Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Village Information Systems through Aerial Mappingfor Simpang Ayam Village, Bengkalis District, Bengkalis Regency: Peningkatan Sistem Informasi Desa melalui Pemetaan Udara untuk Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Suryanita, Reni; Maizir, Harnedi; Saily, Randhi; Firzal, Yohannes; Roza, Yenita; Olivia, Yessi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/kmv0jy74

Abstract

Simpang Ayam Village, located in Bengkalis Regency, Riau, possesses significant economic potential, especially in rubber and palm oil plantations. However, limited geospatial data has hindered effective development planning. In this community service project, the University of Riau team employed aerial photography with drones to create a geospatial map of the village. The data collected was processed using Agisoft Photoscan software, resulting in a detailed map of the village's central area, stored in the village's Geographic Information System (GIS). This map provides essential information for targeted infrastructure planning and economic development. Consequently, village officials have access to more accurate data, supporting precise and participatory decision-making. This project is expected to enhance public service quality and promote sustainable village development.
Pembuatan Peta Potensi Wisata di Kelurahan Rimba Sekampung Saily, Randhi; Maizir, Harnedi; Haniza, Sjelly; Hamidi, Ahmad; Azhari, Ridho; Paramitha Anggraeni Hidayat, Dina
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/z6dggz52

Abstract

Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, memerlukan bahan yang dapat menjadi data pendukung. Peta potensi kawasan wisata dapat dijadikan sebagai acuan untuk tujuan destinasi yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis khususnya Kelurahan Rimba Sekampung memiliki perbatasan dengan laut sehingga mempunyai garis pantai yang bisa dijadikan objek wisata. Kekurangannya adalah perangkat kelurahan belum mempunyai peta yang jelas dan terukur. Sehingga hal ini menjadi alasan bagi tim pengabdian kepada masyarakat STT Pekanbaru untuk membantu membuatkan peta informasi geospasial potensi kawasan wisata. Sumber data yang didapat adalah foto udara yang didapat dengan bantuan alat drone. Setelah itu dilakukan interpretasi data menggunakan software Arc-GIS. Luaran yang dihasilkan adalah peta yang bisa memberikan informasi seperti batas wilayah RT, jalan, garis pantai, area perairan dan area permukiman.
Penyuluhan Perencanaan Rumah Tahan Gempa Kepada Siswa SMK Negeri 1 Ujung Batu Ahmad hamidi; Haniza, Sjelly; Jusi, Ulfa; Maizir, Harnedi; Yasri, Desi; Zuhro
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/a4136v64

Abstract

A building, especially a building and a residence, is an absolute primary physical facility for modern humans whose function is to provide a place for them to live and work. As time goes by, the need for housing has become one of the main needs in carrying out activities, so to support the movement of human activities, a building that meets the structural and comfort requirements is needed. The structural requirement in question is a strong building to withstand earthquake loads because in general Indonesia is on the ring of fire line from the composition of the area with a high enough earthquake risk so for planning the building must meet the requirements of a strong structure. The design of earthquake-resistant buildings is not only for tall buildings but also for simple buildings such as residential houses so that if an earthquake occurs, the building will still stand strong and the people who live in the house are still in a safe condition.
Peningkatan Kepadatan dan Daya Dukung Tanah dengan Pencampuran Tanah Lempung dan Pasir Maizir, Harnedi; Suryanita, Reni; Harnedi, Raihan Arditama
Jurnal Teknik Sipil Vol 31 No 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil - Edisi Desember
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2024.31.3.4

