Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengembangan Budaya Religius untuk Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Pada Peserta Didik di MA Darut Taqwa Putri Luthfiyyah Sari; M. Jamhuri; Achmad Yusuf
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1472

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan budaya agama dalam masyarakat. Pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara akademis, tetapi juga membentuk individu dengan karakter kuat dan nilai-nilai luhur. Diperlukan pendekatan holistik dalam mengembangkan budaya keagamaan di sekolah, yang melibatkan peran aktif dari semua pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan madrasah, guru, staf, hingga orang tua siswa. Berbagai inisiatif seperti Ahlan Wa Sahlan, pembacaan istighosah, shalat Dhuhur, dan program Al-Banjari merupakan contoh konkret dari upaya menanamkan nilai-nilai agama dan karakter di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pendidikan karakter dan pembentukan budaya keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga bagian integral dari membangun fondasi moral dan spiritual yang kokoh bagi generasi mendatang.
Peran Komunitas Gusdurian Dalam Menerapkansikap Religius Dan Toleransi Melalui Strategi Komunikasi Persuasif Di Universitas Nadhatul Ulama Sidoarjo Solikha, Sofia Imro'atus; Munif, Munif; Jamhuri, M.
Impressive: Journal of Education Vol 1 No 4 (2023)
Publisher : CV. Satria Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61502/ijoe.v1i4.26

Abstract

The purpose of the research is to find out how the role of the Gusdurian community in implementing religious attitudes and tolerance and to find out how the application of religious attitudes and tolerance through persuasive communication strategies at Unusida. This study uses a qualitative approach with a case study type. The data sources required are primary data and secondary data. Data collection techniques with observation, interviews, and documentation. And the data analysis used is data reduction and data presentation. The results showed that the role of the Gusdurian community in implementing religious attitudes was that students became active in attending prayer congregations, not a few students also wore kopyahs as a symbol to emulate the figure of Gusdur, became more active in lectures and had quality public speaking. Meanwhile, in the attitude of tolerance, students do not differentiate between the castes of other students, mingle with all groups, and are able to become mediators in the event of conflict problems around them. If the application of religious attitudes, through psychodynamic strategies, namely religious and interfaith knowledge discussion activities, sociocultural strategies through banjari activities, nadhatul syubban. Whereas in the attitude of tolerance through psychodynamic strategies, namely Gusdurian care, regular discussions discussing Gus Dur's exemplary example, sociocultural strategies, namely ngobar activities, visits to celebrations of religious holidays, and construction strategies, namely socialization of social media.
REINFORCEMENT PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PONDOK PESANTREN NGALAH M. Jamhuri; Saifulah; Muhammad Haidar Hadziq
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ims.v6i2.4258

Abstract

In the Ngalah Islamic Boarding School education, reinforcement is needed to achieve the goals of education. The focus of the research taken is 1) how is the verbal reinforcement of multicultural education on students at the Ngalah Islamic Boarding School?. 2) how is the non-verbal reinforcement of multicultural education for students at the Ngalah Islamic Boarding School?. The results showed that the verbal reinforcement of multicultural education at the Ngalah Islamic Boarding School was carried out in three ways. The first is through the reinforcement carried out by the caregiver at the recitation led by the nanny. Second, the reinforcement carried out by the Management or Ustadz during student activities. Third, through the work of Islamic Boarding Schools which contains about multiculturalism. While the non-verbal reinforcement of multicultural education is carried out in five ways, namely, first, through the naming of existing buildings in the Ngalah Islamic Boarding School area. Second, the design of buildings and objects there uses a typical Nusantara design. Third, through inter-religious meetings organized by the Ngalah Islamic Boarding School. The four clothes used by caregivers or administrators use typical Indonesian cultural clothing. Fifth, through symbols or cover images of books by Islamic boarding schools that use images of Nusantara culture.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL DALAM KONTEN MEDIA SOSIAL MAJELIS TA’LIM SABILU TAUBAH GUS IQDAM Alfi Masruro; Saifulah; M. Jamhuri
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ims.v8i1.5936

Abstract

This study aims to analyze the Values ​​of Multicultural Islamic Education in the social media content of the Majlis Ta’lim Sabilu Taubah Gus Iqdam and analyze netizen responses to the social media content of the Majlis Ta’lim Sabilu Taubah Gus Iqdam. This type of research uses library research with a content analysis approach. Data were collected using the documentation method. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that: The Values ​​of Multicultural Islamic Education in the social media content of the Majlis Ta’lim Sabilu Taubah Gus Iqdam include (a) Tolerance, (b) Equality, (c) Humanity, (d) Helping Each Other, (e) Justice, (f) Unity and Oneness, and (g) Love for Others.
PENGUATAN KAPABILITAS DIGITAL UKM BATIK CANTING KHAS GEMPOL KABUPATEN PASURUAN MELALUI PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN TRANSFORMASI BISNIS DIGITAL Nizar, Muhammad; Jamhuri, M.; Rakhmawati, Antin
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1805

Abstract

The Batik Canting Khas Gempol SMEs in Pasuruan Regency face challenges in adopting digital technology to expand their market and enhance competitiveness. Low digital literacy is the main barrier. This program is designed to provide training and assistance for digital business transformation. The aim of this activity is to increase digital capabilities and motivate SME members to more actively utilize digital technology. This program uses a participatory action research model involving training, workshops, seminars, and individual consultation sessions to enhance participants' digital skills. As a result, 20 participants attended the training and workshops, with an average attendance rate of 97%. Significant improvements were observed in the participants' digital understanding, with an average post-test score of 90% compared to a pre-test score of 50%. About 95% of participants successfully created digital content, and 90% were able to use social media platforms for promotion. Within 2 months after the training, 70% of participants reported an average online sales increase of 30%. This program successfully improved the digital capabilities of Batik Canting Khas Gempol SMEs, demonstrating that external support and guidance are effective in empowering SMEs to undergo digital transformation.
IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 1 PURWOSARI Prastiwi, Anida Elika; Hadi, Muhammad Nur; M. Jamhuri, M. Jamhuri; Yusuf, Achmad; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.859

