Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Kelas Ibu Hamil dengan Family Centered Maternity Care (FCMC) dalam Deteksi Dini Risiko Kehamilan Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, S; Fitriyani, F
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mendeteksisekaligusmenangani kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil. Family Centered Maternity Care adalah pemberian asuhan kepada wanita dan keluarganya pada saat kehamilan FCMC menggunakan pendekatan keluarga dengan bentuk pelayanan yang dilakukan dengan memberikan dukungan untuk memberikan kekuatan pada ibu hamil yang mempunyai resiko. Pendekatan yang dilakukan berbasis keluarga, ibu hamil dan keluarganya agar mampu melakukan deteksi dini serta bertanggung jawab untuk mengontrol kesehatan pada ibu hamil yang memounyai resiko. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengoptimalisasi kelas ibu hamil beresiko dengan pendekatan berbasis keluarga. Hasil pengabdian ini menujukkan perubahan pengetahuan ibu hamil dan suami, juga perubahan dukungan suami kepada ibu hamil yang mempunyai resiko sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian. Saran untuk tenga kesehatan khusunya bidan untuk dapat melibatkan keluarga dalam kegaiatan yang berhubungan dengan kondisi kehamilan apalagi pada ibu hamil yang mempunyai resiko.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi Daraqthni, Rumaisha; Aisyah, Risqi Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Kehamilan pada ibu hamil khususnya yang terinfeksi hepatitis B dapat menularkan secara vertical ke janin yang dikandungnya saat persalinan maupun segera setelah persalinan. Di Indonesia tercatat sekitar 30.965 ibu hamil reaktif (terinfeksi virus hepatitis B). Risiko yang diperoleh wanita hamil yang terinfeksi HBV antara lain dapat mengalami abostus, persalinan prematur, dan pendarahan. Penularan Hepatitis dari ibu ke anak atau secara vertical memiliki kemungkinan 90% hingga 95%. Pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan melakukan skrining pada saat pemeriksaan kehamilan pertama.Untuk menurunkan angka transmisi penularan hepatitis B, dianjurkan ibu hamil dengan positif hepatitis B melakukan persalinan dengan metode section caesaria elektif.Terdapat faktor lain risiko pada kehamilan yang menyebabkan persalinan dilakukan melalui Section Caesarea antara lain,umur ibu, penyakit penyerta,umur kehamilan dan riwayat sectio caesarea itu sendiri. Umur kehamilan yang dimaksud kehamilan yang sudah lewat waktu atau >42 minggu (serotinus). Jumlah kematian janin/bayi pada kehamilan >42 minggu 3 kali lebih besar dari kehamilan 40 minggu. Maka dapat diambil kesimpulan dalam studi kasus ini adalah ibu dengan terinfeksi hepatitis B dan ditunjang dari riwayat persalinan section caesarea maka akan lebih baik menggunakan metode persalinan section caesarea kembali. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas.
Studi Deskriptif Pola Asuh Orang Tua pada Anak Usia Dini di Azzamil School Pekalongan Ersila, Wahyu; Aisyah, Risqi Dewi; Rofiqoh, Siti; Utami, Susri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan salah satu aset dan generasi pembangun bagi masa depan untuk kearah yang lebih baik bagi bangsa dan negara serta tentunya bagi orang tua sebagai penerus keturunannya. Anak usia dini mendapatkan pembinaan pertama dan utama dilakukan di lingkungan rumah kemudian dilingkungan sekolahnya. Oleh sebab itu peran orang tua sangat berarti dan penting karena memiliki andil besar dalam perkembangan anak. Setiap orang tua memiliki keunikan dan ciri tersendiri dalam mendidik anaknya. Pola asuh yang diterapkan pada anak sesuai dengan usia anak akan membantu memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Hal ini juga akan memberikan pengaruh pada kehidupan anak di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua pada anak usia dini di Azzamil School Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian ini adalah diskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Sampel penelitian ini sejumlah 116 dengan teknik exhaustive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang berisi 20 pertanyaan. Hasil pengolahan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh gambaran mengenai pola asuh orang tua yaitu sebanyak 87 responden (75%) memiliki pola asuh demokratis, 17 responden (14,7%) pola asuh permasif, 7 responden (6%) pola asuh otoriter dan 5 responden (4,3%) memiliki pola asuh tidak terlibat. Sebagian besar pola asuh yang dimiliki orang tua pada anak usia dini di Azzamil school adalah pola asuh demokratis. Tenaga kesehatan, khususnya bidan diharapkan dapat memberikan pendekatan kepada orang tua khususnya ibu untuk memberikan informasi mengenai pola asuh melalui kegiatan parenting class agar dapat mendukung dan memaksimalkan perkembangan anak.
Optimization of Growth and Development of Toddlers through Increasing Knowledge during Pregnancy, Breastfeeding, Babies & Toddlers Fitriyani, F; Aisyah, Risqi Dewi; Susiatmi, Sandi Ari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growth and development of children in Indonesia still needs serious attention, the rate of delay in growth and development is still quite high, which is around 5?10% experiencing general developmental delays. Preparing for optimal growth and development of babies can be done since pregnancy. The purpose of this community service activity is to increase the role of husbands, families in supporting future mothers and mothers who have babies in order to ensure that the baby's growth and development goes well and optimize the role of posyandu cadres in increasing the growth and development of babies. The targets of this activity are pregnant women, toddler mothers, husbands/families of pregnant women & mothers of toddlers in the work area of Puskesmas Bojong I. Methods are carried out by providing health counseling to husbands/families, prospective mothers and mothers of babies about the importance of preparing for optimal baby growth and development, and demonstration of practices on how to exclusively breastfeed, the first thousand days of life, early initiation of breastfeeding. The results of this activity are in the form of an increase in knowledge in pregnant women and husbands about exclusive breastfeeding results p: 0.0001 and there is an increase in the knowledge of mothers of babies and toddlers about the first thousand days of life with results p: 0.0001. Health workers, in this case midwives need to provide education to pregnant women and mothers of toddlers to optimize the growth and development of babies and toddlers.
OPTIMALISASI KESEHATAN IBU HAMIL DI ERA ADAPTASI BARU Aisyah, Risqi Dewi; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.7942