Abstract

Abstrak Kepadatan dan kekakuan tanah merupakan permasalahan yang harus diperhatikan dalam perencanaan struktur bangunan konstruksi. Hal ini disebabkan tanah berperan sebagai media yang menahan beban ataupun aksi dari konstruksi yang akan dibangun di atasnya. Perbaikan tanah dengan mencampurkan dua material merupakan salah satu cara untuk memenuhi kekuatan yang dibutuhkan. Perubahan cuaca dan suhu di lapangan menjadi faktor yang menjadikan tanah tidak stabil. Perbaikan tanah yang dilakukan berasal dari Proyek pekerjaan Tol Pekanbaru – Bangkinang yang berasal dari empat lokasi pengamatan. Penelitian ini dilakukan dengan mencampurkan dua material tanah dengan perbandingan 1:1 dari lokasi yang berbeda. Setelah itu dilakukan pengujian CBR, Berat Jenis, Batas-batas Atterberg dan berat volume untuk setiap benda uji. Hasil penelitian berupa nilai CBR yang menunjukkan bahwa nilai CBR tertinggi berada pada tanah campuran Pasir 2 dengan Tanah 2 dengan nilai CBR 34.34 %. Nilai CBR terendah didapatkan pada campuran Tanah Pasir 1 dengan Tanah 1 dengan 21.5%. Campuran antara Pasir 1 dengan Tanah 2 memiliki nilai CBR 25.3%, sedangkan Pasir 2 dengan Tanah 1 memiliki nilai CBR 24.8% tidak terlalu jauh dengan Pasir 1 dengan Tanah 2. Kepadatan kering maksimum untuk pasir 1 tanah 1 adalah 1.944 gr/cc. Pasir 1 dengan tanah 2 adalah 1.943 gr /cc. pasir 2 dengan tanah 1 adalah 1.996 gr/cc. Sedangkan pasir 2 dengan tanah 2 adalah 1.930 gr /cc. Perbedaan relatif kepadatan kering maksimum dipengaruhi oleh variasi ukuran butiran pada metode kepadatan ringan (standar). Kata Kunci: Nilai CBR, kekakuan tanah, perbaikan tanah, tanah lempung, pasir Abstract Soil density and bearing capacity are problems that must be considered in the planning of construction building structures. This is because the soil acts as a medium that holds the weight or action of the construction to be built on it. Stability by mixing two materials is one way to meet the required strength. The changes in weather and temperature in the field are factors that make the soil unstable. The samples carried out came from the Pekanbaru - Bangkinang Toll Road Project which came from the four observation locations. This research was conducted by mixing two soil materials with a ratio of 1: 1 from different locations. After that, testing the CBR, Specific Gravity, Atterberg limits, and volume weight for each specimen. The results of the study were CBR values which indicated that the highest CBR value was in a mixture of Sand 2 and Soil 2 with a CBR value of 34.34%. The lowest CBR value was found in a mixture of Sand 1 and Soil 1 with 21.5%. The mixture between Sand 1 and Soil 2 has a CBR value of 25.3%, while Sand 2 and Soil 1 have a CBR value of 24.8%. The maximum dry density for Sand 1 Soil 1 is 1.944 Gr/cc. Sand 1 with soil 2 is 1,943 Gr / cc. Sand 2 with soil 1 is 1.996 Gr/cc. While sand 2 with soil 2 is 1,930 Gr/cc. The relative difference in maximum dry density is influenced by grain size and is not influenced by compaction energy and mold size in the light density method (standard). Keywords: CBR value, soil stiffness, soil stabilization, clay soil, sand
Mapping the Economic Potential of the Community of Teluk Latak Village, Bengkalis District, Bengkalis Regency through an MSMEs: Pemetaan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Melalui Survey UMKM Suryanita, Reni; Raihan Arditama Harnedi; Yohannes Firzal; Benny Hamdi Rhoma Putra; Yenita Roza; Poppy Nurmayanti; Harnedi Maizir
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i3.17284

Abstract

This community service activity (PKM) was carried out in Teluk Latak Village, Bengkalis District, Bengkalis Regency, Riau Province. This activity records the socio-economic potential of Teluk Latak Village which focuses on Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Although the majority of residents do not experience problems in doing business, some business actors report difficulties, especially in marketing and promoting the products that have been produced. Therefore, this PKM activity collected data on the economic potential in Teluk Latak Village based on information from MSME players. The PKM activity method is carried out through a field survey involving MSME business actors using the interview method and analyzing data related to the economy. The survey results show that the majority of MSME activists in Teluk Latak Village are engaged in weaving. This finding illustrates the strong economic potential, especially in the weaving MSME sector. It is hoped that the results of data collection on economic potential through this PKM activity can be used as a reference for optimal efforts in developing the potential of Teluk Latak Village. The results of the analysis show that improving marketing and promotion strategies can overcome the obstacles faced by some MSME actors, so that economic development in Teluk Latak Village can be carried out holistically, maximizing the potential of the MSME sector and overcoming obstacles that may arise.
Analisis Geoteknik Runway Bandara Sultan Syarif Kasim II International Airport STA 2+300 hingga STA 2+600 Muhardi, Muhardi; Maizir, Harnedi
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.213

Abstract

Bandara Runway Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II mengalami kenaikan jumlah penumpang dan barang serta pergerakan lalu lintas pesawat, pada tahun 2018 pertumbuhan penumpang datang dan berangkat meningkat sebesar 13,92%, lalu lintas pesawat meningkat sekitar 23,27% dan barang meningkat sekitar 64,17% Proyeksi untuk tahun 2025 memperkirakan peningkatan penggunaan runway menjadi 69.369 pesawat. Pada November 2018, terjadi kerusakan pada aspal runway di segmen STA 2+240 hingga STA 2+600 yang menimbulkan keprihatinan terkait operasional dan keselamatan penerbangan di Bandara SSK II. Studi penyelidikan dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan dan mencari langkah perbaikan yang tepat. Metodologi investigasi tanah yang digunakan meliputi pengujian lapangan (boring tanah, SPT, dan CPTu, analisis data boring, dan uji laboratorium mekanika tanah serta analisa geoteknik. Penyelidikan geotek berfokus pada runway STA 2+300 hingga STA 2+600 Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Provinsi Riau. Hasil dari Pengujian CPTu menunjukkan kapasitas dukung tanah lebih rendah dibandingkan dengan Pengujian Laboratorium. Perhitungan konsolidasi tanah menggunakan data CPTu menghasilkan nilai yang lebih tinggi daripada data dari Pengujian Laboratorium. Metode Schmertmann memberikan nilai konsolidasi tanah yang lebih rendah dibandingkan metode Muni Budhu. Time rate konsolidasi memenuhi kriteria untuk sebagian besar lokasi, kecuali STA 2+500 yang tidak memenuhi syarat. Derajat konsolidasi masih di bawah 90%, menunjukkan penurunan tanah yang lama dengan estimasi penurunan yang signifikan (>2.5 cm). Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada STA 2+380 hingga STA 2+600.
Perilaku Mekanik Bata Ringan Dengan Penambahan Silica Fume Subagiono, Yon; Maizir, Harnedi; Suryanita, Reni
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 3 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.3.194-204.2020

