survey research method. Analytical surveys are surveys or studies that try to explore how and why health phenomena occur. Then analyze the dynamics of the correlation between phenomena or between risk factors and effect factors. The type of design that will be used in this study is a cross sectional design. the results of the analysis of the Chi-Square statistical test, it can be said that carrying out nursing rounds does not guarantee that the patient will recover.Based on the results of statistical tests conducted using the Chi-Square test method, the results obtained were p = 0.272 where the value is a = 0,05 , which means the hypothesis is not accepted and there is no effect of nursing rounds on patient recovery in the UPF Children's Hospital. Regional Unit of Lamaddukkelleng Sengkang, Wajo Regency. Abstrak Metode keperawatan primer merupakan salah satu metode pemberian pelayanan keperawatan dimana salah satu kegiatannya adalah pelaksanaan ronde keperawatan, yaitu suatu metode yang menggali dan membahas secara mendalam masalah keperawatan yang terjadi pada pasien dan kebutuhan pasien akan keperawatan yang dilakukan oleh perawat primer ataupun perawat pelaksana, konselor, kepala ruangan, dan seluruh tim keperawatan dengan melibatkan pasien secara langsung sebagai fokus kegiatanpenelitian ini bertujuan untuk diketahuinya pengaruh ronde keperawatan terhadap kesembuhan pasien di ruang UPF Anak Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukkelleng Sengkang Kabupaten Wajo. peneliti menggunakan Metode penelitian Survei Analitik. Suvei analitik adalah survei atau penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi. Kemudian melakukan analisis dinamika korelasi antara fenomena atau antara faktor resiko dan faktor efek Adapun jenis rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan cross sectional. hasil analisis uji statistik Chi-Square tersebut maka dapat dikatakan bahwa dengan melaksanakan ronde keperawatan tidak menjamin dapat membuat pasien menjadi sembuhBerdasarkan hasil uji statistik yang dilakukan dengan menggunakan metode uji Chi-Square didapatkan hasil p=0,272 dimana nilainya a = 0,05 yang berarti hipotesis tidak diterima dan tidak ada pengaruh ronde keperawatan terhadap kesembuhan pasien di ruang UPF anak Rumah Sakit Unit Daerah Lamaddukkelleng Sengkang Kabupaten Wajo.
Hubungan Pendekatan Family Centered Care dengan Dampak Hospitalisasi pada Anak Prasekolah di RSUD Lamadukelleng Kabupaten Wajo Wardanengsih, Ery; Darwis, Nirmawati; Fitriani; Ikdafila; Azis, Anugerah Yanuar
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 5 Nomor 2 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v5i2.509

Abstract

Family centered care is the most important thing in child hospitalization which requires children to stay and be cared for in the hospital and must undergo treatment until their return home. Hospitalization in children is a process for a planned or emergency reason requiring the child to stay in the hospital undergoing therapy and care until returning home. The purpose of this study was to determine the relationship between the family centered care approach and the impact of hospitalization on preschoolers at Lamadukelleng Hospital, Wajo Regency. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. Data was collected through a questionnaire sheet. The sample in this study were 30 children in the child care room at Lamadukelleng Hospital, WajoRegency. The sampling technique uses a non-probability sampling method with a purposive sampling technique. Data were processed using univariate and bivariate methods with the chi-square test. Based on the research results, it was obtained that p was 0.01, which means that the p is <0.05, thus it can be concluded that there is a relationship between the family centered care approach and the impact of hospitalization on preschool children at the Lamadukelleng Hospital, Wajo Regency. Advice that can be given by the Hospital Institution to develop hospital services, especially in child nursing. For families, it can provide input for families to develop roles in caring for children so as to minimize the impact of hospitalization on children. Abstrak Family centered care merupakan hal terpenting dalam hospitalisasi anak yang mengharuskan anak untuk tinggal dan dirawat di Rumah Sakit dan harus menjalani perawatan sampai pemulangan kembali ke rumah. Hospitalisasi pada anak merupakan proses karena suatu alasan yang berencana atau darurat mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangan kembali kerumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendekatan family centered caredengan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui lembar kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak yang ada di ruangan rawat anak RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo sebanyak 30 sampel. Teknik pengambil sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data diolah menggunakan metode univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh p sebesar 0,01 dimana artinya p < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendekatan family centered care dengan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo. Saran yang dapat diberikan pihak Institusi Rumah Sakit untuk mengembangkan pelayanan rumah sakit khususnya dalam keperawatan anak. Bagi keluarga dapat memberikan masukan bagi keluarga untuk mengembangkan peran dalam merawat anak sehingga meminimalkan dampak hospitalisasi pada anak.
Prevalensi Hipertensi pada Lanjut Usia di Desa Nepo Ruslang; Yanuar Azis, Anugerah; Barangkau; Surianti, Tetti; Lisna; Darwis, Nirmawati; Yammar
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 6 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v6i1.583

