Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : SPASIAL

ANALISIS KAWASAN STRATEGIS SOSIAL BUDAYA DI KOTA MANADO Monoarfa, Alifa A.S.; Egam, Pingkan P; Tungka, Aristotulus E
SPASIAL Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan strategis sosial budaya merupakan kawasan dengan ciri khas dalam bidang sosial budaya yang mempunyai pengaruh penting terhadap perkembangan kota. Di Kota Manado, beberapa daerah masih mempertahankan budaya leluhurnya yaitu Suku Bantik. Suku Bantik terletak di kecamatan Malalayang. Masyarakat Suku Bantik memiliki ciri khas tersendiri dalam interaksi sosial. Tujuan dari penelitian ini ialah, untuk mendeskripsikan kondisi sosial budaya pada permukiman suku Bantik di Kecamatan Malalayang Kota Manado, dan untuk mengidentifikasi potensi permukiman Bantik di Kecamatan Malalayang sebagai kawasan strategis sosial budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode analisis deskriptif kualitatif dan ArcGIS dalam pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suku Bantik masih memegang teguh adat istiadat dalam berinteraksi satu sama lain. Suku Bantik masih melestarikan beberapa peninggalan leluhur mereka. Warisan budaya Suku Bantik memiliki jejak fisik yang berpotensi di kawasan tersebut. Permukiman suku Bantik terdapat potensi alam berupa pemandangan pantai, yang jarang ditemukan di perkotaan. Oleh karena itu, potensi permukiman Suku Bantik tidak hanya potensi budaya, tetapi juga potensi alam yang perlu dikembangkan. Kata Kunci: Kawasan Strategis, Sosial Budaya, Suku Bantik, Malalayang
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KAWASAN MONUMEN DI MANADO Sumarandak, Marco E.N.; Tungka, Aristotulus E; Egam, Pingkan Peggy
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi merupakan bagian dari proses kehidupan yang pada setiap orang dengan cara membuat penilaian terhadap apa yang dilihat dan kemudian melakukan kegiatan berpikir untuk memutuskan apa yang akan dilakukan. Manusia merupakan individu yang dapat beradaptasi sehingga persepsi terhadap lingkungan akan mempengaruhi hubungan antara individu terhadap lingkungannya. Monumen adalah salah satu bangunan karya seni arsitektural pada suatu kawasan kota yang menarik untuk diteliti karena sebagai salah satu aset wisata, keberadaan monumen pada area ruang publik yang mudah dijangkau dapat menampilkan identitas kawasan kota Manado dan memberikan sensasi pada mata pengamat sehingga desain dari monumen dapat membentuk persepsi dari masyarakat. Tujuan yang hendak dicapai yaitu untuk menganalisa bagaimana persepsi masyarakat terhadap monumen dan karakter visual yang terdapat pada monumen Boboca, monumen God bless park dan monumen tugu Lilin. Prinsip - prinsip Gestalt yang sangat berpengaruh pada sensasi dan persepsi digunakan sebagai cara untuk menganalisis proses terbentuknya persepsi dari pengamat ketika berada di kawaan monumen. Pengamatan langsung dan menyebar kuisioner pada responden saat berada di lokasi monumen dilakukan untuk mengungkap persepsi dari masyarakat terhadap kawasan monumen di Manado. Kesimpulan yang diperoleh tentang persepsi masyarakat terhadap kawasan monumen di Manado yaitu sebagian besar responden menerima keberadaan monumen Boboca, monumen God bless park dan monumen Lilin atau adanya kecocokan antara lingkungan dengan keadaan individu saat berada dilokasi yang dipengaruhi oleh karakter visual dari masing- masing monumen dengan nilai yang berbeda - beda. Karakteristik ketiga monumen diperoleh sesuai hasil analisa elemen - elemen visual setiap monumen.Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Kawasan Monumen, Kota Manado
PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UTARA Junus, Alan Yehezkiel Langi; Syafriny, Reny; Egam, Pingkan P
