Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

An OPTIMALIZATION OF HEALTH CARE PRACTICIONERS ROLE IN EARLY DETECTION OF STUNTING IN STUNTING LOCUS VILLAGE: Optimalisasi Peran Praktisi Tenaga Kesehatan dalam Deteksi Dini Stunting di Desa Lokus Stunting Esme Anggeriyane
Borneo Community Development Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v2i1.404

Abstract

The growth and development of a child needs to be considered by parents starting with the first 1000 days of birth (in Bahasa is Hari Pertama Kelahiran/ HPK). But in reality, in Barito Kuala it was found that there are still many infants and toddlers who need to be considered for their growth and development, such as anthropometric examinations which indicate a child is stunted. The purpose of this activity was for early detection of stunting in children in Tabukan Raya Village, which is a Stunting Locus Village. The method of implementation was by checking the body height or length associated with the gender and age of the target. Conclusions were made in 4 categories, namely severely stunted, stunted, normal and tall, referring to the WHO growth curve. The results of the screening showed that in Tabukan Raya Village there were still children with indications of being severely stunted and stunted, each with a total of 4 people (8.16%). The activity was carried out in an orderly and smooth manner and parents received education about stunting to optimize children's growth and development.
HUBUNGAN DIGITAL PARENTING DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN SOSIAL ANAK PRASEKOLAH DI PAUD TERPADU AISYIYAH 43 AL IHSAN Norkhalisa, Norkhalisa; Noorhasanah, Evy; Syafwani, M.; Anggeriyane, Esme
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v13i1.320

Abstract

Pendahuluan: Anak prasekolah berusia antara tiga sampai enam tahun atau dikenal dengan masa periode emas. Kecanduan perangkat elektronik pada usia prasekolah dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan masalah komunikasi pribadi dan sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan digital parenting dengan perkembangan bahasa dan sosial anak presekolah di PAUD Terpadu Aisyiyah 43 Al Ihsan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang menghubungkan variabel digital parenting dengan variabel perkembangan bahasa dan sosial anak prasekolah dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan DDST II. Analisis data menggunakan uji spearman-rank. Sampel penelitian ini adalah murid kelas A beserta orang tuanya yang berjumlah 44 sampel, dengan teknik sampling total sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan nilai p = 0,001 < a (0,05) dan r = -0,499 dengan makna adanya hubungan yang cukup antara digital parenting dengan perkembangan bahasa anak prasekolah, dan nilai p = 0,000 < a (0,05) dan r = -0,671 dengan makna adanya hubungan yang kuat antara digital parenting dengan perkembangan sosial anak prasekolah di PAUD Terpadu Aisyiyah 43 Al Ihsan. Kesimpulan: Digital parenting berhubungan dengan perkembangan bahasa dan sosial pada anak. Saran: Orang tua bisa menerapkan digital parenting yang baik agar perkembangan bahasa dan sosial anak berkembang sesuai dengan umurnya.
The Relationship between Parenting Stress Level and the Tendency Toward Violent Behavior in Children Hilaliyah, Nurul; Anggeriyane, Esme; Noorhasanah, Evy
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4602

Abstract

Parental stress is often associated with the occurrence of child abuse, as stress may lead parents to engage in violent behaviors under the guise of discipline. Such violence can significantly affect children's developmental outcomes in a lasting manner. This research aimed to ascertain the relationship between the level of parenting stress and violent behavior in children. This quantitative study used a cross-sectional design. Data was collected by 79 mothers with first-grade students at Muhammadiyah 9 Elementary School in Banjarmasin using total sampling. The bivariate analysis with Spearman’s rank correlation showed a significant relationship between parenting stress level and violent behavior in children (p-value= 0.000, α <0.05), with a correlation coefficient of 0.698. The results showed that there was a strong positive correlation. It means that lower levels of parenting stress are associated with reduced violent behavior in children. Effective stress management and a good parenting approach are recommended to minimize the risk of violence for children.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PRESEPTORSHIP MODEL TERHADAP KOMPETENSI PRESEPTOR PENATA ANESTESI Aprilia, Hanura; Anggeriyane, Esme; Suwandewi, Alit; Mariani, Mariani; Mathuridy, Roly Marwan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28188

