Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR S.Pd,.M.Pd, NURBAITI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.009 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan LKS matematika. LKS yang digunakan di sekolah-sekolah belum menuntut siswa untuk menemukan konsep matematika secara mandiri. Untuk itu dikembangkan LKS berbasis PBL yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep secara mandiri sehingga konsep dapat bertahan lama dalam ingatan siswa. Tujuan yang hendak dicapai dari upaya pengembangan ini adalah menghasilkan LKS berbasis PBL yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp, yang terdiri atas tiga tahap yaitu preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Data penelitian diperoleh dari uji validitas, praktikalitaas, dan efektivitas. Data uji validitas diperoleh melalui lembar validasi LKS. Data kepraktisan diperoleh dari hasil wawancara dengan peserta didik dan angket respon guru dan peserta didik. Data keefektifan dilihat dari aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dari segi isi dan konstruk. LKS sudah praktis baik dari segi keterlaksanaan, kemudahan dan waktu yang diperlukan. LKS juga telah efektif dari segi aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Dalam hal ini aktivitas siswa meningkat selama pembelajaran dan tingkat ketuntasan hasil belajar siswa 89,4%. ini berarti LKS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis Problem Based Learning untuk pembelajaran matematika di kelas IV SD yang telah dihasilkan dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NURBAITI S.Pd,.M.Pd
Jurnal Education and Development Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.009 KB) | DOI: 10.37081/ed.v4i2.345

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan LKS matematika. LKS yang digunakan di sekolah-sekolah belum menuntut siswa untuk menemukan konsep matematika secara mandiri. Untuk itu dikembangkan LKS berbasis PBL yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep secara mandiri sehingga konsep dapat bertahan lama dalam ingatan siswa. Tujuan yang hendak dicapai dari upaya pengembangan ini adalah menghasilkan LKS berbasis PBL yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp, yang terdiri atas tiga tahap yaitu preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Data penelitian diperoleh dari uji validitas, praktikalitaas, dan efektivitas. Data uji validitas diperoleh melalui lembar validasi LKS. Data kepraktisan diperoleh dari hasil wawancara dengan peserta didik dan angket respon guru dan peserta didik. Data keefektifan dilihat dari aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dari segi isi dan konstruk. LKS sudah praktis baik dari segi keterlaksanaan, kemudahan dan waktu yang diperlukan. LKS juga telah efektif dari segi aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Dalam hal ini aktivitas siswa meningkat selama pembelajaran dan tingkat ketuntasan hasil belajar siswa 89,4%. ini berarti LKS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis Problem Based Learning untuk pembelajaran matematika di kelas IV SD yang telah dihasilkan dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS OPEN ENDED PROBLEM PADA MATERI PECAHAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Nurbaiti .; Lismawati Puspita Susilawati Marbun
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.949 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1215

Abstract

Salah satu perangkat pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dalam matematika adalah LKS (lembar kerja siswa). Pembelajaran di sekolah dasar (SD) saat ini cenderung menggunakan LKS yang dijual dari penerbit dan buku paket, tidak terkecuali untuk mata pelajaran matematika. LKS matematika yang banyak digunakan pada dasarnya belum dirancang untuk mengembangkan berpikir kreatif. Keadaan yang demikian menjadi salah satu pemicu rendahnya aktivitas siswa dibanding guru dalam pembelajaran dan belum berkembangnya pemikiran kreatif siswa. Kenyataan permasalahan yang ditemukan perlu diberikan solusi berupa LKS yang memuat soal bersifat terbuka. Solusi ini diwujudkan dalam bentuk mengembangkan LKS berbasis Open Ended Problem yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini mengadopsi langkah-langkah yang dikemukakan olah Plomp, dimana langkah-langkahnya yaitu analisis, perancangan, evaluasi dan revisi. Model pengembangan penelitian ini diadaptasi dari model McKenny. Model ini melalui tahapan analisis pendahuluan, tahap perancangan, dan tahap penilaian. LKS yang dikembangkan divalidasi oleh beberapa ahli. LKS kemudian diujicobakan untuk melihat kepraktisan dan keefektifan dari LKS tersebut. Kepratisan dilihat melalui hasil analisis observasi pelaksanaan pembelajaran, angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui observasi aktivitas dan hasil pemikiran kreatif siswa. Data yang terkumpul dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini berupa LKS berbasis Open Ended Problem untuk kelas VI SD yang sudah valid dari segi isi, pendekatan, format, dan bahasa. Tingkat validitas LKS berbasis Open Ended Problem materi pecahan dalam penelitian ini berada pada kategori valid. Hasil observasi, angket, dan wawancara menunjukkan bahwa LKS sudah praktis dari segi kemudahan penggunaan, penggunaan waktu, dan keterbacaan oleh guru dan siswa. Selain itu, LKS yang dikembangkan juga telah efektif terbukti dari hasil perhitungan lembar observasi aktivitas siswa ketika menggunakan LKS Open Ended Problem dalam dalam pembelajaran maka keaktifan siswa mengalami peningkatan, begitu juga dengan kemampuan berpikir kreatif siswa. Berdasarkan hasil penelitian makan peneliti menyimpulkan bahwa LKS berbasis Open Ended Problem yang dikembangkan untuk siswa kelas VI SD dinyatakan valid, praktis, dan efektif
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA SUHU DAN KALORMENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DI KELAS V SD NEGERI 101501 BINTUJU KECAMATAN ANGKOLA MUARATAIS KABUPATEN TAPANULI SELATAN Arjun Ritonga; Riswandi Harahap; Nurbaiti .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.723 KB)

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah penelitian apakah terdapat peningkatan yang relevan antara penggunaan model pembelajaran Talking Stick terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 101501 Bintuju Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan T.A 2021/2022.Rancangan penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdapat dua siklus.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 101501 Bintuju Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan yang berjumlah 25 siswa.Berdasarkan hasil analisis nilai rata-rata pembelajaran tematik pada subtema suhu dan kalor sebelum menggunakan model pembelajaran Talking Stick rata-rata 68 berada pada kategori “Kurang”. Sesudah menggunakan model pembelajaran Talking Stick nilai rata-rata pada siklus I 77 berada pada kategori “cukup”, dan pada siklus II nilai rata-rata 80 berada pada kategori “Baik”. Dari perbandingan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 101501 Bintuju Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan pada siklus I sebesar 58% dan pada siklus II sebesar 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada subtema suhu dan kalor.