Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran project-based learning melalui lesson study Nopyta Intan Sari; Saiful Rahman; Shahibul Ahyan
Journal of Didactic Mathematics Vol 4, No 2 (2023): August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jdm.v4i2.1853

Abstract

The learning outcomes of students who are under the minimum completeness criteria (KKM) in mathematics. One of the factors that can affect learning outcomes is the learning model used. The purpose of this study is to apply to improve student learning outcomes by a project-based learning model with the window shopping method through lesson study. The research method used is classroom action research through lesson study with quantitative descriptive data analysis. The data collection in this study used test instruments in the form of multiple choices and descriptions. The results of the study show that by applying the project-based learning model, student learning outcomes increase, as can be seen from the changes in the mastery of classical learning from 14.7% to 79.41%.
An Analysis of Frieze Patterns, Crystallographic Patterns and Philosophical Values on Subahnale Woven Motifs Sukarare Village Lalu Muhammad Fauzi; Shahibul Ahyan; Sri Supiyati; Nila Hayati; Rody Satriawan
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.2895

Abstract

Budaya dengan keberagaman dan keunikan adat istiadat, kesenian dan kerajinannya, memberikan identitas bagi suatu daerah. Keunikan-keunikan budaya ini dapat dikaji untuk dijadikan sebagai bagian dari sumber belajar. Etnomatematika merupakan jembatan untuk mengeksplorasi matematika yang berkembang di masyarakat. Dengan demikian penelitian ini berupaya untuk menganalisis pola frieze, pola kristalografi dan nilai-nilai filosofis yang terdapat pada motif kain tenun subahnale Desa Sukarare. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode etnografi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara dengan praktisi budaya, tokoh adat, pengerajin kain tenun dan budayawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif (reragian) kain tenun subahnale terbentuk dengan perpaduan bentuk-bentuk geometri yakni garis, segi tiga, segi empat dan segi enam. Bentuk  geometri tersebut tersusun menggunakan model matematika yakni translasi, rotasi da refleksi. Adapun pola-pola yang terbentuk berupa 4 buah pola frieze yaitu pola 3, 4 ,6 dan 7. Selain itu terdapat juga pola Kristalografi yaitu pola p1, pm, dan p4m. Culture with its diversity and unique customs, arts and crafts, provides an identity for a region. This cultural uniqueness can be studied to be used as part of learning resources. Ethnomatematics is a bridge to explore mathematics that develops in society. Thus, this study seeks to analyze the frieze patterns, crystallographic patterns and philosophical values contained in the subahnale woven fabric motifs in Sukarare Village. The method used in this research is the ethnographic method. Research data were collected through observation, literature study, and interviews with cultural practitioners, traditional leaders, woven cloth craftsmen and humanists . The results showed that the motif (reragian) of the subahnale woven fabric was formed by a combination of geometric shapes namely lines, triangles, rectangles and hexagons. The geometric shapes are arranged using a mathematical model, namely translation, rotation and reflection. The patterns formed are 4 frieze patterns, namely patterns 3, 4, 6 and 7. In addition, there are also crystallographic patterns, namely patterns p1, pm, and p4m.
Model Project-Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Kegiatan Lesson Study Nova Kartikasari; Saiful Rahman; Shahibul Ahyan
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i2.3105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model projectbased learning melalui kegiatan lesson study. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan  diperoleh terjadi peningkatan kategori keaktifan siswa yakni pada siklus I berkategori aktif dan pada siklus II menjadi sangat aktif. Selain itu terjadi pula peningkatan hasil belajar yang ditinjau dari ketuntasan klasikal yakni pada siklus I  67% dan siklus II 79%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model project-based learning melalui kegiatan lesson study  dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci : Hasil belajar, aktivitas belajar, project based learning, lesson study
Menilai Numerasi Calon Peserta Didik Madrasah Aliyah menggunakan Pemodelan Rasch Baiq Siti Aminuriana; Shahibul Ahyan
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v10i2.51752

Abstract

Pemerintah sudah melaksanakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di tingkat sekolah sejak tahun 2021. Tujuan dilakukan AKM adalah untuk mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan dari input, proses, dan output. Salah satu kemampuan yang dinilai pada AKM adalah mengenai numerasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menilai numerasi 592 calon peserta didik (laki-laki = 230, perempuan = 362) salah satu Madrasah Aliyah di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Data diperoleh dari skor jawaban mereka yang mengikuti seleksi ujian masuk madrasah dan dianalisis menggunakan pemodelan Rasch. Mereka menjawab lima soal numerasi yang dikerjakan dalam waktu 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 25,34% calon peserta didik memiliki numerasi sangat tingi, 22,13% kategori tinggi, 29,05% kategori rendah, dan 23,48% kategori sangat rendah. Disamping itu, 66,34% jalur prestasi dan 43,44% jalur regular berada pada tingkat numerasi tinggi dan sangat tinggi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa numerasi calon peserta didik perempuan lebih baik dibandingkan dengan laki-laki.
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI LESSON STUDY Siti Handayani; Shahibul Ahyan; Saiful Rahman
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023): July
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v11i2.59996

