Claim Missing Document
Check
Articles

Penanaman nilai ecological citizenship melalui ekowisata hutan mangrove Putri, Rana Meltha; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik; Prima Ersya, Muhammad
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penanaman Nilai Ecological Citizenship melalui Ekowisata Hutan Mangrove Desa Apar Kota Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Ketua Pokdarwis, Kepala Desa, masyarakat, dan pengunjung. Teknik analisis data, yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman nilai ecological citizenship melalui ekowisata hutan mangrove Desa Apar Kota Pariaman dilakukan melalui empat tahapan, yaitu environmental knowledge, environmental skills, environmental attitudes, dan environmental participation. Kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai ecological citizenship melalui ekowisata hutan mangrove ini adalah masih adanya masyarakat yang merusak hutan mangrove dan belum adanya sanksi yang tegas diberikan bagi pelaku pengrusakan hutan mangrove.
Internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup dalam penguatan civic culture di SMP Ginasti, Anib; Rafni, Al; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana penanaman nilai-nilai peduli lingkungan dalam penguatan civic culture serta untuk menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penanaman nilai-nilai lingkungan hidup dalam penguatan civic culture. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Ketua Adiwiyata, Kepala SMPN 24 Padang, Wakil Kurikulum SMPN 24 Padang, Guru Mata Pelajaran PPKn serta siswa SMPN 24 Padang. Teknik analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji penelitian menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya internalisasi nilai lingkungan hidup dilakukan melalui beberapa program sekolah berupa semengober, Upacara Sekolah, Muhadharah, Literasi sekolah. Kendala yang dihadapi dalam internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup dalam penguatan civic culture yakni guru dan siswa baru yang masih memerlukan adaptasi terhadap program sekolah, keterbatasan anggaran tetap hingga sulitnya mendapatkan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan lingkungan hidup.
Eksistensi Tradisi Kenduri Padiang di Desa Semerap Kabupaten Kerinci Hermazea, Shindia; S, Nurman; Bakhtiar, Yusnanik; Sari, Oktaviani Puspita; Saputra, Kiki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai tradisi Kenduri padiang di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, yang disebabkan oleh kurangnya upaya sosialisasi dari tokoh adat setempat. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dimana data diperoleh dari hasil studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian, dan interpretasi data. Adapun hasil penelitian pertama nilai-nilai dalam tradisi Kenduri padiang antara lain nilai religius, yang terlihat dalam praktik-praktik doa dan ritual yang dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, nilai gotong royong yang tercermin dari masyarakat yang berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan acara, nilai musyawarah juga turut berperan dalam pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan tradisi Kenduri padiang. Kedua upaya untuk melestarikan tradisi Kenduri padiang dilakukan melalui berbagai cara. Sosialisasi, seminar, pertemuan adat, dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menjadi sarana penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan tradisi Kenduri padiang dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat desa Semerap di masa depan.
Eksistensi Tradisi Kenduri Padiang di Desa Semerap Kabupaten Kerinci Hermazea, Shindia; s, Nurman; Bakhtiar, Yusnanik; Sari, Oktaviani Puspita; Saputra, Kiki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai tradisi Kenduri padiang di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, yang disebabkan oleh kurangnya upaya sosialisasi dari tokoh adat setempat. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dimana data diperoleh dari hasil studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian, dan interpretasi data. Adapun hasil penelitian pertama nilai-nilai dalam tradisi Kenduri padiang antara lain nilai religius, yang terlihat dalam praktik-praktik doa dan ritual yang dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, nilai gotong royong yang tercermin dari masyarakat yang berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan acara, nilai musyawarah juga turut berperan dalam pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan tradisi Kenduri padiang. Kedua upaya untuk melestarikan tradisi Kenduri padiang dilakukan melalui berbagai cara. Sosialisasi, seminar, pertemuan adat, dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menjadi sarana penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan tradisi Kenduri padiang dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat desa Semerap di masa depan.
KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI TAHUN DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN MASYARAKAT TERDAMPAK Covid-19 Ulya, Desi; Hasrul, Hasrul; Ananda, Azwar; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.29

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun anggaran 2021 dalam upaya pengentasan kemiskinan yang terkena dampak Covid-19 di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Data yang telah diperoleh tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis data yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa calon penerima bantuan langsung tunai desa dengan sasaran keluarga miskin yaitu keluarga miskin dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), sedangkan yang tidak mendapatkan BLT yaitu, penerima PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, BPNT Perluasan/Program Sembako Perluasan, Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Kartu Prakerja. Peranan BLT untuk mengurangi kemiskinan relatif kecil karena jumlah yang diberikan sedikit dan bersifat sementara.
PEMBINAAN RESIDIVIS TINDAK PIDANA NARKOTIKA Baharuddin, Fajri Rahman; Ersya, Muhammad Prima; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.50

