Claim Missing Document
Check
Articles

PENENTUAN EFISIENSI KINERJA ALAT PEMANAS JACKETED VESSEL BERPENGADUK (E-380) PADA PEMBUATAN PASTA GIGI DI PT SEJAHTERA UTAMA Putra, Eno Budhi Triadmaja; Hardjono, Hardjono; Prasetyo, Bowo Pujo
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i2.6714

Abstract

Vessel berjaket adalah jenis wadah atau tangki yang digunakan dalam proses industri untuk mengontrol suhu reaksi dan perpindahan panas dalam sistem. vessel berjaket terdiri dari dua lapisan dinding yaitu dinding dalam dan dinding luar. Dinding bagian dalam merupakan wadah utama bagi bahan atau campuran yang  direaksikan atau dipanaskan. Sedangkan dinding luar berbentuk mantel yang mengelilingi dinding bagian dalam Dalam industri Jacketed Vessel sering digunakan dalam proses produksi seperti industri kosmetik. Kinerja Jacketed Vessel pada proses di industri perlu diperhatikan, hal ini bertujuan untuk menjaga efisiensi pemanasan atau pendinginan berjalan secara normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi efisiensi Jacketed Vessel dari nilai koefisien perpindahan panas dalam proses pembuatan pasta gigi. Tahapan awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data desain dari Jacketed Vessel dan data saat kondisi operasi. Variabel yang digunakan adalah suhu operasi dari 12 hari kerja. Hasil penelitian yang didapat pada kinerja Jacketed Vessel untuk nilai U data desain sebesar 8,807 Btu/(jam).(ft2).(0F), sedangkan nilai U rata-rata dari hasil penelitian didapatkan 7,261 Btu/(jam).(ft2).(0F) dengan efisiensi 88,28%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa alat Jacketed Vessel tidak bekerja pada efisiensi 100%, akan tetapi kinerja alat masih optimal karena memiliki nilai efisiensi di atas 70%.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Penumpang KMP. Tongkol di Pelabuhan Ujung-Kamal PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya Narti, Narti; Setiono, Benny Agus; Hardjono, Hardjono
JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN Vol 10 No 2 (2020): bulan Maret
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/japk.v10i2.17

Abstract

Service is an attempt to provide assistance or assistance to others, both in the form, material or non-material so that the person can overcome the problem itself. Based on the phenomenon that occurred at PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Surabaya branch in observations made by the author found that the facts in the field or precisely in KMP. Tongkol quality of services provided is not good it is seen from the lack of seasts, cleanliness of the bathroom, and lack of hospitality from employees. The study uses quantitative methods is a study by obtaining data in the form of respondets, namely KMP. Tongkol data collection techniques using questionnaire and interview methods with KMP. Tongkol. From the results of the research that has been done it can be concluded that, the results of the validity test are valid, the reliability test is reliable, the hypothesis test and the simple linear regression test. It can be seen from the service of employees when serving passengers in buying tickets, very kind and friendly in their attitude and speech, the employees are also alert when a passenger experiences difficulty in parking their vehicle.
PID-Controlled Pyrolysis of Medical Mask Waste for Enhanced Alternative Fuel Production Lusiani, Cucuk Evi; Dewi, Ernia Novika; Hardjono, Hardjono; Naryono, Eko; Febriani, Nahdiyah Nur; Nurlaila, Istiqomah Hanifa
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 9 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtkl.v9i2.8685

Abstract

The escalating volume of plastic-based medical mask waste, exacerbated by the COVID-19 pandemic, presents an urgent environmental challenge that can be addressed through sustainable valorization. This study proposes a novel, integrated approach by evaluating the effectiveness of a Proportional-Integral-Derivative (PID) temperature control system to minimize thermal fluctuations critical for consistent product selectivity of the pyrolysis process. A rigorous comparative evaluation of the Cohen-Coon (CC) and Internal Model Control (IMC) tuning methods demonstrated IMC's superiority, achieving a significantly shorter settling time of 114 minutes and a low overshoot of 0.45, ensuring stable isothermal operation. Pyrolysis process conducted under this optimized control condition (at 250°C for 5 hours) resulted in high liquid fuel yields and improved physical characteristics (density 785.8 kg/m3, viscosity 1.546 cSt). Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC-FID) confirmed that the liquid fuel exhibits hydrocarbon fractions highly similar to commercial kerosene and diesel. These findings underscore that the precision of the IMC-PID method is the key technical enabler for enhancing both process stability and the subsequent quality and yield of valuable liquid fuel derived from medical mask waste.
Penyuluhan Analisis Ekonomi Dan Teknik Pengemasan VCO Untuk Tim PKK Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang Hakim, Arif Rahman; Susanti, Ari; Iswara, Mochammad Agung Indra; Hadiantoro, Sigit; Hardjono, Hardjono
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4305

