Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Teknik Systematic Self Desensitization Untuk Mengurangi Gejala Ailurophobia Alfirah Ali; Widyastuti; Ahmad Ridfah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu dengan ailurophobia memiliki penyimpangan pemikiran bahwa kucing memberikan ancaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik Systematic Self Desensitization untuk mengurangi gejala ailurophobia. Partisipan pada penelitian ini adalah empat orang dewasa yang memiliki gejala ailurophobia. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest design. Partisipan diberikan pelatihan selama satu hari yang dilanjutkan dengan follow up selama tujuh hari. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala ailurophobia yang disusun berdasarkan gejala fobia spesifik yang dikemukakan oleh Nevid, Rathus dan Greene (2018). Teknik analisis data yang digunakan adalah visual inspection. Analisis data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara dan lembar catatan harian. Hasil analisis visual inspection menunjukkan adanya penurunan skor gejala ailurophobia pada partisipan sebelum dan setelah pembrian intervensi. Teknik Systematic Self Desensitization efektif dalam mengurangi gejala ailurophobia.
Gambaran Regulasi Emosi Pada Remaja Laki-Laki Korban Tindakan Body Shaming Fathir Fadhillah Ramadhana; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Ridfah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2571

Abstract

Remaja yang menjadi korban tindakan body shaming akan mengalami ketegangan emosional. Pengalaman body shaming yang dialami seorang remaja cenderung mengakibatkan remaja tersebut menjadi malu, tidak percaya diri dengan kondisi fisik yang dimiliki dan juga marah pada pelaku. Hal tersebut remaja lakukan untuk menurunkan intensitas emosi marah setelah mengalami tindakan body shaming. Penelitian ini berfokus pada gambaran regulasi emosi pada remaja yang mengalami tindakan body shaming. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Responden dalam penelitian ini berjumlah tiga orang, dengan kriteria responden merupakan remaja laki-laki korban tindakan body shaming berusia 12-15 tahun. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis tematik yaitu theory driven. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi berpengaruh positif terhadap remaja laki-laki korban tindakan body shaming dalam menurunkan intensitas emosi negatif yang dirasakan ketika mengalami tindakan body shaming.