Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PARTISIPASI MASYARAKAT PERBATASAN KOTA JAMBI DAN MUARO JAMBI DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR CILEUNCANG GUNA MENCIPTAKAN MASYARAKAT TANGGUH BENCANA Hapsa, Hapsa; Putra, Firmansyah; Baidawi, Ahmad
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.25113

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di perbatasan nol kilometer antara Kota Jambi- Kabupaten Muaro Jambi, masyarakat setempat selalu di tuntut mengantisipasi terjadi musibah banjir cileuncang yang diakibatkan curah hujan tinggi. Setiap masuk bulan penghujan, seperti sekarang (bulan maret-november tahun 2022) masyarakat harus siap siaga untuk kapan saja terjadi banjir Musibah tersebut sudah menjadi ruinitas bulanan yang harus dihadapi setiap musim penghujan, dampak yang ditimbulkan sudah sangat merugikan mulai dari psikologis rasa cemas dan ketakutan, dampak kesehatan, dampak ekonomi kerugian materil yang harus di tanggung, dampak social dimana mobilitas dan rutinitas masyarakat sangat terganggu. Intensitas banjir dalam kurun lima tahun terakhir meningkat dan debit air semakin tinggi. Sehingga tim pengabdian bertujuan agar masyarakat setempat lebih berdaya dalam mengatasi baniir sebagai bentuk mitigasi bencana mengurangi resiko yang lebih luas. Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh tim mulai dari tahap persiapan sampai tahap akhir yaitu dari tanggal 7 April s.d 27 September 2022. Adapun metode pelaksanaannya yaitu dilakukan dengan beberapa tahapan, pertama; Pemberian materi oleh tim pengabdian berjumlah 3 Anggota dengan berbagai perspektif pandangan mitigasi bencana banjir, Kedua; Small Group Discusion (SGD) berupa rangsangan kepada peserta SGD agar memikirkan penyelesaian masalah secara nyata (problem solving) diputuskan untuk tim menyurati secara resmi ke pemda terkait kelanjutan pembuatan kanal air yang terputus.Ketiga;Pemberian Alat Mitigasi Sederhana dengan menfasilitasi bantuan berupa barang yang berguna saat banjir terjadi. Adapun barang yang dimaksud yaitu 50 unit payung, 50 unit senter, dan 50 unit mantel sekali pakai, 3 unit perahu karet Keempat;Follow Up komunikasi yang berlanjut dan berkesinambungan melalua via WhatsApp.
The Capacity of the Regional Disaster Management Agency of Muaro Jambi Regency in the Prevention and Control of Forest and Land Fires in 2024 Desinta, Puspa; Beriansyah, Alva; Sazeta, Mirza; Hapsa, Hapsa
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 3 (2025) July - September
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i3.457

Abstract

This study aims to analyse the capabilities of the Muaro Jambi Regional Disaster Management Agency (BPBD) and the efforts made to combat forest and land fires. Forest and land fires caused by natural and human factors cause environmental damage and result in ecological, economic, and socio-cultural losses. To effectively prevent and control such incidents, the Muaro Jambi BPBD must have strong institutional capabilities. This study uses a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews and document analysis. Using the Kusumasari Capacity Framework, this study evaluates key indicators such as institutional structure, human resources, policy implementation, financial capacity, technical aspects, and leadership. The findings show that the Muaro Jambi BPBD has demonstrated commendable performance in fire prevention and control. However, several challenges remain, including inadequate infrastructure, limited human resources, and budget constraints, which hamper the agency's ability to operate optimally. In addition, public awareness of fire prevention remains uneven, and land clearing by burning is a major cause of fires, along with weather factors. To improve its capabilities, the Muaro Jambi Regional Disaster Management Agency has focused on strengthening cross-sector collaboration, increasing human resource capacity, and utilising technology to support more effective fire prevention and control strategies.
Mengukur Aksesibilitas Digital bagi Penyandang Disabilitas dalam Aplikasi Pelayanan Publik di Kota Jambi Riri, Riri Maria; Hapsa, Hapsa; Qibtiyah, Mariatul
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1786-1794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan aksesibilitas digital yang dihadapi oleh penyandang disabilitas dalam menggunakan aplikasi layanan publik di Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan kuesioner yang dibagikan kepada 98 responden penyandang disabilitas. Analisis data menggunakan SEMpls 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aksesibilitas digital bagi penyandang disabilitas dalam aplikasi pelayanan publik di Kota Jambi dipengaruhi oleh beberapa variabel penting. Hasil analisis menunjukkan bahwa infrastruktur teknologi yang tersedia dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan serta evaluasi layanan digital memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas. Kedua variabel ini terbukti reliabel dan valid, dengan nilai T-statistics yang tinggi dan P value yang sangat rendah, sehingga hipotesis terkait keduanya diterima. Di sisi lain, keberadaan dan efektivitas regulasi serta pengukuran keberhasilan kebijakan aksesibilitas digital tidak menunjukkan hasil yang signifikan, yang mengindikasikan perlunya perbaikan dalam aspek regulasi untuk mendukung aksesibilitas digital. Oleh karena itu, untuk menciptakan layanan publik digital yang inklusif bagi penyandang disabilitas, penting untuk memperkuat infrastruktur teknologi dan meningkatkan partisipasi masyarakat, sambil memperhatikan pengembangan regulasi yang lebih efektif dan mekanisme evaluasi kebijakan aksesibilitas digital. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pengambil keputusan dan pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan aksesibilitas digital di Indonesia
Edukasi Pembentukan Bank Sampah Pada Masyarakat Di Desa Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi fatriani, Riri Maria; Beriansyah, Alva; Lega, Michael; Rohayati, Wahyu; Putra, Dinda Syufradian; Hapsa, Hapsa; Suminah, Suminah; Jusmail, Jusmail
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1891

