Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peran Guru PAI dalam Menanamkan Karakter Pelajar Pancasila di SMK Miftahul Ulum Tanjungarum Sukorejo Dewi Ibtisama; Ahmad Marzuki; M. Jamhuri
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1440

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat, perubahan budaya sosial, dan dinamika lingkungan mempengaruhi perilaku siswa Pancasila dengan meningkatnya tindakan kenakalan dan kurangnya kesopanan terhadap lingkungan sekitarnya. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kehadiran Profil Pelajar Pancasila yang bertujuan membentuk karakter yang baik. Peran guru, termasuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI), penting dalam mewujudkan tujuan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru PAI dalam membentuk karakteristik siswa Pancasila dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai demonstrator dan motivator dalam menanamkan nilai-nilai karakteristik siswa Pancasila, yang meliputi keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, keberagaman global, gotong-royong, kemandirian, berpikir kritis, dan kreatif.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PAI DI SMK AR ROUDHOH BEJI PASURUAN Pengelola, Pengelola; Filkhoiriya, Afifah; Hadi, M Nur; M Jamhuri, M Jamhuri; Sholikhudin, M Anang
Tasyri’: Jurnal Tarbiyah – Syari’ah Islamiyah Vol 32 No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/ecr9zg78

Abstract

Pendidikan adalah usaha untuk mewujudkan aktivitas pembelajaran yang dilakukan agar peserta didik dapat secara aktif belajar dan mengembangkan potensi dirinya menjadi lebih baik dari segi kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, dsb. Sementara itu dengan arah serupa namun dalam kacamata yang berbeda, Kurniawan (2017, hlm. 26), berpendapat bahwa pengertian pendidikan adalah mengalihkan (menurunkan) berbagai nilai, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan kepada generasi yang lebih muda sebagai usaha generasi tua dalam menyiapkan fungsi hidup generasi selanjutnya, baik jasmani maupun rohani.Namun tidak hanya generasi muda saja yang sebetulnya belajar. Generasi yang lebih tua juga secara tidak langsung belajar mendidik dalam prosesnya. Selain itu pendidikan adalah hal yang dapat dilakukan sepanjang hayat dan tidak melihat usia. Seperti yang diutarakan Budiyanto dalam Kurniawan (2017, hlm. 27) bahwa pendidikan adalah mempersiapkan dan menumbuhkan anak didik atau individu manusia yang proses berlangsung secara terus-menerus sejak ia lahir sampai ia meninggal dunia.
Pendampingan Penggunaan Wayground sebagai Media Evaluasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PAI pada Siswa SMKN Tutur Imelda, nike febrian; Syifah, Putri Nur; Jamhuri, M.
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v4i2.1188

Abstract

Integrasi teknologi digital menjadi kebutuhan utama dalam pembelajaran abad 21 untuk menciptakan proses belajar yang interaktif dan relevan bagi generasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendampingan penggunaan Wayground, media evaluasi digital berbasis gamifikasi. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan dengan tahap persiapan, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi dan refleksi bersama guru dan siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi dan antusiasme siswa, efisiensi penilaian melalui umpan balik otomatis dan laporan real-time, serta peningkatan pemahaman materi PAI. Wayground mampu mengurangi kejenuhan evaluasi konvensional sekaligus mendorong pengembangan kompetensi digital siswa. Platform ini juga memfasilitasi pembelajaran mandiri dan kolaboratif dengan fitur interaktif yang menarik serta mudah diakses kapan saja. Temuan ini menegaskan Wayground sebagai alternatif inovatif dan efektif dalam pelaksanaan asesmen PAI berbasis teknologi di era digital yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencapai tujuan pendidikan yang optimal.