Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan dan membentuk karakter Kristiani pada siswa di sekolah. Pendidikan ini tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan iman secara kognitif, tetapi juga berfokus pada pembinaan sikap, nilai, dan perilaku yang mencerminkan ajaran Yesus Kristus, seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu mengkaji berbagai buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen memegang peran strategis sebagai pengajar, pembimbing, teladan, motivator, dan pendamping rohani bagi peserta didik. Keteladanan hidup guru yang mencerminkan karakter Kristus menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan karakter. Selain itu, lingkungan sekolah yang kondusif, budaya sekolah yang positif, serta kerja sama antara sekolah, keluarga, dan gereja turut mendukung proses internalisasi nilai-nilai Kristiani. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen berkontribusi secara signifikan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan moral, serta mampu menjadi pribadi yang beriman dan berkarakter dalam kehidupan bermasyarakat.