Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Lemari Sterilisasi Teknologi Ozon Dan Uvc Untuk Gugus Tugas Covid Di Puskesmas Salawu Kabupaten Tasikmalaya Priatna, Edvin; Hiron, Nurul; Naim, Nidar Nadrotan; Rahman, Abd; Annashr, Nissa Noor; Rahayu, Andri Ulus
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3265

Abstract

Officers' readiness to prevent the spread of COVID-19 through document exchange is a problem in the community. This article discusses how the social engineering of COVID-19 cluster officers and Salawu Health Center officers in Tasikmalaya Regency in receiving and implementing document sterilization cabinet technology to suppress the transmission of the COVID-19 virus through document exchange. The use of ozone and UVC as sterilization media is beneficial but can negatively impact humans in the long term. Therefore education is needed for partners to avoid these negative impacts. This service activity method is partner situation analysis, pre-test, partner education, post-test, and conclusion. The result of this service is that partners have received document sterilization cabinets and UVC as room sterilizers. The results of measuring partner knowledge before and after participating in webinar activities using pre-test and post-test instruments, showed an increase in knowledge, skills and awareness by partners regarding the use of UVC and Ozone on average 83% from the initial condition of not understanding to understanding and skill.    Keywords: covid-19; ozone; uvc; health community center  Abstrak: Kesiapan petugas dalam mencegah penyebaran COVID-19 melalui pertukaran dokumen menjadi masalah di masyarakat. Artikel ini membahas tentang bagaimana rekayasa sosial pada petugas Gugus COVID-19  dan petugas Puskesmas Salawu di Kabupaten Tasikmalaya dalam penerima dan implementasi teknologi lemari sterilisasi dokumen guna menekan penularan virus COVID-19 melalui pertukaran dokumen. Penggunaan ozon dan UVC sebagai media sterilisasi sangat efektif, tetapi dapat menghasilkan dampak negatif dalam jangka Panjang, oleh karena itu diperlukan edukasi kepada mitra agar terhindar dari dampak negatif tersebut. Metode pada kegiatan pengabdian ini adalah analisis situasi mitra, Pre-test, edukasi mitra, post-test dan kesimpulan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah mitra telah menerima lemari sterilisasi dokumen dan UVC sebagai sterilisasi ruangan. Hasil pengukuran terhadap pengetahuan mitra sebelum dan setelah mengikuti kegiatan webinar menggunakan instrumen pre-test dan post-test, menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kewaspadaan oleh mitra terkait penggunaan UVC dan Ozon rata-rata 83% dari kondisi awal tidak memahami menjadi paham dan terampil.Kata kunci: covid-19; ozone; uvc; puskesmas
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID 19 DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI OZON Laksmini, Puji; Risnandar, Muhammad Aris; Supriyono, Yusup; Tikupasang, Enov; Hiron, Nurul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.413-418

Abstract

The West Java Government has categorized Tasikmalaya be at level 4 (heavy) related to the spread of Covid-19. Community Health Centre of Cibeureum provides health services for the community in Cibeureum District, covering 5 villages. Community Health Centre of Cibeureum provides hospitalization . The average pre-Covid visitasion was 150-200 patients per day, then during the Covid period it decreased to 50-70 patients per day. During the PSBB period, employees of the Community Health Centre of Cibeureum have experienced significant changes in work psycholog, because in addition to having the obligation to serve community, employees were worried about exposure to the Covid-19 virus. There are various kinds of air sterilization methods, including using high pressure : both positive and negative, ultraviolet light, HEPA, and ozone. Apart from being used as an antiseptic, ozone has antiviral, antifungal, and antiprotozoal functions. On the other hand, ozone can also have adverse health effects if used without using standard regulations.
PENERAPAN TEKNOLOGI SINAR UVC SEBAGAI MEDIA STERILISASI DOKUMEN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Rahayu, Andri Ulus; Chobir, Abdul; Usrah, Ifkar; Korneliani, Kiki; Hiron, Nurul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.402-408