Abstract

VCO (Virgin Coconut Oil) merupakan produk olahan buah kelapa yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan baku maupun dikonsumsi secara langsung. Dengan bahan baku yang mudah didapat, VCO memiliki banyak khasiat dan harganya murah serta pengolahan yang sederhana. Warga RT 05 RW 07 belum memiliki informasi tentang teknik pengemasan dan potensi ekonomi dari VCO, sehingga Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat kepada warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo yakni penyuluhan analisis ekonomi dan teknik pengemasan VCO. Dalam kegiatan tersebut melibatkan staf pengajar dan mahasiswa dalam rangka meningkatkan informasi dan pengetahuan pada masyarakat. Metode yang dilakukan oleh tim PkM adalah melakukan penyuluhan tentang teknik pengemasan serta perhitungan analisis ekonomi berupa Break Event Point (BEP), percent Return of Investment (%ROI), dan Payback Period (PP) dengan menggunakan Microsoft Excel. Sehingga hasil analisis ekonomi yang didapat adalah dalam sehari minimal memproduksi 2 botol 100 mL agar mencapai titik impas (BEP), sementara nilai %ROI sebesar 79% dan payback period selama 1,3 bulan. Hasil kuisioner tingkat kepuasan mitra “Sangat Setuju/ Sangat Puas” dengan adanya penyuluhan, persen indeks skala Likert sebesar 91,54%. Dengan adanya penyuluhan tersebut, warga RT 05 RW 07 telah memperoleh informasi dan menambah pengetahuan tentang bagaimana cara mengemas produk VCO yang baik dan benar, serta berapa keuntungan yang didapat dari penjualan VCO
PENGARUH PENAMBAHAN NUTRISI NPK DALAM PEMBUATAN BIOETANOL DARI KULIT PISANG KEPOK DENGAN PROSES FERMENTASI Swetachattra, Fara P.; Gafiera, Illiya N; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.26

Abstract

Salah satu solusi dari meningkatnya sampah organik adalah dengan dimanfaatkan sebagai bioetanol. Bahan baku pembuatan bioetanol dapat berasal dari pati, gula, dan serat selulosa seperti kulit pisang kepok. Tujuan penelitian untuk mempelajari pengaruh massa nutrisi terhadap yield dan konversi bioetanol yang dihasilkan. Variabel tetap berupa waktu fermentasi dan volume starter. Variabel berubah berupa NPK 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; dan 0,5. Pembuatan bioetanol diawali proses pre treatment yakni mengecilkan ukuran kulit pisang menjadi tepung. Proses kedua adalah hidrolisis dengan H2SO4 5% dipanaskan pada suhu 100°C selama 1,5 jam. Hasil hidrolisis disaring dan filtratnya digunakan untuk fermentasi. Filtrat diatur pH-nya hingga 4 dengan menambahkan NaOH. Saccharomyces cereviseae dan nutrisi dicampur kemudian disimpan di botol coklat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar nutrisi NPK yang ditambahkan maka semakin besar yield dan konversi yang dihasilkan. Nilai yield dan konversi yang tertinggi sebesar 12,43% dan 1,85% diperoleh dari massa NPK 0,3% difermentasi selama 6 hari.
PENGARUH RASIO MASSA KATALIS CaO DAN RASIO MOL MINYAK DENGAN METANOL PADA PROSES TRANSESTERIFIKASI MINYAK RANDU MENJADI BIODIESEL Retnaningtyas, Herawati; Nugroho, Khoirunnisa S.; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.28