Abstract

Pandemi Covid-19 dimulai pada akhir 2019 dan menyebar ke seluruh dunia dalam durasi waktu yang singkat. Infeksi virus menimbulkan konsekuensi serius bagi ibu dan kesehatan neonatal. Selama 2 dekade terakhir, kehidupan manusia terancam oleh infeksi yang disebabkan oleh SARS-CoV-1. Tindakan pencegahan anti-virus harus dilaksanakan dengan benar untuk menghindari penyebaran lebih lanjut dari COVID-19. Setiap orang harus menjaga kebersihan pribadi, khususnya ibu hamil dalam menjaga kehamilannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi bagaimana menjaga kesehatan khususnya pada ibu hamil di era adaptasi baru. Hasil pengabdian masyarkat ini mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai Covid 19 dan pencegahannya, nutrisi kehamilan di era daptasi baru, persiapan persalinan di era adaptasi baru dan vaksinasi covid 19 pada ibu hamil. Bagi bidan untuk bisa melakukan kelas ibu hamil dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk membantu ibu hamil tetap mendapatkan informasi mengenai kehamilannya, mejaga kesehatan diera adaptasi baru dan mengurangi kecemasan.
Pemanfaatan Aplikasi Starting (Smart Detection for Stunting) Dalam Deteksi Risiko Stunting Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Subowo, Edi
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11870

Abstract

Stunting adalah masalah gizi jangka panjang yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak di Indonesia. Prevalensi stunting pada anak di bawah dua tahun masih tinggi, mencapai 32,8% pada tahun 2023, meskipun berbagai intervensi telah dilakukan. Di Kabupaten Pekalongan, prevalensi stunting meningkat dari 19,5% pada 2021 menjadi 23,5% pada 2022. Pencegahan stunting memerlukan keterlibatan orang tua, keluarga, tenaga kesehatan, serta intervensi edukasi yang dimulai sejak masa prakonsepsi. Teknologi, seperti aplikasi smartphone, menawarkan solusi potensial untuk deteksi dini dan pemantauan status gizi. Aplikasi STARTING (Smart Detection for Stunting) diperkenalkan untuk membantu kader posyandu dalam deteksi stunting pada calon pengantin, ibu hamil, dan balita. Pengabdian yang dilakukan di Desa Tosaran dan Desa Jomblangan selama delapan bulan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dengan nilai rata-rata 2,97 untuk deteksi calon pengantin, 4,17 untuk ibu hamil, dan 0,63 untuk balita. Persepsi kader terhadap aplikasi STARTING sangat positif. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran kader dalam mencegah stunting dengan memperkuat kapasitas mereka melalui edukasi yang lebih efektif
Optimalisasi Pemanfaatan Terapi Komplementer dalam Kehamilan Suparni, Suparni Bagus; Aisyah, Risqi Dewi; Pambudi, Dwi Bagus
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12507

