Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSEP TROPICAL MODERN PADA INTERIOR KANTOR BPTPH PROVINSI JAWA BARAT Faizah, Hasna Nur; Firmansyah, Rangga; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kerja merupakan salah satu faktor yang harus dicapai dalam lingkup sebuah organisasi ataupun instansi agar tujuan dari organisasi atau instansi tersebut dapat tercapai.  Salah satu aspek yang mendukung agar hal tersebut dapat tercapai yaitu penataan interior pada ruang kantor sebuah organisasi atau instansi. Interior pada sebuah kantor harus didesain sedemikian rupa mulai dari penerapan konsep yang matang, penataan furnitur, penentuan material yang akan digunakan, hingga penyediaan  fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Salah satu  contoh  kasusnya  yaitu  pada  objek  perancangan  kali  ini,  yaitu  Kantor  BPTPH Provinsi  Jawa  Barat  yang  berlokasi  di  Jl.  Ciganitri  II,  Bojongsoang,  Kabupaten Bandung,  Jawa Barat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara,  interior Kantor BPTPH  Provinsi  Jawa  Barat  ini  memiliki  beberapa  kekurangan  dalam  penataan interiornya,  diantaranya  yaitu  pengaturan  organisasi  ruang,  penataan  layoutfurnitur,  interior belum memiliki  konsep,  serta  fasilitas  ruang  yang  terdapat  pada bangunan  kantor  tersebut  belum  dapat  memenuhi  seluruh  kebutuhan  para pegawainya. Maka  dari  itu,  perlu  dilakukannya  redesain  terhadap  interior  Kantor BPTPH Provinsi  Jawa Barat untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut agar seluruh aktivitas pegawai kantor dapat berjalan dengan produktif serta efisien. Kata Kunci: redesain, interior, Kantor BPTPH Provinsi Jawa Barat
PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT UMUM KASIH BUNDA CIMAHI, JAWA BARAT DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT Salmarisha, Dinda; Firmansyah, Rangga; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Umum Kasih Bunda merupakan  institusi kesehatan tipe C swasta yang  terletak  pada  lokasi  strategis  Kota  Cimahi,  Jawa  Barat  yang  awalnya  dibangun sebagai klinik bersalin dikembangkan menjadi rumah sakit umum tipe C. Adanya pandemi Covid-19  juga  berpengaruh  terhadap  perlunya  rumah  sakit  menerapkan  konsep  new normal hospital. Namun pada  kondisi eksisting,  rumah  sakit belum memenuhi  standar yang sesuai dengan tipe dan penyesuaian new normal. Rumah sakit bukan hanya sebagai tempat yang memberi fasilitas medis, tetapi terdapat standar yang harus dipenuhi sesuai dengan PERMENKES yang sesuai dengan tipe baik itu pelayanan, sarana, prasarana hingga desain  fisik  yang  akan  berpengaruh  terhadap  kenyamanan  dan  kesejahteraan  pasien. Maka dari  itu perlu dilakukan  redesain  interior  yang mampu menjawab permasalahan yang ditemukan pada eksisting rumah sakit. Melalui pendekatan healing environment dan menyesuaikan dengan konsep new normal hospital, maka dapat diciptakan interior rumah sakit yang mampu memberi efek psikologis positif untuk menunjang proses kesembuhan pasien.  Kata kunci: desain interior, healing environment, new normal, rumah sakit umum
PERANCANGAN ULANG INTERIOR TANJUNG LESUNG BEACH HOTEL DENGAN PENDEKATAN BUDAYA SUKU BADUY Putri, Sherina; Andrianawati, Aida; Maulina Hanafiah, Ully Irma