Abstract

Pelajaran matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang harus dikuasai siswa. Akan tetapi, pada kenyataannya kemampuan matematika siswa masih tergolong rendah. Hal ini terjadi karena proses pembelajaran yang berlangsung masih teacher-centered dengan tetap menerapkan metode drill secara berulang. Hal tersebut menyebabkan pembelajaran yang berlangsung cenderung monoton. Keadaan tersebut membuat siswa menjadi kurang aktif selama pembelajaran dan menyebabkan hasil belajar matematika siswa rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan solusi dengan menerapkan model pembelajaran yang lebih variatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model project-based learning melalui lesson study. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu aktivitas belajar siswa pada materi statistika di kelas X-1 SMAN 1 Labuhan Haji meningkat dari siklus I sebesar 59% menjadi 77% pada siklus II dengan peningkatan sebesar 18%. Hasil belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan, yaitu nilai N-Gain meningkat sebesar 0,1 dari 0,7 pada siklus I menjadi 0,8 pada siklus II. Rata-rata posttest meningkat sebesar 8,1 dari 70,8 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II. Untuk ketuntasan klasikal meningkat sebesar 12,5% dari 62,5% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II.
Model Project-Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Kegiatan Lesson Study Kartikasari, Nova; Rahman, Saiful; Ahyan, Shahibul
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i2.1344

Abstract

Penting bagi guru untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran agar mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa yang diharapkan mampu untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model project-based learning melalui kegiatan lesson study. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan kategori keaktifan siswa yakni pada siklus I berkategori aktif dan pada siklus II menjadi sangat aktif. Selain itu terjadi pula peningkatan hasil belajar yang ditinjau dari ketuntasan klasikal yakni pada siklus I 67% dan siklus II 79% dengan rata-rata hasil belajar pada siklus I 74 dan rata-rata hasil belajar pada siklus II 78. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model project-based learning melalui kegiatan lesson study dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. It is important for teachers to innovate in learning in order to be able to increase student learning activities which are expected to be able to improve learning outcomes. This study aims to increase student learning activities and outcomes by applying a project-based learning model through lesson study activities. This research is a collaborative classroom action research. Data collection techniques by observing and tests. Based on the results of the study, it was obtained an increase in the activity category of students, namely in the first cycle they were active and in the second cycle they became very active. In addition, there was also an increase in learning outcomes in terms of classical completeness, namely in cycle I 67% and cycle II 79% with an average learning outcome in cycle I 74 and an average learning outcome in cycle II 78. Thus, it can be concluded that the application the project-based learning model through lesson study activities can improve student learning activities and outcomes.
Interelasi model Problem Based learning dan Interaksi Teman Sebaya melalui Sikap Matematis terhadap Prestasi Matematika Wardi, Zaotul; Satriawan, Rody; Ahyan, Shahibul; Halqi, Muhammad
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 3 (2023): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i3.1514