Abstract

Pembuatan biodiesel pada umumnya dihasilkan melalui transesterifikasi minyak nabati yang dikatalisis oleh katalis basa atau asam homogen dengan cara dilarutkan di dalam metanol. Namun, penggunakan katalis homogen bersifat korosif dan sukar dipisahkan dari campuran reaksi sehingga penggunaan katalis ini tidak dapat di-recycle. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah menggunakan katalis heterogen seperti CaO. Limbah cangkang kerang darah sangat berpotensi untuk dijadikan sumber katalis heterogen karena melalui proses kalsinasi kandungan CaO pada cangkang kerang darah sebesar 99,09%. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh rasio mol minyak dengan metanol dan pengaruh rasio massa katalis CaO dari cangkang kerang darah dengan CaO murni terhadap %massa FAME yang dihasilkan. Katalis yang dihasilkan melalui proses kalsinasi dianalisis menggunakan metode XRD dan SEM-EDX. Variabel yang dipelajari adalah rasio mol minyak dengan metanol 1:5, 1:7, dan 1:9 dan rasio massa katalis CaO dari cangkang kerang darah dengan CaO murni 0:1, 1:3, 1:1, 3:1, dan 1:0. Berdasarkan hasil penelitian, %massa FAME maksimal didapatkan sebesar 98,37% pada kondisi rasio mol minyak dengan metanol 1:7 dan rasio massa katalis CaO dari cangkang kerang darah dengan CaO murni 0:1.
PENGARUH PENAMBAHAN NUTRISI UREA DALAM PEMBUATAN BIOETANOL DARI KULIT PISANG KEPOK DENGAN PROSES FERMENTASI Gafiera, Illiya N; Swetachattra, Fara P; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.31

Abstract

Kulit pisang merupakan limbah yang mengandung monosakarida terutama glukosa sebesar 8,16% yang berpotensi untuk bahan bakar berupa bioetanol. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh massa nutrisi urea terhadap yield dan konversi bioetanol yang dihasilkan. Massa nutrisi yang digunakan pada penelitian ini adalah 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4%, 0,5%. Pembuatan bioetanol dilakukan dengan 3 tahapan: pretreatment, hidrolisis dan fermentasi. Pretreatment kulit pisang dengan melakukan pengecilan ukuran kulit pisang hingga menjadi tepung. Selanjutnya dihidrolisis dengan menggunakan H2SO4 5% selama 1,5 jam pada suhu 100°C. Hasil hidrolisis disaring dan di fermentasi secara anaerob sesuai waktu yang ditentukan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa semakin banyak massa nutrisi yang digunakan maka semakin besar yield dan konversi yang dihasilkan. Nilai yield dan konversi tertinggi yang dihasilkan sebesar 16,43% dan 3,38% diperoleh pada massa nutrisi sebesar 0,4% dan waktu fermentasi 4 hari.
PENGARUH VARIASI WAKTU DAN SUHU PENCELUPAN PADA PROSES HOT DIP GALVANIZING TERHADAP KETEBALAN PERMUKAAN BAJA DI PT BONDI SYAD MULIA GRESIK Widyanto, Yugata Gama; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.83

Abstract

Galvanisasi merupakan proses pelapisan dengan seng (Zinc), dengan cara mencelupkan logam yang akan dilapisi kedalam media pelapis zinc yang sebelumnya telah mengalami proses peleburan, dimana titik lebur logam pelapis harus lebih rendah dari logam yang akan dilapisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu pencelupan dan temperatur terhadap proses pencelupan. Analisis yang akan dilakukan adalah uji ketebalan permukaan dan melakukan uji kekerasan bahan setelah dilakukan pencelupan. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah baja dengan tipe UNP, Sebelum dilakukan Hot Dip Galvanized perlu dilakukan pretreatment menggunakan bahan kimia, yaitu proses degreasing, water rinsing, pickling, fluxing, drying. Setelah itu dilakukan tahap Galvanisasi, Variabel yang akan digunakan adalah suhu zinc bath 440oC,445oC,450oC dan waktu pencelupan 2,4,6,8,10 menit. Dari hasil analisis semakin lama waktu pencelupan pada proses hot dip galvanizing mengakibatkan semakin tebal lapisan zinc yang dihasilkan dan Semakin tinggi temperatur zinc saat proses hot dip galvanizing juga mengakibatkan semakin tebal lapisan zinc yang dihasilkan, di karenakan kekentalan dari zinc menurun.
PERHITUNGAN ENERGI MEKANIS PADA EFISIENSI POMPA FEED BOILER WATER DI UNIT WASTE SULPHURIC ACID Ramadhany, Roshana Lailia; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.80

