Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam untuk Kelas 1 Sampai Kelas III Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Shofwan, Ach.; Maulana, Faiz Alfan Hamdan; Hadi, Nurul
Bestari Vol 19 No 1 (2022): Studi Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/bestari.v19i1.1173

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap dunia pendidikan. Tentunya dengan perkembangan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien khususnya pada bahan ajar yang digunakan oleh pendidik. bahan ajar dalam pembelajaran menjadi acuan terlaksananya proses pembelajaran khusunya pada materi SKI kelas 1-3 tingkat MI. Dengan adanya perkembangan teknologi yang maju dapat membantu penyampaian bahan ajar dari pendidik kepada peserta didik. namun, semua itu harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, hasil penelitian ini menemukan bahwa bahan ajar yang diterapkan di MI untuk kelas 1-3 sudah sesuai dengan regulasi pemerintah serta menggunakan media TIK seperti Zoom, Google Classroom, Google Form dan Teachmint untuk pembelajaran jarak jauh. Sedangkan untuk pembelajaran tatap muka media yang digunakan ialah Laptop, Audio dan LCD proyektor
Determinan Insomnia Pada Lanjut Usia di Aceh Hadi, Nurul; Rahmawati, Rahmawati; Ulfa, Yunda
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.18985

Abstract

Ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur dengan kuantitas dan kualitas yang cukup dikenal dengan istilah insomnia Kuantitas dan kualitas tidur individu semakin berkurang seiring dengan pertambahan usia, hal ini terjadi karena perubahan fisik dan psikis yang dialami lanjut usia (lansia). Faktor lain yang mempengaruhi kejadian insomnia lansia adalah jenis kelamin, riwayat penyakit yang diderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan terhadap kejadian insomnia pada lansia. Data yang digunakan data primer, dengan sampel 100 lansia yang berusia ? 60 tahun. Teknik pengambilan data dilakukan secara Proporsional Random Sampling, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dimana analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil dari penelitian diperoleh faktor riwayat penyakit berhubungan dengan kejadian insomnia (p=0,021), lansia dengan riwayat penyakit kronis cenderung 7 kali beresiko mengalami insomnia dibandingkan lansia yang memiliki penyakit akut dengan nilai OR=7,188. Faktor usia berhubungan dengan kejadian insomnia (p=0,034), lansia dengan kategori old (60-74 tahun) 7 - 8 kali cenderung beresiko mengalami insomnia dibandingkan lansia dengan kategori elderly (75-90 tahun) dengan nilai OR=7,5. Faktor jenis kelamin berhubungan dengan kejadian insomnia (p=0,017) dan nilai OR=3,835 dimana lansia dengan jenis kelamin pria cenderung 4 kali lebih beresiko mengalami insomnia dibandingkan lansia wanita
Gambaran Konsep Diri Lansia di Kota Banda Aceh Amanda, Nabilla; Rahmawati, Rahmawati; Hadi, Nurul
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23046

Abstract

Permasalahan kesehatan sering dirasakan seiring bertambahnya usia seseorang. Hal ini dapat terjadi karenaproses menua yang mengakibatkan penurunan pada kondisi fisik, psikologis dan sosial, sehingga mempengaruhilansia dalam menilai dirinya sendiri (konsep diri). Konsep diri memiliki peranan penting bagi lansia, konsep diriyang positif menunjukkan penerimaan diri baik, sedangkan konsep diri negatif menunjukkan lansia merasarendah diri dan cenderung gagal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran konsep diri lansia diKota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study,dengan teknik non probability sampling. Sampel dalam penelitian ini lansia di Kota Banda Aceh yang berjumlah201 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terpimpin, analisa data yang digunakan adalahdistribusi frekuensi. Instrumen penelitian menggunakan Subjective Aging Perception Scale (SAPS). Hasilpenelitian didapatkan bahwa konsep diri lansia berada pada kategori positif (98,0%) dan kategori negatif (2,0%).Konsep diri pada lansia merupakan masalah penting untuk diperhatikan. Peneliti menyarankan bagi seluruhpelayanan kesehatan agar dapat memberikan edukasi kepada lansia maupun keluarga untuk lebih peduli terhadapkebutuhan fisik, mental dan kesehatan lansia agar konsep diri lansia menjadi lebih baik.
Literature Study of Spirituality in the Frail Elderly Syiffani, Najwatul; Hadi, Nurul; Juanita, Juanita
Journal of Bionursing Vol 7 No 1 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.1.14460

