Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran IPS Dengan Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Think-Talk-Write Ditinjau Dari Kreativitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar (Penelitian dilaksanakan Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Kaliwungu Kudu Sutarti -; Ika Oktavianti; Aisyah Nur Sayidatun Nisa; Henry Suryo Bintoro
Jurnal Sosial dan Budaya Vol 7, No 1 (2014): Jurnal Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.724 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) mengetahui apakah siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Cooperative Learning Tipe Think-Talk-Write (TTW) menghasilkan prestasi belajar IPS yang lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional, (2) mengetahui perbedaan prestasi belajar bagi siswa yang mempunyai kreativitas belajar tinggi, sedang, dan rendah, serta (3) mengetahui ada tidaknya interaksi antara penggunaan model pembelajaran terhadap prestasi belajar IPS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2 נ 3. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kecamatan Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 36 responden yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Uji prasyarat Analisis Variansi menggunakan metode Lillifors untuk uji normalitas dan metode Barlett untuk uji homogenitas. Dengan ? = 0,05 diperoleh sampel berasal dari populasi berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis yang digunakan adalah ANAVA dua jalan dengan sel tak sama. Dengan ? = 0,05 menunjukkan (1) berarti tidak terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran terhadap berarti tidak terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran terhadap dengan hipotesis teori, (2) F = 22,01 lebih besar dari 3,00 = F berarti terdapat perbedaan prestasi belajar IPS antara siswa dengan kreativitas belajar tinggi, sedang, dan rendah. Hal tersebut sesuai dengan hipotesis teori, (3) F = 0,23 lebih kecil dari 3,00 = F berarti perbedaan prestasi dari masing-masing model pembelajaran konsisten pada masing-masing tingkat kreativitas belajar dan adanya perbedaan prestasi belajar dari masing- masing tingkat kreativitas belajar konsisten pada masing-masing model pembelajaran. Hal tersebut tidak sesuai dengan hipotesis teori.
PENGEMBANGAN KETRAMPILAN SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL MELALUI PENERAPAN RECIPROCAL LEARNING BERBANTU MEDIA CERITA DAN METRIK INGATAN Ika Oktavianti; Mohammad Kanzunnudin
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i1.438

Abstract

Pembelajaran IPS mempunyai tujuan utama untuk mengembangkan karakteristik waga negara Indonesia yang baik khususnya dalam cara berfikir, bersikap dan berperilaku sosial dalam hidup bermasyarakat. Berdasarkan tujuan utama tersebut, pembelajaran IPS tidak hanya menekankan aspek pengetahuan tetapi harus pula mengembangkan ketrampilan sosial siswa untuk mewujudkan tujuan bersikap dan berperilaku sosial dalam hidup bermasyarakat. Ketrampilan sosial dapat dikembangkan pada peserta didik jika dalam pelaksanaan pembelajaran, guru menerapkan pendekatan, model dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini merupakan field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan mixed methods (metode kombinasi). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik pemerikasaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) reciprocal learning berbantu media cerita dan metrik ingatan pada pembelajaran IPS berbasis keunggulan lokal dapat diterapkan dalam menggembangkan ketrampilan sosial siswa, 2) terjadi pengembangan ketrampilan sosial pada siswa setelah diterapkannya reciprocal learning berbantu media cerita dan metrik ingatan pada pembelajaran IPS berbasis keunggulan lokal, dan 3) perbedaan individu terutama dalam kesiapan belajar yaitu siswa yang mengalami gangguan disabilitas intelektual, slow learner, disleksia, disgrafia, dan anak yang mempunyai kurangnya kerapian kurang merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ketrampilan sosial pada pembelajaran IPS berbasis keunggulan lokal.
APPLICATION OF THE MAKE A MATCH MODEL ASSISTED WITH ESAPI MEDIA TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES Nita Yunda Sari; Ika Oktavianti; Deka Setiawan
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v2i2.145