Abstract

Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Padang. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Langkah-langkah yang digunakan dalam melakukan analisis data penelitian kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) secara umum tidak ada perbedaan pembinaan dengan narapidana lain dalam proses pembinaan residivis narkotika di Lapas Kelas IIA Padang. Program pembinaan yang mencakup dua bidang yaitu pengembangan kepribadian dan pengembangan mandiri. Khusus untuk narapidana narkotika ada yang dilakukan rehabilitasi. (2) Kendala pembinaan bagi narapidana yang terkena tindak pidana narkoba di Lapas yaitu yang masih tergabung dengan narapidana lain, kurangnya sarana dan prasarana, psikolog, stigma negatif dari staf dan lain-lain. (3) Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala dalam proses pembelajaran di Lapas Kelas IIA Padang adalah: (a) melakukan pendekatan yang lebih profesional oleh petugas sebagai wali narapidana dan sebagai pendamping, (b) menyediakan narapidana dengan psikolog yang cukup untuk menghilangkan stigma negatif, (c) Lapas Kelas IIA Padang lebih memberikan pemahaman yang positif kepada narapidana dan (d) memberikan kesempatan kepada narapidana untuk merenungkan diri dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan mereka. The results of this study are: (1) In The process of implementing the development of recidivist convicts for narcotics crimes at the Class IIA Padang Correctional Institution, there is no difference in coaching with other inmates. The coaching carried out is in the form of early-stage coaching, the first stage advanced coaching, and the second stage advanced coaching, as well as the final stage. Guidance programs that cover two areas, namely personality development, and independence development, (2) Obstacles contained in the implementation of coaching for Narcotics Criminal Inmates at Class IIA Padang Padang Correctional Institutions, namely, places that are still attached to the Rutan building, lack of adequate facilities and infrastructure, employees who have special skills in implementation such as psychologists, and the negative stigma of prisoners themselves. (3) Efforts that can be made to overcome obstacles in the coaching process at the Class IIA Padang Correctional Institution are (a) Taking a more specific approach by an officer as a guardian of the inmate and acting as a companion, (b) Providing understanding to prisoners by an officer to be the guardian of the inmate and act as a companion, (c) Provide sufficient psychologists to recover the mentality of the recidivism and (d) the Class IIA Padang Penitentiary provides a more specific approach to provide positive understanding by officers such as giving sufficient time to the recidivist for worship.
KEBIJAKAN TOKOH ADAT DALAM MENETAPKAN ATURAN LARANGAN PENJUALAN TANAH ULAYAT KEPADA KAUM PENDATANG Aufa, Faiz Sauqi; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 1 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i1.90

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu adanya rasa kekhawatiran Niniak mamak terhadappenjualan tanah ulayat yang dilakukan oleh warga di Nagari Kapau sehingga KAN membuat kebijakan larangan menjual tanah ulayat kepada kaum pendatang untuk menjaga keutuhan tanah yang ada di Nagari Kapau. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) alasan tokoh adat membuat kebijakan aturan larangan penjualantanah ulayat terhadap kaum pendatang. (2) dampak yang timbul akibat kebijakkan tokoh adat dalam menetapkan aturan larangan penjualan tanah ulayat terhadap kaum pendatang. (3) upaya dilakukan tokoh adat jika terjadi penjualan tanah ulayat terhadap kaum pendatang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganmenggunakan metode deskriptif. Informan penelitian ini yaitu penghulu, manti, malin, dubalang, bundo kanduang, masyarakat yang melakukan penjualan tanah di Nagari Kapau. Data yang dipakai yaitu jenis data primer. data penelitian ini dikumpulkandengan memakai teknik observasi, wawancara dan dokumentansi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif Miles dan Hiberman.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) tokoh adat membuat kebijakan aturan larangan penjualan tanah ulayat terhadap kaum pendatang sejak tahun 1912. Tujuan kebijakan ini agar tanah di Nagari Kapau bisa diwariskan kepada anak dan kemanakan. Adapun sanksi berdasarkan kebijakan aturan larangan penjualan tanah ulayat yaitudikeluarkan dari kampuang, mengisi adat berupa denda 10 emas merah, ninik mamak tidak boleh menandatangani surat-surat jual beli, tanah dikembalikan kepada pemiliknya, tidak dianggap oleh masyarakat atau dikucilkan dari masyarakat. (2) Dampak yang timbulkan yaitu sedikitnya pembangunan di nagari Kapau. (3) Upaya dilakukan tokoh adat jika terjadi penjualan tanah ulayat terhadap kaum pendatangyaitu dengan cara memanggil secara adat pihak penjual dan pembeli secara adat, setelah itu dilakukan musyawarah secara bersama dengan Ninik mamak VI di Nagari Kapau sebelum diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan adat. Orang tersebut akan dikeluarkan dari kampung atau dikucilkan dalam masyarakat dan tidak dianggap oleh masyarakat.
FAKTOR PENYEBAB KETIDAKBERHASILAN HAKIM MEDIATOR DALAM MELAKUKAN MEDIASI PERKARA PERCERAIAN Wiranto, Wiranto; Muchtar, Henni; Isnarmi, Isnarmi; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.111