Abstract

Dalam kehidupan manusia di peradaban masa kini, pompa sangat penting artiannya dalam kehidupan keseharian manusia demi menunjang berbagai macam fasilitas ataupun yang berkaitan dengan sector industri pada umumnya.Pembahasan masalah pompa sentrifugal ini juga bertujuan untuk mengetahui karakterisasi yaitu dengan menghitung neraca energi mekanis sehingga akan didapatkan efiesiensi pompa dalam persen.Pompa adalah suatu alat atau mesin yang digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui suatu media perpipaan dengan cara menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung secara terus menerus.Pompa mempunyai peranan penting dan dapat dijumpai hampir di setiap industri, baik industri kecil maupun industri besar. Pompa sentrifugal mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik (aliran, kecepatan dan tekanan) dan motor AC mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.Banyak sentrifugal besar menghasilkan efisiensi 75 - 90% dan yang kecil biasanya ke kisaran 50 - 70%. Pada penelitian kali ini menggunakan jenis pompa sentrifugal dan dihasilkan efisiensi sebesar 46,9%.
EVALUASI KOLOM DEBUTANIZER (FLRS T-102) DI UNIT RFCCU PT PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT III PLAJU - PALEMBANG Anggrianto, Arfenna Rizki; Pratika, Alifia Rian; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.56

Abstract

Salah satu unit yang penting di RU III Plaju adalah unit Light Ends. Kolom Debutanizer adalah salah satu peralatan yang berperan penting di Light Ends Unit. Proses yang terjadi pada kolom ini adalah proses distilasi bertekanan, dimana tekanan sistem pada kolom dijaga lebih kurang 11 kg/cm2, kemudian diharapkan pada tekanan seperti itu, terjadi pemisahan yang baik antara untreated LPG dengan untreated naphta secara optimal. Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas produk untreated LPG dan untreated naphta, maka diperlukan pengaturan kondisi operasi kolom debutanizer yang tepat dan akurat, sehingga diperoleh produk yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Metode yang digunakan adalah metode perhitungan short-cut yang meliputi perhitungan material balance kolom debutanizer (FLRS-T-102), menentukan kondisi umpan masuk, efisiensi tray kolom secara menyeluruh. Pengumpulan data didapatkan dari data di industri dan di control room RFCCU. Berdasarkan hasil perhitungan pada kolom Debutanizer FLRS-T-102 dapat di simpulkan bahwa jumlah tray minimum yang didapatkan dari perhitungan adalah sebanyak 7 tray. Sedangkan tray pada kondisi aktual sebanyak 25 tray. Sehingga didapat efisiensi sebesar 28%.
Co-Authors Agustina, Laelatus Syifa Sari Anggrianto, Arfenna Rizki Aprilia, Dila Ari Susanti Ariani Ariani Arif Rahman Hakim Arini Esti Astuti, Arini Esti Aryatama , Farhan Dewi, Ernia Novika Dita Ayu Permatasari, Dita Ayu Eko Naryono Fajaria, Annisa Nuris Fariha, Gian Faris Febriani, Nahdiyah Nur Firdaus, Muhammad Alfin Firnanda, Yeni Anggi Huda Gafiera, Illiya N Gayatri, Bintang Febrina Hadi Saroso Harmanto Harmanto Haryono Haryono Hersudin, Hersudin Hidayat, Nur Fajar Iswara, Mochammad Agung Indra Luchis Rubianto Lusiani, Cucuk Evi Mareta, Heppy Ria Muzakki, Fa'iza Putri Nadhziroh, Khoiriana Jesnita Narti Narti, Narti Nelson Simanjuntak Nugraha, Dwi Rendy Arya Nugroho, Khoirunnisa S. Nurismasari, Shilma Ananta Nurlaila, Istiqomah Hanifa Octavia, Amalia Dwi Pieris, John Pradita, Naufal ‘Azmi Prasetyo, Bowo Pujo Pratika, Alifia Rian Prayitno Prayitno Profiyanti Hermien Suharti Putra, Eno Budhi Triadmaja Ramadhan, Ednin Syahrul Ramadhan, Kautsar Luthfian Ramadhany, Roshana Lailia Retnaningtyas, Herawati Robbany, Muhammad Dusturuddin Rofiq, Mohammad Ainur Romadhon, Marsanda Sahila Sahari, Bintan Aulia Sabrina Larasati Setiawan, Muhammad Ebin Setiono, Benny Agus Shabrina Adani Putri, Shabrina Adani Shabrina, Rezka Wilda Siahaan, Chontina Sigit Hadiantoro, Sigit Sri Rulianah, Sri Sri Sulistyorini, Sri Sudarminto, Hadi Priya Supratiwi, Mahardika Swetachattra, Fara P Swetachattra, Fara P. Uthami, Ersa Wahyu Vivi Alvionita Sari, Vivi Alvionita Widyanto, Yugata Gama Yuyarti Yuyarti, Yuyarti