Abstract

Bank sampah memainkan peran penting dalam mengelola sampah dengan cara berkelanjutan. Masyarakat dapat menukarkan sampahnya dengan imbalan berupa uang atau barang berguna. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang mencemari lingkungan, tetapi juga merangsang kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah yang bijaksana. Desa Simbur Naik dipilih sebagai lokasi pengabdian dikarenakan Pemerintah Desa sebagai mitra pertama menyadari bahwa simbur naik merupakan daerah pesisir yang berpotensi mendapatkan sampah kiriman dari daerah lain, selain itu kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan masih rendah sehingga Pemerintah Desa Simbur Naik berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi dan TPBIS Omah Sinau Jambi sebagai mitra kedua yang sudah berpengalaman dalam mengelola bank sampah di Kota Jambi. Adapun metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini tahapan pertama memberikan sosialisasi edukasi dan berdiskusi sebagai pengetahuan awal, menggiring pemahaman masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, kedua pendampingan pendirian bank sampah diawali penandatanganan perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman sebagai bentuk landasan komitmen pelaksanaan pengabdian secara berkelanjutan di Desa Simbur Naik. Hasil evalusi kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa dan peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian mendukung penuh proses diskusi serta pembentukan bank sampah. Harapannya dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan dapat mengelola sampah dengan bijak.
Praktik Pengumpulan Batu Sungai dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat Desa Taliabo Irmayani, Irmayani; Hapsa, Hapsa; Marzuki, Muhammad; Bakari, Yulianti
SIGn Journal of Social Science Vol 3 No 2: Desember 2022 - Mei 2023
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v3i2.327

Abstract

This research aims to understand how the Taliabo Village community utilizes the potential of Sausu River rocks, identify the challenges faced by rock gatherers, and explore the socio-economic dynamics of the village in addressing these challenges. This research uses an inductive qualitative analysis. Inductive analysis is an approach that begins with field facts, analyzes them based on relevant theories and arguments, and ultimately yields a conclusion. The results show that gathering rocks in the Sausu River of Taliabo Village is a vital economic activity supporting the livelihood of part of the community. Adapting to natural conditions and using traditional tools like tire rafts and gate-gate demonstrate the community’s resilience and creativity in utilizing local resources. Although flexible working hours offer adaptation to uncertainties, the pricing structure of rocks based on their size provides significant economic opportunities. However, challenges such as natural conditions in the dry season and health issues add difficulties to this work. Furthermore, socio-economic aspects such as the culture of mutual aid underscore the importance of communal cooperation in overcoming hardships. At the same time, limitations in meeting education and housing needs reflect broader challenges faced by the river rock gatherer community in Taliabo Village. Therefore, the Government of Parigi Moutong Regency is recommended to support the rock gathering activities in the Sausu River as an essential part of Taliabo Village’s local economy. It could include providing training and access to more efficient technology to enhance productivity and work safety for river rock gatherers. Additionally, rock gatherers are advised to adopt safer and more sustainable work practices, including ergonomic tools and attention to occupational health and safety. For the Taliabo Village community, it is recommended that the existing mutual aid system be strengthened. These joint initiatives can help address some of the socio-economic challenges the river rock gatherer community faces while strengthening communal resilience against economic and natural uncertainties.
Warisan Budaya dan Adaptasi Sosial: Internalisasi Nilai-Nilai Paddisengeng oleh Etnis Bugis-Bone di Desa Masamba Rusman, Rusman; Junaidi, M.; Hidayat, Rahmat; Badollahi, Muh. Zainuddin; Hapsa, Hapsa
SIGn Journal of Social Science Vol 4 No 1: Juni - November 2023
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v4i1.334

