Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Carrying Capacity of Education Facilities in Banawa Sub-District, Central Sulawesi Province Ibnu, Moh; Saputra, Iwan Alim; Maliki, Rendra Zainal; Budianta, Aziz; Ali, Zaenudin
Tunas Geografi Vol 12, No 2 (2023): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v12i2.50934

Abstract

Education is a basic human need with the aim of achieving high productivity. The results of field surveys in Banawa Regency show that the availability of educational facilities to meet educational needs, based on population projections in 2044, has not yet reached the optimal level. Therefore, careful planning is needed in improving and placing educational facilities. This research aims to evaluate the availability of educational facilities according to the needs of the population, by applying an analysis of the carrying capacity of facilities based on public service standards regulated in SNI 03-1733-2004 concerning urban area planning. The methodology used involves analysis of the carrying capacity of facilities to determine the population's need for educational facilities, population projections using geometric formulas to calculate the expected number of residents in the projected year, as well as spatial analysis using Geographic Information System (GIS) software to assess the distribution of facilities. education in Banawa District. The findings from this research indicate that currently there are 82 units of educational facilities in Banawa District, consisting of 39 PAUD units, 31 elementary school units, 8 junior high school units, and 4 high school units. However, additional educational facilities are needed by 7 PAUD units, 5 elementary school units, 4 junior high school units and 8 high school units in Banawa District.Keywords: Education, Facilities, Carrying Capacity, Banawa
Keterkaitan Faktor Sosial Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong Iwan Alim Saputra; Ratnasari
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 16 No. 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan faktor sosial ekonomi dengan ketahanan pangan rumah tangga nelayan dan mengkaji tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Kecamatan Bolano. Populasi dalam penelitian ini adalah 645 kepala keluarga nelayan dengan jumlah sampel sebanyak 129 kepala keluarga. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan untuk analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa faktor sosial ekonomi dengan ketahanan pangan yaitu: Pendidikan dikedua desa tersebut termasuk dalam kategori sedang dengan ketahanan pangan termasuk dalam kategori sedang pula dengan persentase di Desa Bajo yaitu 52,85 % dan Sama Bahari yaitu 42,37 %. Status nelayan dikedua desa tersebut termasuk dalam kategori sedang dengan ketahanan pangan termasuk dalam kategori sedang pula dengan persentase di Desa Bajo yaitu 55,71 % dan Sama Bahari yaitu 55,93 %. Jumlah anggota keluarga dikedua desa tersebut termasuk dalam kategori tinggi dengan ketahanan pangan termasuk dalam kategori sedang pula dengan persentase di Desa Bajo yaitu 42,85 % dan Sama Bahari yaitu 28,81 %. Hal ini menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi memiliki keterkaitan dengan tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Kecamatan Bolano termasuk dalam kategori sedang, yaitu di Desa Bajo 72,85 % dan di Desa Sama Bahari 66,10 %.
ANALYSIS OF SUITABILITY LAND FOR FLOOD-FREE SETTLEMENT IN BAOLAN DISTRICT TOLITOLI REGENCY Ferdi Ferdi; Iwan Alim Saputra; Rahmawati Rahmawati; Aziz Budianta
GeoEco Vol 9, No 1 (2023): GeoEco January 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v9i1.55499

Abstract

Baolan District, Tolitoli Regency, as a urban area is quite worrying, because it is often hit by floods. The settlement area is an area that is often affected, because the settlement area of Baolan District is in the vulnerable to very vulnerable class. This research was conducted in Baolan District from April to August 2021. The tools and materials used in this study were: a laptop, ArcGis 10.4 software, and secondary data (rainfall data, DEM data or Digital Elevation Model, soil type maps, and maps). RBI scale 1:50000). This type of research is quantitative descriptive with a spatial approach and using saturated sampling rules obtained from the entire population. The purpose of this study was to determine the distribution and level of suitability of land designated for flood-free settlements in Baolan District. The results of the analysis show that the suitability class that has the largest distribution area is the QS class (Quite Suitable) with an area of 31570.148 or 79.97%. Class S (Suitable) is the class with the smallest area of distribution, which is 538.892 or 1.37%, while the other class is class that is not suitable (N) with an area of 7368.287 or 18.66%. Class S (Suitable) indicates that the class is very wide good if it is developed for a useful area and inversely proportional to class N (Not Suitable). While QS (Quite suitable) is a class that is good enough to be developed into a useful area, but there are several things to consider. the condition of the area is quite steep and the topography is high, as a result it will cause natural hazards such as erosion and land slides. Another thing to consider is the area that covers the rain catchment area which should be predominantly functioned as a buffer zone. 
Ploting Titik Koordinat Situs Megalitikum Pokekea Dengan Global Positioning System (GPS) Maliki, Rendra Zainal; Saputra, Iwan Alim; Khairurraziq, Khairurraziq; Muis, Arifuddin Abd; Selfiardy, Syafrida
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v7i1.1776

