Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERBEDAAN ANTROPOMETRI BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL YANG MELAKUKAN PRENATAL YOGA DAN SENAM HAMIL Imelda Fitri; Della Ardina; Sara Herlina
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2919

Abstract

The incidence of anxiety among pregnant women in Indonesia reaches 28.7%, with moderate anxiety occurring in pregnant women nearing childbirth. Excessive maternal anxiety increases stress hormone levels, affecting the fetus, such as increasing the risk of preterm birth and low birth weight. Objective: To determine the differences in anthropometry (weight, length, and head circumference) of newborns between pregnant women practicing prenatal yoga and those participating in pregnancy exercises in Sungai Asam Village, Reteh District. Method: This study uses a quasi-experimental method with a two-group posttest design. The study was conducted in May-June 2024 in Sungai Asam Village, Reteh District. The research instruments included prenatal yoga checklist sheets, pregnancy exercise guides, and delivery reports. The sampling technique used was purposive sampling with 28 samples (14 for prenatal yoga intervention and 14 for pregnancy exercise intervention). Data analysis techniques included univariate and bivariate analysis using Independent T-test and Mann-Whitney test in SPSS 25. Results: The study showed no differences in anthropometry (weight, length, and head circumference) of newborns between pregnant women practicing prenatal yoga and those participating in pregnancy exercises. The weight of newborns had a p-value of 0.113, body length had a p-value of 0.464, and head circumference had a p-value of 0.978. Conclusion: Prenatal exercise (prenatal yoga and pregnancy exercises) is beneficial in optimizing fetal growth and development, as indicated by the newborns’ anthropometric measurements (weight, length, head circumference) within normal limits.
HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU BERSALIN Fitri, Imelda; Badriyah, Nurul; Dewi Anita Sari, Citra
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 12 No 2 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v12i2.2549

Abstract

Prevelensi anemia meningkat dua tahun terakhir. Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan limgkar lengan atas (LILA) dengan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu bersalin. Desain penelitian ini Cross Sectional. Sampel penelitian ini ibu bersalin berjumlah 43 responden, teknik pengambilan sampelnya menggunakan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Praktek Mandiri Bidan Rosita Pekanbaru, instrumen penelitian adalah pita ukur LILA dan easy touch untuk mengukur kadar Hb . Data dianalisis dengan uji Chi Square dengan signifikan p<0,5. Hasil penelitian menunjukkan ibu bersalin dengan LILA kurang (< 23,5 cm) memiliki 5 kali (OR=5,11, 95% CI : 1,28-20,49) lebih besar kemungkinan mengalami anemia dari pada ibu bersalin yang LILA normal, ada hubungan lingkar lengan atas dengan kadar hemoglobin ibu bersalin dengan (p < 0,05). Lingkar lengan atas yang merupakan indikator status gizi ibu bersalin, jika dibawah standar (< 23,5)  beresiko untuk anemia.      
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT : PIPER BETLE TERHADAP FLOUR ALBUS Roza, Andalia; Fitri, Ainil; Saniya, Saniya; Susanti, Lasiah; Fitri, Imelda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.26282

Abstract

Keputihan adalah semua pengeluaran cairan alat genitalia yang bukan darah. Keputihan bukan penyakit tersendiri, tetapi manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan. Melihat fenomena ini, pengobatan non-farmakologis merupakan pilihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi keputihan, salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diberikan pada wanita yang mengalami keputihan yaitu membasuh organ intim dengan cairan antiseptik. Contohnya menggunakan rebusan daun sirih untuk membersihkan organ intim setelah BAK dan BAB. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan tentang pentingnya daun sirih, cara membudidayakannya, cara membuat rebusan daun sirih hingga bisa digunakan untuk cairan antiseptik untuk mencegah keputihan. Manfaat dari pengabdian masyarakat diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan dan membudidayakan tanaman obat ini. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu yang ada di lingkungan Kelurahan Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dimulai dengan mengajari ibu PKK untuk menanam tanaman obat ini, kemudian mengajari ibu-ibu dalam hal pembuatan cairan antiseptik ini sampai dengan tata cara pemakaian, yang dipertemuan terakhir akan dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pema ini. Pengetahuan ibu-ibu PKK terhadap pemanfaatan tanaman obat ini meningkat dari 54% sebelum dilakukan kegiatan ini menjadi 90% setelah kegiatan pengabdian ini.
PENDAMPINGAN KADER DAN IBU BALITA DALAM SOSIALISASI MPASI PREBIOTIK KUE BANGKIT UBI JALAR UNGU Fitri, Imelda; Hotmauli, Hotmauli; Nurmaliza, Nurmaliza; Wahyuningsih, Endah; Sari, Tyagita Widya; Fridons, Aurel
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26697