Abstract

The Optimizing the Cognitive Function of the Elderly Through Health Examinations Using the Mini Mental State Examination (MMSE) in Efforts to Prevent Dementia: Optimalisasi Fungsi Kognitif Lansia Melalui Pemeriksaan Kesehatan Menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) Dalam Upaya Pencegahan Demensia Anggeriyane, Esme; Regita Nurcahyani, Amanda; Maretha, Amnaria; Nurhalidza, Nurhalidza; Hawwa Ni’mah, Alya; Auliya Az Zahrah, Hafizhatul
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i2.1222

Abstract

Lansia merupakan individu yang memasuki usia tua. Pada lansia terjadi beberapa penurunan fungsi baik dari fungsi fisik, psikologis, dan kognitif. Ketika terjadi penurunan kognitif pada lansia artinya lansia akan mengalami penurunan fungsi pada memori atau ingatan, penurunan kesadaran, dan penurunan bahasa. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengoptimalisasi fungsi kognitif lansia melalui pemeriksaan kesehatan menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) dalam upaya pencegahan demensia di Pengajian Masjid Mujahidin Belitung Darat Banjarmasin. Instrumen yang dipakai pada kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui fungsi kognitif lansia yaitu SPO Mini Mental State Examination (MMSE) yang telah baku dan digunakan oleh profesional. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode wawancara yang mana diawali dengan mengisi lembar kehadiran, pemeriksaan tekanan darah, skrining dengan metode wawancara lalu diakhiri dengan evaluasi hasil pengkajian serta pendidikan kesehatan tentang senam otak dengan media leaflet. Hasil dari kegiatan didapatkan fungsi kognitif peserta berada pada kategori normal sebanyak 14 orang (94%) dan kategori probable gangguan kognitif 1 orang (6%).
The Education for Children in Preventing Bullying Behavior at MIM 3 AL-Furqan School of Banjarmasin: Edukasi Pada Anak Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Di Lingkungan Sekolah MIM 3 AL-Furqan Banjarmasin Anggeriyane, Esme; Kartika Ayu Efriana, Chinta; Astuti , Elsi; Norkhaliza, Fitria; Fitriana, Fitriana; Firdayanti, Helyatuzzahra
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 4 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i4.1502

Abstract

Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam pendidikan di Indonesia, namun sering terjadi bullying di jenjang ini. Bullying mencakup kekerasan fisik, verbal, nonverbal, dan cyberbullying. Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan 1567 kasus bullying di bidang pendidikan pada tahun 2023. Pendidikan Kesehatan dengan metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab merupakan salah satu alternatif dalam upaya pemberian pendidikan Kesehatan tentang pencegahan bullying kepada anak. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran akan masalah bullying serta pengaruhnya bagi seluruh pihak yang terlibat di Sekolah. Aktivitas pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 14 Juni 2024 di MIM 3 Al-Furqan Banjarmasin dengan sasaran siswa kelas 5A sejumlah 16 orang dengan metode ceramah, demonstrasi, serta tanya jawab dan diakhiri dengan evaluasi posttest dengan menjawab soal oleh siswa. Penanaman pendidikan karakter sangat penting dan harus sejalan dengan interaksi di lingkungan sekolah.
Studi Kasus: Pengaruh Pemberian Kompres Hangat terhadap Skor Barthel Index Lansia dengan Gangguan Rasa Nyaman Anggeriyane, Esme; Arsilia, Ridha; Zulfah, Nur Khairina; Amilin, Nurul Assyifa Ridha; Ananda, Sintia; Syamsodinor, Syamsodinor; Patmisari, Bela
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i1.406