Abstract

This research aims to understand the processes and effects of internalizing paddisengeng values by the Bugis-Bone ethnicity residing in Masamba Village. This research uses an ethnographic analysis. Ethnographic analysis is an approach that begins with field facts, analyzes them based on cultural theories and relevant arguments to explore the cultural situation of the community, and ultimately yields a conclusion. The results show that the process of internalizing paddisengeng values by the Bugis-Bone ethnicity in Masamba Village, which includes the stages of introduction and understanding as well as acceptance and integration, has successfully instilled values such as compassion, honesty, integrity, honor, decorum, hard work, migration, and religious morality. However, the internalization has also presented challenges, particularly regarding the shift in siri’ values that may encourage ostentatious and vanity behavior, potentially reducing social coherence. Therefore, it is recommended that the Department of Education and Culture of Poso Regency, parents, and the Bugis-Bone ethnicity in Masamba Village continue nurturing and developing the practice of internalizing paddisengeng values. The Department of Education and Culture can support this initiative through educational programs that integrate cultural values into the school curriculum and cultural activities that raise awareness of the importance of these values for the younger generation. Parents are advised to continue teaching their children these values in ways relevant to modern life, emphasizing the importance of hard work, honesty, and integrity without losing the true essence of siri’ values. The Bugis-Bone ethnicity needs to maintain constructive intergenerational dialogue to ensure that these values are preserved and creatively adapted to face the challenges of the times. Through this collaborative approach, paddisengeng values are expected to continue serving as a strong foundation for the Bugis-Bone ethnicity in Masamba Village, enriching their cultural heritage while remaining responsive and adaptive to social changes.
Pelestarian dan Adaptasi Ritual Mappadendang oleh Etnis Bugis di Wilayah Penduduk Asli Kaili Khairul, Moh.; Junaidi, M.; Ariyani, Risma; Hapsa, Hapsa
SIGn Journal of Social Science Vol 4 No 2: Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v4i2.337

Abstract

This research aims to understand the role of the Mappadendang ritual as part of the Bugis ethnicity’s identity in the area of the Kaili indigenous people and the benefits of the Mappadendang ritual for social life in Kasimbar Palapi Village. This research uses an ethnographic analysis. Ethnographic analysis is an approach that begins with field facts, analyzes them based on cultural theories and relevant arguments to explore the cultural situation of the community, and ultimately yields a conclusion. The results show that the Mappadendang ritual is an essential means for the Bugis ethnicity in the area of the Kaili indigenous people to maintain and express their cultural identity. Through elements such as traditional cake, traditional cuisine, and bodo attire, the Bugis ethnicity demonstrates solidarity and pride in their cultural heritage. Moreover, this tradition provides broad social benefits, including strengthening interethnic fellowship, enhancing social relationships, fostering social care, reinforcing cultural identity, and boosting the spirit of rice farming. Therefore, it is recommended that the Department of Education and Culture of Parigi Moutong Regency support the preservation and adaptation of the Mappadendang ritual by providing facilities and platforms for the Bugis ethnicity and other ethnicities to showcase and share their cultural values. The government should also ensure the availability and affordability of fertilizers and streamline the irrigation process for rice farming, which is a crucial element of the Mappadendang ritual. To the traditional leaders of the Bugis ethnicity, Kaili indigenous people, and other ethnic groups, it is recommended that they continue collaborating in organizing the Mappadendang ritual as a platform for interethnic fellowship and to strengthen cultural identity. The community in Kasimbar Palapi Village is encouraged to continue participating in and supporting this activity. With good cooperation among all parties, the Mappadendang ritual can continue to be preserved as a valuable cultural heritage, enriching diversity and strengthening cultural identity in a region rich with multiple identities.
The Relationship of Marketing Mix With Patient Loyalty At Inpatient Unit Of Undata General Hospital Hapsa, Hapsa
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2019): Volume 10, No. 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v10i1.116

