Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa Sekolah Dasar Darmansyah, Ady; Susanti, Atika; Rahman, Afar Azis
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6349

Abstract

Literasi finansial menjadi keterampilan esensial untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola keuangan. Kesenjangan dalam pemahaman literasi finansial di kalangan siswa sekolah dasar mencerminkan kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan modul pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang mengadopsi model 4D Thiagarajan, Semmel, & Semmel tahun 1974. Validasi modul ajar dilakukan oleh dua orang dosen ahli dan data respon guru divalidasi oleh dua orang guru kelas II SD. Analisis data melibatkan teknik analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif, mencakup evaluasi hasil validasi oleh ahli dan analisis respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar dari aspek materi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,90 (Sangat Valid). Pada aspek bahasa modul dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,89 (Sangat Valid). Respon guru terhadap modul ajar mencapai rata-rata persentase sebesar 85,25% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil menghasilkan modul ajar berbasis Problem Based Learning yang dapat efektif dalam meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar.
Pengembangan LKPD interaktif untuk pembelajaran berdiferensiasi Hardiansyah, Hadi; Asmawi, Umi Sumiati; Kamil, Nurdin; Miftakhuddin; Darmansyah, Ady
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 3 No 2 (2024): pendidikan dan pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of conventional worksheets, which are currently widely used in elementary schools, in fact does not have much of a positive impact on science learning outcomes in class. Especially if used in differentiated learning that uses more than one learning method. To overcome this problem, researchers aim to develop Liveworksheet-based Interactive Digital Worksheets that can be used in digitally differentiated learning via PCs or Smartphones. This study uses a research and development methodology with a model popularized by Dick and Carey. The instruments used in this study were interviews, questionnaires and tests. The results of this study are Interactive LKPD on Liveworksheet-based Science learning. Based on the results of the pre-test and post-test analysis, the researchers found significant differences in learning outcomes between these stages with satisfactory final results. So it can be concluded that the Liveworksheet-based Interactive LKPD is able to improve student learning outcomes in science learning in elementary schools
Pengaruh Media Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas 3 SDN Carenang 1 Fitriyah , Nur; Putri , Merinda; Darmansyah, Ady
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 1 (2022): Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk “membantu proses pembelajaran dan memperjelas penyampaian pesan yang ingin disampaikan oleh guru kepada murid agar tercapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan”. Sadiman (2008: 7) menjelaskan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Sadiman (2008: 7) menjelaskan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan. Hal ini berarti bahwa media mempunyai peranan yang penting dalam proses pembelajaran dikelas maupun diluar kelas. Oleh karena itu, sudah sepatutnya penggunaan media didalam kelas maupun luar kelas harus diterapkan khususnya oleh guru. Namun, dari hasil observasi di SDN Carenang 1, penerapan media pembelajaran belum dilaksanakan secara maksimal dan efisien. Hal ini terlihat saat guru mengajar dan menyampaikan materi pembelajaran cenderung menggunakan buku paket dan papan tulis saja dan murid tentu hanya akan membaca dan mengerjakan soal-soal didalamnya, jika beri tugas oleh guru. Seorang guru diharapkan mampu memiliki keterampilan menggunakan media dalam proses pembelajaran sehingga penyampaian pesan akan mudah ditransfer dari guru kepada murid sebab peranan media tidak akan terlihat apabila penggunaannya tidak maksimal dan tidak sesuai dengan isi dan tujuan pembelajaran.
Peningkatan Literasi Digital Guru SDN 1 Jalupang Tigaraksa Melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis ICT Darmansyah, Ady; Amaliah Sholihah, Siti; Saadah
JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 2 No 1 (2022): Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Publisher : Universitas Tangerang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital literacy is crucial in facing the current digital era, especially for elementary school teachers. This research aims to enhance the digital literacy of teachers at SDN 1 Jalupang Tigaraksaa through training on Information and Communication Technology (ICT)-based learning media. The activity's partner is SDN 1 Jalupang Tigaraksa with a total of 10 teacher participants. The implementation method involves conducting intensive training covering basic ICT concepts, strategies for developing ICT-based learning media, and practical implementation within the context of elementary school education. The training is tailored to the needs and level of digital technology understanding of the teachers. The results of this training show a significant improvement in the digital literacy of teachers at SDN 1 Jalupang Tigaraksaa. They are better able to understand basic ICT concepts and effectively integrate them into classroom learning. Additionally, participants are capable of developing various ICT-based learning media that align with curriculum requirements and student characteristics. Consequently, this ICT-based learning media training successfully enhances the digital literacy of teachers at SDN 1 Jalupang Tigaraksaa. It is hoped that this training will have a positive impact on improving the quality of education and student achievement in the future.
Kegiatan Outbound: Apakah Dapat Membentuk Karakter Sportivitas Siswa Sekolah Dasar? Darmansyah, Ady; Susanti, Atika
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 4 No 2 (2023): VOLUME 4 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2023
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v4i2.1681

