Articles
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI DI PADUKUHAN KALAK IJO, GUWOSARI, PANJATAN, BANTUL
Adhianty Nurjanah;
Aris Slamet Widodo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.741 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.31.141
Lingkungan yang sehat adalah cermin dari lingkungan yang asri dan bersih. Beberapa wilayah Indonesia khsusnya di Yogyakarta tentu memiliki potensi untuk menjadi Desa Wisata dan memiliki ragam konsep wisata. Desa Wisata Kalakijo merupakan bagian dari objek desa wisata, oleh karenanya Padukuhan Kalak Ijo harus memperhatikan kebersihan dan keindahan lingkungan. Namun, belum semua masyarakat memahami arti penting pengelolaan sampah bagi keberlangsungan objek wisata dan kesehatan lingkungan. Tujuan pengabdian di Padukuhan Kalak Ijo, Desa Guwosari, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Bantul adalah melakukan pemberdayaan masyarakat agar terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Solusi yang ditawarkan adalah FGD dan penyuluhan untuk meningkatkan komitmen dan perubahan sikap terhadap pengelolaan sampah, pelatihan berbagai pengelolaan sampah organik rumah tangga dan teknik pemilahan sampah (3R), serta pendampingan inisiasi pembentukan lembaga Pengelolaan Sampah. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan PRA (participatory rural appraisal) dengan tools peta desa dan diagram venn. Hasil dari pengabdian di Padukuhan Kalak Ijo yakni berhasil melakukan sosialisasi pengelolaan sampah, pelatihan workshop, pembentukan lembaga serta pendampingan administrasi, dan penyerahan hibah operasional kelembagaan Pilah Sampah untuk berkomitmen menjalankan kelembagaan pengelolaan sampah. Sesuai dengan target, kegiatan ini dapat meningkatnya kesadaran warga terkait pentingnya kesehatan lingkungan yang dibersamai dengan perubahan perilaku melakukan pengelolaan sampah.
PENINGKATAN TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH/MADRASAH MUHAMMADIYAH BERSTANDAR NASIONAL
Gatot Supangkat Samidjo;
Lasa Hs;
Arda Putri Winata;
Adhianty Nurjanah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (874.923 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.31.150
Perpustakaan merupakan prasarana pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat sentral peranannya. Sebagian besar pepustakaan sekolah/madrasah Muhammadiyah belum terakreditasi oleh Perpustakaan Nasional RI sehingga layanan yang diberikan juga belum memenuhi standar nasional. Permasalahan yang menjadikan sebagian besar sekolah/madrasah Muhammadiyah belum terakreditasi, yakni pada umumnya tata kelola standar perpustakaan yang belum dipahami. Tata kelola dalam penilaian akreditasi menjadi poin penting dan memiliki proporsi paling tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan. Hasil yang dicapai yakni mitra sepakat dengan program pelatihan dan pendampingan yang ditawarkan. Bimbingan Teknis Akreditasi Perpustakaan Sekolah/Madrasah diikuti oleh Pengelola Perpustakaan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah seluruh Indonesia dengan hasil sangat antusias dan memuaskan yang ditunjukkan dengan 74% peserta aktif berdiskusi. Antusiasme peserta juga ditunjukkan oleh hasil evaluasi pelatihan Tata Kelola Perpustakaan Sekolah/Madrasah, yaitu 94,1% materi sesuai/sangat sesuai, 100% sesuai tujuan yang diharapkan, 88,2% dapat diterapkan dalam pekerjaan, dan di atas 85% pengelolaan pelatihan dikatakan baik dan sangat memuaskan. Komunikasi yang berlanjut paska program seputar tata kelola perpustakaan menjadi bukti program pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan sangat bermanfaat dalam pengembangan perpustakaan sekolah/madrasah Muhammadiyah.
