Claim Missing Document
Check
Articles

Analisisi Criminal Profiling Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak Mangindaan, Marselina E.P; Mandang, Jofie H.; Kapahang, Gloridei L.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kriminal (Criminal Profiling) seorang terpidana mati yang terbukti melakukan tindak pidana pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Teknik analisisi data yang digunakan adalah reduksi data, display data. Untuk menguji keabsahan data digunakan uji kredibilitas dengan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Manado dapat disimpulkan bahwa terpidana mati “Kesper” memiliki latar belakang kehidupan yang kompleks dan bermasalah, meliputi aspek biologis/fisik, vokasional, psikologis, signature, serta pola kebiasaan yang menyimpang. Secara psikologis, menunjukkan kecenderungan kepribadian antisosial, rendahnya empati, serta lemahnya kontrol impuls yang kuat dipengaruhi oleh trauma masa kecil dan lingkungan keluarga yang disfungsional. Berdasarkan teori psikoanalisis Freud, dorongan id yang dominan tidak diimbangi oleh kontrol ego dan superego, sehingga mendorong narasumber bertindak berdasarkan impuls agresif dan seksual.
Pengaruh Keterikatan Emosional Terhadap Kecenderungan Fanatisme Pada Penggemar K-Pop di Media Sosial X Indonesia Aror, Tragylea C.; Mandang, Jofie H.; Kapahang, Gloridei L.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19032

Abstract

Fenomena global K-Pop telah memunculkan keterikatan emosional yang intens antara penggemar dan idola, yang dalam banyak kasus berkembang menjadi perilaku fanatisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterikatan emosional terhadap kecenderungan fanatisme pada penggemar K-Pop di media sosial X Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana, berdasarkan data dari 107 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan penggemar K-Pop. Instrumen penelitian dirancang untuk mengukur tingkat keterikatan emosional dan fanatisme, dan data dianalisis secara statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterikatan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan fanatisme, dengan kontribusi sebesar 62,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat keterikatan emosional, semakin besar kemungkinan individu menunjukkan perilaku fanatisme. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami hubungan psikologis antara penggemar dan idola dalam konteks budaya populer digital.
Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Di Dinas Pemberdayaan Dan Perlindungan Anak Kota Manado Sitti Saena Putri Julia; Hilda Mandang, Jofie; Gloridei L Kapahang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap disiplin kerja pegawai di dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kota manado. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan anggota populasi dalam penelitian berjumlah 37 orang dengan menggunakan sampel jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan kuisioner secara langsung. Pengujian hipotesis utama dilakukan melalui analisis regresi linier sederhana menggunakan SPSS 24 for windows. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,439 dengan nilai t-hitung sebesar 4,441. Nilai t-hitung ini kemudian dibandingkan dengan t-tabel yang besarnya 0,001 pada tingkat signifikansi 5%. Perbandingan ini menunjukkan bahwa t-hitung jauh lebih besar dari t-tabel, yang berarti variabel kualitas kehidupan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap disiplin kerja. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 juga jauh di bawah batas kritis 0,05, semakin memperkuat kesimpulan bahwa pengaruh tersebut bersifat signifikan secara statistik. Temuan ini secara tegas mendukung hipotesis penelitian bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas kehidupan kerja terhadap disiplin kerja pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Manado.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Kepuasan Kerja Anggota Polisi Pada Biro SDM Di Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Fabian Mandagie; Mandang, Jofie Hilda; Veronika, Tiara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Kepuasan Kerja Anggota Polisi pada Biro SDM di Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 62 responden sebagai sampel yang diambil melalui teknik sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa skala Komunikasi Interpersonal dan skala Kepuasan Kerja yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan kontribusi sebesar 62,3%, dengan nilai signifikansi 0,00<0,05 dan nilai koefisien determenasi R² 0,623, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas komunikasi intepersonal antar pimpinan dan anggota kemudian sesama anggota maka semakin tinggi juga kepuasan kerja yang akan dialami oleh mereka.
Resiliensi Remaja Korban Bencana Alam Likuifaksi Di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Provinsi Sulawesi Tengah Tresya, Ribi; Kaunang, Sinta Elisa Jelita; Mandang, Jofie Hilda
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 3 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i3.10952

