Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Hukum Adat dan Negara Hukum dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum melalui Aktivitas Seni Budaya Masyarakat Desa Darek Sumerah, Sumerah; Kasim, Sunardy; Assaori, M. Sofian; Sakti, Lanang; Rosikhu, Muhammad; Efendi, Saparudin; Rahmatyar, Ana; Prawiranegara, Khalid; Tekayadi, Suntarajaya Kwangtama; Alfurqan, Imam; Yusuf, Maulana Syekh; Syamsurrijal, Syamsurrijal
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.575

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berangkat dari terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai relasi antara hukum adat Sasak dan hukum negara dalam kerangka negara hukum. Di Desa Darek, keberadaan awiq-awiq sebagai manifestasi hukum adat masih berfungsi sebagai living law, namun belum sepenuhnya terintegrasi secara konseptual dengan sistem hukum nasional. Kondisi ini berimplikasi pada kesenjangan kesadaran hukum dalam praktik sosial-budaya masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran hukum masyarakat melalui sosialisasi hukum adat dan negara hukum berbasis pendekatan sosio-legal dan kearifan lokal. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi kontekstual, pelaksanaan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus berbasis praktik adat, serta evaluasi reflektif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya harmonisasi antara hukum adat dan hukum negara. Pendekatan seni budaya terbukti efektif sebagai medium internalisasi nilai hukum yang kontekstual dan komunikatif. Dengan demikian, model sosialisasi ini berkontribusi pada penguatan kesadaran hukum masyarakat yang partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Implementation of Restorative Justice Principles in Resolving Juvenile Crimes in School Environments: A Case Study in Three Middle Schools in Central Lombok Alfurqan, Imam; Assaori, M. Sofian; Tekayadi, Suntarajaya Kwangtama; Prawiranegara, Khalid
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 03 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of restorative justice in resolving juvenile delinquency cases within school settings, particularly in three public junior secondary schools in Central Lombok, Indonesia. The research employs a qualitative approach with a multiple case study design, involving school counselors, principals, student offenders, victims, and parents. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicated that all cases were resolved through internal school mechanisms with a relatively low rate of recurrence. The implementation of restorative justice follows systematic stages, including case identification, information gathering, restorative dialogue, agreement formulation, and monitoring. A key finding reveals a hybrid model integrating formal institutional procedures with contextual socio-cultural practices. The success of implementation is strongly influenced by the role of school counselors as primary mediators and the active involvement of parents. This study confirms that restorative justice is an effective, adaptive, and relevant approach in fostering educational conflict resolution within schools. The findings contribute both theoretically and practically to the development of more humane and sustainable approaches to managing student misconduct