Articles
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Bidan Dengan Penanganan Kasus Preeklamsi /Eklamsi Pada Fasilitas Kesehatan Dasar Di Kabupaten Pekalongan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
S Suparni;
Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.314 KB)
Preeklampsia/eklamsia dilihat dalam skala Nasional maupun daerah menjadi penyebab 3 besar kematian ibu. Penyebab preeklamsia sampai saat ini belum dapat diketahui, namun salah satu faktornya dapat di amati dari kenaikan tekanan darah yang mencapai 140/90 mmHg. Upaya yang dilakukan dengan pemantauan tekanan darah secara berkala, dan pemeriksaan protein urin serta pemberian kalsium lacktat pada ibu hamil untuk mengontrol tekanan darah ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara pengetahuan dan sikap bidan dengan penanganan kasus preeklamsia/eklamsia pada Fasilitas Kesehatan Dasar di Kabupaten Pekalongan tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara pengetahuan dan sikap bidan dalam penanganann kasus preeklamsia/eklamsia. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas yaitu pengetahuan dan sikap bidan dan satu variabel terikat yaitu penanganan kasus preeklamsia/eklamsia. pada Fasilitas Kesehatan Dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang bekerja di fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas/PONED) yang ada di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan sejumlah 451 bidan dari 27 Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Propotional Random Sampling dan diperoleh sampel sebanyak 40 bidan. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan metode yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan bidan dengan penanganan preeklamsi dan eklamsi di fasilitas kesehatan dasar dan ada hubungan antara sikap bidan dengan penanganan preeklamsi dan eklamsi di fasilitas kesehatan dasar. Saran penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan bidan dengan mengikuti pelatihan mengenai preeklamsi dan eklamsi.
OPTIMALISASI KESEHATAN IBU HAMIL DI ERA ADAPTASI BARU
Risqi Dewi Aisyah;
Fitriyani Fitriyani
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (596.414 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v18i2.7942
Pandemi Covid-19 dimulai pada akhir 2019 dan menyebar ke seluruh dunia dalam durasi waktu yang singkat. Infeksi virus menimbulkan konsekuensi serius bagi ibu dan kesehatan neonatal. Selama 2 dekade terakhir, kehidupan manusia terancam oleh infeksi yang disebabkan oleh SARS-CoV-1. Tindakan pencegahan anti-virus harus dilaksanakan dengan benar untuk menghindari penyebaran lebih lanjut dari COVID-19. Setiap orang harus menjaga kebersihan pribadi, khususnya ibu hamil dalam menjaga kehamilannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi bagaimana menjaga kesehatan khususnya pada ibu hamil di era adaptasi baru. Hasil pengabdian masyarkat ini mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai Covid 19 dan pencegahannya, nutrisi kehamilan di era daptasi baru, persiapan persalinan di era adaptasi baru dan vaksinasi covid 19 pada ibu hamil. Bagi bidan untuk bisa melakukan kelas ibu hamil dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk membantu ibu hamil tetap mendapatkan informasi mengenai kehamilannya, mejaga kesehatan diera adaptasi baru dan mengurangi kecemasan.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Anemia Kehamilan
Lailatul Labiybah Alfathimiy;
Risqi Dewi Aisyah;
S Suparni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit, dimana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi sebagai pembawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Anemia pada ibu hamil mempunyai dampak buruk baik pada ibunya maupun pada janin yang dikandungnya. ibu hamil dengan anemia berat lebih memungkinkan terjadinya abortus, persalinan prematur, hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim/Intrauterin Grow Restriction (IUGR), terkena infeksi, perdarahan antepartum, ketuban pecah dini. Rancangan Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek ibu hamil yang mengalami anemia di desa Tosaran Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten pada kasus ini menggambarkan asuhan kebidanan pada kehamilan dengan anemia. Pengumpulan data dilakukan dengan metode anamnesa pemeriksaan fisik, melalui inspeksi, palpasi, auskltasi, perkusi. Untuk itu bidan di harapkan dapat memberikan pentingnya melakukan pencegahan dan penanganan anemia dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap, sehingga memudahkan ibu hamil untuk berperilaku sehat sehingga anemia dapat dicegah sedini mungkin dan jika sudah terjadi anemia dapat segera tertangani dan tidak menimbulkan masalah yang berkelanjutan.