Abstract

Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah dasar menjadi sorotan yang sedang gencar dilakukan untuk membenahi karakter yang semakin merosot. Salah satu karakter yang harus dikembangkan pada siswa sekolah dasar adalah sportivitas. Program yang dirancang di sekolah seyogyanya dapat mendukung perkembangan karakter sportivitas siswa. Salah satu program yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter sportivitas adalah kegiatan outbound. Penelitian ini bertujuan mengungkap hubungan kegiatan outbound dalam rangka membentuk karakter sportivitas siswa sekolah dasar. Hubungan tersebut dibahas melalui berbagai sumber literatur. Berdasarkan hasil kajian literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan outbound yang dilakukan di alam terbuka dalam bentuk permainan yang menyenangkan berimplikasi pada karakter sportivitas siswa sekolah dasar. Permainan-permainan dalam kegiatan outbound secara sadar membuat siswa beradaptasi dan menjalin kerja sama. Peraturan dalam permainan kegiatan outbound membentuk karakter sportivitas siswa untuk menaati peraturan yang ditetapkan oleh panitia outbound. Guru dapat memaksimalkan pendidikan karakter sportivitas melalui kegiatan yang menyenangkan di luar kelas seperti alam terbuka namun tetap sarat aturan yang mendidik siswa melalui kegiatan outbound. The implementation of Strengthening Character Education (PPK) in elementary schools is in the spotlight which is being intensively carried out to fix the declining character. One of the characters that must be developed in elementary school students is sportsmanship. Programs designed in schools should be able to support the development of the student's sportsmanship character. One of the programs that can integrate sportsmanship character education is outbound activities. This study aims to reveal the relationship of outbound activities in order to form the sportsmanship character of elementary school students. This relationship is discussed through various literature sources. Based on the results of the literature review, it shows that outbound activities carried out in the open in the form of fun games have implications for the sportsmanship character of elementary school students. Games in outbound activities consciously make students adapt and cooperate. The rules in the outbound activity game shape the student's sportsmanship character to obey the rules set by the outbound committee. Teachers can maximize sportsmanship character education through fun activities outside the classroom such as the outdoors but still full of rules that educate students through outbound activities.
Permainan Tradisional:Upaya Pewarisan Budaya Dan Pendidikan Karakter Melalui Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar Susanti, Atika; Darmansyah, Ady; Aulia, Nisa
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v3i01.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan ulasan mengenai kearifan lokal sebagai materi pewarisan budaya; permaianan tradisional sebagai salah satu kearifan lokal; permainan tradisional sebagai wahana pendidikan karakter; dan materi permaianan tradisional di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (literature research) dengan mengkaji berbagai sumber atau literatur terkait dengan permainan tradisional dalam konteks pewarisan budaya dan pendidikan karakter melalui kearifan lokal di sekolah dasar. Berdasarkan hasil kajian literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa salah satu kearifan lokal dalam bentuk permainan tradisional berimplikasi pada pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Konten permainan tradisional ini dapat diaplikasikan dalam pembelajaran di sekolah dasar khususnya pada kelas 3 tema 2 “Bermain di Lingkunganku”. Guru dapat memaksimalkan pendidikan karakter melalui kegiatan yang menyenangkan namun tetap sarat nilai melalui permainan tradisional dalam pengaturan kelas.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa Sekolah Dasar Darmansyah, Ady; Susanti, Atika; Rahman, Afar Azis
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6349

Abstract

Literasi finansial menjadi keterampilan esensial untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola keuangan. Kesenjangan dalam pemahaman literasi finansial di kalangan siswa sekolah dasar mencerminkan kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan modul pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang mengadopsi model 4D Thiagarajan, Semmel, & Semmel tahun 1974. Validasi modul ajar dilakukan oleh dua orang dosen ahli dan data respon guru divalidasi oleh dua orang guru kelas II SD. Analisis data melibatkan teknik analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif, mencakup evaluasi hasil validasi oleh ahli dan analisis respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar dari aspek materi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,90 (Sangat Valid). Pada aspek bahasa modul dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,89 (Sangat Valid). Respon guru terhadap modul ajar mencapai rata-rata persentase sebesar 85,25% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil menghasilkan modul ajar berbasis Problem Based Learning yang dapat efektif dalam meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar.
Problem-based learning: Making caricature as teaching material based on folklore "Sang Piatu" for Indonesian language learning Muktadir, Abdul; Susanti, Atika; Darmansyah, Ady; Febrina, Wulan; Irmayanti, Meiselina
LITERA Vol. 23 No. 2: LITERA (JULY 2024)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v23i2.72541

