Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Panti Asuhan ‘Aisyiyah Dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals Ke-5 Kesetaraan Gender Aisya Nazelina Herwandi; Hafid Adim Pradana; M. Subhan Setowara
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16301

Abstract

Kesetaraan gender adalah salah satu tujuan utama dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan kelima yang menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan anak perempuan. Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis peran panti asuhan ‘Aisyiyah di Kota Batu dalam mendukung tercapainya SDGs melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan pemahaman nilai kemandirian kepada anak perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh 21 anak dan wawancara mendalam terhadap 8 anak di panti asuhan ‘Aisyiyah. Penelitian ini menunjukkan bahwa panti asuhan ‘Aisyiyah tidak hanya berperan sebagai lembaga pengasuhan, tetapi juga sebagai jembatan, kontributor aktif, dan pengawas nilai kesetaraan gender di tingkat lokal. Meskipun masih terdapat tantangan dan hambatan dalam implementasinya, panti asuhan ‘Aisyiyah mampu menumbuhkan kesadaran gender serta meningkatkan kepercayaan diri anak perempuan sebagai generasi yang setara dan berdaya. Temuan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran lembaga sosial dalam mendorong pencapaian SDGs secara konsisten dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan anak perempuan di lingkungan panti asuhan ‘Aisyiyah.
Standarisasi Kurikulum Pendidikan Konservasi Pesisir Dan Satwa Liar Sebagai Upaya Penguatan Kapasitas Kelembagaan Umah Lumba Education Center Kabupaten Buleleng, Bali Hafid Adim Pradana; Muhammad Fadzryl Adzmy; Rindya Fery Indrawan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.9106

Abstract

Umah Lumba Education Center (ULEC) menghadapi tantangan berupa ketiadaan acuan materi baku pada Kelas Pendidikan Lingkungan Hidup, sehingga materi ajar sering berubah seiring pergantian pengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan ULEC melalui standardisasi kurikulum konservasi pesisir dan satwa liar yang mengacu pada standar global Deklarasi Tbilisi 1977. Metodologi pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui model Collaborative Curriculum Design. Populasi kegiatan melibatkan seluruh elemen pendidikan di ULEC dengan sampel sebanyak 9 siswa dan 6 pengelola yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui koordinasi daring dan Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan kebutuhan empiris lapangan. Hasil pengabdian berupa Modul Kurikulum Pendidikan Konservasi Pesisir dan Satwa Liar yang terbagi menjadi tiga level kompetensi: Explorer, Guardian, dan Ambassador. Implementasi modul ini berhasil mentransformasi kegiatan edukasi yang semula sporadis menjadi sistem pembelajaran yang sistematis dan berjenjang. Meskipun terdapat tantangan adaptasi teknis pada fase awal, konsistensi penggunaan modul diprediksi akan menghasilkan lulusan yang kompeten dalam aksi konservasi nyata. Direkomendasikan bagi ULEC untuk melakukan pelatihan berkelanjutan bagi tutor baru guna menjaga memori institusional dan melakukan evaluasi kurikulum secara periodik agar tetap relevan dengan dinamika ekosistem pesisir Bali Utara.
Peran Human Initiative Dalam Distribusi Bantuan Kepada Palestina Melalui Program Initiative For Children-Empowerment Asfira Chisara Hasan; Hafid Adim Pradana; Gonda Yumitro
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.2229-2242

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Human Initiative dalam upaya distribusi bantuan kemanusiaan kepada Palestina melalui program Initiative for Children dan Initiative for Empowerment. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang melibatkan studi dokumentasi, diskusi kelompok, dan observasi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan implementasi program bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh Human Initiative di wilayah konflik Palestina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Human Initiative telah berhasil membangun jaringan kemitraan strategis dengan berbagai organisasi lokal dan internasional untuk memfasilitasi distribusi bantuan yang efektif. Meski masih banyak tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan akses, blokade di wilayah Gaza, dan kondisi keamanan yang tidak stabil, Human Initiative berhasil mengembangkan strategi adaptif untuk memastikan keberlanjutan bantuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Human Initiative tidak hanya terbatas pada distribusi bantuan, tetapi juga mencakup upaya pembangunan sistem dukungan yang berkelanjutan dan terintegrasi untuk masyarakat Palestina.
Strategi Resolusi Konflik Antar Suporter Sepak Bola di Indonesia melalui Edukasi Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Perdamaian Hafid Adim Pradana; Muhammad Subhan Setowara
Sospol Vol. 10 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v10i2.45967

Abstract

Konflik antarsuporter sepak bola di Indonesia merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya berakar pada rivalitas antarklub, tetapi juga berkaitan dengan identitas kolektif, trauma historis, provokasi simbolik, ketimpangan sosial, serta lemahnya intervensi kelembagaan. Berbagai upaya perdamaian yang selama ini dilakukan cenderung bersifat reaktif, sporadis, dan belum mampu membangun perdamaian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model resolusi konflik berbasis glokalisasi pendidikan damai yang kontekstual dengan karakter komunitas suporter di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multikota di Malang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Data diperoleh melalui studi dokumentasi kemudian dianalisis secara tematik dengan mengacu pada pendekatan conflict transformation dan resolusi konflik berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resolusi konflik perlu mengintegrasikan nilai-nilai global seperti non-kekerasan, keadilan restoratif, dan hak asasi manusia dengan nilai lokal seperti gotong royong, rukun, musyawarah, dan solidaritas. Model yang ditawarkan mencakup tiga pendekatan utama: preventif, partisipatif, dan berkelanjutan. Model ini menempatkan komunitas suporter sebagai aktor utama transformasi perdamaian melalui pendidikan damai, dialog lintas suporter, aksi sosial, peaceworker, serta monitoring dan evaluasi partisipatif