Articles
Pola Asuh Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Sosial Anak di Desa Pagendisan Kecamatan Winong
Rema Murtiningsih;
Deka Setiawan;
Ika Oktavianti
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2649
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua dalam mengembangkan perilaku sosial anak di Desa Pagendisan Kecamatan Winong. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subyek penelitian ini adalah anak dan orang tua di Desa Pagendisan Kecamatan Winong. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tiga unsur utama yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari lima subjek orang tua empat diantaranya memberikan pola asuh demokratis dan satunya otoriter. Dampak dari pemberian pola asuh demokratis memunculkan perilaku sosial anak yang mampu bertindak atas kemampuannya sendiri, sementara pemberian dengan pola asuh otoriter menjadikan anak sulit mengambil keputusan sendiri karena masih diperintah terus menerus oleh orang tua. Meskipun begitu kelima subjek anak-anak mampu menunjukan perilaku sosial anak pada kesehariannya yang mampu menghormati orang lain, tolong menolong, sopan dan santun, peka dan peduli, serta berterima kasih dengan baik. Kesimpulan penelitian ini adalah rata-rata orang tua di Desa Pagendisan memberikan pola asuh demokratis yang memberikan dampak ke anak mandiri dan percaya diri dalam berperilaku sosial. hasil penelitian semoga dapat dijadikan study betapa pentingnya pola asuh orang tua dalam keluarga dalam membentuk perilaku sosial anak.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SD melalui Model Pembelajaran Numbered Heads Together dengan Media Kipas
Utami, Oktavia Putri;
Oktavianti, Ika;
Ardianti, Sekar Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7159
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD 2 Jati Wetan Kudus dan keterampilan guru pada materi IPAS dengan pembelajaran tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan Kartu IPAS Smart (KIPAS). KIPAS adalah media kongrit yang dapat menunjang siswa dalam mempelajari materi konseptual. Penelitian Tindakan Kelas ini melalui 2 siklus. Setiap siklus dibagi menjadi 2 pertemuan, yang meliputi 4 tahap yakni rencana, aksi, observasi, dan refleksi. Subjek penilitian adalah siswa dan guru. Tenik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data memakai pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif statistik deskriptif. Hasil penelitian membuktikan ketuntasan belajar kognitif meningkat, terlihat pada siklus I mencapai 69% kriteria cukup baik dan siklus II 92% kriteria sangat baik. Keterampilan siswa siklus I 85% kriteria baik dan siklus II 100% kriteria sangat baik. Keterampilan mengajar guru mengalami peningkatan dengan perolehan jumlah rata-rata skor pada siklus I 83 kriteria baik, dan siklus II 93 kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui NHT dengan KIPAS dapat memaksimalkan hasil belajar siswa dan keterampilan guru.
Model Problem Based Learning Berbantuan Diorama Bulusan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV
Lestari, Santi;
Masfuah, Siti;
Oktavianti, Ika
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 1 (2023): Januari (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v7i1.36080
This study aims to describe the increase in student learning outcomes on theme 7 class IV SD 4 Hadipolo through the Problem Based Learning model assisted by Bulusan dio-rama. This type of research is Classroom Action Research. The research subjects were 25 students in grade IV SD 4 Hadipolo for the 2021/2022 academic year. Data collection techniques include interviews, observations, tests, and documentation. Quantitative and qualitative data analysis. The results showed an increase in learning outcomes in the knowledge aspect of pre-cycle science content by 56%, increasing by 68% in cycle I and 84% in cycle II. The pre-cycle Indonesian content achieved 60% classical learning mastery, increased by 72% in cycle I and increased by 88% in cycle II. There was an increase in the results of the observation of the pre-cycle students' skills from 63.6 to 74.64 in the first cycle, an increase of 85.03 in the second cycle. Based on the results of the study it can be concluded that the application of the Problem Based Learning model assisted by the Bulusan diorama can improve student learning outcomes in theme 7 class IV SD 4 Hadipolo.