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjung Lesung merupakan salah satu kota wisata pantai terletak di kabupaten Pandeglang, Banten yang memiliki potensi keindahan alam pantai yang terjaga keindahannya dan dekat dengan kawasan wisata alam. Tanjung Lesung merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus yang diperuntukkan sebagai zona perkembangan pariwisata yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2012. Salah satu tujuan dari adanya resort yaitu untuk menghadirkan suasana yang berbeda dengan memanfaatkan potensi yang ada seperti pemandangan alam dan budaya sekitar. resort merupakan sebuah tempat tinggal sementara bagi seseorang yang bertujuan untuk menyegarkan raga dan jiwa dan raga yang berlokasi pada daerah wisata dengan dilatarbelakangi dengan keadaan alam seperti pantai atau gunung yang bertujuan untuk menfasilitasi wisatawan dalam berekreasi. Metode perancangan yang digunakan yaitu dengan observasi lapangan, studi banding, dan studi literatur. Data yang didapat dianalisis lalu di programming dan disusun menjadi tema konsep hingga menjadi hasil akhir perancangan. Tujuan dari perancangan ulang Tanjung Lesung Beach Hotel adalah untuk merancang hotel resort bintang 4 dengan pendekatan budaya suku Baduy agar budaya tersebut dapat dikenal oleh wisatawan dan menjadi pengaruh besar dalam nilai jual untuk meningkatkan daya tarik wisatawan untuk menjadi pilihan destinasi rekreasi.Kata kunci : Budaya, Resort, Baduy
PERANCANGAN BARU GEDUNG PERTUNJUKAN TEATER MODERN DI KOTA BANDUNG Syarah, Siti Halimatusy; Abdulhadi, Reza Hambali Wilman; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki beragam seni dan budaya di dalamnya. Diantara banyaknya lingkung seni di Kota Bandung tersebut, salah satu yang terbanyak adalah seni pertunjukan teater. Berdasarkan pada data lingkung seni Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung, terdapat sekitar lebih dari 40 komunitas seni teater khususnya seni teater modern yang berada di kota Bandung dan masih aktif hingga saat ini. Sayangnya, para komunitas tersebut memiliki kekurangan dalam segi fasilitas untuk menunjang kegiatan mereka baik dari segi latihan maupun pertunjukan. Walaupun Bandung telah memiliki beberapa Gedung pertunjukan, namun fasilitas yang ada pada gedung-gedung tersebut dirasa kurang mumpuni, terlebih tampilan gedung yang kurang cocok untuk dikatakan modern. Oleh karenanya, perancangan gedung pertunjukan teater modern di Bandung ini dibuat dengan dasar kebutuhan komunitas akan fasilitas yang mumpuni khususnya pada segi interior Gedung tersebut. Selain atas dasar tersebut, rancangan gedung yang nantinya akan dibuat dengan tampilan modern juga dapat dijadikan alasan untuk menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Bandung dan menonton pertunjukan.Kata kunci: pertunjukan teater, interior, modern, komunitas seni teater
PERANCANGAN BARU INTERIOR HOTEL RESORT BINTANG EMPAT DI MANDALIKA DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS LOMBOK Muarrafah, Annisa; Andrianawati, Aida; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Lombok menyimpan kekayaan budaya dan pariwisata alam yang indah. Hal tersebut menjadikan Pulau Lombok khususnya wilayah Mandalika menjadi salah satu Destinasi Wisata Super Prioritas (DSP) yang memiliki potensi tinggi dalam pengembangan pariwisata. Sehingga, berdasarkan visi yang telah ditetapkan oleh pemerintah diharapkan bahwa Lombok dapat menjadi pariwisata dan akomodasi yang dapat membawa ciri khas lokalitas budaya masyarakat. Dengan adanya kunjungan wisatawan dapat memberikan dampak terhadap usaha sektor pariwisata hotel dan pengembangan pariwisata. Namun, masih sedikit hotel berbintang yang memberikan kenyamanan terhadap fasilitas umum dan fasilitas khusus yang terakomodasi dengan maksimal serta belum maksimalnya implementasi unsur lokal. Perancangan ini memiliki tujuan untuk dapat memberikan fasilitas ruang yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung hotel resort yang sekaligus dapat merepresentasikan kekayaan dan keadaan lokal