PENINGKATAN KINERJA LP3M UMY DALAM PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENGABDIAN MASYARAKAT
Wahyudi Wahyudi;
Adhianty Nurjanah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (954.604 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.311.249
Setiap perguruan tinggi di Indonesia wajib melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengelola pelaksanaan Tri Darma tersebut melalui Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan pada Masyarakat (LP3M). UMY memiliki sekitar 640 dosen yang sangat bersemangat dalam melaksanakan Tri Darma tersebut terutama pada darma pengabdian. Beberapa skema pengabdian telah dikemas oleh UMY melalui LP3M. LP3M membutuhkan suatu aplikasi yang bisa mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan pengelolaan data pengabdian yang semakin kompleks. Program yang diusulkan adalah pengembangan sistem informasi pengelolaan administrasi pengabdian pada masyarakat. Program diawali dengan analisa kebutuhan dalam pengelolaan adminsitrasi pengabdian tersebut. Selanjutnya dilakukan desain sistem dan pembuatan kode program. Aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MS SQL. Aplikasi ini terintegrasi dengan database di UMY lainnya. Luaran kegiatan ini adalah terbangunnya suatu sistem informasi pengelolaan administrasi pengabdian masyarakat.
PENDAMPINGAN PROGRAM PILAH SAMPAH DI KELOMPOK PENGELOLA SAMPAH NGUDI RESIK DESA POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL
Aris Slamet Widodo;
Adhianty Nurjanah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1016.388 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.36.323
Tujuan pengabdian di Pedukuhan Banjardadap, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul adalah melakukan pemberdayaan masyarakat agar terjadi perubahan kesadaran serta perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kelembagaan masyarakat pengelola sampah yaitu Ngudi Resik Barokah merupakan kelompok sasaran utama pendampingan ini. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan PRA (participatory rural appraisal) dengan teknik FGD (focus group discussion). Kegiatan yang dilaksanakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukan meningkatnya komitmen dan terjadi perubahan sikap terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Meningkatnya kemampuan pengurus dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga dan teknik pemilahan sampah (3R). Terbentuknya inisiasi lembaga Pilah Sampah di Pedukuhan Banjardadap. Berdasarkan hasil pengabdian menunjukan bahwa target dari pengabdian telah tercapai yaitu meningkatnya kesadaran warga terkait pentingnya pengelolaan sampah sehingga terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah serta penguatan kelembagaan Pilah Sampah.
Penguatan Kelembagaan Dusun Lungguh Melalui Sistem Informasi Berbasis IT
Adhianty Nurjanah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.339 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.24.410
Dusun Lungguh, Desa Temuwuh Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Yogyakarta mempunyai beberapa masalah utama, yakni masih kurangnya teknologi yang berbasis web yang berkaitan dengan profil desa mengenai kependudukan warga, kurangnya informasi laporan keuangan desa, serta kurang menggalinya potensi yang ada di Desa Temuwuh khususnya dusun Lungguh. Berdasarkan Undang- undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menempatkan desa sebagai pilar utama dalam pembangunan. Dalam hal ini Desa memiliki kewenangan secara otonom dalam mengatur desanya terutama kelembagaan desa. Melalui program pengabdian masyarakat pada program Penguatan Kelembagaan Melalui Sistem Informasi Berbasis IT Di Dusun Lungguh Temuwuh Dlingo Bantul Yogyakarta ini, menawarkan model untuk mengatasi beberapa masalah yang ada di Dusun Lungguh, yakni yang pertama pembuatan profil dusun, melakukan pengelolaan data dan verifikasi data serta membuat format atau desain buku profil dusun. Kedua, optimalisasi Sistem Informasi Desa dengan membuat website desa. Pada tahapan ketiga, memberikan pendampingan kepada pemerintah desa terkait cara mengelola website desa untuk dapat digunakan secara berkelanjutan. Hasil dari Program Penguatan Kelembagaan Melalui Sistem Informasi Berbasis IT ini menghasilkan buku profil yang sudah sesuai dengan dengan kondisi nyata yang ada di desa. Serta menghasilkan pengembangan website dan media social untuk memudahkan menyebarkan informasi terkait kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Penguatan Kelembagaan Bank Sampah Kradenan Berseri Melalui Sistem Informasi Online (SIOn)