Abstract

Understanding the materials and keeping motivated are challenges for elementary students in learning the Indonesian language. It happened due to a lack of learning resources. Previous studies mentioned that local learning resources can stimulate students' comprehension, specially forming colorful visualization. Therefore, the present research observes how to develop teaching material of caricatures adopted from the folklore "Sang Piatu," by employing problem-based learning (PBL). The current research aims to boost students' interest in learning, improve students' material comprehension of Indonesian language learning, and foster cultural awareness. The research method employed is Research and Development using the ADDIE model. This research contributes significantly to developing Indonesian language teaching materials at the elementary school level. The result demonstrates the approach's effectiveness in stimulating learning interest and improving students' understanding of the material, including increasing cultural awareness. Future studies could explore the potential of other folk stories from Indonesia. The upcoming studies could also integrate application technology to enhance student engagement in the era of Society 5.0.
Fostering Religious Character through the Implementation of School Culture in Pancasila Student Profiles Susanti, Atika; Darmansyah, Ady; Muktadir, Abdul
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jurmia.v4i2.3202

Abstract

Internalization of religious values in education is a crucial aspect of shaping students' character and morals. One effective way to achieve this is through habituation activities integrated into the school culture. This research aims to describe the formation of religious character through the implementation of school culture in Pancasila student profiles. The research method used is qualitative descriptive, conducted at elementary school 44 Bengkulu City. Research subjects include the school principal, teachers, and students. Data collection instruments include observation guidelines, interview sheets, and documents. The data analysis process includes data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that the religious dimension in Pancasila student profiles has been effectively implemented through school culture. This is evident in exemplary habituation policies involving both verbal and non-verbal actions such as dressing neatly, displaying politeness, being disciplined in worship, and practicing 6S (Smile, Salute, Greet, Polite, Courteous, and charity). Additionally, there are spontaneous habits such as praying before starting lessons, and the integration of intracurricular learning through subjects in the Merdeka curriculum such as Islamic Religious Education and Pancasila Education. Extracurricular activities like scouting serve as a means to embody religious values. These findings emphasize that a school culture incorporating religious values can positively contribute to the development of students' religious character
Strategi Pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Al-Kautsar Kota Tangerang pada Era Pendemi Covid 19 Umi Sumiati As; Hadi Hardiansyah; Ady Darmansyah
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.122

Abstract

This study was conducted with the aim of analyzing the Learning Strategies carried out by the Al-Kautsar Islamic Elementary School Teacher in Tangerang City during the Covid 19 Pandemic Era. The research the author conducted was a qualitative research type of library research. Library research is research that is carried out by collecting data through books, journals, news, magazines, newspapers and so on, the data is collected through documentation techniques by means of reading, studying, understanding, and recording literacy related to literature. learning carried out at the Al-Kautsar Islamic Elementary School, Tangerang City. Online learning carried out through the WhatsApp Group application is in accordance with the conditions, abilities, and circumstances of students in the Al-Kautsar Islamic Elementary School, Tangerang City. Abstrak Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis Strategi Pembelajaran yang di lakukan oleh Guru Sekolah Dasar Islam Al-Kautsar Kota Tangerang pada Era Pendemi Covid 19. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif jenis riset Kepustakaan (Library Research). Penelitian Kepustakaan adalah Penelitian yang dilakukan dengan cara pengumpulan data melalui buku-buku, jurnal, berita, majalah, surat kabar dan lain sebagainya, data tersebut dikumpulkan melalui Teknik dokumentasi dengan jalan yang dilakukan adalah membaca, mengkaji, memahami, serta mencatat literasi yang berkaitan dengan pembelajaran yang dilakukan di Sekolah Dasar Islam Al-Kautsar Kota Tangerang. Pembelajaran secara daring yang dilakukan melalui Aplikasi WhatsApp Group sesuai dengan kondisi, kemampuan, keadaan peserta didik di lingkungan Sekolah Dasar Islam Al-Kautsar Kota Tangerang.