Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Nadhiroh, Yulsiva Anissatun; Tolchah, Moch; Nu’man, Moh.
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7 No 2 (2024): PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v7i2.7255

Abstract

Lingkungan pendidikan tidak dijelaskan secara eksplisit dalam Al-Qur'an, namun ada beberapa tanda yang menunjukkan adanya lingkungan pendidikan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dimana anak memperoleh pendidikan. Pada titik inilah di dalam keluarga diletakkan fondasi kepribadian seorang anak. Sekolah sebagai lingkungan kedua yang mengembangkan potensi lingkungan hidup yang dimiliki oleh anak. Sekolah merupakan lingkungan tempat siswa menyerap nilai-nilai akademik termasuk bersosialisasi dengan guru dan teman sekolah. Masyarakat merupakan lembaga pendidikan setelah keluarga dan sekolah. Nuansa berbagai pendidikan yang diterima peserta didik di masyarakat, meliputi seluruh bidang baik pembentukan kebiasaan, pembentukan pengetahuan, sikap, minat, serta pembentukan moralitas dan agama. Lingkungan alam juga dijadikan sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kulitatif dengan pendekatan library research dengan sumber data primer yaitu jurnal, artikel, dan buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan lingkungan pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan banyak sekali ayat di dalam al-Qur’an yang menjelaskan tentang lingkungan pendidikan dan mengklasifikasikannya menjadi tiga yaitu: lignkungan pendidikan keluarga, lingkungan pendidikan madrasah, dan lingkungan pendidikan masyarakat. Lingkungan pendidikan ini saling berkorelasi secara kuat untuk dapat menumbuhkan karakter manusia sesuai keislaman. Kata kunci: Lingkungan, Pendidikan, al-Qur’an
Rekonstruksi Program Kelompok Kerja Guru SD/MI Pendidikan Agama Islam di Kecamatan Tambaksari Surabaya Tolchah, Moch
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 7 No. 2 (2018): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v8i2.3226

Abstract

This study aims to describe: the working group program of Islamic religious education teachers in Tambaksari Sub-district of Surabaya City, the mechanism of program implementation, its effectiveness, the supporting and inhibiting factors, the ideal profile construction program according to the board, and the reconstruction of the working group of teachers of religious education of Islam.The approach used is qualitative. The subject is coach, clerk, and cluster coordinator. Data were collected by observation, interview, and documentation. Data were analyzed by Yin model. Result of research: (1) program of working group of Islamic religious education teacher formulated at the beginning of each year through deliberation of board, builder, and cluster representative. Work programs are grouped per field, covering areas of religious dissemination, training and development, fundraising and welfare, and public relations; (2) Mechanism: The coach conducts incidental guidance, the general chairman is responsible for the organization's performance to the members, the field leader and the cluster coordinator are responsible to the chairman; (3) The effectiveness of the implementation teacher working group program of the Islamic teacher education can not be known because the board has not evaluated the results, but seen from the program implementation until September 2017 about 70% of the program can be done. The unfinished program is the commemoration of the great Islamic days of Muharram and the Islamic race commemorate the Prophet's Mawlid, social care to the orphanage, the making of android learning media, Quran literacy training, comparative studies, visiting scholars, peer tutors, joint ventures; (4) Supporting Factors: the willingness of the board and members to advance, the ability and openness of the board, and continuous coaching. Inhibiting factors: minimal funds, solid teacher teaching hours, insufficient infrastructure, and lack of government support; (5) Ideal program of working group of Islamic religious education teachers according to the board includes routine and development programs. Routine programs at least: learning discussions, syllabus formation, semester programs, and lesson plans, curriculum analysis, preparation of evaluation instruments, and consolidation of national examinations. Development programs can be selected for at least three of these activities: research, scientific writing, seminars, workshops, research findings, panel discussions, journal publications, and website development; (6) The main points of reconstruction of the working group of teachers of Islamic religious education include the need for Vision and mission formulation, program objectives, routine and development programs in which each program is formulated to facilitate the evaluation of its success and its implementation schedule.
Implikasi Filsafat Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Perspektif Kuntowijoyo Tolchah, Moch
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 9 No. 1 (2020): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v11i01.3937