Adhianty Nurjanah;
Sakir Sakir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.499 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.24.414
Pengabdian Masyarakat pada Bank Sampah Kradenan Berseri dilatarbelakangi oleh kurangnyakesadaran publik dan pengetahuan tentang pentingnya mengelola limbah rumah tangga secara mandirimelalui bank sampah, tidak tersedianya sistem informasi online yang berfungsi sebagai komunikasi,informasi dan pendidikan terkait dengan pengelolaan bank sampah, tidak memiliki media promosi untukproduk krajinan yang berasal dari limbah rumah tangga, serta kurangnya dukungan dari pemerintahdesa dalam mengelola sampah secara mandiri melalui bank sampah ini merupakan masalah yang terjadipada bank sampah yang berlokasi di RW 17 Kradenan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping,Kabupaten Sleman, DIY. Berdasarkan masalah-masalah ini, pengabdian masyarakat melalui penguatankelembagaan bank sampah melalui sistem informasi online dan pelatihan manajemen pengelolaan banksampah bertujuan untuk memberdayakan Bank Sampah Kradenan Berseri melalui sistem informasiberbasis online (SIOn). Dengan penggunaan sistem informasi berbasis online (SIOn) maka Bank Sampahmampu beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan pemangku kepentingan. Selain itu, sisteminformasi berbasis online (SIOn) ini dapat digunakan sebagai media untuk promosi dan pendidikan sertaliterasi yang berkaitan dengan pentingnya mengelola limbah rumah tangga melalui bank sampah kepadapublik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDULI BENCANA UMMC DESA UMBUL HARJO SLEMAN YOGYAKARTA
Adhianty Nurjanah;
iswanto iswanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (444.337 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.47.723
Indonesia terletak di wilayah rawan bencana dengan berbagai jenis bencana alam dalam skala ringan dan menengah yang memberikan dampak negatif bagi kehidupan sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakatnya. Pada saat bencana erupsi Merapi terjadi tahun 2010 masyarakat Umbulharjo yang tergabung dalam komunitas peduli bencana Merapi yaitu Umbulharjo Monitoring Merapi Community (UMMC) dengan sigap berada di garda depan. Sebagai komunitas peduli bencana Merapi, UMMC berfungsi sebagai pemberi informasi, memonitor langsung kondisi terkini Gunung Merapi dan membantu melakukan evakuasi bersama Tim Sar hingga penyaluran bantuan bencana kepada para pengungsi. Sebagai komunitas peduli bencana Merapi, UMMC memiliki peran vital dalam komunikasi bencana. Akan tetapi berdasarkan hasil penelitian bahwa UMMC sebagai komunikator bencana masih memiliki keterbatasan pada saat menjalankan fungsi komunikator bencana terutama dalam hal pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dan masih perlu ditingkatkan kemampuan mitigasi bencana (Nurjanah, 2019). Selama ini UMMC hanya menggunakan Handy Talky (HT) sebagai media komunikasi dan informasi kepada masyarakat Desa Umbulharjo Sleman Yogyakarta. Permasalahan prioritas UMMC adalah 1.Keterbatasan teknologi komunikasi bencana, 2. Masih minimnya kemampuan mitigasi bencana. Metode pemberdayaan masyarakat yang dilakukan yakni melalui tahap persiapan diantaranya dilakukan observasi, wawancara, dan FGD untuk mendapatkan initial assessment pelaksanaan program, kemudian tahap pelaksanaan program, tahap monitoring dan feedback, dan rencana tindak lanjut program kemitraan masyarakat. Hasil dari perancangan program pengabdian dan solusi dari permasalahan yang diusulkan diantaranya (1) Pembuatan aplikasi monitoring warning system berbais IOT yang dapat membantu UMMC dalam komunikasi bencana, (2) Pelatihan mitigasi bencana berbasis komunitas dan (3) Hibah barang berupa APD dan rancangan aplikasi warning system. Pengabdian ini berkontribusi dalam peningkatan pemahaman mitra pengabdian sebesar 80% atas pemahaman dari pelatihan mitigasi bencana dalam menjalankan tugas vitalnya sebagai komunikator bencana bagi masyarakat Desa Umbulharjo serta penggunaan aplikasi monitoring warning system berbais IoT.
