Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGEMBANGAN SMART TOURISM EKOSISTEM MANGROVE PETENGORAN UNTUK MEMPERKUAT KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA GEBANG KABUPATEN PESAWARAN Emalia, Zulfa; Murwiati, Asih; Awaluddin, Imam; Tri Purwaningsih, Vitriyani
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 - Nomor 1 - Januari 2024
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v2i1.32

Abstract

Perkembangan pariwisata di era digital saat ini mengarah pada layanan canggih dan inovatif bagi para wisatawan, yang disebut dengan smart tourism. Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pesawan adalah Ekowisata Mangrove Petengoran di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan. Kurangnya keterlibatan dan kesadaran masyarakat lokal dalam menyebarluaskan dan mempromosikan informasi tentang mangrove Petengoran dan masih banyaknya masyarakat yang belum memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif di sekitar ekowisata mangrove merupakan permasalahan yang diidentifikasi oleh tim pengabdi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: menyusun strategi pengembangan ekowisata wisata cerdas, termasuk mempromosikan ekowisata dan memberikan dukungan serta mengembangkan potensi masyarakat setempat untuk mendukung ekowisata mangrove. Tim Pengabdi memberikan beberapa rekomendasi strategi pengembangan Ekowisata Mangrove Petengoran melalui analisis SWOT Berdasarkan analasisi SWOT, salah satu strategi yang dapat di highlight yaitu dengan mengkombinasikan kekuatan dan peluang (S-O) melalui kerjasama membuat dan melakukan kajian perencanaan pembangunan serta strategi pengembangan untuk kegiatan pariwisata sesuai dengan konsep ekowisata namun tetap mengacu pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan konservasi. Tim pengabdi melakukuan pendampingan untuk mengembangkan potensi lokal agar dapat menunjang parisiwista Mangrove Petengoran. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan peserta antusias mengikuti kegiatan, peserta mersasakan manfaat dari kegiatan pengabdian ini
PENDAMPINGAN UMKM CITRA OLEH-OLEH LAMPUNG DALAM PENGUATAN KELAYAKAN USAHA Emalia, Zulfa; Husaini, Muhammad; Awaluddin, Imam; Wiryawan, Driya
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 2 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 2 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pelayanan ini bertujuan untuk menilai kelayakan usaha UMKM PT Citra Oleh-Oleh Lampung menggunakan analisis keuangan berdasarkan proyeksi laba rugi. Selama proses pendampingan, tim membantu dalam penyusunan laporan keuangan, mengidentifikasi sumber pendapatan dan biaya, serta menyusun proyeksi laba rugi sebagai dasar penilaian kelayakan usaha. Evaluasi keuangan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti biaya investasi, biaya operasional, estimasi pendapatan, dan pengeluaran, serta menggunakan indikator seperti Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI) untuk menentukan kelayakan investasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa setelah menerima pelatihan dan pendampingan, pelaku UMKM mampu membuat laporan keuangan dan proyeksi laba rugi secara mandiri. Berdasarkan analisis proyeksi dan indikator kelayakan, usaha PT Citra Oleh-Oleh Lampung dianggap layak dijalankan karena memenuhi persyaratan kelayakan keuangan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajerial para pelaku UMKM, sehingga mereka dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan bisnis di masa depan.
Nilai Tukar Rupiah Riil Equilibrium Sebelum dan Selama Masa Krisis Awaluddin, Imam
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 4, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study concerns about how much economic factors have impact on real exchange rate equilibrium and how much exchange rate misalignment occurs. The objective is to find the level of rzal exchange rate equilibrium before and during the crisis. Real exchange rate equilibrium is founded from Behavioral Equilibrium Exchange Rate approach. From regression estimation we will find real exchange rate equilibrium, which will be compared with actual real exchange rate. The result is real exchange rate misalignment or deviation of real exchange rate from its equilibrium level.
Penerapan Evaluasi Kelayakan Usaha pada UMKM Crumbs.Bdl Dian Fajarini; Dhea Khansa Ariqah; Salsa Olivia; Dimas Aji Purnama; Fazle Mawla Farhandhanu; Maulana Adi Kusuma; Emi Maimunah; Ida Budiarty DA; Imam Awaluddin
Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 (2026): Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v6i1.246

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengembangan inovasi usaha. Salah satu sektor UMKM yang berkembang pesat adalah sektor kuliner, khususnya produk minuman kekinian dan dessert yang banyak diminati oleh generasi muda. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan usaha UMKM Crumbs.bdl dan memberikan edukasi terkait kelayakan usaha berdasarkan aspek finansial menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), dan Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C). Pengabdian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dan dokumentasi laporan keuangan usaha. Evaluasi kelayakan usaha menunjukkan bahwa UMKM Crumbs.bdl memiliki nilai NPV sebesar Rp1.108.273.182, Gross B/C Ratio sebesar 2,36, dan IRR sebesar 43,51%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa usaha berada dalam kondisi layak dan menguntungkan untuk dijalankan serta dikembangkan dalam jangka panjang. Pertumbuhan penjualan yang stabil, strategi pemasaran digital yang efektif, serta inovasi produk menjadi faktor utama yang mendukung keberlanjutan usaha. Dengan demikian, pelaksanaan pengabdian pada UMKM Crumbs.bdl telah memberikan pandangan terkait prospek usaha yang baik dan berpotensi berkembang secara berkelanjutan di tengah persaingan bisnis kuliner modern.
Evaluasi Proyek Rocket Stove sebagai Solusi Pengolahan Sampah di Desa Lebak Haur Kelurahan Campang Raya Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung Elza Putri Kirana; Danya Putri Dw; Nurachma Oktaviana; Mediana Agustin; Isnaeni Puri Aulia; Emi Maimunah; Ida Budiarty DA; Imam Awaluddin; Syarifah Nurbaiti
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: JPM :Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v3i2.3366