SPASIAL Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research focuses on the community around the tourist attraction in Kema District, namely in Kema II Village, Kema III Village, and Makalisung Village. The method approach used is descriptive quantitative analysis, as well as the measuring tool used, namely the application of the SPSS (Statistical Package for the Scientists) version 25 program. The objectives, theories and analysis used are to identify the social characteristics of the community (Slamet, 1993), the forms of community participation (Dusseldorp, 1981), as well as the level of community participation (Sherry Arnstein, 1969), using analysis a frequency distribution. Then the analysis was crosstabs used to compare the number of people's participation in the first and second research objectives. The results of this study indicate that, community participation begins with the social characteristics of the community (gender, age, job level, type of work, and income level). This makes the difference between each individual characteristic that a person has in participating in community participation. Nevertheless, the community still tries and cooperates in carrying out its role in the activities of its forms of participation, without limiting the differences of each person's individual characteristics. The community's activeness in participating in activities shows that the community cares about a series of activities organized by the village government and is willing to be invited to cooperate, in order to improve and develop their village. This can be seen from the fairly good number of community participation, as well as the voluntary involvement of the community. The level of community participation, Kema II and Kema III villages are at thelevel Consultation, Makalisung Village is at thelevel Informing. Keywords: Levels and Forms of Community Participation, Tourism Object Development
Co-Authors . Sangkertadi Adrian Sembor, Adrian Amanda S. Sembel Andaki, Jordan Andrew R. Sumayku, Andrew R. Andy Malik Anggreny Purukan Anthonius N. Tandali Arif, Nugrah Rhisandy Aristotulus E Tungka, Aristotulus E Badu, Risnawati Barambae, Yuliet Elviseni Bata, Aprisela Previa Petris Bella, Tirsani Buangsampuhi, Ria Buangsampuhi, Ria Calfin Daniel Pilok, Calfin Daniel Cynthia E. V. Wuisang, Cynthia E. V. Datu, Novianti R. Deddy Erdiono Demotekay, Selfi Joisefien Desty Rara Retna Kalude Eldija, Fadillah D. Esli D Takumansang Esli D. Takumansang Eunike L. Tombokan Fela Warouw Ferdine, Debora Frits O. P. Siregar Frits O.P. Siregar Gontung, Anatasya T. Hanny Poli Hartono, Gabrielle D. A. Hendriek H. Karongkong Ingerid L. Moniaga Jacobus, Axel D. Janalgi, Lardnejho Jefrey I. Kindangen Judy O. Waani Junus, Alan Yehezkiel Langi Leidy M. Rompas Lerah, Sustri Novita Lifiana Pasuhuk, Lifiana Linda Tondobala Loho, Jonathan B. Mandak, Michael B. Manganguwi, Ronald F. Manginsela, Meyka Prayanti Michael M Rengkung, Michael M Michael Moldy Rengkung Moniaga, Virgino S. Monoarfa, Alifa A.S. Muntiaha, Grety I. J. Najoan, Stephanie J. Nani, Sry Devita Ontorael, Giska D. Pangau, Christania M. Pangau, Debora Sara Pangau, Debora Sara Pantow, Megani R. N. Pengan, Ardanny Prijadi, Rachmad Purukan, Meldrick A. G. Rachmat Prijadi Rantung, Alsa Margareth Raymond Ch. Tarore Raymond D. Ch. Tarore Reny Syafriny Rieneke L Sela, Rieneke L Rombon, Orlando R. Rompas, Leidy Magrid Roosje J. Poluan Siregar, Frits O.P Solang, Steven Sondakh, Julianus Sonny Tilaar Sumarandak, Marco E.N. Surentu, Mutiara L. Talimba, Vinanda Putri Tarore, Raymond Thambas, Arthur Harris Tiara Putri Ananta Poli, Tiara Putri Ananta Tumangkeng, Richy F. Veronica A Kumurur, Veronica A Veronica A. Kumurur Vicky H. Makarau Warow, Fela Windi D. Loho, Windi D. Yusran Pauwah