Abstract

Bata beton ringan memiliki keuntungan praktis dan ekonomis dalam pelaksanaan kontruksi sehingga permintaan pasar untuk bata ringan semakin meningkat selama beberapa tahun terakhir. Selain itu pemakaian bata beton konvensional sebagai bahan bagunan non-struktural dinilai masih cukup besar massa jenisnya sehingga memberikan beban lebih ke struktur bangunan. Untuk itu diperlukan bata beton yang memiliki bobot yang lebih ringan sehingga dapat meningkatkan efisiensi baik bahan dan beban yang ditahan struktur maupun pondasi dari bangunan. Penggunaan bata ringan pada umumnya sebagai non struktur berupa dinding panel dan pelat atap. Salah satu cara untuk mengurangi kepadatan bata beton ringan adalah dengan menambahkan pori-pori udara dalam campuran pasta semen atau mortar. Penambahan pori-pori udara dilakukan dengan penambahan foaming agent. Dalam perkembangan teknologi bahan bata ringan perlu ditingkatkan lagi efisiensi dari segi penggunaan bahan dan kualitas bata ringan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi campuran yang optimal pada bata ringan tipe Cellular Lightweight Concrete dengan penambahan silica fume. Benda uji dibuat dalam ukuran 10 cm x 20 cm x 60 cm dengan memvariasikan komposisi silica fume dalam 5 komposisi yaitu 0%, 5%, 10% 15% dan 20% dari berat semen yang digunakan dalam campuran bahan. Selanjutnya dilakukan perawatan bata ringan pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Pengujian mekanik yang dilakukan  adalah pengujian kuat tekan secara merata pada bagian atas bata ringan. Instrumen pengukuran yang digunakan pada penelitian adalah load cell sebagai pengukur beban dan Linear Variable Differential Transformer (LVDT) untuk mengukur penurunan (displacement) yang terjadi pada permukaan yang dibebani. Data keluaran yang dapat diperoleh dari pengujian ini adalah kuat tekan, modulus elastisitas dan displacement. Nilai kuat tekan bata ringan pada umur 28 hari untuk komposisi 1 sebesar 0,47 MPa, komposisi 2 sebesar 0,82 MPa, komposisi 3 sebesar 0,87 MPa, komposisi 4 sebesar 0,70 MPa, dan komposisi 5 sebesar 0,61 MPa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komposisi bahan campuran yang menggunakan bahan tambah  silica fume dengan persentase  10% dari berat semen menghasilkan kuat tekan yang paling tinggi dengan penurunan permukaan sebesar 3.5 mm saat dibebani dan modulus elastisitas 527.62 kg/m3. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dalam industri dan penelitian bata ringan dengan bahan tambah silica fume untuk mendapatkan sifat mekanik yang optimal pada bata ringan.
PENINGKATAN SARANA SANITASI MUSHOLA DARUL FALAH DI DESA PONGKAI ISTIQOMAH KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR Haniza, Sjelly -; Jusi, Ulfa; Maizir, Harnedi; Hamidi, Ahmad; Saily, Randhi; Yandes, Ath Thaariq Muhammad
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 1 No. 2 (2022): Inovasi Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan UMKM dan Komunitas
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v1i2.1158

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan salah satu tujuan program kesehatan untuk memperoleh derajat kesehatan masyarakat yang kondusif. Salah satu program tersebut adalah peningkatan sarana dan prasarana yang dimiliki bersama oleh masyarakat. Mushola Daraul Falah terletak di desa Pongkai Istiqomah yang merupakan fasilitas yang dimiliki bersama oleh masyarakat setempat. Saat tim melakukan survei lapangan, diketahui bahwa musala tidak memiliki fasilitas kamar mandi yang layak untuk digunakan. Hasil rapat dan diskusi dengan tim dan pejabat penanggung jawab dilakukan dalam bentuk perbaikan fasilitas kamar mandi dan pembuatan septic tank. Pelaksanaan pekerjaan ini dilaksanakan bekerjasama dengan masyarakat setempat selama 4 hari. Kegiatan ini meliputi pemasangan keramik lantai dan dinding, pemasangan closed squat untuk 2 kamar mandi dan pembuatan septic tank (1,5 x1) m dengan kedalaman 1,5 m. Hasil dari kegiatan ini diharapkan masyarakat akan merasa nyaman menggunakan musala dan lingkungan sekitar musala menjadi bersih dan tidak ada bau yang menyengat disekitarnya.