Abstract

Hospital is an individual health care institution plenary, bused on continuous improvement in service quality and active marketing management. The marketing mix consists of 7P namely product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The (RSUD) Undata Central Sulawesi Province is a referral hospital where the number of general patient visits in the inpatient unit has decreased over the past 3 years, indicating a decrease in patient loyalty. This study aims to determine the relationship of marketing mix with patient loyalty in the inpatient unit of the regional general hospital (RSUD) Undata Central Sulawesi Province. The research method used is quantitative with a cross sectional approach. The population is all inpatients of the undata general hospital which number 1.255 sampling technique was proportional stratified sampling. Data analysis used in this study is univariate and bivariate analysis with a value of p≤0,05. The results show that there is a marketing mix relationship product (p=0,000), price (p=0,002), place (p=0,001), promotion (p=0,000), people (p=0,000), process (p=0,000), and physical evidence (p=0,018) with patient loyalty in the inpatient unit of the regional general hospital undata in palu. It is expected that the (RSUD) Undata Palu will further improve the quality of its marketing mix in SDM professionalisme, service speed, physical quality, and hospital equipment.
Responsibilitas Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Ketidak Stabilan Harga Minyak Goreng di Provinsi Jambi Hapsa, Hapsa; Baidawi, Ahmad; Salmia, Salmia
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.27040

Abstract

Isu hangat yang muncul di pemberitaan Indonesia terkait melonjaknya harga minyak Goreng yang merupakan salah satu bahan pangan. Pemberitaan Semakin diperparah ketika di minggu kedua Maret 2022 Minyak goreng mengalami Kenaikan yang drastis akibat pencabutan subsidi dari pemerintah. Tingginya harga minyak goreng di Indonesia telah menjadi sorotan sejak kuartal keempat 2021 hingga awal kuartal pertama 2022. Provinsi Jambi sebagai salah satu dari beberapa provinsi yang penghasil sawit terbesar di Indonesia pun tidak luput mengalami kelangkaan dan kenaikan harga minyak yang cukup signifikan. Haris menyebutkan bahwa kenaikan harga ini bukan dikarenakan kelangkaan tapi ada faktor lain yang belum bisa diungkapkan secara gamblang. Diperlukan Responsibilitas berupa intervensi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menstabilkan harga Minyak Goreng dengan melakukan perumusan masalah bersama dengan Produsen dan Distributor agar permasalahan yang berkemungkinan akan mengganggu perkembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Provinsi Jambi segera teratasi.
Kebijakan Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dimasa Pandemi Covid–19 dalam Rangka Mewujudkan Good Governance di Kota Jambi Hapsa, Hapsa; Beriansyah, Alva
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i2.27043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan inovasi pelayanan publik pada DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambi. Kebijakan inovasi pelayanan administrasikependudukan pada aspek pelayanan publik, inovasi pelayanan, dokumen kependudukandan output pelayanan bagi masyarakat. Era digitalisasi telah dilakukan penyesuaian dalampenyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat dengan kebutuhan era serba teknologisebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Online ( dalamjaringan) program ini diperkuat dengan mewabahnya covid-19 yang membatasi mobilitasmasyarakat. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperolehsetelah pengambilan data primer dan data sekunder secara sistematis dari informanmelalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode studi kasus dananalisis data kualitatif induktif untuk menarik kesimpulan yang kredibel Penerapankebijakan inovasi pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambikhususnya di mas Pandemi covid-19 menunjukkan sudah melakukan beberapa Inovasipelayanan dalam tiga aspek yaitu inovasi layanan, system pelayanan dan proses pelayananpublik, akan tetapi kualitas pelayanan belum sepenuhnya menujukan pelayanan primayang merupakan bagian dari good governance seutuhnya baik pada percepatan prosesdokumen kependudukan , pelayanan yang efisien dan efektif, perlakuan birokrasi dalammewujudkan kinerja pemerintahan yang profesional, produktif, inovatif danakuntabel,terlihat bahwa dinas masih berada pada tahapan transisi dan penyesuain dalamterwujud layanan kepada masyarakat layanan yang mudah, cepat, efektif, dan gratis dalammemperoleh dokumen kependudukan untuk keperluan administrasi lainnya dalammewujudkan tata pemerintahan yang baik, terlihat dari inovasi yang sudah dilakukanberupa penataan dan penempatan SDM, keterlibatan dan kolaborasi bersama pihak ketiga(swasta) Lippo Mall dalam penempatan mesin ADM, pelayanan melalui WhatsAp, danaplikasi SiPaduko.