Abstract

Terapi komplementer adalah metode pengobatan yang tidak menggunakan obat-obatan konvensional dan dapat bermanfaat dalam mengatasi masalah kesehatan ibu hamil, seperti emesis gravidarum. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa terapi komplementer dapat meningkatkan kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual ibu hamil. Namun, perlu dipertimbangkan pula keamanan dan risiko penggunaan terapi komplementer pada ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan sarana yang penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. Tujuan PKM ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan terapi komplementer dalam kehamilan di kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan. PKM dilakukan melalui penyuluhan kesehatan tentang terapi komplementer, demonstrasi praktik senam dan peregangan khusus untuk ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan dengan melibatkan 51 ibu hamil di Posyandu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil, dari nilai rata-rata 60,43 sebelum penyuluhan menjadi 81,54 setelah penyuluhan. Hal ini mengindikasikan bahwa metode penyuluhan yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai materi yang disampaikan. PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang terapi komplementer dalam kehamilan, yang dapat membantu mereka mengatasi ketidaknyamanan selama masa kehamilan dengan lebih baik.
EDUCATIONAL PACKAGE FOR DETECTION AND STIMULATION OF TODDLER DEVELOPMENT Aisyah, Risqi Dewi; Ersila, Wahyu; Faradisi, Firman
Journal for Quality in Women's Health Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v7i1.239

Abstract

Approximately 52.9 million children under 5 globally have developmental disorders. Early detection is crucial for addressing these issues. This study aimed to assess the impact of a detection and stimulation education package on parental knowledge and attitudes. Using a pseudo-experimental, cross-sectional design with cluster random sampling, 78 respondents were analyzed via T-test. Results revealed significant improvement in mothers' knowledge and attitudes following the education package (p=0.001). Providing such packages enhances awareness and understanding of toddler development. Health professionals, particularly midwives, are advised to collaborate in early detection and stimulation programs, ensuring comprehensive education for parents. This collaborative effort can significantly contribute to addressing developmental challenges in young children.
Pemberdayaan Kader Stuntcare (Reproduksi Ideal dan Anti Stunting pada Calon Pengantin) Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Fatkhudin, Aslam; Yantari, Velita Baiti; Azizah, Nurul; Hakim, M. Adil
Jurnal LINK Vol 21 No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i2.13914

Abstract

Stunting has long-term impacts on a child's growth, development, and overall quality of life. Prevention efforts starting from the preconception phase, particularly among prospective brides and grooms (catin), represent a strategic approach to breaking the cycle of stunting. This community service program aimed to strengthen the capacity of health cadres in educating and conducting early detection of stunting risks among catin. The program was conducted over eight months (May–December 2025) using an empowerment approach through focus group discussions, socialization, training, and mentoring activities. A total of 15 participants were involved, consisting of 12 cadres from Kranji Village and 3 health personnel from the local health center. Results showed an increase in the average knowledge score of cadres across three main topics: Ideal Reproductive Health for Catin by 6.2 points, Stunting Concepts (Detection and Prevention) by 5.14 points, and Nutrition for Catin by 2.67 points. These findings indicate that empowerment-based interventions are effective in forming cadres capable of playing an active role in stunting prevention starting from the preconception phase.
PEMBERDAYAAN MANDIRI NASYIATUL AISYIYAH PEDULI KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI KABUPATEN PEKALONGAN Suparni Suparni; Risqi Dewi Aisyah; Aslam Fatkhudin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30611

Abstract

Abstrak: Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu wilayah dengan angka kematian ibu tertinggi di Jawa Tengah, yakni 241,30 per 100.000 kelahiran hidup (34 kasus) pada tahun 2023. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi, dengan 26,76% dari 14.067 ibu hamil tergolong berisiko tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan kader Nasyiatul Aisyiyah dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mendeteksi risiko kehamilan serta edukasi ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok terarah, edukasi risiko kehamilan menggunakan Kartu Skoring Poedji Rochjati, pelatihan website SiRisti, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah 18 kader perwakilan PCNA se-Kabupaten Pekalongan. Hasil pretest menunjukkan 32% jawaban benar meningkat menjadi 97% pada posttest. Kader berhasil mendeteksi 20 ibu hamil: 7 risiko rendah, 2 tinggi, dan 11 sangat tinggi, serta mampu memberikan rekomendasi tindak lanjut. Program ini terbukti meningkatkan kapasitas kognitif dan aplikatif kader serta potensial direplikasi di wilayah lain.Abstract: Pekalongan Regency is one of the regions with the highest maternal mortality rate in Central Java, reaching 241.30 per 100,000 live births (34 cases) in 2023. One of the main contributing factors is the low rate of early detection of high-risk pregnancies, with 26.76% of 14,067 pregnant women categorized as high-risk. This community service program aimed to empower Nasyiatul Aisyiyah cadres to improve their knowledge and skills in identifying pregnancy risks and providing education to pregnant women. The methods used included focus group discussions, education on pregnancy risk using the Poedji Rochjati Scoring Card, training on the SiRisti website, and evaluation. The partners in this program were 18 cadre representatives from PCNA branches across Pekalongan Regency. Pretest results showed only 32% correct answers, which increased to 97% in the posttest. The cadres successfully identified 20 pregnant women: 7 low-risk, 2 high-risk, and 11 very high-risk, and were able to provide appropriate follow-up recommendations. This program effectively enhanced the cadres’ cognitive and practical capacities and shows potential for replication in other areas.