Abstract

Teknologi Global Positioning System (GPS) merupakan salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk menentukan titik lokasi suatu tempat di permukaan bumi. Salah satu dari tools yang ada dalam GPS yaitu penentuan koordinat. Penentuan lokasi koodinat ini penting bagi seorang geografer untuk menandai dan membuat titik di suatu tempat. Tujuan pengabdian ini yaitu membuat ploting titik koodinat dengan GPS pada situs cagar budaya Megalit Pokekea. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan pengaplikasian ilmu geografi kepada mahasiwa melalui pendampingan langsung di lapangan. Hasil pengabdian yaitu penentuan titik koordinat Situs Megalitikum Pokekea dengan Global Positioning System (GPS) berada pada 141025’582” LS dan 120012’45.966” dan UTM 51 S. Hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dengan output peningkatan soft skill bagi mahasiswa dalam mengoperasikan GPS khususnya dalam penentuan koordinat lokasi di suatu tempat.
Pendampingan Pemanfaatan Quizizz Paper Sebagai Alat Assessment Pembelajaran di Sekolah Putra, Exsa; Saputra, Iwan Alim; Muis, Arifuddin Abd; Mustafa, Mustafa
Surya Abdimas Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i2.5793

Abstract

Kurangnya pemanfaatan elearning dalam komponen penilaian di sekolah menjadi sesuatu yang disoroti dalam pengabdian ini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pendampingan penggunaan platform Quizizz Paper dalam penyusunan alat penilaian pembelajaran yang lebih variatif di SMA Negeri 1 Torue. Metode yang digunakan adalah metode terapan, dengan fokus pada pelatihan intensif untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis teknologi. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, implementasi, pemantauan, eval_uasi, serta tindak lanjut untuk perbaikan berkelanjutan. Pelatihan diselenggarakan menggunakan metode ceramah, diskusi, pemberian motivasi, dan tugas praktis untuk membentuk karakter guru yang kompeten di bidang teknologi pendidikan. Hasil eval_uasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis Quizizz Paper. Nilai rata-rata pretes sebesar 44,4 persen meningkat menjadi 75,8 persen setelah pelatihan. Selain itu, hasil angket dengan rerata 3,6 dari skala 4,0 menunjukkan respon sangat positif terhadap kegiatan ini. Implementasi Quizizz Paper memberikan dampak positif dalam meningkatkan variasi pembelajaran dan pengalaman belajar peserta didik. Program ini menunjukkan keberhasilan dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah.
Inisiasi Pendampingan Sekolah Berwawasan Lingkungan Dan Mitigasi Bencana Alam (SWALIBA) Di SMA Negeri 5 Sigi Kabupaten Sigi Hasan, Haslita Rahmawati; Iwan Alim Saputra; Abd. Muis, Arifuddin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/frq1bh20

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan satuan pendidikan (sekolah) dapat mengintegrasikan karakter sadar lingkungan dan meningkatkan kapasitas dalam kesiapsiagaan terhadap bencana. Rincian masalah tersebut dapat diurai dengan mempertanyakan (1) bagaimana pemahaman pendidikan lingkungan dan kebecanaan komunitas sekolah, (2) bagaimana kesiapan sekolah dalam integrasi kebijakan program lingkungan dan kebencanaan, dan (3) bagaimana kapasitas sumberdaya sekolah dalam mendesain dan mengimplementasi program sekolah berwawasan lingkungan dan mitigasi bencana. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Metode menggunakan metode terapan dengan teknik Focus Grup Discusion (FGD) dan workshop (pendampingan). Pelaksanaan penelitian ini dibedakan menjadi 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis. Hasil kajian Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilaksanakan bahwa dapat  dikatakan warga sekolah butuh peningkatan kapasitas dalam kesiapsiagaan terhadap bencana dan pemahaman warga sekolah tentang edukasi bencana masih sangat kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa inisiasi program Swaliba perlu diimplementasikan di sekolah.
Ploting Titik Koordinat Situs Megalitikum Pokekea Dengan Global Positioning System (GPS) Maliki, Rendra Zainal; Saputra, Iwan Alim; Khairurraziq, Khairurraziq; Muis, Arifuddin Abd; Selfiardy, Syafrida
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v7i1.1776