dengan pendekatan lokalitas Lombok. Perancangan dan pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi secara langsung, wawancara, studi literatur, dan studi banding sehingga membentuk analisis dan solusi yang disesuaikan dengan permasalahan dan fenomena terkait kenyamanan dan kebutuhan lokalitas. Perancangan diharapkan dapat memberikan Pengalaman tidak terlupakan serta meningkatkan pengembangan pariwisata Lombok melalui fasilitas yang diterapkan pada interior hotel resort.Kata Kunci: Desain Interior, Hotel Resort, Lombok, Mandalika, Lokalitas
PERANCANGAN BARU INTERIOR KANTOR REKTOR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KAMPUS 2 SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG Dengan Pendekatan Brand Identity Izdihar, Winona Rahma; Andrianawati, Aida; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki dua cabang universitas yang berlokasi di kecamatan Cibiru dan kecamatan Gedebage, Bandung. Objek perancangan yang diambil adalah Gedung rektor kampus 2 milik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang berlokasi di kecamatan Gedebage. Gedung rektor kampus 2 tersebut berbeda dengan gedung rektorat kampus 1 yang berada di kecamatan Cibiru. Kedua gedung tersebut memiliki identitas, tujuan, dan pengguna yang berbeda. Oleh karena itu, kebutuhan dan fasilitas pengguna didalamnya perlu diperhatikan berdasarkan standarisasi bangunan gedung negara dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 22/PRT/M/2018 dan Peraturan Presiden No 73 tahun 2011. Namun faktanya gedung rektor kampus 2 tersebut tidak memenuhi standar luas ruang yang setara dengan ruang Eselon IA. Dikarenakan permasalahan tersebut, maka gedung rektor kampus 2 dirancang dengan pendekatan brand identity yang berfokus kepada menonjolkan identitas dengan memperhatikan kebutuhan dan fasilitas pengguna dengan pertimbangan berdasarkan luasan gedung yang lebih minim dari standar. Maka adanya pertimbangan penambahan dan pengurangan ruang disesuaikan dengan pengguna.Kata kunci: Kantor rektor, Brand identity, Fasilitas pengguna, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
PERANCANGAN BARU INTERIOR MUSEUM SENI PATUNG BALI DI KOTA DENPASAR DENGAN PENDEKATAN SUASANA RUANG Yani, Ni Komang Ayu Sari Undari; Sarihati, Titihan; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum Seni Patung merupakan museum dalam golongan Art Museumdikarenakan hanya menyajikan benda berkaitan dengan kesenian. Seni Patung di Balitelah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, maka dari itu wisatawan yangberkunjung ke Bali pasti akan menjumpai berbagai macam jenis patung. Kunjunganmuseum di Bali mengalami fluaktif, hal ini disebabkan tidak terpenuhinya standarisasimuseum, tidak hanya itu berdasarkan studi banding yang dilakukan suasana museumpatung di Bali dirasakan gelap, kosong bahkan memiliki aura mistis, dan saat ini museumdi Bali hanya sekedar memerkan benda koleksi tanpa adanya informasi mendalammengenai benda koleksi tersebut. Museum seni patung di Bali yang masih belummenonjolkan suasana ruang dan tata cara display yang baik sehingga mengakibatkanmuseum tidak bekerja secara maksimal secara fungsi yaitu edukatif dan rekreatif.Perancangan Museum Seni Patung Bali di kota Denpasar dengan pendekatan suasanaruang bertujuan untuk memaksimalkan fungsi museum melalui suasana ruang yangmenyesuaikan informasi benda koleksi berdasarkan lini masa perkembangan senipatung di Bali dengan menerapkan elemen pembentuk suasana ruang sepertipencahayaan, audio, warna, bentuk dinding, bentuk ceiling, dan pola lantai sehinggamenjadikan museum ini lebih edukatif dan atraktif.Kata kunci: Museum,Seni Patung Bali,Suasana Ruang.