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini dimaksudkan untuk mengkaji dan menganalisis konsep nilai-nilai profetik perspektif Kuntowijoyo dengan kerangka filsafat pendidikan, kemudian apa implikasinya bagi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam, sehingga diharapkan dapat menjadi sebuah alternatif kriteria bagi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di masa depan. Metode penulisannya menggunakan penelitian pustaka (library research), dengan pendekatan deskriptif analitis dan kritis; metode pengumpulan datanya : metode dokumenter, yaitu mencari data mengenai konsep pemikiran Kuntowijoyo tentang nilai-nilai profetik dalam karya-karya yang dihasilkannya; sedang analisis datanya dengan deduktif, induktif dan kontekstual. centered). Dalam segi pegembangan komponennya adalah, tujuan, materi, strategi dan evaluasi.
Santri Character Education: Implementation of Dr. Abdul Karim Zaidan's Thought in Madrasah Aliyah Tahfizhul Qur'an Isy Karima Mahmudi, Irfan; Tolchah, Moch.; Zakariya, Din M.
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 14 No. 1 (2025): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v15i1.809

Abstract

This study aims to analyze the implementation of santri character education at Madrasah Aliyah Tahfizhul Qur'an Isy Karima Karanganyar, Central Java, from the perspective of Dr. Abdul Karim Zaidan. Using a qualitative ethnographic approach, this research explores the values, norms, and culture that shape the character of santri through observation, interviews, and documentation. Data triangulation was conducted to verify the validity of the information. At the same time, data analysis used a process of reduction, presentation, and conclusion drawing to understand the practice of character education in depth. The results show that the character education model in this madrasah uses a holistic approach that integrates Islamic values with modern education theory. Methods such as modeling, habituation, teaching through Qur'anic stories, giving advice, discipline, and targhib create an effective character-building process. Values such as piety, independence, honesty, discipline, social care, tolerance, and responsibility are internalized through daily routines, teaching and learning activities, and extracurricular activities. This model not only focuses on moral development but also supports academic achievement, such as the success of santri in science olympiads and Al-Qur'an memorization competitions. This research makes a practical contribution to the Islamic character education literature by showing how religious values can be integrated into the formal education system to form a generation with superior personalities. This model can be a reference for other educational institutions designing holistic and value-based education programs.
The influence of training intensity in the madrasah reform program on improving teacher competence Afiandani, Mifta Lidya; Tolchah, Moch.; Zakariya, Din M.
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol. 10 No. 1 (2025): Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v10i1.69-83

Abstract

The strategic plan of the Ministry of Religious Affairs to improve the quality of Islamic education in Indonesia includes the Madrasah Reform Program, designed to provide training relevant to the challenges of modern education. Teacher competence is a key factor in enhancing the quality of education. This study aims to analyze the influence of training intensity in the Madrasah Reform Program on improving teacher competence. A quantitative approach with an ex post facto method is used to evaluate the extent of the relationship between training intensity, which includes frequency, duration, and depth of material, and the improvement of teacher competence. Data were collected through questionnaires and documentation from madrasah teachers who participated in the training. The results of a simple linear regression analysis show that the depth of material has a significant impact on improving teacher competence. At the same time, the frequency and duration of training do not demonstrate a significant influence. These findings highlight the importance of the quality of training materials as a primary element in continuous professional development programs. Therefore, it is recommended that training focuses on preparing in-depth and applicable materials to enhance teacher competence effectively.
Tanggung Jawab Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak Perspektif Tafsir Maudhu’i Saidah, Anis; Yunita, Ita; Tolchah, Moch
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5132

Abstract

Pendidikan karakter anak merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan generasi yang berakhlak mulia dan berkualitas. Dalam Islam, orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak, baik dalam aspek agama, moral, maupun intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab orang tua dalam membentuk karakter anak berdasarkan perspektif tafsir Maudhu’i. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis tafsir Maudhu’i (tafsir tematik), yang mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an terkait dengan tema tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak. Jenis penelitian ini bersifat kepustakaan (library research), dengan sumber utama Al-Qur'an dan tafsir-tafsir klasik serta kontemporer, seperti Tafsir Al-Maraghi dan Tafsir Ibnu Katsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak dapat dibagi menjadi tiga aspek utama: pertama, mendidik anak sesuai dengan fitrah yang telah Allah tanamkan dalam diri mereka, kedua, pendidikan akhlak yang berbasis pada keteladanan orang tua, dan ketiga, pendidikan intelektual yang mengajarkan berpikir kritis dan memahami ajaran agama. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua dalam era digital, di mana paparan informasi dan media sosial dapat mempengaruhi karakter anak. Oleh karena itu, orang tua diharapkan bijaksana dalam mendampingi anak-anak mereka agar tetap berada pada nilai-nilai Islami. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman dan penguatan peran orang tua dalam mendidik anak, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia digital.
LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Nadhiroh, Yulsiva Anissatun; Tolchah, Moch; Nu’man, Moh.
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7 No 2 (2024): PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v7i2.7255