Abstract

Frailty is the occurrence of impaired adaptation function and reduced functional. Spiritual needs are an important aspect in dealing with problems in order to adapt to the changes that occur in oneself due to the aging process. The purpose of this review is to identify the concept of spirituality in frail elderly. The literature review was conducted using Pubmed and Science Direct databases supplemented by free searches using Google Scholar from various international and national journals from 2019 to 2024. The database search query consisted of two search concepts the concept of frail elderly and the concept of spirituality. The results of this scientific paper contain several literatures that discuss the importance of strengthening the spiritual aspect in elderly people who are physically weak. As age increases, the spiritual aspect becomes important to improve the quality of life of the elderly. Fulfilling spirituality in the elderly who are physically weak helps them cope with events in their lives and feel more positive. It is expected that health workers must pay attention to spiritual needs in order to provide more integrative care.
Program Peningkatan Ketrampilan Menolak Rokok Secara Sopan untuk Remaja di Aceh Besar Tahlil, Teuku; Maulina, Maulina; Hadi, Nurul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.18129

Abstract

ABSTRAK Merokok salah satu masalah kesehatan utama yang sering ditemukan pada masyarakat di dunia termasuk pada remaja di semua wilayah di Propinsi Aceh, Indonesia. Intervensi peningkatan kemampuan menolak rokok (tobacco refusal skill) dianggap penting bagi remaja dan dipercayai dapat memberikan hasil positif untuk pencegahan dan/atau penghentian merokok pada remaja dibanyak negara di dunia. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan ketrampilan dan melatih kemampuan menolak rokok (tobacco refusal skill) remaja dengan benar dan berbasis bukti. Metode kegiatan dimulai dengan pemilihan wilayah dan seleksi remaja peserta, implementasi kegiatan dan evaluasi efektivitas program, dan terminasi. Pengkajian awal (pre-test) dan pengkajian akhir (post-test) dilakukan pada 14 remaja terpilih dari sebuah Gampong (Desa) di Aceh Besar dengan memberikan melalui google form untuk evaluasi efektivitas kegiatan yang dilakukan. Implementasi berupa edukasi tentang rokok dan bahayanya serta demontrasi dan latihan refusal skill dalam beberapa scenario diberikan kepada remaja peserta program. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan menolak rokok remaja setelah mengikuti kegiatan yang diberikan. Pelatihan kemampuan menolak rokok (tobacco refusal skill) terbukti memberikan hasil positif untuk meningkatkan pengetahuan dan strategi merokok bagi remaja. Kepada pihak desa, Puskesmas dan tenaga kesehatan direkomendasikan untuk menggunakan tobacco refusal skill dalam kegiatan pencegahan perilaku merokok pada remaja. Kata Kunci: Refusal Skill, Tembakau, Perilaku Merokok, Remaja  ABSTRACT Smoking is one of the main health issues commonly found in societies around the world, including among teenagers in all regions of Aceh Province, Indonesia. Interventions to improve refusal skills are considered important for teenagers and believed to have positive impact in the prevention and/or cessation of smoking among teenagers in many countries abroad. The current community service program aims to develop and install an appropriate and evidence-based tobacco refusal skill on teenagers.Program Intervention method was started with the selection of intervention setting and participants, followed by implementation intervention, program effectiveness evaluation, and termination. An initial assessment (pre-test) and after intervention completion evaluation (post-test) were administered to the 14 selected students from one village in Aceh Besar using  a google form to determine the effectiveness of the administed program intervention. Program implementation included education about smoking and its dangers as well as demonstration and tobacco refusal skill training in several scenerios were given to program participants. The evaluation results showed an increase in teenagers’knowledge and tobacco refusal skill after the program intervention completion. A tobacco refusal skills training has proven to have positive impacts in enhancing knowledge and strategies regarding smoking among teenagers. It is recommended the village authorities, health centers, and healthcare workers to utilize tobacco refusal skills in their smoking prevention smoking behaviors among adolescents. Keywords: Refusal Skill, Tobacco, Smoking Behavior, Adolescents
Koneksi Digital: Eksplorasi Pembelajaran Bahasa Arab Online di Kalangan Santri Madura Hadi, Nurul; Rahman, Habibur; Naqiah, Naqiah; Falahiyah, Salsabila
Lisanan Arabiya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 9 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Pusat Studi Kependidikan (PSKp) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/14w02r19