Abstract

This research aims to describe the application of the model a make a match assisted by ESAPI media to improve student learning outcomes in grade IV SDN Wonoketingal 02. Classroom action research was conducted in class IV SDN Wonoketingal 02 with a research subject of 20 students. This study uses design classroom action research from Kemmis and MC. Taggart and last for 2 cycles. The independent variable of this study is the make a match model and ESAPI media, while the dependent variable in this study is student learning outcomes. Data collection methods used are qualitative and quantitative data. The result showed an increase in mastery learning outcomes aspects of knowledge in the first cycle of 73.3% and an increase in the second cycle of 77.2% in good qualifications. The completeness of both cycles is 3.9% with a good category. This proves that the application of the make a match model assisted by ESAPI media can improve student learning outcomes in grade IV SDN Wonoketingal 02.
PARENTING PATTERNS FOR LEARNING DISCIPLINE OF ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN IN LANGENHARJO VILLAGE, PATI Asnafun Naimah; Ika Oktavianti; Muhammad Noor Ahsin
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 3 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v3i1.153

Abstract

This study aims to analyze the role of parenting on the learning discipline of elementary school age children in Langenharjo Village, Margorejo District, Pati Regency. This research uses a qualitative case study method. The data collection technique used is data training or in the form of in-depth observations, interviews and documentation. The subjects studied were school students in Langenharjo Village and their parents. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that all parents provide a form of democratic parenting to their children. In the application of this parenting style, parents provide assistance and guide children in learning to apply discipline to children with full understanding. Parents also give freedom to children, but it must be accompanied by certain limits and rules for the good of the child which must be agreed upon by parents and children with various considerations and not burdensome to the child. Learning discipline, especially for children who attend SD Langenharjo 01, can be said to be going well, with democratic parenting applied by parents in dealing with learning conditions during a pandemic like this, students in studying and doing assignments can complete and collect assignments on time.
IMPLEMENTASI MEDIA UTANGKLEK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Frandika Fajar Juliarto; Ika Oktavianti; Imaniar Purbasari
WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 1, No 1 (2020): WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : PGSD Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/wasis.v1i1.4710

Abstract

This study aims to describe the application of the traditional utangklek game and examine the improvement of student learning outcomes on the theme of 5 sub-themes of ecosystem balance class V SDN Widorokandang. Classroom action research was conducted in class V SDN Widorokandang Pati with 20 students as research subjects. This research consists of two cycles and each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The independent variable in this study is utangklek media. While the dependent variable is learning outcomes. The research instrument consisted of tests, observations, interviews, and documentation. The analysis used is qualitative analysis and quantitative analysis. The results showed there was an increase in completeness of the learning outcomes aspects of students' knowledge of social studies in the first cycle by 60% and the second cycle by 80%. The completeness of learning outcomes for Indonesian content in cycle I was 65% and cycle II was 80%. Learning outcomes aspects of social studies students' skills in the first cycle by 65% in good qualifications increased in the second cycle by 80% in good qualifications. The completeness of learning outcomes of Indonesian content in the aspect of skills in the first cycle by 55% in the qualifications is good enough to 80% in the good qualifications. It proves that the application of the traditional utangklek game can improve the learning outcomes of fifth grade students at SDN Widorokandang.
Analisis Proses Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Di SD N 2 Karangharjo Grobogan Niken Niken Suprapti; Ika Oktavianti; Muhammad Noor Ahsin
WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2022): WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : PGSD Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/wasis.v3i1.7420

Abstract

This study aims to describe the process and constraints of online learning during the Covid-19 pandemic in class V SD N 2 Karangharjo.This research uses descriptive qualitative research. This research was conducted at SD N 2 Karangharjo. The data in this study were obtained using non-test techniques consisting of interviews, observation and documentation. Research instruments include interview sheets, and observation sheets. Data analysis techniques used interactive techniques consisting of data collection, data reduction, data presentation, and conclusions.The results of this study show that the online learning process is carried out at SD N 2 Karangharjo through the whatsapp application where all the learning processes in the form of delivering materials, assignments, and collecting assignments are all through the whatsapp application and the implementation is also carried out in a bolster (mobile teacher). These efforts are quite effective because in improving the quality of learning with these efforts students are more enthusiastic about learning than independent learning at home, students can ask questions directly about materials that are not understood, and children can interact directly between educators and students.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DONGENG PADA BUKU SISWA TEMA 2 KELAS 3 UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Nandya Ayu Yekti; Ika Oktavianti; Muhammad Noor Ahsin
Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2021): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/gurutua.v4i1.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter pendidikandalam dongeng pada buku siswa tema 2 kelas 3. Penelitian ini merupakan penelitiandengan metode deskriptif kualitatif jenis study pustaka. Metode pengumpulan data menggunakan tenik pustaka yaitu baca, catat dan dokumentasi (foto). Objek yang akan diteliti adalah buku atau teks dongeng. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahanalisis data interatif meliputi: reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan antara lain: nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam 10 dongeng pada buku siswa tema 2 kelas3 sebanyak 29 nilai pendidikan karakter antara lain yaitu jujur, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab
PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN SLAF TERPADU BAHJATUR ROGHIBIIN KUDUS Istyi Nihayati; Erik Aditia Ismaya; Ika Oktavianti
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 11: April 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i11.485