Abstract

Gangguan tumbuh kembang merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Tujuan Kegiatan untuk mendampingi dan menambah pengetahuan ibu kader dan balita di Posyandu Posyandu Muda Ternama Tua Terbilang dalam pencegahan malnutrisi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk penyuluhan Kesehatan dan sosialisasi MPASI kue bangkit ubi jalar ungu. Peserta diberikan materi tentang MPASI sesuai standar gizi seimbang dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dimana terdapat pengisian kuisioner pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan Kesehatan. Peserta kegiatan yaitu ibu kader dan balita di Posyandu Muda Ternama Tua Terbilang sebanyak 10 orang dimana kegiatan berlangsung selama 100 menit. Ibu balita mampu memahami dengan baik tentang MPASI dengan adanya peningkatan hasil rata-rata nilai pengetahuan dari 5,3 menjadi 7,6 (hasil pre-test dan post-test) sebesar 2,3 point. diharapkan PKM ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masalah gangguan gizi dapat teratasi.
IMPLEMENTASI PKPR DENGAN PELATIHAN KADER KESEHATAN REMAJA DESA LANGKAN, KECAMATAN LANGGAM, KABUPATEN PELALAWAN, RIAU Fitri, Imelda; Kusnaini, Peni; T, Klira Rahma Devi; Putri, Marni Aliza; Rizkyalma, Syifa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31645

Abstract

Pentingnya kesehatan remaja sebagai calon penerus bangsa memerlukan penanganan yang komprehensif untuk mencegah berbagai masalah kesehatan seperti anemia, gizi seimbang, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan penyalahgunaan NAPZA. Untuk mendukung hal tersebut, Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) diluncurkan, melibatkan sekolah dan masyarakat dengan pelatihan kader kesehatan remaja. Artikel ini membahas implementasi PKPR melalui pelatihan kader kesehatan remaja di SMPN 2 Langgam, yang dilaksanakan pada 1 Juli 2024, dengan melibatkan 15 siswa. Pelatihan ini bertujuan membekali remaja dengan keterampilan dasar pertolongan pertama, meningkatkan kemampuan dalam identifikasi masalah kesehatan, dan pengembangan program edukasi kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata siswa dari 16,6 menjadi 19,2, dengan selisih peningkatan sebesar 2,6 poin. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa dan mempersiapkan mereka sebagai kader kesehatan yang kompeten untuk menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungan mereka. Dukungan dari pihak terkait seperti puskesmas dan guru sangat memperkuat hasil kegiatan ini.
Pengaruh Antenatal Class Dengan Teknik Relaksasi Terhadap Kesehatan Mental Ibu  Pre Partum Imelda Fitri; Aurelia Fridons
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i2.3133

Abstract

Cases of mental health disorders are the biggest cause of maternal mortality (MMR) in Indonesia. Pregnant women with mental health disorders have risk factors resulting in miscarriage, bleeding during labor and postpartum hemorrhage and mothers are susceptible to infection, fetuses are at risk of premature birth, fetuses are susceptible to infection and Intra Uterine Fetal Death (IUFD). Objectives To determine the effect of antenatal classes with relaxation techniques on the mental health of pre-partum mothers in Pekanbaru City. Method This research is a quantitative study with a quasi-experimental research design using 2 groups, namely the intervention group of 30 people given antenatal class material treatment and applying breathing relaxation techniques for 1 month with 4 meetings and a control group of 30 people who were not given treatment for 1 month. The sampling technique is purposive sampling, primary and secondary data sources, Instruments used are attendance lists, paper questionnaires, KIA books, relaxation music, and antenatal class education modules. The research location is at the Senapelan Health Center and Rumbai Health Center, Data analysis uses univariate analysis and bivariate analysis with SPSS 21 dependent T-test. Results The average mental health score of the control group pretest (84.0) and posttest (71.9) P 0.000 while the intervention group pretest (64.4) and posttest (45.1) P 0.000. There is an effect of antenatal class with relaxation techniques on the mental health of prepartum mothers. The conclusion is that antenatal class with relaxation techniques is a new innovation to improve the mental health of prepartum mothers.
Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas Fitri, Imelda; Ramadani, Andika Wahyu; Yulianti, Yulianti; Humaira, Ifka; Malinda, Tiara Tsani; Juliani, Ela; Septyan, Muhammad Rizky; Ramadhania; Jumaidi, Agus; Zalfrianto, Reyhan; Apriliyana, Wika; Winda, Fatma
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 5 No. 1 (2026): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v5i1.3779

