Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Optimalisasi Literasi Digital untuk Meningkatkan Pemahaman Teknologi Informasi dan Kemampuan Identifikasi Hoax pada Siswa Sekolah Menengah Atas M. Ari Prayogo; Febri Ramanda; Kharisma Kharisma
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v7i1.3233

Abstract

The development of information technology and social media facilitates the dissemination of information, but also increases the risk of spreading fake news or hoaxes among students. Low digital literacy skills make students vulnerable to receiving and spreading information without first verifying it. This Community Service activity aims to increase students' understanding of the dangers of hoaxes, improve digital literacy skills, and train information verification skills using digital technology. The partners in this activity were 86 grade 10 students of SMA Negeri 1 Bontang. The activity was implemented through educational seminars, interactive lectures, discussions, case simulations, and direct practice using the Google Lens and Gemini applications for technology-based fact-checking. The activity was carried out for two days, namely on September 8-9, 2025. The level of activity success was measured through participant observation, pre- and post-tests, and participant reflections after the activity. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the meaning of hoaxes, the characteristics of false information, and the importance of digital literacy in the use of social media. In addition, students were able to practice using Google Lens and Gemini to verify information independently. This activity also had a positive impact on changing students' attitudes, encouraging them to be more critical, wise, and responsible in receiving and disseminating digital information. Therefore, digital literacy-based anti-hoax education can be an effective way to foster a healthy digital culture among students.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Materi Pengenalan Perangkat Keras Komputer pada Kelas VII Arya Always; M. Ari Prayogo
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5210

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi pengenalan perangkat keras komputer untuk siswa kelas VII SMP Negeri 34 Samarinda. Latar belakang penelitian adalah keterbatasan media konvensional yang membuat siswa kesulitan memahami konsep abstrak perangkat keras. Teknologi AR dipilih karena mampu menampilkan objek tiga dimensi secara interaktif sehingga pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara guru, perancangan dengan storyboard, pengembangan menggunakan Web AR Studio, Canva, dan Sketchfab untuk menghasilkan konten AR berupa objek 3D yang diakses melalui QR code. Implementasi dilakukan dengan uji coba terbatas pada siswa kelas VII serta validasi ahli media, ahli materi, dan angket siswa. Hasil penelitian menunjukkan media AR layak digunakan dengan skor ahli media 94%, ahli materi 97%, dan uji coba siswa 86%. Media ini membantu siswa memvisualisasikan perangkat keras, meningkatkan motivasi belajar, serta memudahkan guru menyampaikan materi. Kesimpulannya, media AR efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran Informatika.