Introduksi Teknologi Budidaya Bawang Merah Skala Pekarangan di Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang
Ariadi, Zepri;
Karenina, Tili;
Oktavianti, Ika;
Karmelina, Karmelina;
Wiriansyah, Andhi;
Natalia, Beta
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 1 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46774/pptk.v7i1.565
Shallots are the important horticultural commodities that contribute to inflation but the level of production is still limited. Shallot cultivation is mostly carried out on Java and its development in other regions is limited. The purpose of the introduction of shallot technology was to motivate and empower the community in utilizing yard to meet needs and increase income. The implementation of shallot introduction activities was carried out through three main stages. There were of coordination consisting of initial survey activities with internal and external stakeholders, demonstration plot for shallot cultivation on the yard of business group members, and periodic monitoring and evaluation. From the introduction of shallot cultivation in the yard, it had increased the knowledge of business group Rawa Ijo Sematang Borang members in cultivating shallots and was able to motivate business group members in understanding the importance of utilizing the yard as productive land. From per 100 polybags planted with shallots with a total seed weight of 0.565 kg, a yield of 5.83 kg was obtained. Beside that, it could also reduce family consumption expenditure and increase household income.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SD melalui Model Pembelajaran Numbered Heads Together dengan Media Kipas
Utami, Oktavia Putri;
Oktavianti, Ika;
Ardianti, Sekar Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7159
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD 2 Jati Wetan Kudus dan keterampilan guru pada materi IPAS dengan pembelajaran tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan Kartu IPAS Smart (KIPAS). KIPAS adalah media kongrit yang dapat menunjang siswa dalam mempelajari materi konseptual. Penelitian Tindakan Kelas ini melalui 2 siklus. Setiap siklus dibagi menjadi 2 pertemuan, yang meliputi 4 tahap yakni rencana, aksi, observasi, dan refleksi. Subjek penilitian adalah siswa dan guru. Tenik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data memakai pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif statistik deskriptif. Hasil penelitian membuktikan ketuntasan belajar kognitif meningkat, terlihat pada siklus I mencapai 69% kriteria cukup baik dan siklus II 92% kriteria sangat baik. Keterampilan siswa siklus I 85% kriteria baik dan siklus II 100% kriteria sangat baik. Keterampilan mengajar guru mengalami peningkatan dengan perolehan jumlah rata-rata skor pada siklus I 83 kriteria baik, dan siklus II 93 kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui NHT dengan KIPAS dapat memaksimalkan hasil belajar siswa dan keterampilan guru.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KELAS IV SDN JLEPER 01
ega tria karisma;
Deka Setiawan;
Ika Oktavianti
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 2, No 3 (2022): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jpi.v2i3.8366
Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar kelas IV di SD N Jleper 1 pada pembelajaran luring.Objek penelitian ini siswa kelas IV SD N Jleper 1. Variable penelitian ini adalah Minat Belajar siswa.Metode Penelitian Yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV di SD N Jleper 1. Tehnik pengumpulan data yang digunakan observasi,wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bentuk skoring.Hasil penelitian tingkat minat belajar siswa terhadap pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri Jleper 1 pada masa luring masih perlu mendapatkan perhatian yang lebih, baik dari guru (pendidik) dan lingkungan sekitarnya.Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri Jleper 1 masih rendah. Diharapkan guru dan orang tua dapat memberikan dorongan motivasi dan perhatian kepada siswa.
