Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR’AN DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MADRASAH ALIYAH AL HIDAYAH PURWOJATI Nurul Fajriyah, Zuhrotun; Yahya, M. Slamet
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.367

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan Islam merupakan agenda penting dalam membentuk karakter religius peserta didik. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran krusial dalam mewujudkan tujuan tersebut, salah satunya melalui program Tahfidz Al-Qur’an. Program ini tidak hanya bertujuan mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengatasi kesulitan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an dengan benar. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Al Hidayah Purwojati. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis dengan dukungan guru yang kompeten dan metode pembelajaran yang efektif. Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan awal siswa, program ini terbukti efektif meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an. Faktor keberhasilan program ditunjang oleh motivasi, dukungan guru, dan lingkungan sekolah. Kesimpulannya, program Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Al Hidayah Purwojati mampu mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an sekaligus membentuk kecerdasan spiritual dan karakter keagamaan peserta didik.
Implementasi Model Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Windiarti, Windiarti; Yahya, M. Slamet
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the need for the application of learning methods to increase students' interest, understanding, and active involvement in Islamic Religious Education (PAI) learning, because the problem often faced is the lack of student interest in PAI learning when using conventional methods, so innovative learning is needed from teachers in the form of using learning models and methods. This study aims to describe the implementation of the jigsaw type cooperative model in Islamic Religious Education and Character Education learning at SMK Ma'arif NU 1 Ajibarang. This study uses a qualitative approach, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the jigsaw type cooperative model in Islamic Religious Education and Character Education learning is carried out through 3 stages, namely planning, implementation, and evaluation. The results of this study also show that the use of the jigsaw type cooperative model runs effectively and gets a positive response from students, in addition this method also increases cooperation between members, trains each individual's sense of responsibility, and encourages student involvement in learning so that the classroom atmosphere becomes more lively
Life Skills Approach in Arabic Language Learning at Islamic Boarding School-Based Madrasah Aliyah Atabik, Atabik; Yahya, M. Slamet; Mustajab, Mustajab
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 7 No 2 (2023): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v7i2.378

Abstract

This study aimed to find a life skills approach to learning Arabic in Islamic boarding schools based on Islamic high schools. This research is field research using qualitative methods. The location of this research is the Islamic boarding school-based Madrasah Aliyah. Using the form of observation, interviews and documentation in collecting data. As for analyzing the data, researchers carried out several stages of analysis, starting from data collection, reduction, review and evaluation. The results of this study cover two aspects, namely first, the Arabic language learning curriculum implemented in MA Salafiyah and MA Darussangadah is an integrated curriculum between the curriculum of the Ministry of Religion and the curriculum of Islamic boarding schools, based on classical studies and modern books with a language learning orientation. Arabic language actively or passively. Second, the Arabic language learning model at Madrasah Aliyah is based on Islamic boarding schools in Kebumen Regency, namely (1) Arabic learning at MA Salafiyah Wonoyoso is more oriented towards maharah lughawiyah (istima', kalam, qira'ah, and kitabah) as the basis of student competence. The process of learning Arabic is taught by integrating the four maharah lugawiyah through learning Arabic subjects, religious subjects, and linguistic practices in Islamic boarding schools; (2) Learning Arabic at MA Darussangadah develops learning Arabic that is oriented towards active and passive communication skills. This active communication skill is the skill of using spoken and written language. At the same time, the passive ability is the skill of understanding Arabic reading and other people's speech.
Jaringan Sosial, Relasi Kuasa, dan Reproduksi Ketimpangan Pendidikan: Analisis Sosiologis Pendidikan di Sekolah Wananda, Yosa; Ningsih, Tutuk; Yahya, M. Slamet
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025): In Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana jaringan sosial dan relasi kuasa mereproduksi ketimpangan pendidikan di sekolah melalui tinjauan pustaka bertipe systematic-narrative review (studi 2022–2025). Temuan utama menunjukkan bahwa ketimpangan tidak semata akibat sumber daya atau kebijakan makro, tetapi juga dibentuk oleh mekanisme mikro: (1) informational gatekeeping, kontrol atas aliran informasi penting; (2) alokasi sumber daya yang berpihak; (3) labeling dan tracking, penempatan akademik yang memperkuat stereotip; dan (4) peran broker yang menahan atau menyalurkan akses. Teori modal sosial (Bourdieu, Coleman), konsep relasi lemah (Granovetter), serta teori kekuasaan Foucault dan Lukes digunakan untuk menjelaskan bagaimana jaringan dan praktik pengawasan menciptakan dan meneguhkan privilese. Perbedaan konteks perkotaan dan pedesaan menegaskan peran jaringan lokal dan akses ke sumber daya formal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis mikro (praktik jaringan dan relasi kuasa) dengan perspektif struktural makro untuk menawarkan kerangka konseptual terpadu tentang reproduksi ketimpangan Pendidikan. Secara praktis penelitian ini merekomendasikan kebijakan menekankan transparansi distribusi informasi, program mentoring terstruktur, serta reformasi aturan dan budaya institusi untuk merombak struktur kekuasaan agar akses pendidikan menjadi lebih adil dan berkelanjutan.
Kreativitas Guru dalam Mengembangkan Pembelajaran PAI di Era Abad 21 Sidqi, Ahmad Kasyifan; Ningsih, Tutuk; Yahya, M. Slamet
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): September - December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8211

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kreativitas guru di abad 21 sangat penting untuk mend pembelajaran relevan bagi siswa. Di era abad 21 perkembangan berdampak besar pada aspek dunia pendidikan. Salah satunya dalam Pendidikan Agama Islam, yang menjadi bagian integral dari pendidikan Indonesia. PAI tidak hanya bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan agama saja, tetapi juga membentuk karakter dan moral siswa. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di abad 21 menuntut transformasi model pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan abad 21 seperti berpikir critical, creativity, collaboration and communication (4C). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kompetensi pembelajaran yang relevan di era abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pustaka atau library research yang bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai literatur yang memiliki hasil riset tentang kreativitas guru di abad 21 melalui berbagai macam cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dari hasil riset yang ditemukan, masih saja terdapat sebagian guru PAI yang belum mampu mengembangkan pembelajaran di era abad 21. Dengan demikian pembelajaran PAI terkesan monoton atau boring. Sehingga dalam hal ini, diperlukan kemampuan kreativitas guru PAI dalam mengembangkan pembelajrannya.