Abstract

Liquefaction natural disasters have an effect on the psychological condition of individuals, especially in adolescents, resilience becomes a very important part when a teenager is in a developmental stage, namely the existence of a state of happiness, satisfaction, low stress levels, physically and mentally healthy living life. With resilience after going through a traumatic event in their life, adolescents can rise to live aspects of their lives as teenagers. This study aims to determine and describe the resilience of adolescent victims of liquefaction natural disasters in Jono Oge Village, Sigi Biromaru District, Central Sulawesi Province. The participants in this study were two teenagers who survived a natural liquefaction disaster. The method in this study is a qualitative case study type method with data collection using observation, interviews and documentation. The results of the research on the two participants show that they are resilient individuals who are able to go through tough conditions so that they can recover from any events that cause stress and are able to adapt positively and survive these severe traumatic conditions. This is evidenced by the characteristics of the resilience aspects, namely emotion regulation, empathy, reaching out, impulse control, optimism, causal analysis, self-efficacy.Bencana alam likuifaksi memberikan pengaruh pada kondisi psikologis individu terlebih khusus pada remaja, resiliensi menjadi bagian amat penting ketika seorang remaja dalam masa tahap perkembangan yakni adanya suatu keadaan rasa bahagia, kepuasan, tingkat stres yang rendah, sehat secara fisik dan mental menjalani kehidupan. Dengan adanya resiliensi setelah melalui peristiwa traumatis dalam hidupnya, remaja dapat bangkit untuk menjalani aspek-aspek kehidupannya sebagai seorang remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan resiliensi pada remaja korban bencana alam likuifaksi di desa jono oge kecamatan sigi biromaru provinsi sulawesi tengah. Partisipan dalam penelitian ini adalah dua remaja yang selamat dari bencana alam likuifaksi. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis studi kasus dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pada kedua partisipan menunjukkan mereka merupakan individu resilen yang mampu melewati kondisi yang berat sehingga bisa kembali pulih dari segala peristiwa yang menyebabkan tekanan dan mampu untuk menyesuaikan diri dengan positif dan bertahan dari kondisi traumatis yang berat tersebut. Sehingga penting untuk menjadi perhatian dalam meningkatkan kemampuan resiliensi bagi setiap orang untuk dapat bertahan disegala situasi yang sulit.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Keaktifan Berorganisasi Pada Lansia di Jemaat Gmim Bait-Lahim Talete 1 Mandang, Jofie Hilda
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10791352

Abstract

The activeness of elderly organizations is an interesting variable to study because it has a lot to do with the quality of life of the elderly. One of the variables that is theoretically constructive and in accordance with previous research is social support. This study aims to determine the relationship between social support and organizational activity in the elderly in the GMIM Bait-Lahim Talete One congregation. This study uses a correlational associative quantitative research method. Sampling using saturated sampling technique (census). Saturated sampling technique is a sampling technique when all members of the population are used as samples. Based on data on the population, the sample in this study was 40 elderly people, consisting of 25 women and 15 men. The results of the descriptive test stated that the social support received by the elderly was in the sufficient category and 92.5% of the elderly were active in organizations. After the normality and linearity assumptions were fulfilled, then a hypothesis test was carried out with the Pearson product moment correlation test with a significance of p: 0.000 < (α) 0.05 and the correlation coefficient was 0.715 which means there is a close relationship between social support and organizational activity in the elderly. The higher the social support, the higher the organizational activity of the elderly in the GMIM Bait-Lahim Talete One Congregation
Pengaruh Hardiness terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado Wowiling, Putri Gracela Belani; Mandang, Jofie H.; Kamasi, Veronika J.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3680

