Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Mendeley Reference Manager sebagai Upaya untuk Menghindari Plagiarisme bagi Mahasiswa Hanafi, Moh; Septiana, Ayu Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3817

Abstract

Plagiarisme masih menjadi permasalahan serius dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa, terutama yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang teknik sitasi dan pengelolaan referensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Mendeley Reference Manager sebagai upaya pencegahan plagiarisme. Subjek pengabdian adalah 25 orang mahasiswa yang merupakan santri di PPTQ Al Manan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan yang dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Pertemuan pertama difokuskan pada instalasi Mendeley dan pemahaman pentingnya sitasi dalam penulisan karya ilmiah, sedangkan pertemuan kedua difokuskan pada praktik penggunaan Mendeley dalam penulisan karya ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan menunjukkan peningkatan motivasi untuk menulis karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah akademik serta bebas dari plagiarisme. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa.
Pengembangan Model Latihan Sepak Takraw Adaptif untuk Meningkatkan Keterampilan Servis pada Atlet Disabilitas Fisik Hanafi, Moh; Muhyi, Muhammad; Utamayasa, I Gede Dharma
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 12 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v12i1.6014

Abstract

Di lapangan masih banyak pelatih yang belum memiliki pedoman latihan adaptif yang terstruktur dan berbasis riset, khususnya pada olahraga Sepak Takraw. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan model latihan Sepak Takraw adaptif dalam meningkatkan keterampilan servis pada atlet disabilitas fisik. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih diterapkannya latihan Sepak Takraw konvensional yang kurang mempertimbangkan keterbatasan fisik atlet disabilitas, sehingga berdampak pada rendahnya kualitas teknik servis, motivasi latihan, dan partisipasi atlet. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 10 atlet Sepak Takraw disabilitas fisik yang berada di bawah binaan National Paralympic Committee (NPC) Jawa Timur. Produk yang dikembangkan berupa model latihan Sepak Takraw adaptif, panduan pelaksanaan latihan, serta rubrik penilaian keterampilan servis yang mencakup aspek kontrol bola, akurasi, kecepatan, dan konsistensi. Validasi produk dilakukan oleh ahli olahraga disabilitas, ahli Sepak Takraw, dan ahli pendidikan jasmani. Uji coba terbatas dilaksanakan melalui empat sesi latihan untuk menilai efektivitas dan keterterapan model di lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi keterampilan servis, angket respons atlet, dan wawancara pelatih, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan Sepak Takraw adaptif yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dan mampu meningkatkan keterampilan servis atlet disabilitas fisik secara nyata. Selain peningkatan aspek teknis, model ini juga berdampak positif terhadap motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif atlet selama latihan. Dengan demikian, model latihan Sepak Takraw adaptif ini dinilai efektif, aplikatif, dan berpotensi menjadi rujukan pembinaan olahraga disabilitas yang inklusif dan berkelanjutan.
PENGARUH TERAPI TANDEM WALKING EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN UNTUK MENGURANGI RISIKO JATUH PADA LANSIA Rininingtyas, Esti Nawang; Kriswoyo, Pramono Giri; Isworo, Adi; Hanafi, Moh
Jendela Inovasi Daerah Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56354/jendelainovasi.v9i1.248

Abstract

The aging process leads to a decline in musculoskeletal and neuromuscular function, increasing the risk of falls among older adults. The World Health Organization (WHO) reports that approximately 28–35% of individuals aged ≥65 years experience falls annually, with prevalence in Indonesia ranging from 12–29%. One preventive strategy to reduce fall risk is Tandem Walking Exercise. This study aimed to analyze the effect of Tandem Walking Exercise on balance in older adults, measured using the Timed Up and Go Test (TUGT) as an indicator of fall risk. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 33 older adults selected through purposive sampling in the working area of Bandongan Public Health Center, Magelang Regency. The intervention was conducted for one week with a total of three exercise sessions. Balance was assessed before and after the intervention using the TUGT. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed a significant difference in TUGT scores before and after the intervention (p < 0.05), indicating improved balance and reduced fall risk among older adults. Tandem Walking Exercise has a significant effect on improving balance and can serve as an alternative preventive intervention in community settings. However, the generalizability of the findings is limited due to the absence of a control group, short intervention duration, and small sample size.
Penguatan Kinerja Kader DSSJ Izzati, Aisyah Nur; Pramadevi, Yoan Natania; Cahyani, Dewi Fitri; Hakim, Ramadhan Lukmanul; Hanafi, Moh; Sugiarto, Angga
Journal of Midwifery in Community Vol 2, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmc.v2i1.98140

Abstract

Penguatan kinerja kader DSSJ (Deteksi, Skrining, dan Surveilans Jiwa) dalam menangani masalah kesehatan mental, khususnya di Kabupaten Magelang diperlukan agar program dapat berjalan secara berkesinambungan. Gangguan kesehatan mental yang sering disebabkan oleh tekanan dari lingkungan atau masyarakat membutuhkan perhatian komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan mental individu, keluarga, dan masyarakat. Meskipun kader DSSJ memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam deteksi dini, edukasi, dan rujukan, berbagai tantangan seperti keterbatasan keterampilan, sumber daya, serta kurangnya motivasi masih menjadi kendala. Pengabdian masyarakat di Dusun Semaitan ini menggunakan metode seperti kunjungan rumah, skrining SRQ-29, edukasi masyarakat tentang isu kesehatan mental, dan diskusi interaktif dengan kader untuk mengevaluasi dan memperkuat kinerja mereka. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada motivasi kader dan kemampuan mereka untuk terlibat dalam upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Partisipasi masyarakat dan keluarga yang meningkat juga mencerminkan kesadaran kolektif yang semakin besar akan pentingnya kesehatan mental. Temuan ini menekankan perlunya pelatihan dan pemberian motivasi secara berkelanjutan kepada kader DSSJ untuk menjaga peran krusial mereka dalam mempromosikan kesehatan mental masyarakat. Inisiatif ini menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dan terintegrasi yang melibatkan pemerintah, pemangku kepentingan lokal, dan masyarakat untuk mencapai solusi kesehatan mental yang holistik.
Penguatan Community Mental Health Nursing (CMHN) Purwaningsih, Desty Ratna; Aryanti, Diva; Setyawati, Zayyantri Ghinadha; Hanafi, Moh; Sugiarto, Angga
Journal of Midwifery in Community Vol 2, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmc.v2i1.93468

Abstract

The Community Mental Health Nursing (CMHN) program is part of a community-based public health initiative. CMHN is implemented in Paingan, Trasan, Bandongan, Magelang. This program aims to improve the mental and physical well-being of residents, with a focus on strengthening CMHN in early detection and management of mental health disorders. The areas of service include promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts. The main challenge in implementing the program lies in the motivation of CMHN volunteers in carrying out activities. After training and mentoring, the volunteers' performance improved, particularly in terms of intervention and support. Continuous training and motivation are essential to optimize the role of CMHN volunteers in supporting community mental health