Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : educatio

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED Ahyan, Shahibul; Indriana, Neny
Educatio Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.718 KB) | DOI: 10.29408/edc.v9i2.73

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan problem based learning dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa pada mata kuliah Geometri Transformasi semester IV A tahun akademik 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Adapun teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif dari data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata kemampuan komunikasi matematis mahasiswa siklus pertama 61 meningkat menjadi 72 pada siklus kedua. Oleh karena itu, Kemampuan komunikasi dan berpikir kritis matematis mahasiswa pada mata kuliah Geometri Transformasi dapat ditingkatkan dengan menggunakan Problem Based Learning. Keywords: Komunikasi matematis, problem based learning, penelitian tindakan kelas
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Ahyan, Shahibul
Educatio Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.351 KB) | DOI: 10.29408/edc.v6i1.25

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX SMP NW Kalijaga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi.  Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,41% dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 14,02 yang termasuk pada kategori cukup aktif. Sedangkan, persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus II sebesar 86,21% dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 17,08 yang termasuk pada kategori aktif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED Shahibul Ahyan; Neny Indriana
Educatio Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i2.73

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan problem based learning dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa pada mata kuliah Geometri Transformasi semester IV A tahun akademik 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Adapun teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif dari data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata kemampuan komunikasi matematis mahasiswa siklus pertama 61 meningkat menjadi 72 pada siklus kedua. Oleh karena itu, Kemampuan komunikasi dan berpikir kritis matematis mahasiswa pada mata kuliah Geometri Transformasi dapat ditingkatkan dengan menggunakan Problem Based Learning. Keywords: Komunikasi matematis, problem based learning, penelitian tindakan kelas
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Shahibul Ahyan
Educatio Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v6i1.25

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX SMP NW Kalijaga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi.  Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,41% dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 14,02 yang termasuk pada kategori cukup aktif. Sedangkan, persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus II sebesar 86,21% dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 17,08 yang termasuk pada kategori aktif.
Analisis Kritis Implementasi Supervisi Akademik Dan Implikasinya Pada Kinerja Guru Di Sekolah Dasar Gugus Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur: indonesia Pathurrahman Pathurrahman; Badaruddin Badaruddin; Shahibul Ahyan
Educatio Vol 21 No 2 (2026): Educatio
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v21i2.32484

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the implementation of academic supervision in elementary schools in the Mamben Lauk cluster, Wanasaba District. Identify inhibiting and supporting factors in the implementation of academic supervision. Analyze the implications or impacts of academic supervision on improving teacher performance. Reveal teachers' perceptions of the academic supervision practices they experience. This study uses a qualitative approach, the subjects of this study are 10 people (5 Principals and 5 teachers), data sources in this study are primary and secondary data, data collection instruments are observation, interviews, and documentation, data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that supervision helps teachers develop more systematic learning tools, although in some cases it is still administrative in nature. Teachers implement learning according to the lesson plan (RPP) with a variety of methods, but evaluation is still predominantly cognitive. The affective and psychomotor domains have not been optimally addressed. Schools that implement follow-up in the form of reflective discussions and workshops have been shown to improve teacher performance while simultaneously impacting student learning outcomes. Supervisory competencies are mostly obtained from practical experience in the field. Harmonious relationships and open communication become social capital that strengthens the implementation of supervision. The impact on student learning outcomes is only significant in schools that consistently implement supervisory follow-up.