PERANCANGAN MUSEUM DIASPORA BUGIS DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS Azzahrah, Alifiah; Andrianawati, Aida; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Passompe, julukan lain dari Suku Bugis yang melakukan Diaspora/ merantaukeluar dari daerah asal mereka yaitu Sulawesi Selatan. Suku Bugis mulai melakukanDiaspora secara kecil-kecilan mulai dari tahun 1600 dan secara besar-besaran pada tahun1900. Mereka berpencar keluar dari sulawesi selatan menuju provinsi hingga negara lain.Namun, kehebatan diaspora Suku Bugis kini tidak dikenali lagi utamanya oleh remajaSulawesi Selatan. Sehingga untuk menghindari hilangnya identitas tersebut, makadidesain suatu museum di Sulawesi Selatan tepatnya di Center Point Of Indonesia. Denganmengangkat konsep tematik, Museum Diaspora Bugis ini dibagi menjadi beberapa areayang dirunutkan dari area diaspora umum, perkapalan, perikanan, agrikultur, keagamaan,peperangan hingga kerajaan. Pada keseluruhan area tersebut memiliki suasana ruangsesuai dengan koleksi yang dipajang di area tersebut. Metode yang dilakukan padaperancangan ini adalah metode kualitatif yang didukung dengan observasi lapangan.Dengan pendekatan lokalitas dengan tema kapal pinisi pada museum diaspora bugis,diharapkan perancangan kali ini dapat kembali mengenalkan dan menghidupkan Kembalibudaya dan sejarah suku bugis yang telah terserus gelombang modernisasi. Pendekatanlokalitas juga diharapkan dapat menjadi suatu tema yang mendukung pengelompokanpada storyline museum. Sehingga, dengan pendekatan diatas, dapat menyelesaikanpermasalahan yang telah dipaparkan utamanya dalam modernisasi sekarang.Kata Kunci : Diaspora, tematik, museum, pinisi, bugis.
PERANCANGAN BARU THE ALANA HOTEL BINTANG 4 DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BRAND IDENTITY Kurnia, Dewanti Anggun; Andrianawati, Aida; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini membahas perancangan baru untuk The Alana Hotel, sebuah hotel bintang 4 yang akan berlokasi di Bandung dengan pendekatan brand identity bertujuan agar dapat memperkuat branding hotel dengan menerapkan desain yang mengikuti regulasi dari The Alana Hotel. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Data tersebut dianalisis dengan mempertimbangkan site hotel, bangunan existing, alur aktivitas pengguna, serta kebutuhan ruang yang diperlukan. Hasil analisis ini membentuk dasar untuk mengembangkan konsep perancangan. Konsep perancangan diusulkan dengan tema yang menggabungkan unsur etnis budaya lokal dan penggayaan modern untuk menciptakan suasana relaksasi dan revitalisasi yang unik. Sirkulasi ruang dirancang menggunakan pendekatan linear, grid, dan axial untuk menciptakan alur yang efisien dalam hotel. Selain itu, konsep bentuk diambil dari motif kain batik dan wayang untuk memberikan ciri khas pada desain interior hotel. Dengan demikian, karya ilmiah ini menawarkan perancangan yang berfokus pada menciptakan identitas merek yang kuat dan suasana yang khas untuk The Alana Hotel, dengan harapan bahwa hotel ini akan menjadi destinasi unggulan di kota Bandung dan menarik perhatian para wisatawan serta meningkatkan kepuasan pengunjung.Kata kunci: Perhotelan, Pariwisata, Brand Identity
PERANCANGAN INTERIOR GRAND WHIZ HOTEL DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BRAND IDENTITY Ramdhani, Dea; Andrianawati, Aida; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung, sebagai salah satu kota besar di Pulau Jawa, memiliki potensi bisnis, perdagangan, pariwisata, dan pusat pemerintahan yang tinggi. Pertumbuhan jumlah wisatawan yang signifikan menunjukkan kebutuhan akan fasilitas hotel yang memadai untuk memenuhi permintaan akomodasi pariwisata. Oleh karena itu, Grand Whiz Hotel hadir sebagai hotel bisnis bintang 4 dengan fasilitas sesuai standar peraturan Menteri Pariwisata. Berlokasi strategis di Jl. Jendral Sudirman, hotel ini menargetkan pebisnis, wisatawan, dan tamu transit. Perancangan ini bertujuan menciptakan hotel bintang 4 dengan identitas dan karakteristik unik Grand Whiz Hotel. Fokus desain interior adalah kenyamanan pengunjung dan memenuhi standar hotel serta Brand identity ditekankan untuk memperkuat citra merek hotel. Metode perancangan yang digunakan mencakup pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi serta studi banding dengan hotel-hotel sejenis. Diharapkan perancangan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, komunitas, institusi penyelenggara pendidikan, dan bidang keilmuan interior. Dan juga Hotel ini diharapkan dapat menjadi sarana akomodasi yang menarik bagi pebisnis dan wisatawan yang datang ke Kota Bandung, serta membantu meningkatkan ekonomi pariwisata di daerah Bandung.Kata kunci: Hotel, Brand Identity, Bandung