Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : CSRID

PENERAPAN DATA MINING CLASSIFICATION UNTUK PENENTUAN JENIS BANTUAN SOSIAL MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER Shinta Siti Sundari; Evi Dewi Sri Mulyani; Cepy Rahmat Hidayat; Dede Syahrul Anwar; Teuku Mufizar
Computer Science Research and Its Development Journal Vol. 16 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The social assistance program is a program held by the government as an effort to overcome poverty. Mekarjaya Village is one of the villages running the program. In carrying out this social assistance process, there are obstacles in terms of collecting data on its citizens because there are often discrepancies in the recipient data collected by the community with the type of assistance. To make it easier to determine the appropriate type of social assistance, an analysis of the data on the recipients of the social assistance is needed. The data analysis method in this research uses Data Mining including Data Selection and Preprocessing, while the classification method uses the Naïve Bayes Classifier. Testing using the Confusion Matrix produces an accuracy of 94.53% with a comparison of training data and testing 80:20. With this model, it is hoped that village officials can determine the type of social assistance that is appropriate for the community.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA SAPI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Evi Dewi Sri Mulyani; N Nelis Febriani SM; Teuku Mufizar; Shinta Siti Sundari; Cepi Rahmat Hidayat; Gilang Muhammad Nur Alip; Kurdiman
Computer Science Research and Its Development Journal Vol. 16 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beternak sapi merupakan bisnis yang memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan, namun tingginya permintaan daging sapi dan air susu sapi tidak disertai dengan laju pertumbuhan ternak. Selain itu, kendala yang sering dialami oleh para peternak adalah proses merawat sapi agar terhindar dari penyakit berbahaya dan menular dengan cepat yang dapat berakibat pada kematian. Untuk mencegah agar sapi tidak sakit, maka pemilik sapi harus senantiasa berkonsultasi dengan dokter hewan agar dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan terhadap hewan sapi sedini mungkin, namun terbatasnya pakar dan tingginya biaya konsultasi menjadi kendala utama bagi para peternak. Aplikasi pakar ini dirancang sebagai solusi dari kendala yang dihadapi oleh peternak, agar para peternak dapat melakukan konsultasi mengenai penyakit sapi sehingga peternak dapat melakukan penanganan sedini mungkin dari diagnosis yang dihasilkan. Dengan menggunakan metode Forward Chaining, proses pengumpulan fakta dimulai dari gejala yang ditemukan sampai menghasilkan diagnosis sebagai konklusinya dan dengan metode Certainty Factor, hasil diagnosis tersebut diberi nilai persentase atau tingkat keyakinannya
PENERAPAN DATA MINING CLASSIFICATION UNTUK PENENTUAN JENIS BANTUAN SOSIAL MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER Shinta Siti Sundari; Evi Dewi Sri Mulyani; Cepy Rahmat Hidayat; Dede Syahrul Anwar; Teuku Mufizar
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol. 16 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/csrid-.16.1.2024.13-24

Abstract

The social assistance program is a program held by the government as an effort to overcome poverty. Mekarjaya Village is one of the villages running the program. In carrying out this social assistance process, there are obstacles in terms of collecting data on its citizens because there are often discrepancies in the recipient data collected by the community with the type of assistance. To make it easier to determine the appropriate type of social assistance, an analysis of the data on the recipients of the social assistance is needed. The data analysis method in this research uses Data Mining including Data Selection and Preprocessing, while the classification method uses the Naïve Bayes Classifier. Testing using the Confusion Matrix produces an accuracy of 94.53% with a comparison of training data and testing 80:20. With this model, it is hoped that village officials can determine the type of social assistance that is appropriate for the community.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA SAPI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Evi Dewi Sri Mulyani; N Nelis Febriani SM; Teuku Mufizar; Shinta Siti Sundari; Cepi Rahmat Hidayat; Gilang Muhammad Nur Alip; Kurdiman
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol. 16 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/csrid-.16.1.2024.35-44

Abstract

Beternak sapi merupakan bisnis yang memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan, namun tingginya permintaan daging sapi dan air susu sapi tidak disertai dengan laju pertumbuhan ternak. Selain itu, kendala yang sering dialami oleh para peternak adalah proses merawat sapi agar terhindar dari penyakit berbahaya dan menular dengan cepat yang dapat berakibat pada kematian. Untuk mencegah agar sapi tidak sakit, maka pemilik sapi harus senantiasa berkonsultasi dengan dokter hewan agar dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan terhadap hewan sapi sedini mungkin, namun terbatasnya pakar dan tingginya biaya konsultasi menjadi kendala utama bagi para peternak. Aplikasi pakar ini dirancang sebagai solusi dari kendala yang dihadapi oleh peternak, agar para peternak dapat melakukan konsultasi mengenai penyakit sapi sehingga peternak dapat melakukan penanganan sedini mungkin dari diagnosis yang dihasilkan. Dengan menggunakan metode Forward Chaining, proses pengumpulan fakta dimulai dari gejala yang ditemukan sampai menghasilkan diagnosis sebagai konklusinya dan dengan metode Certainty Factor, hasil diagnosis tersebut diberi nilai persentase atau tingkat keyakinannya