Abstract

Household waste remains a widespread environmental issue, particularly in Lebak Haur Village, Campang Raya Subdistrict, Sukabumi District, Bandar Lampung City. Most communities still use open burning methods, which produce thick smoke and air pollution, necessitating more efficient and environmentally friendly alternative technologies. This community service project aims to evaluate the application of rocket stove technology as a solution for household waste management and assess the benefits of its use for the community. The community service method uses a Participatory Action Research paradigm approach through observation, interviews, documentation, program socialization, and demonstrations of tool use. The analysis results show that the use of rocket stoves can increase the efficiency of waste combustion, reduce smoke from combustion, and provide economic benefits of IDR 150,000 per period. The feasibility analysis results show an NPV of IDR 154,255, a Net B/C Ratio of 1.318, a Gross B/C Ratio of 1.28, and an IRR of 45.33%. In addition, the community responded positively to the application of this technology. Based on these results, the rocket stove project is considered worthy of development because it provides sustainable economic, social and environmental benefits.
Pengaruh Kurs, Keterbukaan Perdagangan, Produktivitas, Kredit Domestik Terhadap Volume Ekspor di Negara ASEAN Teresia Icha Oktaviana; Imam Awaluddin; Mega Mariska
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ASEAN region has experienced rapid trade growth, but differences in export performance persist among member countries. These differences are related to variations in exchange rate stability, trade openness, labor productivity, and access to domestic financing. This study aims to analyze the effects of exchange rates, trade openness indices, productivity, and domestic credit on export volume in eight ASEAN countries: Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore, the Philippines, Vietnam, Cambodia, and Brunei Darussalam, over the period 2010–2024, using quarterly data. The method used is the Panel Autoregressive Distributed Lag (Panel ARDL) model with the Pooled Mean Group (PMG) approach to identify short-run and long-run relationships. The analysis steps include stationarity tests, cointegration tests, and long-run coefficient estimation and adjustment mechanisms. The results indicate a long-run relationship between the variables. Overall, the trade openness index, productivity, and domestic credit have a positive effect on export volume, while the exchange rate has a negative effect in the long run. In the short run, trade openness has a positive effect, while the exchange rate, productivity, and domestic credit have a negative effect. These results confirm that increased production competitiveness and domestic financial support are crucial factors in strengthening regional export performance. These findings are expected to serve as considerations for relevant parties for further development and learning. The ASEAN region has experienced rapid trade growth, but differences in export performance persist among member countries. These differences are related to variations in exchange rate stability, trade openness, labor productivity, and access to domestic financing. This study aims to analyze the effects of exchange rates, trade openness indices, productivity, and domestic credit on export volume in eight ASEAN countries: Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore, the Philippines, Vietnam, Cambodia, and Brunei Darussalam, over the period 2010–2024, using quarterly data. The method used is the Panel Autoregressive Distributed Lag (Panel ARDL) model with the Pooled Mean Group (PMG) approach to identify short-run and long-run relationships. The analysis steps include stationarity tests, cointegration tests, and long-run coefficient estimation and adjustment mechanisms. The results indicate a long-run relationship between the variables. Overall, the trade openness index, productivity, and domestic credit have a positive effect on export volume, while the exchange rate has a negative effect in the long run. In the short run, trade openness has a positive effect, while the exchange rate, productivity, and domestic credit have a negative effect. These results confirm that increased production competitiveness and domestic financial support are crucial factors in strengthening regional export performance. These findings are expected to serve as considerations for relevant parties for further development and learning.
Penerapan Augmented Taylor Rule pada Kebijakan Suku Bunga: Periode Sebelum Selama dan Pasca Krisis Imam Awaluddin; Indah Fadhilah
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 6 No. 2 (2026): Maret-April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v6i2.4500

Abstract

The COVID-19 pandemic created major economic disruption and global uncertainty, questioning the reliability of the conventional Taylor Rule in guiding monetary policy. This study aims to examine changes in Bank Indonesia’s monetary policy reaction function across three phases: before, during, and after the COVID-19 pandemic. The study applies an Augmented Taylor Rule specification incorporating the inflation gap, output gap, real effective exchange rate (REER), and the Federal Funds Rate. Using a quantitative approach, monthly macroeconomic data from November 2014 to September 2025 are obtained from Bank Indonesia, the Central Statistics Agency, and international financial databases. The sample is divided into pre-pandemic, pandemic, and post-pandemic periods. Data are analyzed using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model to estimate long-run relationships and short-run dynamics. The findings indicate that monetary policy behavior varies across phases. Prior to the pandemic, the policy rate response is largely inflation-oriented with limited sensitivity to output fluctuations. During the crisis, the reaction function becomes more flexible, responding to domestic economic contraction and external pressures. In the post-pandemic period, policy gradually normalizes, although global interest rates remain relevant. Overall, the results suggest that Bank Indonesia’s policy rule is adaptive to changing macroeconomic conditions rather than structurally fixed.