Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JURNAL PENJAKORA

Pengaruh Pelatihan Back Lateral Pulldowns Dan Seated Rows Terhadap Kekuatan Otot Lengan Dan Otot Punggung Suardika, I Kadek
JURNAL PENJAKORA Vol 4, No 2 (2017): September 2017
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.896 KB)

Abstract

Latar belakang didasarkan pada permasalahan masih belum adanya pembinaan dan pelatihan fisik secara khusus terutama pada komponen kondisi fisik kekuatan otot lengan dan otot punggung. Secara khusus pada mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan lebih dominan menyukai olahraga yang membutuhkan kekuatan otot lengan dan otot punggung, seperti bolavoli, bola basket dan badminton. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dan analisis data menggunakan Anova. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes expanding dynamometer dan back dynamometer pada saat pretest dan posttest. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh pelatihan back lateral pulldownsdan seated rows terhadap kekuatan otot lengan. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh pelatihan back lateral pulldownsdan seated rows terhadap kekuatan otot punggungmahasiswa UKM bolavoli FOK Undiksha Singaraja..Kata-kata kunci :  program pelatihan, speed agility and quickness, plyometric, kecepatan, kelincahan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR (SHOOTING) BERLANDASAN BUDAYA LOKAL Suardika, I Kadek; Setiawan, Gede Hendri
JURNAL PENJAKORA Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.59 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar teknik dasar menendang bola (shooting) dalam permainan sepak bola pada peserta didik kelas XI IPA I SMA Negeri 1 Sukasada Tahun pelajaran 2018/2019            Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Bentuk tindakan penelitian yang digunakan adalah peneliti sebagai guru. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.            Pada siklus I aktivitas dan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai (5,6). Berdasarkan rentangan ketuntasan 0% -57% dan (80%), berdasarkan rentang ketuntasan 78% – 87% dalam katagori (baik). Pada siklus II, aktivitas dan hasil belajar siswa secara klasikal adalah mencapai (7,7) berdasarkan rentang ketuntasan75% - 77% dan 90%, berdasarkan rentang ketuntasan 88% – 100 % dalam katagori (sangat baik). Rata-rata aktivitas dan hasil belajar teknik menendang bola (shooting) adalah 91 (sangat aktif)            Disimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar menendang bola (shooting) meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievment Division (STAD) pada  Siswa Kelas XI IPA I SMA Negeri  1 Sukasada Tahun Pelajaran 2018/2019
MODEL LATIHAN TRX (TOTAL BODY RESISTANCE EXERCISE) TERHADAP KEBUGARAN JASMANI Suardika, I Kadek
JURNAL PENJAKORA Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.20937

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan aktivitas fisik remaja kini semakin dipermudah dengan IPTEK yang serba modern sehingga tidak heran jika ketidakaktifan fisik dapat menjadi permasalahan kesehatan yang utama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas variasi model latihan TRX untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian pelatihan TRX ternyata nilai beda rata-rata antara pretest dan posttest adalah sebesar 8,80. Sedangkan persentase peningkatan rata-rata sebesar 29,33%. Hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pelatihan pelatihan TRX ternyata dapat meningkatkan kebugaran jasmani sebesar 29,33%. pelatihan TRX  mempunyai pengaruh yang lebih baik terhadap hasil kebugaran jasmani  dari kelompok kontrol pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Simpulan dalam penelitian ini adalah pemberian pelatihan TRX berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja.
Pengaruh Pelatihan Back Lateral Pulldowns Dan Seated Rows Terhadap Kekuatan Otot Lengan Dan Otot Punggung I Kadek Suardika
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13367