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir dari periode kehidupan. Namun, pada tahap tersebut lansia mengalami penurunan status kesehatan seperti keluhan gangguan rasa nyaman. Gangguan rasa nyaman tidak hanya terjadi pada tulang dan sendi. Masalah di lambung pun akan dirasakan kurang nyaman sehingga dinilai sebagai gambaran rasa nyaman. Cara yang bisa dilakukan dalam penanganan gangguan rasa nyaman yang dialami oleh lansia dengan memberikan terapi modalitas berupa kompres hangat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan terapi kompres hangat untuk mengatasi gangguan rasa nyaman lansia yang mempengaruhi skor Barthel Index. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada Ny. S. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Intervensi keperawatan yang dilakukan dengan memberikan terapi kompres hangat pada area nyeri selama 15-30 menit. Setelah dilakukan kompres hangat selama 3 hari didapatkan adanya penurunan nyeri menjadi skala 4 dan peningkatan skor Barthel Index menjadi 85. Pemberian terapi kompres hangat berpengaruh terhadap peningkatan skor Barthel Index lansia dengan gangguan rasa nyaman. Pelaksanaan kompres hangat dapat dilakukan lansia secara mandiri untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan rasa nyaman.
Pengaruh Parental Holding Terhadap Kecemasan Hospitalisasi pada Anak Usia Prasekolah Dengan Gangguan Pernafasan Saat Terapi Inhalasi di Ruang Anak RSUD DR. H. Moch Ansari Saleh Muhammad Irfan Maulana; Mariani; Evy Noorhasanah; Esme Anggeriyane
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): December 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i2.8884

Abstract

Gangguan pernapasan merupakan salah satu penyebab utama hospitalisasi pada anak prasekolah yang sering menimbulkan kecemasan selama menjalani terapi inhalasi nebulizer. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parental holding terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi anak prasekolah saat terapi inhalasi nebulizer. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 30 responden dari total populasi 103 anak usia 3–6 tahun yang dirawat inap di ruang anak RSUD dr. Moch. Ansari Saleh periode 2023–2025. Pengukuran kecemasan menggunakan Visual analogue scale for anxiety (VAS-A) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan sebelum intervensi mayoritas responden mengalami kecemasan ringan (43,3%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar berada pada kategori tidak cemas dan kecemasan ringan (masing-masing 36,7%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa parental holding berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi anak prasekolah saat terapi inhalasi nebulizer.
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas pada Remaja Intan Intan; Milasari Milasari; Esme Anggeriyane
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i2.8022

Abstract

Latar Belakang: Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh pola makan serta aktivitas fisik. Ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi dapat meningkatkan risiko obesitas pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Negeri 6 Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 92 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling dari total populasi sebanyak 899 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola makan, kuesioner aktivitas fisik, dan pengukuran antropometri IMT/U berdasarkan standar Kemenkes RI. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian obesitas (p = 0,001) dan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas (p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif melalui penerapan pola makan seimbang, peningkatan aktivitas fisik, serta pemantauan status gizi secara berkala untuk mencegah obesitas pada remaja.
The Effect of Hypnoparenting in Overcoming the Problem of Smart Device Addiction in Preschool Children at Ar Raudah Kindergarten Banjarmasin Anggeriyane, Esme; Rahayu, Suci Fitri
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 6 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v6i1.12802

Abstract

Background: The unwise use of smart devices in children negatively impacts psychosocial and physical health. Hypnoparenting is a communication technique involving the brain activity system between parents and children.Objective: This research aims to determine the effect of hypnoparenting in overcoming the problem of smart device addiction in preschool children.Methods:  The study used a quasi-experiment design with a time-series experiment on 40 parents. A sample included 19 parents of preschool children at Ar Raudah Kindergarten Banjarmasin with a purposive sampling technique in August 2021. Inclusion criteria were parents with children with smart device addiction problems who have never applied hypnoparenting. Exclusion criteria included parents who were unable to accompany their children to sleep daily. The Independent variable was hypnoparenting, while the dependent variable was smart device addiction. The research instrument was an interview guide and observation sheet.Result: The results showed that there were 2 people (10,53%) with a low level of smart device addiction before hypnoparenting was carried out, 11 people (57.89%) with a moderate level, and 6 people (31,58%) with a high level. After hypnoparenting was carried out, there were 11 people (57.89%) with a low category, 7 people (36,84%) with a moderate category, and 1 person (5,26%) with a high category. The data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Ranks Test with ρ value = 0.009 < 0.05.Conclusion: The result showed a significant effect of hypnoparenting carried out for 21 days on smart device users. Hypnoparenting could be applied by parents for 21 days before bedtime to overcome the problem of smart device addiction to optimize growth and development in preschoolers.