Abstract

Teknologi Global Positioning System (GPS) merupakan salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk menentukan titik lokasi suatu tempat di permukaan bumi. Salah satu dari tools yang ada dalam GPS yaitu penentuan koordinat. Penentuan lokasi koodinat ini penting bagi seorang geografer untuk menandai dan membuat titik di suatu tempat. Tujuan pengabdian ini yaitu membuat ploting titik koodinat dengan GPS pada situs cagar budaya Megalit Pokekea. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan pengaplikasian ilmu geografi kepada mahasiwa melalui pendampingan langsung di lapangan. Hasil pengabdian yaitu penentuan titik koordinat Situs Megalitikum Pokekea dengan Global Positioning System (GPS) berada pada 141025’582” LS dan 120012’45.966” dan UTM 51 S. Hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dengan output peningkatan soft skill bagi mahasiswa dalam mengoperasikan GPS khususnya dalam penentuan koordinat lokasi di suatu tempat.
Kesejahteraan Masyarakat Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupten Morowali: (Studi Kasus Penduduk Asli dan Penduduk Pendatang) Marwani; Saputra, Iwan Alim
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 20 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the study was to describe and determine the welfare of the residents of Fatufia Village, Bahodopi District, Morowali Regency (Case Study of Indigenous and Migrant Populations). This type of qualitative research uses a descriptive approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques performed were data reduction, data presentation, and data verification. The results of the study show that: 1) Welfare from the economic condition factor of the residents in Fatufia Village can be said to be quite prosperous because they have an income of IDR 3,000,000 to IDR 7,000,000 in one month. Meanwhile, expenses in one month can be fulfilled. Welfare from the conditions of residence for residents in Fatufia Village for the original occupation and occupation can be said to be quite good. 3) The welfare of the community can be measured by the condition of the facilities where the residents in Fatufia Village live, both natives and immigrants are quite good. 4) For the factor of increasing the social welfare of the residents of Fatufia Village, on average they work for companies located in Fatufia Village, so it can be said that they are already good. So the welfare of the people in Fatufia Village, both natives and immigrants, is quite good and quite prosperous.
Distribui Spasial Permukiman Kumuh Di Kecamatan Palu Selatan Kota Palu Rusman, Afandi; Saputra, Iwan Alim
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 21 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out how the spatial distribution of slum-prone areas in South Palu District. This type of research uses Quantitative, the type of research data used is Primary and Secondary Data. The sample in this study uses BIG Image. The method in this study uses a spatial approach. Based on the results of research on the Spatial Distribution of Slums in South Palu District, researchers can draw conclusions. The distribution of slums in the southern part of Palu City is categorized into medium to low slum levels. north and south, namely blocks 2, 3, 4, and 7, fall into the moderate slum category in parts of the northern slum area, southern Birobuli and the Petobo area, namely blocks 1, 5, 6 and 10, while those that fall into the low slum category are in the North Tatura and South Birobuli.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PETA ADMINISTRASI DESA DENGAN DATA SPASIAL DI DESA TOLAI TIMUR Maliki, Rendra; Adrianton; Saputra, Iwan Alim
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v3i1.86

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini termasuk teknologi informasi geospasial telah mengalami kemajuan. Aspek keruangan dalam pemetaan spasial menjadi hal yang sangat penting. Permasalahan mitra yaitu belum adanya peta administrasi desa secara spasial. Pengabdian ini bertujuan untuk pembuatan peta administrasi desa dengan data spasial di desa Tolai Timur Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu pemetaan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam proses pemetaan wilayah mereka. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tolai Timur melalui kegiatan pendampingan pembuatan peta administrasi desa berbasis data spasial. Kegiatan ini diawali dengan pengumpulan informasi awal dan identifikasi masalah sampai dengan tahap evaluasi. Kegiatan ini berupaya untuk memberikan inisiasi untuk pendampingan kepada masyarakat dan pemerintah desa dalam pembuatan peta desa adminitasi yang dapat dijadikan rujukan dalam perencanaan pembanguan desa ke depannya.