Abstract

Latar belakang didasarkan pada permasalahan masih belum adanya pembinaan dan pelatihan fisik secara khusus terutama pada komponen kondisi fisik kekuatan otot lengan dan otot punggung. Secara khusus pada mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan lebih dominan menyukai olahraga yang membutuhkan kekuatan otot lengan dan otot punggung, seperti bolavoli, bola basket dan badminton. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dan analisis data menggunakan Anova. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes expanding dynamometer dan back dynamometer pada saat pretest dan posttest. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh pelatihan back lateral pulldownsdan seated rows terhadap kekuatan otot lengan. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh pelatihan back lateral pulldownsdan seated rows terhadap kekuatan otot punggungmahasiswa UKM bolavoli FOK Undiksha Singaraja..Kata-kata kunci :  program pelatihan, speed agility and quickness, plyometric, kecepatan, kelincahan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR (SHOOTING) BERLANDASAN BUDAYA LOKAL I Kadek Suardika; Gede Hendri Setiawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i1.17346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar teknik dasar menendang bola (shooting) dalam permainan sepak bola pada peserta didik kelas XI IPA I SMA Negeri 1 Sukasada Tahun pelajaran 2018/2019            Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Bentuk tindakan penelitian yang digunakan adalah peneliti sebagai guru. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.            Pada siklus I aktivitas dan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai (5,6). Berdasarkan rentangan ketuntasan 0% -57% dan (80%), berdasarkan rentang ketuntasan 78% – 87% dalam katagori (baik). Pada siklus II, aktivitas dan hasil belajar siswa secara klasikal adalah mencapai (7,7) berdasarkan rentang ketuntasan75% - 77% dan 90%, berdasarkan rentang ketuntasan 88% – 100 % dalam katagori (sangat baik). Rata-rata aktivitas dan hasil belajar teknik menendang bola (shooting) adalah 91 (sangat aktif)            Disimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar menendang bola (shooting) meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievment Division (STAD) pada  Siswa Kelas XI IPA I SMA Negeri  1 Sukasada Tahun Pelajaran 2018/2019
MODEL LATIHAN TRX (TOTAL BODY RESISTANCE EXERCISE) TERHADAP KEBUGARAN JASMANI I Kadek Suardika
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.20937

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan aktivitas fisik remaja kini semakin dipermudah dengan IPTEK yang serba modern sehingga tidak heran jika ketidakaktifan fisik dapat menjadi permasalahan kesehatan yang utama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas variasi model latihan TRX untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian pelatihan TRX ternyata nilai beda rata-rata antara pretest dan posttest adalah sebesar 8,80. Sedangkan persentase peningkatan rata-rata sebesar 29,33%. Hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pelatihan pelatihan TRX ternyata dapat meningkatkan kebugaran jasmani sebesar 29,33%. pelatihan TRX  mempunyai pengaruh yang lebih baik terhadap hasil kebugaran jasmani  dari kelompok kontrol pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Simpulan dalam penelitian ini adalah pemberian pelatihan TRX berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja.
Mengintegrasikan Life Skills Melalui Program Aktivitas Fisik Suardika, I Kadek; Kadir, Suprianto; Ibnu Haryanto, Arief; Duhe, Edy Dharma Putra; Prasetyo, Agung; Mile, Rifky
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i2.78392

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi life skills melalui program aktivitas fisik terhadap peningkatan life skills siswa. Populasi penelitian ini adalah 50 mahasiswa di Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang dibagi menjadi dua kelompok (kelompok eksperimen n = 25 dan kelompok kontrol n = 25). Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest posttest control group design. Instrumen yang digunakan adalah skala life skills untuk adaptasi olahraga (LSSS) yang terdiri dari delapan komponen yaitu kerja sama tim, penetapan tujuan, manajemen waktu, keterampilan emosional, komunikasi, keterampilan sosial, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dipadukan dengan program life skill memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap peningkatan life skills mahasiswa dibandingkan aktivitas fisik tanpa integrasi program life skills. Temuan lebih lanjut menunjukkan bahwa komponen keterampilan sosial merupakan komponen keterampilan hidup yang memperoleh peningkatan tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi program life skills dalam aktivitas fisik memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan aktivitas fisik tanpa integrasi program life skills
Pengembangan Model Latihan Bantingan Pencak Silat Berbasis Aplikasi Android Suardika, I Kadek; Hunowu, Adam; Refiater, Ucok Hasian; Kadir, Suprianto
JURNAL PENJAKORA Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v12i2.94006

Abstract

Pencak silat sebagai olahraga prestasi memerlukan penguasaan teknik bantingan, namun pembelajaran teknik ini di Gorontalo terkendala oleh keterbatasan literatur dan media. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model latihan bantingan berbasis aplikasi Android untuk meningkatkan pemahaman atlet. Metode pengembangan dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan uji coba terbatas (10 atlet) dan luas (20 atlet). Hasil validasi menunjukkan kelayakan tinggi dari ahli materi (92%), ahli media (87%), uji kelompok kecil (83%), dan uji kelompok besar (94%). Simpulan penelitian ini adalah aplikasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai media latihan, dengan rata-rata penilaian 89% kategori sangat baik, sehingga dapat mendukung pembelajaran pencak silat.