Abstract

Hypertension has become a major problem in world health. Indonesia is included in the top five countries with the largest number of elderly people in the world. It is estimated that by 2025 the number of elderly people will reach 36 million people and hypertension is also a health problem in Indonesia. In the initial survey conducted by researchers, the data on the number of elderly people with hypertension was mostly found in Nepo Village. The purpose of this study was to identify the description of blood pressure status in hypertensive elderly in Nepo Village. The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach with a sampling technique that is accidental sampling with a total sample of 17 respondents. Data collection using observation sheets and sphygmomanometer. The results of this study were that most of the respondents had level 2 hypertension systolic blood pressure (?160 mmHg) as many as 12 people (70.6%) and level 1 hypertension diastolic blood pressure (90-99 mmHg) as many as 12 people (70.6% ) and a small proportion of respondents had systolic pressure at level 1 hypertension (140-159 mmHg) as many as 5 people (29.4%) and normal diastolic blood pressure (<80 mmHg) and pre hypertension (80-89 mmHg) each as many as 1 person (5.9%). Based on the results of the study, it can be concluded that most of the respondents have systolic blood pressure at level 2 hypertension and diastolic blood pressure at level 1 hypertension. Abstrak Hipertensi telah menjadi masalah utama dalam kesehatan dunia. Indonesia termasuk dalam lima besar negara dengan jumlah lansia terbanyak di dunia. Diperkirakan pada tahun 2025 jumlah lansia akan mencapai 36 juta jiwa dan hipertensi juga menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Pada survei awal yang dilakukan peneliti diperoleh data jumlah lansia yang mengalami hipertensi paling banyak terdapat di Desa Nepo. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi gambaran status tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Nepo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 17 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tensimeter. Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki tekanan darah sistol hipertensi tingkat 2 (?160 mmHg) sebanyak 12 orang (70,6%) dan tekanan darah diastol hipertensi tingkat 1 (90-99 mmHg) sebanyak 12 orang (70,6%) dan sebagian kecil responden memiliki tekanan sistol pada hipertensi tingkat 1 (140-159 mmHg) sebanyak 5 orang (29,4%) dan tekanan darah diastol normal (<80 mmHg) dan pre hipertensi (80-89 mmHg) masing-masing sebanyak 1 orang (5,9%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki tekanan darah sistol pada level hipertensi tingkat 2 dan tekanan darah diastol pada level hipertensi tingkat 1.
Analisis Mutu Layanan Peserta BPJS Kesehatan dengan Pendekatan Physical Environment Quality Dimension Ruslang; Yanuar Azis, Anugerah; B, Khaeriah; Azizah, A. Nur; Mikhrunnisai, Andi; Mustafa, Idarwati; Ramlan, Pratiwi; Yakob, Asmirati; Nirmawati Darwis; Tetti Surianti
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5884

Abstract

This study analyses the quality of health services for BPJS Kesehatan participants with a focus on the physical environment dimension at Puskesmas Tanasitolo, Wajo District, South Sulawesi. The quality of the physical environment has a significant influence on patient satisfaction, which is an important element in the effectiveness of health services. A descriptive quantitative approach was used in this study. A total of 99 BPJS participants who met the criteria completed a questionnaire assessing various aspects of the physical environment, such as room conditions, design, and social factors. The analysis showed that the cleanliness and comfort of the facility, room arrangement, and adequacy of facilities and infrastructure significantly contributed to patient satisfaction. More than 80% of respondents were satisfied with the physical environment, especially in terms of room design and equipment condition. This finding is in line with previous studies showing that the physical environment plays an important role in the quality of healthcare services. Improving this aspect is crucial to increasing patient satisfaction. The physical environment has a significant influence on the satisfaction of BPJS participants at Puskesmas. Continuous improvement in this aspect is necessary to ensure optimal service.