Abstract

Masa remaja merupakan tahap transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada fase ini, rasa ingin tahu terhadap kesehatan reproduksi sangat tinggi, namun seringkali berdasarkan informasi yang terbatas atau kurang tepat. Kondisi tersebut membuat remaja rentan mengalami masalah seperti infeksi menular seksual (IMS), perilaku seksual berisiko, kehamilan tidak diinginkan, serta dampak negatif pornografi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Kuantan Hilir. Penyuluhan dilakukan melalui media presentasi, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi meliputi remaja, pubertas, organ reproduksi, pencegahan IMS, dan bahaya pornografi. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar siswa berpengetahuan rendah hingga sedang dengan distribusi nilai 30–50 (60,6%), serta tidak ada yang memperoleh nilai sempurna. Setelah edukasi, hasil post-test meningkat signifikan: 54,54% siswa memperoleh nilai 100, 24,24% nilai 90, dan 15,15% nilai 80, tanpa nilai di bawah 70. Edukasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan menegaskan peran strategis sekolah dalam menyediakan informasi akurat serta mudah dipahami.  
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Upaya Pemberdayaan Masyarakat Imelda Fitri; Rifa Rahmi; Hotmauli Hotmauli
Faletehan Health Journal Vol 8 No 03 (2021): Faletehan Health Journal, November 2021
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v8i03.264

Abstract

The data of Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) in Riau Province in the last three years was always the lowest. The purpose of this study was to examine the influence of family-based community empowerment through integrated healthcare center (Ina. posyandu), the caders, the organizing or group on the CLHB at Muara Fajar Landfills, Rumbai, Pekanbaru. The research design was cross sectional. The samples were 26 housewives at RT 01/RW 03 of Muara Fajar Landfills, Rumbai, Pekanbaru. The research instrument was a questionaire. The data was analyzed by Pearson correlation and linier regression test. The results showed that family-based community empowerment through caders significantly influenced the clean and healthy living behavior (p value 0.0020) and had the biggest influence 0.2 times (r = 0.455; R2= 0.207). The scores was compared to the family-based community empowerment through integrated health care center and the organizing which influence scores respectively were 0.123 times (r = 0.348; R2= 0.121) and 0.024 times (r = 0.141; R2= 0.020). There were still community on health standard I (3.9%) and and health standard II (7.7%).
PEMBERDAYAAN KADER DAN IBU BALITA DALAM LOVING BABY MASSAGE DI KELURAHAN KAMPUNG BARU, KECAMATAN SENAPELAN PEKANBARU Imelda Fitri; Hotmauli Hotmauli; Nurmaliza Nurmaliza; Endah Wahyuningsih; Aurelia Fridons; Nurhamidah Setia Resdiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.35791

Abstract

Pentingnya kesehatan bagi masyarakat agar dapat meningkat kesejahteraan hidup memerlukan penanganan yang komprehensif Non Farmakologi untuk mencegah berbagai masalah kesehatan pada bayi seperti gizi seimbang, kebutuhan makanan sehat, bayi kolik, dan lainnya. Untuk mendukung hal tersebut, Program atau kegiatan pijat bayi ini diluncurkan, melibatkan pemberdayaan ibu-ibu PKK atau masyarakat sekitar kelurahan kampung baru. Artikel ini membahas tentang pemberdayaan ibu-ibu PKK mengenai Pijat cinta, yang dilaksanakan pada 28 September 2024, dengan melibatkan beberapa masyarakat. kegiatan ini bertujuan membekali ibu ibu PKK atau masyarakat dengan pengetahuan baby massage agar menurunkan angka kematian pada anak. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata ibu atau orang tua dari 7,2 menjadi 10, dengan selisih peningkatan sebesar 2,3 poin. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mempersiapkan mereka sebagai kader kesehatan yang kompeten untuk menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungan mereka. Dukungan dari pihak terkait seperti posyandu, puskesmas dan edukasi tenaga kesehatan sangat memperkuat hasil kegiatan ini
Cegah Stunting Melalui Pendampingan Ibu Balita di Posyandu RW 01 Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru Imelda Fitri; Syahda Elsavira; Jihan Bela Islami; Dwi Jayanti; Sausan Sabira; Arguna Lenggogeni; Dandy Sayundra; Juliana Rosmasari; Livia Amelia Sari; Vira Aulia Putri; Yoanita Nabila; Oktavia Veronika; Putri Desinta; Ovi Wiranda; Raihana Satira; Yulia Afrina
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i2.1068

Abstract

The problem health of stunting needs serious attention. This activity aims to assist and increase the knowledge of mothers at posyandu picking happy days in achieving the goal of preventing stunting in children in order to achieve a state of complete physical and mental well being and free from chronic diseases. The method used in this activity is in the form of health counseling using a tool in the form of posters. Participants were given material on stunting and continued with a question and answer session, where there was filling out of knowledge questionnaires before dan after health counseling. The activity participants, namely mothers at the posyandu, picked happy days as many as people where the activity lasted 100 minutes. All mother of child were able to understand well to prevent stunting by increase in the average value of knowledge from 5.4 to 7.8 (pre-test and post-test results) of 2.5 points. It is hoped that PKM activities can be carried out continuously, so that prevent of stunting can early detect.