Abstract

Lingkungan pendidikan tidak dijelaskan secara eksplisit dalam Al-Qur'an, namun ada beberapa tanda yang menunjukkan adanya lingkungan pendidikan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dimana anak memperoleh pendidikan. Pada titik inilah di dalam keluarga diletakkan fondasi kepribadian seorang anak. Sekolah sebagai lingkungan kedua yang mengembangkan potensi lingkungan hidup yang dimiliki oleh anak. Sekolah merupakan lingkungan tempat siswa menyerap nilai-nilai akademik termasuk bersosialisasi dengan guru dan teman sekolah. Masyarakat merupakan lembaga pendidikan setelah keluarga dan sekolah. Nuansa berbagai pendidikan yang diterima peserta didik di masyarakat, meliputi seluruh bidang baik pembentukan kebiasaan, pembentukan pengetahuan, sikap, minat, serta pembentukan moralitas dan agama. Lingkungan alam juga dijadikan sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kulitatif dengan pendekatan library research dengan sumber data primer yaitu jurnal, artikel, dan buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan lingkungan pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan banyak sekali ayat di dalam al-Qur’an yang menjelaskan tentang lingkungan pendidikan dan mengklasifikasikannya menjadi tiga yaitu: lignkungan pendidikan keluarga, lingkungan pendidikan madrasah, dan lingkungan pendidikan masyarakat. Lingkungan pendidikan ini saling berkorelasi secara kuat untuk dapat menumbuhkan karakter manusia sesuai keislaman. Kata kunci: Lingkungan, Pendidikan, al-Qur’an
Improving Memorization of The Qur'an and Hadith Through Inspiration Method Among Students at Madrasah Aliyah Zulkarpian, Zulkarpian; Tolchah, Moch.; Zakariya, Din M.
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 7 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i7.1220

Abstract

Al-Quran Hadith is a mandatory lesson and is given continuously at MI, MTs, and MA to motivate students to practice the values contained in the Al-Qur'an and the Prophet's hadith in everyday life. The facts show that the completion score for Al-Quran Hadith lessons is still low, especially because students have difficulty memorizing verses from the Koran and Hadith. This research aims to describe the increase in memorizing verses and hadiths in the Al-Quran Hadith subject through the ILHAM Method in class XI Madrasah Aliyah students. This research uses a qualitative approach with descriptive data analysis. The research data sources were Al-Quran Hadith subject teachers and 19 students in class XI MAN 1 Simeulue. Data collection is carried out through observation, interviews or interviews, and documentation. Data validity testing was carried out through the triangulation method. Next, the data is analyzed through data reduction, data display, and verification. The results of the research show that the application of the ILHAM (Integrated, Listening, Hand, Attention, and Matching) method in the Al-Quran Hadith subject can improve the ability to memorize Al-Quran verses and Hadith in class XI Madrasah Aliyah students.
The Pedagogical Impact of Technological Innovations on Qur'anic Learning: A Systematic Literature Review Fadlillah, Nilna; Rusydiyah, Evi Fatimatur; Tolchah, Moch
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2025): Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v21i1.4426

Abstract

This study aims to provide an overview of research trends, forms of implementation, and the impact of using technology in learning al-Qur'an. This research used the Systematic Literature Review method according to PRISMA guidelines. Watase Uake and Publish or Perish tools were used to search for articles with relevant keywords, resulting in 139 articles. After the identification, screening, and eligibility assessment process, 25 articles indexed in Q1, Q2, Q3, Q4, Sinta 1, and Sinta 2 were selected to be thematically mapped and analyzed. The results showed that 1) the main trends of the research include the development and use of innovative technologies in adaptive and interactive learning of al-Qur'an; 2) The use of technology is carried out by integrating various applications, platforms, and advanced systems in various aspects of Qur'anic learning; 3) the impact of using technology is shown by the inclusiveness of learning and the improvement of learning aspects comprehensively, while still involving the role of teachers to create meaningful learning. This research contributes to providing insights into the potential of technology to improve the effectiveness and quality of Quranic learning in various educational contexts.