Persepsi Bidan Terhadap Strategi Pelayanan Kebidanan Pada Masa Pandemi covid19 Di Kabupaten Pekalongan
F Fitriyani;
Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Munculnya coronavirus disease 2019 (COVID-19) berdampak pada akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan kebidanan. Situasi COVID-19 menuntut proses adaptasi bidan terhadap sistem pelayanan kesehatan. Kebijakan dan strategi pelayanan kebidanan dalam pencegahan penularan covid19 dilaksanakan pada semua lini fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi bidan terhadap strategi pelayanan kebidanan dalam pencegahan penyebaran covid19 di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pekalongan. Sampel diperoleh sebanyak 110 bidan dari lima puskesmas di Kabupaten Pekalongan dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner. Analisa menggunakan univariat untuk mengetahui gambaran persepsi bidan pada srategi pelayanan kebidanan. Hasil penelitian didapatkan bahwa 90,0% bidan memberikan persepsi bahwastrategi pelayanan kebidanan di tingkat puskesmas di Kabupaten Pekalongan sudah dilaksanakan dengan baik dan efektif. Elemen pelayanan kebidanan yang sudah diimplementasikan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid19 dan dipersepsikan efektif antara lain penerapan protocol kesehatan (41,8% efektif; 56,4% cukup efektif), skrining faktor risiko covid19 (44,5% efektif; 52,7% cukup efektif), pengkajian kewaspadaan covid19 (28,2% efektif, 67,3% cukup efektif). Konsultasi dan penyuluhan secara online (telemedicine) 30,9% dilaksanakan namun belum efektif. Secara keseluruhan, fasilitas kesehatan tingkat puskesmas di Kabupaten Pekalongan telah melaksanakan strategi pelayanan kebidanan dengan baik dan hampir seluruh bidan pelaksana memberikan penilaian persepsi yang efektif sesuai dengan kebijakan pemerintah maupun organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Upaya-upaya pencegahan dan pengendalian covid19 harus tetap dilaksanakan dan adanya kebijakan pemerintah untuk perlu peningkatan pembaruan teknologi penggunaan telemedicine untuk mencegah kontak fisik yang menjadi penyebab penularan covid19.
Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. T di Desa Pajomblangan Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten Pekalongan
Padang Karbela;
Risqi Dewi Aisyah;
Sandi Ari Susiatmi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Insiden plasenta previa biasanya terjadi pada Wanita dengan paritas yang banyak atau multigravida, usia lanjut, Wanita dengan Riwayat operasi uterus sebelumnya seperti section sesarea dan Riwayat kuretase. Riwayat seksio sesarea pada ibu di kehamilan sebelumnya bukan menjadi hal yang mutlak sebagai penyebab terjadinya plasenta previa di kehamilan berikutnya. Terdapat faktor lain yang dapat menyebabkan plasenta previa seperti usia ibu yang sudah lanjut, multiparitas, gemeli, hipoplasia endometrium, endometrium cacat, bekas aborsi, dan riwayat plasenta previa sebelumnya. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mendeteksi secara dini terjadinya plasenta previa pada ibu hamil dengan riwayat seksio sesarea, hamil di usia lebih dari 35 tahun. Rancangan Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek ibu hamil yang mengalami plasenta previa dengan riwayat seksio sesarea dan usia ibu 38 tahun di desa Pajomblangan Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten Pekalongan. Hasil studi ini menunjukkan adanya pengaruh riwayat seksio sesarea dan hamil di usia lebih dari 35 tahun pada kejadian plasenta previa. Simpulan dari studi kasus ini adalah ibu hamil dengan riwayat seksio sesarea dan hamil di usia lebih dari 35 tahun akan meningkatkan kejadian plasenta previa. Tenaga kesehatan khusunya bidan diharapkan agar mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil dengan Family Centered Maternity Care (FCMC) dalam Deteksi Dini Risiko Kehamilan
Risqi Dewi Aisyah;
S Suparni;
F Fitriyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mendeteksisekaligusmenangani kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil. Family Centered Maternity Care adalah pemberian asuhan kepada wanita dan keluarganya pada saat kehamilan FCMC menggunakan pendekatan keluarga dengan bentuk pelayanan yang dilakukan dengan memberikan dukungan untuk memberikan kekuatan pada ibu hamil yang mempunyai resiko. Pendekatan yang dilakukan berbasis keluarga, ibu hamil dan keluarganya agar mampu melakukan deteksi dini serta bertanggung jawab untuk mengontrol kesehatan pada ibu hamil yang memounyai resiko. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengoptimalisasi kelas ibu hamil beresiko dengan pendekatan berbasis keluarga. Hasil pengabdian ini menujukkan perubahan pengetahuan ibu hamil dan suami, juga perubahan dukungan suami kepada ibu hamil yang mempunyai resiko sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian. Saran untuk tenga kesehatan khusunya bidan untuk dapat melibatkan keluarga dalam kegaiatan yang berhubungan dengan kondisi kehamilan apalagi pada ibu hamil yang mempunyai resiko.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi
Rumaisha Daraqthni;
Risqi Dewi Aisyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Infeksi Kehamilan pada ibu hamil khususnya yang terinfeksi hepatitis B dapat menularkan secara vertical ke janin yang dikandungnya saat persalinan maupun segera setelah persalinan. Di Indonesia tercatat sekitar 30.965 ibu hamil reaktif (terinfeksi virus hepatitis B). Risiko yang diperoleh wanita hamil yang terinfeksi HBV antara lain dapat mengalami abostus, persalinan prematur, dan pendarahan. Penularan Hepatitis dari ibu ke anak atau secara vertical memiliki kemungkinan 90% hingga 95%. Pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan melakukan skrining pada saat pemeriksaan kehamilan pertama.Untuk menurunkan angka transmisi penularan hepatitis B, dianjurkan ibu hamil dengan positif hepatitis B melakukan persalinan dengan metode section caesaria elektif.Terdapat faktor lain risiko pada kehamilan yang menyebabkan persalinan dilakukan melalui Section Caesarea antara lain,umur ibu, penyakit penyerta,umur kehamilan dan riwayat sectio caesarea itu sendiri. Umur kehamilan yang dimaksud kehamilan yang sudah lewat waktu atau >42 minggu (serotinus). Jumlah kematian janin/bayi pada kehamilan >42 minggu 3 kali lebih besar dari kehamilan 40 minggu. Maka dapat diambil kesimpulan dalam studi kasus ini adalah ibu dengan terinfeksi hepatitis B dan ditunjang dari riwayat persalinan section caesarea maka akan lebih baik menggunakan metode persalinan section caesarea kembali. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas.
