Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembuatan Jembatan Sederhana Menggunakan U-Ditch dan Plat Dekker Dalam Meningkatkan Mobilisasi dan Ekonomi Masyarakat Desa Sei Semayang Sumatera Utara Rasdinanta Tarigan; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Delisma Siregar; Samsudin Silaen; Benar Benar; Parman Parman; Palghe Tobing; Bakti Viyata Sundawa
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2896

Abstract

Kondisi jembatan warga yang ada di Desa Semayang Kecamatan Sunggal tidak layak digunakan karena terbuat dari bahan kayu dan sudah lapuk. Jembatan tersebut selalu digunakan warga sekitar dalam beraktifitas sehari-hari. Hal ini membutuhkan suatu perbaikan jembatan yang lebih kokoh agar memudahkan mobilisasi warga dalam mencari nafkah. Untuk itu, kegiatan ini membangun jembatan sederhana menggunakan U-Ditch dan plat dekker menggantikan jembatan kayu yang ada sebelumnya. Diharapkan dengan jembatan ini, maka dapat meningkatkan mobilisasi dan ekonomi warga.
Pemanfaatan Air Tanah Dangkal Untuk Sumber Air Irigasi Pada Kelompok Tani Tani Abadi Desa Sambirejo Provinsi Sumatera Utara Mizanuddin Sitompul; Nofriadi Nofriadi; Rhini Wulan Dary; Delisma Siregar; Dina Tri Septiningtiyas
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.3370

Abstract

Salah satu unsur yang sangat penting pada sektor pertanian adalah air. Tersedianya air harus terjamin agar tanaman pertanian bisa tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Pada lahan pertanian yang dikelola oleh Kelompok Tani Tani Abadi tidak memiliki jaringan irigasi teknis. Petani menjadikan air hujan sebagai sumber utama air irigasi. Kelompok tani sering mengalami kekurangan bahkan tidak tersedianya air pada saat persiapan/pembajakan lahan, persemaian, maupun pada masa tanam terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu (ekstrim) seperti saat ini. Ketersediaan air selalu menjadi masalah utama yang dihadapi oleh petani terutama saat musim tanam tiba. Solusi yang ditawarkan adalah penyediaan air irigasi pertanian dengan memanfaatkan air tanah dangkal melalui pembangunan sistem irigasi perpompaan sebanyak 1 unit pada lahan pertanian yang dikelola oleh Kelompok Tani Tani Abadi yang menjadi mitra. Pemanfaatan air tanah dangkal dengan melakukan pengeboran sumur pada titik lokasi air tanah dangkal di lahan pertanian mitra, kemudian dengan bantuan mesin pompa air, mengalirkan air tanah langsung maupun melalui selang buang ke areal pertanian. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah 1 unit sistem irigasi perpompaan.
EVALUATION OF ROAD DAMAGE LEVEL USING PCI AND BINA MARGA METHOD ON BM MUDA ROAD, PADANGSIDIMPUAN CITY Annisah Mardiah Harahap; Delisma Siregar; Efri Debby Ekinola; Morin Morissa Lumbantoruan
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22194209

Abstract

Jalan BM Muda is an urban road in Padangsidimpuan City that supports community mobility and local activities. Increasing service age and traffic have produced various pavement distresses that may reduce road performance. This study evaluates the pavement condition of Jalan BM Muda STA 0+000–2+000 using the Pavement Condition Index (PCI) and Bina Marga methods. Field surveys identified distress type, severity, and extent, while a traffic survey provided average daily traffic (LHR) data. The PCI analysis produced an average score of 37.91, classified as Poor. The Bina Marga analysis produced a Priority Order (UP) of 10, indicating routine maintenance. The different results arise from the distinct parameters and purposes of the two methods. PCI measures physical pavement condition from the type, severity, and extent of distress, whereas Bina Marga combines road condition and traffic volume to determine treatment priorities. Thus, the road section is physically Poor under PCI and is assigned routine maintenance under Bina Marga.