Abstract

تتناول هذه الدراسة استجابات طلاب مادورا تجاه منهج دورة اللغة العربية عبر الإنترنت من منظور التعليم القائم على النتائج (OBE). ومع التقدم في تكنولوجيا المعلومات، أصبح التعلم الإلكتروني أكثر سهولة، مما أتاح للطلاب فرصًا أوسع لتعميق معارفهم خارج إطار الفصول الدراسية التقليدية. تبحث هذه الدراسة في دوافع طلاب مادورا للالتحاق بالدورات العربية الإلكترونية، ومدى تقبلهم لمنهج التعليم القائم على النتائج، وتأثير هذه الدورات على نتائج تعلمهم. وقد استخدمت الدراسة المنهج النوعي، حيث جُمعت البيانات من خلال المقابلات والملاحظات الميدانية مع 18 طالبًا من مادورا ينتمون إلى عدد من المعاهد الإسلامية. وكشفت النتائج عن رؤى مهمة تتعلق بالعوامل الثقافية والاجتماعية التي تؤثر في تفاعلهم واستجابتهم للتعلم الإلكتروني، مما يبرز أهمية تكييف الممارسات التعليمية بما يتناسب مع السياقات المحلية لتعزيز فعالية التعلم.
The Impact of Work Stress on Employee Engagement at PT Pacific Rubber Works Hadi, Nurul; Wijanarko, Adrian Azhar
Journal of Applied Business Administration Vol 9 No 2 (2025): Journal of Applied Business Administration
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaba.11690

Abstract

The dynamics of the manufacturing sector in the industrial era 4.0 demand optimal management of employee engagement during complex production processes. This study analyzes the impact of work stress on employee engagement in employees of PT. Pacific Rubber Works. A quantitative explanatory method using purposive sampling involved 121 respondents, who were analyzed using simple linear regression. Results showed a very weak negative association (r = -0.106) that was not significant (t = -1.163; p = 0.247). The regression equation Y = 33.175 - 0.062X indicates that each 1-unit increase in stress decreases engagement by 0.062 units. Work stress accounted for only 1.1% of the variance in employee engagement. (R² = 0.011), while 98.9% was influenced by other factors such as job satisfaction, work-life balance, and social support. The study concluded that the impact of stress on engagement does not follow conventional linear patterns in standardized manufacturing. It is recommended that management adopt a holistic approach that emphasizes dominant contextual factors to optimize employee engagement.
The Penyuluhan Pola Makan DASH bagi Lansia sebagai Strategi Pengendalian Hipertensi di Banda Aceh: Penyuluhan Pola Makan DASH bagi Lansia sebagai Strategi Pengendalian Hipertensi di Banda Aceh Gressia, Rosa Galica Gita; Hadi, Nurul; Juanita2, Juanita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 3 (2025): JPKK Edisi Desember 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss3.2420

Abstract

Hypertension is common among older adults and can lead to serious complications such as stroke and heart failure. One non-pharmacological effort to control it is the application of the Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet. This activity aimed to improve older adults’ knowledge and skills in implementing the DASH eating pattern. The method used was educational demonstration with a participatory approach, conducted in Banda Raya Subdistrict, Banda Aceh City. The activities included lectures, demonstrations, and redemonstrations using videos, posters, leaflets, and examples of DASH menus. The results showed increased understanding and interest among participants in adopting healthy eating patterns. The demonstration method proved effective in raising older adults’ awareness of blood pressure control. Evaluation results showed that 75% of participants were able to recall the main principles of the DASH diet, 80% could mention three recommended foods and three foods that should be reduced, and 85% were interested in applying it at home. Participants also demonstrated changes in attitude, with a stronger commitment to reducing the consumption of fatty foods. This activity ran smoothly, was interactive, and succeeded in improving older adults’ knowledge, attitudes, and interest in implementing healthy eating patterns as a non-pharmacological effort to control blood pressure. Thus, the demonstration method proved effective in increasing older adults’ awareness of the importance of hypertension control through the DASH diet. Abstrak Hipertensi sering dialami lansia dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengendalikannya dengan penerapan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam menerapkan pola makan DASH. Metode yang digunakan adalah demonstrasi edukatif dengan pendekatan partisipatif, dilaksanakan Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi, dan redemonstrasi dengan media video, poster, leaflet, serta contoh menu DASH. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan minat peserta dalam menerapkan pola makan sehat. Metode demonstrasi terbukti efektif meningkatkan kesadaran lansia terhadap pengendalian tekanan darah. Hasil evaluasi  menunjukkan  bahwa  75%  peserta  mampu mengingat prinsip utama diet DASH, 80% dapat menyebutkan tiga makanan yang dianjurkan dan tiga yang perlu dikurangi, serta 85% berminat menerapkannya di rumah. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap dengan lebih berkomitmen dalam mengurangi konsumsi makanan berlemak. Kegiatan ini berjalan lancar, interaktif, dan berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, serta minat lansia dalam menerapkan pola makan sehat sebagai upaya nonfarmakologis pengendalian tekanan darah. Dengan demikian, metode demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya pengendalian hipertensi melalui pola makan DASH.
Penerapan Perawatan Berpusat Keluarga dalam Penanganan Stunting di Komunitas Tahlil, Teuku; Maulina, Maulina; Hadi, Nurul; Zulkarnaini, Zulkarnaini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24000