Abstract

Stres akademik menggambarkan keadaan di mana mahasiswa merasakan tekanan emosional yang cukup berat akibat tanggung jawab akademik yang kompleks, termasuk kewajiban untuk menuntaskan studi tepat waktu dan memenuhi tuntutan dari pihak kampus maupun keluarga. Mahasiswa yang tidak mampu mengelola tuntutan tersebut cenderung mempersepsikannya secara berlebihan, sehingga menimbulkan stressor dan reaksi stres yang dapat memengaruhi kondisi fisik, emosional, serta performa akademik mereka. Hardiness sebagai konsep kepribadian tahan banting menjelaskan pribadi yang mempunyai dedikasi kuat, rasa percaya terhadap kemampuan diri, serta pandangan positif terhadap situasi menekan sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berbasis data statistik guna menganalisis sejauh mana keterkaitan antara hardiness dan stres akademik pada mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Dari keseluruhan populasi berjumlah 594 orang, diperoleh 221 responden sebagai sampel analisis. Pengujian reliabilitas memperlihatkan hasil yang stabil dengan nilai Y 0,936 serta X 0,712. Hasil analisis statistik mengungkapkan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi determinasi R Square sebesar 0,58 yang menandakan adanya pengaruh hardiness terhadap stres akademik hingga 58%. Mahasiswa dengan tingkat hardiness yang optimal memperlihatkan kapasitas lebih besar dalam menghadapi tuntutan akademik, sehingga hipotesis nol dinyatakan ditolak. Dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yang memiliki populasi sebanyak 142 responden, penelitian ini melibatkan jumlah populasi yang lebih besar, sehingga memberikan cakupan analisis yang lebih luas.
PENGARUH COLLEGE ADJUSTMENT PADA FENOMENA IMPOSTER SYNDROME DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Aurika Suak, Cherren; Hilda Mandang, Jofie; Angelina Kelly Lovihan, Mike; Reinie Undap, Tiersa
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i1.4033

Abstract

Imposter syndrome is a mental state marked by self-doubt and feelings of inadequacy about one's accomplishments, commonly encountered by students when navigating the academic, social, emotional, and institutional challenges of college life. The ability to adjust to college, known as college adjustment, is deemed a crucial element that can influence the occurrence of this condition. This research seeks to investigate how college adjustment impacts the experience of imposter syndrome among students in the Faculty of Education and Psychology at Manado State University. Employing a quantitative approach, this study uses simple linear regression analysis. The study involves 245 active students from the Faculty of Education and Psychology, selected through incidental sampling which means respondents were chosen based on their availability and willingness during data collection. The research tools include a college adjustment scale assessing academic, social, personal emotional, and institutional adaptation, alongside an imposter syndrome scale evaluating self-doubt, attributing success to luck, and the tendency to minimize achievements. The data analysis methods consist of prerequisite tests and hypothesis testing via simple linear regression analysis. Findings indicate that hypothesis H1 is supported, revealing a significant impact of college adjustment on imposter syndrome with a significance level of 0.001 (p = 0.001) and a regression coefficient of -0.224 (β = -0.224), signifying a negative and significant influence of college adjustment on imposter syndrome. The determination coefficient is 0.052, suggesting that the college adjustment variable accounts for 5.2% of the variations in imposter syndrome. Consequently, these outcomes demonstrate that the better students are able to adjust to college, the less likely they are to experience imposter syndrome, and vice versa.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Anggota Kepolisian di Sekolah Polisi Negara Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Daniel, Tandaju Christian; Mandang, Jofie Hilda; Kasenda, Rinna Yuanita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4294

Abstract

Kinerja anggota kepolisian merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan tugas institusi Polri, khususnya pada lembaga pendidikan kepolisian seperti Sekolah Polisi Negara (SPN). Variabel beban kerja diidentifikasi sebagai salah satu determinan yang memiliki keterkaitan dengan tingkat efektivitas kerja personel. Distribusi tugas yang tidak seimbang berisiko memicu tekanan fisik maupun mental, yang pada akhirnya dapat mendegradasi standar profesionalisme kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kinerja anggota kepolisian di Sekolah Polisi Negara Polda Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 115 anggota kepolisian yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa skala beban kerja, serta skala kinerja. Melalui penerapan teknik regresi linear sederhana, ditemukan bahwa variabel beban kerja memiliki implikasi positif dan bermakna secara statistik terhadap capaian kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat keterkaitan linear yang signifikan antara beban tugas dengan performa subjek penelitian anggota kepolisian dengan nilai signifikansi p < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,07 Nilai koefisien determinasi mengindikasikan bahwa hanya 7% dari variabilitas kinerja yang dapat diatribusikan pada faktor beban kerja. Porsi selebihnya ditentukan oleh dimensi-dimensi lain yang berada di luar model penelitian yang diajukan. Hasik ini menunjukkan bahwa meskipun beban kerja berpengaruh signifikan, pengelolaan faktor psikososial dan organisasi lainnya juga menjadi aspek penting dalam peningkatan kinerja anggota kepolisian.
Guilty Feeling pada Warga Binaan Kasus Korupsi di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado Delavincy Restymagnis Belinda Lindsay Supit; Jofie Hilda Mandang; Stevi Becher Sengkey
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16962