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian dari tahun-ketahun dan rendahnya keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Talu Kabupaten Pasaman Barat. Faktor penyebab utama berasal dari hakim mediator yang hanya menjalankan tugas secara prosedur saja serta para pihak yang sudah bulat keputusan untuk bercerai sehingga sulit didamaikan oleh hakim mediator. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Teknik pengabsahan data yang digunakan: triagulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab ketidakberhasilan hakim mediator dalam mediasi penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama Talu Kabupaten Pasaman Barat yaitu: (1) keinginan kuat para pihak untuk bercerai, (2) konflik yang berkepanjangan, (3) psikologi atau kejiwaan dan rendahnya pertisipasi para pihak untuk hadir dalam mediasi perceraian. Faktor-faktor tersebut yang menyebabkan hakim mediator sulit untuk memediasi para pihak yang bercerai. Upaya hakim mediator meminimalisir ketidakberhasilan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Talu Kabupaten Pasaman Barat yaitu: (1) keahlian mediator, (2) Pendekatan kerohanian : a. Mengingatkan para pihak akan tujuan dari perkawinan, b. Memberikan nasehat bagi para pihak untuk tidak bercerai, c. Mengingatkan para pihak akibat yang timbul setelah terjadi perceraian. Upaya tersebut telah dilakukan oleh pengadilan agama talu dengan lebih memperhatikan hakim mediator, karna tidak semua hakim mediator memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mediasi perkara perceraian.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Saputri, Corri Juni Tari; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.121

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak khususnya yang terjadi di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual, kendala serta upaya yang dilakakukan oleh Unit PPA Polresta Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif analisis. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Unit PPA Polresta Padang antara lain (a) Didampingi oleh orang tua/wali, (b) Kerahasiaan identitas korban, (c) Pemisahan dari orang dewasa, (d) Pendampingan psikologi dan memperoleh rehabilitas sosial, (e) Proses penyidikan tidak memakai pakaian dinas. Adapun kendala yang di hadapi oleh Unit PPA Polresta Padang yaitu (a) Hasil visum yang tidak terlihat, (b) Kesulitan dalam menemukan saksi, (c) Korban yang kesulitan dalam memberikan keterangan, (d) Kurangnya sarana dan prasarana. Upaya yang dilakukan Unit PPA yaitu (a) Pemeriksaan lanjut terhadap hasil visum, (b) Meminta bantuan kepada psikolog/saksi ahli, (c) Bekerja sama dengan lembaga sosial
PERANAN MATA KULIAH PENDIDIKAN HUKUM DAN HAM DALAM MEWUJUDKAN KEPATUHAN HUKUM Salsabila, Dzykra; Muchtar, Henni; Indrawadi, Junaidi; Bakhtiar, Yusnanik
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan mata kuliah Pendidikan Hukum dan HAM dalam mewujudkan kepatuhan hukum pada peminjaman buku pustaka Universitas Negeri Padang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa Prodi PPKn tidak mematuhi regulasi hukum perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menjawab hipotesis. Teknik analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara mata kuliah pendidikan hukum dan HAM memiliki peranan terhadap pembentukan kepatuhan hukum mahasiswa Prodi PPKn Universitas Negeri Padang. Dengan koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,203 mata kuliah Pendidikan Hukum dan HAM berkontribusi sebesar 20,3% terhadap kepatuhan hukum. Adapun faktor penyebab mahasiswa Prodi PPKn Universitas Negeri Padang tidak patuh akan regulasi hukum perpustakaan UNP yaitu faktor internal dari pemustaka dan faktor eksternal yaitu perpustakaan itu sendiri.