Pengetahuan Ibu Hamil yang Mengikuti Kelas Ibu Hamil Tentang Manajemen Nyeri Persalinan Non Farmakologi
Winarti Susi Susanti;
Risqi Dewi Aisyah;
Milatun Khanifah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2014): Jurnal ILMU KESEHATAN (JIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/jiks.v6i1.22
Persalinan seksio sesarea diseluruh dunia meningkat dengan pesat, sedangkan angka di Indonesia belum diketahui secara pasti. Dulu persalinan seksio sesarea dilakukan atas indikasi adanya komplikasi persalinan, sekarang banyak ibu memilih seksio sesarea untuk mendapatkan tanggal lahir yang cantik maupun untuk menghindari nyeri persalinan. Nyeri persalinan yang tidak ditangani mengakhibatkan nyeri semakin berat, takut, dan kecemasan yang memicu timbulnya stres, trauma dan persalinan lama. Pengetahuan ibu hamil yang baik mengenai manajemen nyeri persalinan mempengaruhi sikap ibu, menghasilkan perilaku positif untuk mengatasi nyeri persalinan dan menikmati secara alami proses persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil tentang manajemen nyeri persalinan non farmakologi. Desain penelitian bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jenggot Kota Pekalongan dengan sampel sejumlah 43 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil lebih dari separuh (55,8%) berpengetahuan cukup mengenai manajemen nyeri non farmakologi. Saran bagi tenaga kesehatan hendaknya dalam mengadakan kelas ibu hamil tidak hanya tiga kali pertemuan, dan materi yang diberikan juga tidak terlalu banyak sehingga ibu hamil dapat menerima dan memahami materi yang diberikan.
PAKET CARING UNTUK KECEMASAN IBU HAMIL
Risqi Dewi Aisyah;
Suparni Suparni;
Fitriyani Fitriyani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1042
Kecemasan, depresi, dan stres dalam kehamilan merupakan faktor risiko yang merugikan bagi ibu dan anak. Kecemasan dalam kehamilan dikaitkan dengan usia kehamilan lebih pendek dan memiliki implikasi yang merugikan bagi perkembangan saraf dan janin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paket caring terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan. Paket caring yang akan diberikan berupa edukasi dan relaksasi untuk mengatasi kecemasan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif non eksperimen dan desainnya adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Cluster random sampling yaitu 75 ibu hamil trimester III. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan setelah pemberian paket caring. Teknik analisis data yang akan digunakan adalah dengan uji univariat dan bivariat dengan uji T-Test. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0,001 (0,05), ada perbedaan yang sangat signifikan antara tingkat kecemasan responden sebelum dan sesudah pemberian paket Caring untuk kecemasan ibu hamil. Diharapkan bagi bidan agar dapat melaksankan paket caring pada ibu hamil yang mengalami kecemasan, memperhatikan tidak hanya kondisi fisik saja tapi juga psikologis ibu hamil.Kata kunci: Caring, Kecemasan, Ibu hamil
PAKET EDUKASI BRAIN BOOSTER PADA IBU HAMIL
Suparni suparni;
Fitriyani Fitriyani;
Risqi Dewi Aisyah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1095
Salah satu program kehamilan yang sedang dikembangkan dalam peningkatan potensi kecerdasan janin adalah Brain booster. Asumsi dasar Brain booster adalah upaya pemberian stimulasi janin dan pemenuhan nutrisi pada kehamilan untuk meningkatkan potensi intelegensia janin.. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian paket brain booster terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini adalah Observasional Analitik. Uji yang digunakan adalah uji T berpasangan untuk mengetahui pengaruh pemberian paket edukasi brain booster terhadap pengetahuan dan motivasi ibu hamil. Hasil uji menunjukkan ada pengaruh pengetahuan sesudah pemberian paket edukasi dengan p value 0,026 dan tidak ada pengaruh motivasi sesudah pemberian paket edukasi pada ibu hamil dengan pvalue 0,364. Saran bagi tenaga kesehatan agar terus memberikan informasi dan motivasi ibu hamil saat antenatal care dari kunjungan awal kehamilan. Kata Kunci : Paket edukasi, brain booster, ibu hamil