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan di SMPN 1 Purwosari yang dimana siswa kurang memiliki kesadaran terhadap keseimbangan agama, namun pendidik mengambil tindakan dengan mengimplementasikan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, guru berharap jika adanya implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, siswa akan lebih paham terhadap keseimbangan agama, maka dari itu peneliti tertarik dengan untuk mengkaji dan melakukan penelitian. Adapun tujuan peneltian pertama untuk mendeskripsikan apa saja nilai nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari, Kedua untuk mendeskripsikan bagamaina implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari, ketiga untuk mendeskripsikan dampak apa saja moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karna fokus penelitian adalah penerapan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, Kemudian, jenis penelitian yang diambil dari peneliti yaitu observasi natural, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, kemudian analisis data dengan mengunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan : 1) Nilai nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran PAI adalah nilai tasamu atau toleransi, I’tidal atau adil, dan muwatanah; 2) Implementasi moderasi beragam dalam pembelajaran PAI dilakukan dengan membuka diskusi terhadap siswa yang memiliki perbedaan agama; 3) Dampak dari implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI menurut guru PAI dampaknya sangat positif, dan dari sisi siswa sudah tercermin penerapan moderasi beragama dalam lingkungan sekolah termasuk dalam pembelajaran PAI
Strategi Pembelajran Diferensiasi Pada Pembelajaran PAI Siswa Kelas X Berdasarkan Kurikulum Merdeka Sholiha, Mar’atus; Marzuki, Ahmad; Muhtarom, H. Ali; M. Jamhuri; pengelola, Mar’atus
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.600

Abstract

The number of grade X students at Darut Taqwa High School is less active in participating in Islamic Religious Education learning due to the less than optimal learning model. Which in this case can be overcome by applying differentiation learning as a learning model that prioritizes student interests in terms of student learning interests and what students like which can make the class more active during the learning process. The research focus referred to by the researcher is 1) strategies applied in differentiation learning in Islamic Religious Education learning in class X, 2) obstacles faced by Islamic Religious Education teachers in implementing differentiation learning. The purpose of this study was to determine the strategies carried out in the application of differentiation learning in grade X students of SMA Darut Taqwa Purwosari. And to find out what are the obstacles faced by Islamic Religious Education teachers in the application of differentiation learning in grade X students of Darut Taqwa Purwosari High School. The type of research used is Descriptive Qualitative research. The data and data sources used are secondary data and primary data. Data collection techniques used in the form of observation, interviews, and documentation. Technical data analysis with reduction, presentation of data, and conclusion making. From the results of the study, it was found that; 1) the strategy applied in differentiation learning is based on content differentiation (adultery chapter material), process (using problem solving learning model strategies by making pseudonym illustrations), and products (students are able and dare to tell the truth in the problems faced). And this differentiation learning is very effectively used as an evaluation material for Islamic Religious Education learning at Darut Taqwa Purwosari High School. 2) One of the differentiation learning obstacles faced by educators is that teachers must be able to know various characteristics of students, and must use a variety of varied learning resources. So it can be concluded that the application of differentiation learning can increase students' interest in learning Islamic Religious Education at SMA Darut Taqwa Purwosari class X.
Peran Guru PAI dalam Menanamkan Karakter Pelajar Pancasila di SMK Miftahul Ulum Tanjungarum Sukorejo Dewi Ibtisama; Ahmad Marzuki; M. Jamhuri
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1440

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat, perubahan budaya sosial, dan dinamika lingkungan mempengaruhi perilaku siswa Pancasila dengan meningkatnya tindakan kenakalan dan kurangnya kesopanan terhadap lingkungan sekitarnya. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kehadiran Profil Pelajar Pancasila yang bertujuan membentuk karakter yang baik. Peran guru, termasuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI), penting dalam mewujudkan tujuan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru PAI dalam membentuk karakteristik siswa Pancasila dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai demonstrator dan motivator dalam menanamkan nilai-nilai karakteristik siswa Pancasila, yang meliputi keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, keberagaman global, gotong-royong, kemandirian, berpikir kritis, dan kreatif.
Pendampingan Penggunaan Wayground sebagai Media Evaluasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PAI pada Siswa SMKN Tutur Imelda, nike febrian; Syifah, Putri Nur; Jamhuri, M.
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v4i2.1188

Abstract

Integrasi teknologi digital menjadi kebutuhan utama dalam pembelajaran abad 21 untuk menciptakan proses belajar yang interaktif dan relevan bagi generasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendampingan penggunaan Wayground, media evaluasi digital berbasis gamifikasi. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan dengan tahap persiapan, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi dan refleksi bersama guru dan siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi dan antusiasme siswa, efisiensi penilaian melalui umpan balik otomatis dan laporan real-time, serta peningkatan pemahaman materi PAI. Wayground mampu mengurangi kejenuhan evaluasi konvensional sekaligus mendorong pengembangan kompetensi digital siswa. Platform ini juga memfasilitasi pembelajaran mandiri dan kolaboratif dengan fitur interaktif yang menarik serta mudah diakses kapan saja. Temuan ini menegaskan Wayground sebagai alternatif inovatif dan efektif dalam pelaksanaan asesmen PAI berbasis teknologi di era digital yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencapai tujuan pendidikan yang optimal.