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah masalah nutrisi kronis yang berdampak buruk terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, yang merupakan sumber daya manusia masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada pemberdayaan keluarga sebagai unit utama pengasuhan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam pencegahan stunting melalui penerapan pendekatan pelayanan yang berpusat keluarga atau Family Centered Care (FCC). Metode pelaksanaan intervensi meliputi kegiatan koordinasi dengan pemerintah gampong dan puskesmas, sosialisasi program Keluarga Sadar Stunting, edukasi kepada ibu hamil dan ibu balita, pelatihan kader posyandu, pembentukan taman sehat keluarga, serta penyediaan sarana pendukung berupa modul FCC, video edukasi, alat stimulasi anak, dan timbangan digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pencegahan stunting setelah intervensi. Selain itu, kemampuan kader dalam deteksi dini masalah gizi meningkat, keaktifan masyarakat dalam mengikuti posyandu bertambah, dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi semakin optimal. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara fakultas, puskesmas, dan pemerintah gampong. Dengan demikian, pendekatan FCC terbukti efektif dalam memberdayakan keluarga sekaligus mendorong upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di komunitas. Tenaga perawat dan professional terkait di komunitas perlu mempertimbangkan penggunaan pendekatan FCC dalam pencegahan stunting di Masyarakat. Kata Kunci: Family Centered Care, Stunting, Pemberdayaan Keluarga, Posyandu.  ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem that affects children’s physical growth and cognitive development, a future human capital. An effective stunting prevention intervention requires an approach that goes beyond nutritional interventions by empowering families as the primary caregiving unit. This community engagement program aimed at enhancing family capacity in stunting prevention through the implementation of the Family Centered Care (FCC) approach. The activities included coordination with village authorities and the local health center, implementation of the “Stunting-Aware Family” campaign, health education for pregnant women and mothers of toddlers, training for posyandu cadres, establishment of family health gardens, and provision of related support materials such as FCC modules, educational videos, child stimulation tools, and digital weighing scales. Evaluation results showed a significant improvement in mothers’ knowledge, attitudes, and practices related to stunting prevention. Additionally, cadre skills in early nutritional detection improved, community participation in posyandu increased, and the utilization of home gardens as sources of nutritious food became more optimal. The program has also strengthened collaboration between the Faculty of Nursing, the local health center, and the village government. In conclusion, the FCC approach has proven effective in empowering families and promoting sustainable stunting prevention efforts at the village level. Community health nurses and other related professionals should consider the use of FCC in stunting prevention approach in community setting. Keywords: Family Centered Care, Stunting, Family Empowerment, Community Health Posts.
The Curriculum Structure of Pesantren in Madura: Uncovering the Values of Religious Moderation Hadi, Nurul; M. Hasbullah; Abd. Rahman Romadhon; Khomisatul Fajriyah; Karomatun Nafisah; Ahmad Sudi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v20i1.15421

Abstract

This research aims to analyze the curriculum structure of Islamic boarding schools (Pesantren) in Madura and to determine the extent to which the values of religious moderation are reflected in the curriculum. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. The research results show that the curriculum structure of Pesantren in Madura generally still refers to classical Islamic texts (kitab kuning) based on the Shafi'i school of thought. The curriculum encompasses a range of Islamic knowledge disciplines such as Fiqh, Ushulfiqh, Hadith, Tafsir, and others. The values of religious moderation are reflected in the content of the Pesantren curriculum, such as the emphasis on understanding moderate (wasathi) Islam, the teaching of the concepts of tolerance, and the appreciation of pluralism. In addition, activities in Pesantren also reflect the values of moderation, such as interfaith and cross-cultural dialogues and cultural performances. The books taught in Pesantren, especially the works of moderate Sunni scholars, contain teachings that support religious moderation, such as the importance of cultivating tolerance, respecting diversity, and avoiding extremism. This study concludes that the curriculum structure of Pesantren in Madura reflects values of religious moderation, although further development and reinforcement are still needed. Such efforts are essential to maintaining the role of Pesantren as an educational institution that cultivates a generation of moderate and tolerant Muslims.