Abstract

Data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menunjukan bahwa sampai tanggal 19 Juni 2020 jumlah kasus positif melalui PCR dan RDT berjumlah 50. Puskesmas Kecamatan Cibeureum dan MAN 2 Tasikmalaya sebagai mitra perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru. Salah satu yang harus mendapatkan perhatian adalah bahaya penularan Covid-19 melalui kontak langsung dengan dokumen-dokumen yang memiliki mobilitas perpindahan tangan yang cukup tinggi mengingat dokumen tidak bisa disterilisasi menggunakan cairan disinfektan. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan alat sterilisasi dokumen-dokumen dengan teknologi Sinar Ultraviolet tipe C (UVC) kepada mitra Puskesmas Cibeureum dan MAN 2 Tasikmalaya, beserta edukasi terkait dengan aturan dan cara menggunakan alat sterilisasi dokumen tersebut. Berdasarkan data, tingkat pemahaman mitra terkait dengan covid-19, penggunaan teknologi UVC dan dampak negatif yang harus dihindari dari penggunaan teknologi tersebut mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Selain itu, teknologi yang diterapkan oleh mitra tersebut khususnya teknologi UVC sangat bermanfaat dan dapat digunakan dengan mudah oleh mitra.  
Sistem Aerasi dengan Pengendalian PID untuk Optimasi Kadar Oksigen Terlarut pada Kolam Ikan Nur Kamilah, Rima; Hiron, Nurul; Maulana, Firmansyah
Fuse-teknik Elektro Vol 5 No 2 (2025): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dissolved oxygen (DO) levels are an important parameter in fish farming because they directly affect fish metabolism, growth, and survival. This study designed an automatic aeration system based on Proportional–Integral–Derivative (PID) control using a LilyGO T-Relay microcontroller and an AC Dimmer module. The system is equipped with DO, pH, and temperature sensors that monitor water quality in real-time and send data to Google Sheets via a Wi-Fi connection. Tests were conducted at four DO setpoints: 4 mg/L, 5.3 mg/L, 6 mg/L, and 7 mg/L. The results showed that the system was able to maintain DO with an average error of 2.02% and energy savings of up to 99.5%, with the lowest power consumption of 0.45 Wh at the 4 mg/L setpoint. This system is considered effective in maintaining water quality while increasing energy efficiency in fish farming.
Penerapan Teknologi RAS Hemat Energi pada Sistem Vertical Crab Farming (VCF) Busaeri, Nundang; Hiron, Nurul; Glaudira, Nadya; Gufroni, Acep Irham; Tarempa, Genta Nazwar
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i2.26

Abstract

Sistem budidaya kepiting bakau berbasis apartemen vertikal (Vertical Crab Farming/VCF) memberikan solusi atas keterbatasan lahan, namun kerap terkendala pada tingginya konsumsi energi akibat penggunaan pompa secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) hemat energi pada sistem VCF melalui pendekatan sirkulasi air berbasis gravitasi yang dikendalikan oleh level air pada reservoir. Reservoir ditempatkan pada ketinggian 3 meter dan diisi menggunakan pompa celup 370 watt yang bekerja secara intermiten. Pengujian menunjukkan debit air sebesar 0,4–0,5 liter/menit per box mampu dipenuhi dengan total kebutuhan sirkulasi 1,8 m³/jam untuk 50 box. Analisis menggunakan pendekatan persamaan debit aliran dan konsumsi energi menunjukkan bahwa sistem ini hanya membutuhkan 1,97 kWh per hari, dibandingkan 8,88 kWh/hari pada sistem konvensional, dengan efisiensi penghematan energi mencapai 77,8%. Sistem juga menunjukkan efisiensi distribusi air yang merata dan mendukung kualitas air yang stabil dengan desain manifold dan orifice presisi. Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi VCF berbasis RAS hemat energi dapat direplikasi oleh pembudidaya skala kecil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan budidaya kepiting di lahan terbatas.