Abstract

Korupsi di Indonesia tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi dan institusional, tetapi juga membentuk dinamika psikologis pelakunya, khususnya terkait rendahnya guilty feeling yang kerap dipengaruhi oleh rasionalisasi sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi guilty feeling serta faktor-faktor yang melatarbelakangi perilaku korupsi pada narapidana di Rumah Tahanan Kelas IIA Manado. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan. Informan penelitian terdiri dari dua narapidana kasus korupsi (satu laki-laki dan satu perempuan) yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik state guilt maupun trait guilt pada partisipan cenderung rendah, yang tercermin dari lemahnya standar moral terhadap nilai-nilai antikorupsi. Perilaku korupsi tidak didorong oleh kebutuhan ekonomi yang mendesak, melainkan lebih dipengaruhi oleh faktor kesempatan dan rasionalisasi yang berkembang dalam lingkungan sosial dan kelembagaan. Selain itu, tindakan korupsi kerap dipersepsi sebagai praktik yang wajar sehingga mengurangi intensitas penyesalan individu. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasionalisasi sistemik berperan signifikan dalam mereduksi kesadaran moral dan rasa bersalah pelaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya rehabilitasi narapidana korupsi perlu diarahkan pada penguatan dimensi moral dan spiritual, termasuk melalui pendekatan pembinaan berbasis nilai-nilai keagamaan, guna membangun kembali kesadaran etis dan tanggung jawab sosial.
Co-Authors Amelia S. L. F. Ang Angeli Gloria Kondoj Anggun Cahyani Anggun Mandias Angkow , Yesaya Anisa B. Pardede Anjarrahma D. Hanjani Aron R. Roleh Aror, Tragylea C. Aurika Suak, Cherren Azhary, Angely C. Azrinaz, Nurul Barus, Elia Malem Ateta Cindy Natalia Mantako Daniel, Tandaju Christian Deitjee Solang Delavincy Restymagnis Belinda Lindsay Supit Derek, Natali G. Dian Veronica Lahopang dina mariana siregar, dina mariana Eko D. Palangda Fabian Mandagie Ferni E. Manopo Frauli Tatilu Gloridei Lingkanbene Kapahang Graciela A. A. Mamahit Grasella B. Paat Great E. Kaumbur Julinda L. Turangan Julindri Tatodi Julkifli Halid Kamasi, Veronika Juliet Karundeng, Isaura K. Kasenda, Rinna Y. Kumaat, Theophany D. Lambatir, Cindy N.C. Leonardo I P. Pratama Lovihan, Mike A. K. Lumempouw, Natasya V. Lundeto, Vadila Putri Mangindaan, Marselina E.P Manoa, Debora G. Deakoni Manopo, Alice N. Marssel Michael Sengkey Maryanti D. Sitorus Meike E. Hartati Melkian Naharia Momongan, Kezia S. Monica L. Lantang Mumu, Bella Ngangi, Anastasya Theresia Panambunan, Marcella Jeisyra Pangkerego, Marcela E. Pindan, Deasy I. Rachman Febrianto Rahardjo, Ryona M. Rantung, Vichela G. Readel B. R. Paruntu Relianna T. Simamora Saing, Sitti R. Samalia, Jesika M. Sinta E. J. Kaunang Sitti Saena Putri Julia Solang, Deetje J. Stevi Becher Sengkey Suratinoyo , Andini M. Syeren V. Tambuwun Talita M. A. Maramis Tellma Monna Tiwa Tiara Veronika Tiara Veronika, Tiara Tiersa Reinie Undap Tresya, Ribi Tumei, Cindy C. N. Veren V. Rumagit Vini R. Tigau Violita T. Tias Wahab, Karla Antoinette Nathania Wanga, Prisilia M. Wowiling, Putri Gracela Belani Zur R. Ramli