PENINGKATAN KINERJA LP3M DALAM PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENGABDIAN MASYARAKAT
Wahyudi Wahyudi;
Adhianty Nurjanah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.003 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.731
penggunaan aplikasi simlitabmas bagi dosen. Program yang diusulkan sebagai solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan melakukan update aplikasi dan sosialisasi program kepada dosen. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan analisa kebutuhan, dilanjutkan dengan update aplikasi simlitabmas pada menu pengabdian. Kemudian dilakukan pelatihan pada admin pengelola abdimas serta sosialisasi kepada dosen pengusul abdimas. Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat meningkat dari 485 kegiatan pada tahun 2019/2020 menjadi 652 kegiatan pada 2020/2021. Luaran program ini antara lain adalah aplikasi yang telah update, publikasi media dan revisi buku panduan abdimas.
PEMBERDAYAAN TATA KELOLA KELOMPOK KARAWITAN DAN UMKM BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PROMOSI BUDAYA JAWA
Dyah Mutiarin;
Adhianty Nurjanah;
Wahyudi Kumorotomo;
Sakir Ridho Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (424.005 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.901
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pemberdayaan terhadap masyarakat yang bekerja di industri seni dan budaya. Pendampingan “Tata Kelola Kelompok Karawitan dan UMKM berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi” ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kegiatan perekonomian desa berbasis digital atau dDigitalisasi UMKM. Pertama, akan ada peningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam melakukan digital marketing, pengetahuan tentang marketplace, serta pembuatan media sosial UMKM, kelompok karawitan, dan pertunjukkan daring. Metode yang dilakukan adalah melalui pendampingan dan pelatihan promosi grup karawitan berbasis digital. Hasilnya ada peningkatkan kapasitas Kelompok Karawitan Guyub Mukti Laras dalam melakukan digital marketing, pengetahuan tentang media sosial, pembuatan media sosial kelompok dan pengenalan branding di media sosial.
Pemberdayaan Cabang Aisyiyah Ngampilan Yogyakarta melalui Literasi "Media Sehat"
Adhianty Nurjanah;
Dyah Mutiarin
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/pengabdianmu.v6i1.1445
We currently live amid the rapid development of communication systems and the media's tightness, which makes everyone aware of any information conveyed. The coverage of lies or hoaxes is the focus of attention, especially in online media. Hoax is information that is engineered to cover up real information. Based on the Community Service Team's interviews and observations with partners, PCA members and administrators are acting as consumers of mass media, especially TV and internet media, namely WA, as daily information media. In its management activities, media literacy has never been carried out, even though media literacy needs an empowered and information literate society. Thus, Community Service will be carried out through this community service activity in the form of Empowerment of Aisyiyah Ngampilan Branches through Healthy Media Literacy. The method carried out by the community service team is workshops related to the importance of media literacy in dealing with hoaxes; media literacy assistance in dealing with hoaxes; digital-based "Tabayun on information to be smart as a media literate person"; making a guide book for Healthy Media Literacy; Smart As Media literate individuals face hoaxes"; providing facilities for the Aisyiyah Ngampilan Branch office that can be used to support management activities of the Aisyiyah Ngampilan Yogyakarta Branch. This Muhammadiyah-based community service is the increased ability of the board and members, especially related to healthy media literacy in dealing with hoaxes.