Efektivitas model pembelajaran scramble berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pendidikan pancasila di sekolah dasar
Ahmad, Mujtaba;
Khamdun, Khamdun;
Oktavianti, Ika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v8i3.26476
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi efektivitas model pembelajaran scramble berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada Pendidikan Pancasila kelas V di SD 3 Jurang Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan di kelas V SD 3 Jurang dengan subjek penelitian 23 siswa yang berlangsung pada 2 pertemuan dengan menggunakan metode pre-experimental design tipe one group pretest-posttest (tes awal-tes akhir tanpa ada kelompok pembanding atau kelompok kontrol). Teknik pengumpulan data meliputi teknik tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas serta uji hipotesis yang terdiri dari uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD 3 Jurang sebelum dan sesudah diterapkanya model Scramble berbantuan media audio visual. Hal ini ditunjukkan oleh hasil SPSS uji paired sample t-test dari nilai signifikansi sebesar 0,000 artinya sig > 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa Model scramble berbantuan media audio visual efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada Pendidikan Pancasila kelas V (terdapat perbedaan nilai sebelum dan sesudah dibelajarkan menggunakan model scramble berbantuan media audio visual) serta hasil one sample t-test yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,341 artinya sig > 0,05 maka Nilai rata-rata siswa kelas eksperimen tidak sama dengan 78. Kesimpulannya terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD 3 Jurang sebelum dan sesudah diterapkanya model Scramble berbantuan media audio visual. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Media Audio Visual, Model Scramble
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA ULAR TANGGA BERBASIS QR CODE PADA KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS III SDN PASURUHAN
Malaka Sari, Syibilla Oktavia;
Oktavianti, Ika;
Santoso, Denni Agung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Pasuruhan masih banyak dilakukan secara konvensional dengan metode ceramah dan hafalan. Pendekatan ini membuat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran serta mengalami kesulitan dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menguji efektivitas model pembelajaran pembelajaran Team games Tournament berbantuan media ular tangga berbasis QR Code pada keaktifan belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas III SD Negeri Pasuruhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN Pasuruhan, yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran pembelajaran pembelajaran Team games Tournament berbantuan media ular tangga berbasis QR Code pada keaktifan belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas III SD Negeri Pasuruhan. Kata Kunci : Team games Tournament, ular tangga berbasis QR Code, Keaktifan Belajar
Studi Komparasi Pembibitan Tanaman Sayuran pada Media Tanam Hidroponik dan Media Konvensional
Ariadi, Zepri;
Karenina, Tili;
Oktavianti, Ika;
Karmelina, Karmelina;
Wiriansyah, Andhi;
Fatra, Deni;
Pertiwi, Putri Buana
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 1 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46774/pptk.v8i1.628
Penggunaan hidroponik untuk produksi sayuran telah umum dilakukan. Namun penggunaan hidroponik untuk tujuan pembibitan tanaman sayuran belum banyak dilakukan meskipun secara penelitian cukup potensial. Oleh karena itu, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pembibitan secara hidroponik terhadap pertumbuhan beberapa jenis sayuran. Penelitian dilaksanakan di Kota Palembang menggunakan 5 jenis sayuran cabai merah keriting, cabai rawit putih, cabai rawit hijau, terong ungu, dan tomat cherry. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 perlakuan berupa pembibitan hidroponik menggunakan media rockwool, cocopeat dan tanah (kontrol). Data yang dikumpulkan terdiri dari beberapa attribut morfologi dari tanaman yang umum digunakan dalam menilai kualitas bibit serta pertumbuhannyaantara lain tinggi tanaman (cm), jumlah daun (cm), panjang akar (cm), dan berat akar (gr). Data yang diperoleh diuji melalui analisis sidik ragam dan kemudian diuji lebih lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam cocopeat dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tomat cherry dalam pembibitan secara hidroponik. Media tanam cocopeat juga meningkatkan bobot akar tomat cherry dan cabe rawit serta panjang akar lima komoditi hortikultura yang diuji dan secara. Media tanam rockwool menghasilkan pertumbuhan tinggi dan jumlah daun yang secara nyata lebih rendah daripada cocopeat dan tanah. Media tanam cocopeat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai media tanam pembibitan tanaman sayuran secara hidroponik.
Optimalisasi Kemampuan Literasi Siswa SD Melalui IPAS: Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Box TESANRA
Ummah, Rika Rohmatul;
Oktavianti, Ika;
Kironoratri, Lintang
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35672/afeksi.v5i1.209
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Pop Up Box TESANRA dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang mengacu pada prosedur pengembangan Borg Gall (1983: 775) yang disederhanakan menjadi 4 tahap yaitu: 1) Research and information collecting (Tahap analisis dan pengumpulan data), 2) Planing (Tahap perencanaan), 3) Develop preliminary form of product (Tahap pengembangan produk), dan 4) Preliminary and Operational field testing (Tahap validasi serta uji coba skala terbatas). Tingkat kevalidan media yang dikembangkan diukur dengan angket penilaian media yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Hasil validasi media memperoleh jumlah skor rata-rata 3,7 dengan presentase total skor 94,64% dan hasil validasi materi memperoleh skor rata-rata 3,8 dengan presentase total skor 96,42%. Berdasarkan pedoman konvensi data kuantitatif ke data kualitatif, maka pengembangan media Pop Up Box TESANRA berada pada kategori Valid. Sehingga dapat disimpulkan bahwa desain media Pop Up Box TESANRA ini layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas IV Sekolah Dasar.