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mendeskripsikan pengaruh langsung maupun tidak langsung dari model PBL dan interaksi terhadap prestasi melalui sikap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini telah dilaksanakan di MTs Darusshalihin NW Kalijaga. Sampel diambil secara acak, terpilih kelas VIII sebanyak 46 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan: model PBL tidak berpengaruh langsung terhadap sikap (P = 0,130 > 0,05), interaksi tidak berpengaruh langsung terhadap sikap (P = 0,062 > 0,05), model PBL tidak berpengaruh secara langsung terhadap prestasi (P = 0,736 > 0,05), interaksi tidak berpengaruh langsung terhadap prestasi (P = 0,736 > 0,05), dan sikap tidak berpengaruh secara langsung terhadap prestasi (P = 0,297 > 0,05). Selain itu, interaksi teman sebaya berpengaruh secara tidak langsung melalui sikap matematis siswa sebesar 0,028 terhadap prestasi matematika siswa, dan model PBL berpengaruh secara tidak langsung melalui sikap matematis sebesar 0,026 terhadap prestasi matematika siswa. This study aims to describe the direct and indirect influence of the PBL model and interactions on achievement through attitudes. This study is quantitative. The population is all of the students of the junior high school, and the sample is class VIII which consists of 46 students. The instruments used in data collection were questionnaires and tests. Data were analyzed using path analysis. The results showed: that the PBL model had no direct effect on mathematical attitudes (P = 0.130 > 0.05), peer interaction had no direct effect on students' mathematical attitudes (P = 0.062 > 0.05), the PBL model had no direct effect on students' mathematics achievement (P = 0.736 > 0.05), peer interaction has no direct effect on students' mathematics achievement (P = 0.736 > 0.05), and students' mathematical attitudes have no direct effect on students' mathematics learning achievement (P = 0.297 > 0.05). Apart from that, peer interaction has an indirect influence on students' mathematical attitudes of 0.028 on students' mathematics achievement. The PBL model has an indirect effect through mathematical attitudes of 0.026 on students' mathematics achievement.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Self-Efficacy Zohriah, Zohriah; Ahyan, Shahibul; Endriana, Neny
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v4i3.1993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran inkuiri terhadap komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-efficacy pada materi Bilangan Berpangkat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimen dengan design One-Group Pretest-Posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 35 siswa kelas VIII dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Probality Sampling dengan jenis Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes essay, angket self-efficacy, dan observasi kegiatan belajar mengajar. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini dilihat dari hasil . Adapun nilai koefesien determinasinya sebesar 34% dan setelah dimasukkan data variabel moderatornya nilai koefesien determinasinya meningkat menjadi  46,7%. Hal ini menunjukkan bahwa self-efficacy memperkuat hubungan anatara model pembelajaran inkuiri dan komunikasi matematis siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-efficacy. Penggunaan model pembelajaran inkuiri mampu menciptakan pembelajaran yang intraktif, sehingga siswa dapat lebih komunikatif dalam menyampaikan ide ataupun gagasan mereka dengan cukup percaya diri. This study aims to determine the effect of using the inquiry learning model on students' mathematical communication, which was reviewed from self-efficacy on Power Number material. The type of research used is Quasi Experiment with One-Group Pretest-Posttest design. The population and sample in this study were 35 eighth-grade students, with the sample taken using Probability Sampling with Simple Random Sampling type. The research instruments used were an essay test, a self-efficacy questionnaire, and an observation of teaching and learning activities. Data analysis techniques using a simple linear regression test. The research results can be seen in the t-count (4.124)  t-table (2.035). The coefficient of determination value is 34%, and after the moderator variable data is entered, the coefficient determination value increases to 46.7%. It shows that self-efficacy strengthens the relationship between the inquiry learning model and students' mathematical communication.  So, it can be concluded that the inquiry learning mode influences student mathematical communication regarding self-efficacy. Using the inquiry learning model can create interactive learning so the students can be more communicative in conveying their ideas with sufficient confidence.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE LECTORA INSPIRE PADA MATERI PERBANDINGAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP Mahmudah, Rivadatul; Ahyan, Shahibul; Rasidi, Ahmad
Journal of Honai Math Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to develop the media of mathematics teaching using lectora inspire software in proportion material. This research was conducted as the research development, such as: visual aspect and audio, languages, the effect of use teaching strategies and material aspect. This research was involved the media expert, material expert and students’ response to conduct the research. Totally the media was developed showing the excellent criteria, it is 97% score based on the media expert and 86% based on the material expert. Based on the student responses, it shows 76% as the good criteria. So that why, the researcher can be concluded that this media gave a positive effect for the user, based on the results of students with 74% score and it can be as the alternative media to conduct teaching learning process. DOI:  https://doi.org/10.30862/jhm.v1i1.769
Penguatan Kapasitas Guru Penggerak dalam Pembelajaran Berpusat pada Siswa melalui Kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC) Shahibul Ahyan; Baiq Fatmawati; Baiq Fitri Rahmawati; Baiq Hikmah Widiawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2513

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru yang tergabung pada Komunitas Guru Penggerak (KGP) Lombok Timur dalam melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC). Pengabdian ini melibatkan 27 guru penggerak jenjang SD dan SMP di Kabupaten Lombok Timur. Ada empat tahapan pelaksanaan pengabdian ini yaitu focus group discussion, sosialisasi dan workshop desain pembelajaran berpusat pada siswa melalui kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC), melakukan plan bersama, serta praktek buka kelas dan forum refleksi pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 85% peserta memahami dengan baik mengenai LSLC. Disamping itu, peserta sangat antusias dan terlibat aktif dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Pada saat pelaksanaan buka kelas, proses pembelajaran yang dilakukan sudah berpusat pada siswa. Siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Strengthening the Capacity of Teachers in Student-Centered Learning through Lesson Study for Learning Community (LSLC) Activities This service aims to provide an understanding to teachers who are members of the East Lombok Community of Teacher Movers (KGP) in implementing student-centered learning through Lesson Study for Learning Community (LSLC) activities. This service involved 27 mobilizing teachers at the elementary and junior high school levels in East Lombok Regency. There are four stages of implementing this service, namely focus group discussions, socialization and workshops on student-centered learning design through Lesson Study for Learning Community (LSLC) activities, conducting joint plans, as well as open class practices and learning reflection forums. The results of the service showed that 85% of the participants had a good understanding of LSLC. In addition, participants were very enthusiastic and actively involved in every activity implementation. During the open class implementation, the learning process was student-centered. Students were actively involved during the learning process.