Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Efisiensi Distribusi Barang dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) Pada PT Nurul Fikri Bina Prestasi 2024 Herino Herino; Edi Abdurachman; Edhie Budi Setiawan; Mustika Sari; Reni Dian Octaviani
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2460

Abstract

Efisiensi operasional menjadi aspek krusial dalam pengelolaan lembaga pendidikan nonformal seperti bimbingan belajar, khususnya dalam distribusi bahan ajar dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi unit-unit bimbingan belajar PT. Nurul Fikri dalam pengadaan bahan ajar dan biaya operasional serta mengidentifikasi sumber ketidakefisienan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan input-oriented dan asumsi Constant Return to Scale (CRS) serta Variable Return to Scale (VRS), dengan analisis slack untuk mengidentifikasi potensi perbaikan. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar unit belum mencapai efisiensi penuh pada pendekatan CRS namun menunjukkan efisiensi pada VRS, mengindikasikan bahwa permasalahan utama terletak pada skala operasional bukan efisiensi teknis; nilai slack yang tinggi ditemukan terutama pada komponen biaya fotokopi, alat rumah tangga, dan gaji staf lokasi, dengan unit seperti Sudirman, Buah Batu, dan Antapani sebagai contoh tidak efisien meskipun kepuasan pelanggan meningkat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian skala operasional dan pengelolaan biaya untuk mencapai efisiensi penuh. Implikasinya, manajemen perlu menerapkan pendekatan berbasis data dalam evaluasi kinerja unit dan pengambilan kebijakan, serta menjaga kualitas layanan meskipun efisiensi ditingkatkan.
Rethinking Freight Transport: A Systemic Policy Model for Curbing Over Dimension Over Load (ODOL) in Indonesia Edi Abdurachman; Abdullah Ade Suryobuwono; Sita Aniisah Sholihah; Lis Lesmini
Siber Journal of Transportation and Logistics Vol. 3 No. 3 (2025): (SJTL) Siber Journal of Transportation and Logistics (October - December 2025)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjtl.v3i3.565

Abstract

The persistent challenge of Over Dimension Over Load (ODOL) violations in Indonesia's freight transport system poses critical threats to road infrastructure integrity, traffic safety, and economic efficiency. Despite regulatory frameworks established through Ministry of Transportation directives, enforcement remains fragmented, and compliance rates remain alarmingly low. This study develops an integrated multimodal transportation policy model employing Soft Systems Methodology (SSM) to address systemic ODOL violations through coordinated stakeholder engagement, technology-enabled enforcement, and strategic modal integration. Drawing on comprehensive analysis of 100+ peer-reviewed publications (2020-2025), international regulatory standards, and empirical enforcement data, this research constructs a holistic framework that transcends traditional command-and-control approaches. The proposed model integrates Weigh-In-Motion (WIM) technology deployment, port-gate digital integration systems, progressive sanction mechanisms calibrated to infrastructure damage externalities, and multimodal freight corridor development. Through SSM's seven-stage methodology, the study maps complex stakeholder interactions among government agencies, transport operators, infrastructure managers, and enforcement authorities, revealing systemic bottlenecks and leverage points for policy intervention. Empirical evidence from Abu Dhabi demonstrates 61% overload prevalence in unregulated environments, while Indonesian enforcement unit performance evaluations expose critical gaps in inter-agency coordination and enforcement capacity. The research proposes a phased nationwide implementation strategy encompassing governance architecture establishment, targeted enforcement pilots in high-risk corridors, sanction calibration linked to quantified road damage costs, and complementary modal shift incentives. This SSM-informed policy model offers actionable pathways for Indonesia to achieve Zero ODOL objectives while maintaining freight system efficiency and stakeholder viability, contributing theoretical advancement in systems-based transportation governance and practical frameworks for developing-country freight policy reform.