Abstract

Discipline character is the awareness that arises from the innermost inner self of humans to follow and obey the rulesnd also legal vakues that apply in the unit of the environment they occupy. The Bahjatur Roghibiin integrated Salaf Islamic Boarding Scool is a place to educate good discipline character see from the attitudes and abilities of the students. In this study to implementation of disciplinary character of the students in integrated salaf Islamic boarding school Bahjatur Roghibiin Kudus. This study uses a qualitative research approach with case study rsearch type. The results of study stated that salaf education found by the researchers in the recitation activities is an activity that refers to the “ kitab kuning” and uses several methods such as “bendongan or wetonan” memorization,” sorogan” and “batsul al-masail” which are used in each activity.
PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ANAK SEKOLAH DASAR Septiana Sahar; Deka Setiawan; Ika Oktavianti
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 5: Oktober 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i5.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman nilai-nilai Pancasila berdasarka bunyi sila kelima, mengetahui sikap keadilan anak sekolah dasar dalam kehidupan sehari-hari, mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila serta mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari siswa di Dukuh Godang RW 09 pada tahun ajaran 2020/2021. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai sia ke lima Pancasila dalam kehidupan sehari-hari anak di Dukuh Godang RW 09 dilakukan dengan cara orang tua memberikan contoh mengenai sikap sopan santu terhadap orang yang lebih tua, saling tolong menolong dan membantu sesama. Implementasi nila sila kelima Pancasila ditunjukkan dengan tidak membeda-bedakan orang lain, orang tua mengingatkan anaknya untuk melakukan ibadah, dan mengajari anak untuk berbuat baik terhadap orang lain. Faktor yang mempengaruhi anak dalam mengaktualisasikan nilai sila kelima Pancasila yaitu orang tua mengingatkan anak untuk membantu pekerjaan orang tua di rumah seperti menyapu lantai dan memasak, mengingatkan anak untuk tidak berbicara kata yang kasar dengan orang tua, dan mengingatkan anak untuk tidak bermalas-malasan ketika berada di rumah. Anak di Dukuh Godang RW 09 sudah menerapkan nilai sila kelima Pancasila, di tunjukkan dengan menghargai orang lain, saling bergotong royong dan membantu sesama. Bagi orang tua hendaknya lebih memberikan arahan kepada anak untuk lebih memahami nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia .
POLA ASUH ORANG TUA UNTUK MEMBENTUK KEDISIPLINAN BELAJAR ANAK KELAS V DI DESA KARANGROWO Silvina Nur Alisya; Ika Oktavianti; Deka Setiawan
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 8: Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i8.1134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan belajar dan pola asuh orang tua yang tepat diterapkan untuk membentuk disiplin belajar anak di rumah di Desa Karangrowo RW IV. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif diskriptif dengan subjek penelitian berjumlah 8 yaitu 4 anak kelas V dan 4 orang tua anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan pencatatan. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah tiga dari 4 orang tua menerapkan pola asuh demokratis dan satu dari empat orang tua menerapkan pola pengasuhan permisif. Orang tua dengan penerapan pengasuhan demokratis membiasakan aktivitas yang positif serta bermanfaat bagi masa depan sang anak sejak kecil salah satunya yaitu kedisiplinan. Pola asuh yang tepat baik digterapkan orang tua untuk membentuk kedisiplinan belajar anak adalah pola asuh demokratis.