Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hakikat Pendidikan dan Pembelajaran serta Tanggung Jawab dan Kompetensi Guru Bakhrudin All Habsy; Magdalena Setyo Wahyuni; Dita Dea Amanda
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2769

Abstract

Pendidikan merupakan proses pengembangan potensi individu secara keseluruhan, dari aspek kognitif, afektif, hingga psikomotorik sehingga membangun manusia seutuhnya. Pendidikan merupakan usaha manusia untuk mengembangkan potensi jasmani dan rohani sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendalami konsep dasar pendidikan dan kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk dapat melaksanakan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, literatur dalam penelitian ini yaitu dengan mencari dan mendapatkan berbagai sumber akademis seperti jurnal ilmiah, dan buku yang relevan dengan nilai, budaya, norma dalam arti luas pendidikan. Dengan adanya kajian ini diharapkan akan mendapatkan pemahaman yang mendasar sekilas mengenai hakikat pendidikan dan peran guru beserta standar kompetensinya. Hasil penelitian ini mencakup: (1) Pengertian pendidikan di Indonesia (2) Proses pendidikan di Indonesia, (3) Fungsi pendidikan di Indonesia, dan (4) Tanggung jawab dan kompetensi ompetensi yang harus dimiliki guru untuk menghadapi tantangan di era globalisasi.
Pendidikan Sebagai Sistem Guntur Sandi Pratama; Bakhrudin All Habsy; Abdan Habib Syakur; Kharisma Hilmi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2816

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, metode penelitian kualitatif merupakan studi yang meneliti suatu kualitas hubungan, aktivitas, situasi, atau berbagai material. Artinya penelitian kualitatif lebih menekankan pada deskripsi. (Nina Adlini dkk., 2022). Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan merkontruksi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan riset-riset yang sudah ada. (Nina Adlini dkk., 2022). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antar sistem pendidikan memberikan dampak yang signifikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Pendidikan sebagai sebuah sistem adalah perpaduan yang lengkap dan dinamis, yang Sistem berasal dari bahasa Yunani “systema” yang memiliki arti sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan. Bisa dibilang sistem adalah istilah yang mempunyai makna sangat luas dan dapat dipakai sebagai sebutan yang melekat pada sesuatu. (Purwaningsih dkk., 2022). Pendidikan sebagai sistem terbentuk dari beberapa subsistem tujuan, pelajar, manajemen, struktur dan jadwal waktu, materi, tenaga pengajar dan pelaksana, alat bantu belajar, teknologi, fasilitas, kendali mutu, penelitian, dan biaya pendidikan. Tujuan penelitian ini menganalisis tentang sistem pada pendidikanterdiri dari berbagai komponen seperti kurikulum, pengajaran, pembelajaran, dan evaluasi. Penelitian ini memberitahukan bagaimana sistem pendidikan bisa menyesuaikan dengan perubahan sosial, teknologi, dan ekonomi. Dengan memahami pendidikan sebagai sistem, kita dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan mempersiapkan generasi mendatang menghadapi tantangan yang ada dan yang akan datang.
Landasan Historis, Psikologi, dan Landasan Yuridis Pendidikan Prasetya Koswara; Daffa Anugerah Putra; Fandyo Bariq Ramadhani Johan Purwanto; Bakhrudin All Habsy
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2820

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang mengumpulkan data dari berbagai jurnal dan teks dari sumber yang relevan dan terpercaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan landasan Historis pendidikan, memberikan pemahaman aspek psikologis dan memberikan wawasan tentang landasan Yuridis yang menjadi dasar hukum pendidikan di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Indonesia telah mengalami beberapa perubahan yang signifikan melalui beberapa periode.
KONSEP DASAR ILMU PENDIDIKAN Bakhrudin All Habsy; Devi Wulansari; Annora Luthfiyati; Nesfa Sa’batin Najwa
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2932

Abstract

Pendidikan merupakan proses pendewasaan manusia atau individu yang diaktulisasikan dalam perubahan tingkah laku kepribadian maupun kognitif (intelegensi) dan kesadaran diri agar menjadi manusia seutuhnya. Makna pendidikan sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mendalami konsep dasar ilmu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur. Studi literatur adalah kajian teoritis dan referensi lain yang berkaitan dengan nilai, budaya dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Data diperoleh dari analisis sumber-sumber akademis seperti jurnal ilmiah dan buku terkait, serta referensi mengenai nilai, budaya, dan norma dalam konteks sosial yang relevan. Melalui kajian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep dasar ilmu pendidikan serta kontribusi signifikan terhadap implementasinya dalam berbagai konteks pendidikan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Hakikat Ilmu Pendidikan, (2) Tujuan Ilmu Pendidikan, (3) Ruang Lingkup Ilmu Pendidikan, (4) Syarat Ilmu Pendidikan, (5) Sifat-sifat Ilmu Pendidikan, (6) Manfaat Ilmu Pendidikan, dan (7) Taksonomi Bloom
Kesenjangan Sosial Terhadap Pendidikan Sebagai Pengaruh Era Globalisasi Prastika Cahya Widyawati; Nabila Rachmaniyah; Bakhrudin All Habsy
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2934

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kesenjangan sosial terhadap pendidikan sebagai pengaruh era globalisasi. Kesenjangan sosial ini semakin mencolok di era globalisasi, di mana akses dan kualitas pendidikan tidak merata antara kelompok masyarakat. Globalisasi, yang membawa kemajuan teknologi dan pertukaran informasi, juga memperlebar jurang antara mereka yang memiliki akses terhadap sumber daya pendidikan dan mereka yang tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan pendidikan dalam konteks globalisasi, serta dampaknya terhadap masyarakat. Melalui analisis data dan studi kasus, ditemukan bahwa faktor ekonomi, budaya, dan kebijakan pemerintah berperan signifikan dalam menciptakan ketidaksetaraan. Selain itu, pergeseran nilai dan norma akibat globalisasi turut memengaruhi motivasi dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengurangi kesenjangan sosial dalam pendidikan, diperlukan upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
PERMASALAHAN PENDIDIKAN DALAM PRAKTIK PENDIDIKAN Bakhrudin All Habsy; Lucyana Lucky Edward; Aulia Nidaus Syafaqoh
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2971

Abstract

Pendidikan merupakan usaha etis dari manusia, untuk manusia, dan untuk masyarakat manusia. Kualitas pendidikan di Indonesia masih timpang, terutama di daerah terpencil. Hal ini berdampak pada prestasi belajar anak-anak di sana. Permasalahan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk mengatasi kesenjangan pendidikan dan memastikan semua siswa mendapatkan akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas. Pengidentifikasian permasalahan pendidikan di Indonesia dalam atikel ini menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber dan referensi data yang sudah ada. Peneliti menelusuri materi dari satu referensi ke referensi lain kemudian disusun menjadi satu kesatuan materi utuh sesuai topik artikel. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai bahan pembelajaran peneliti serta untuk mengetahui permasalahan pendidikan yang paling umum terjadi di Indonesia dan strategi-strategi pemecahannya. Hasil penelitian menyatakan bahwa masih banyak problematika pendidikan dalam negeri yang perlu diberi penyelesaian efektif untuk memberantas rendahnya pendidikan. Dengan pelaksanaan proses pendidikan yang maksimal dan berkualitas, akan menciptakan generasi yang kompeten pula.
Pemanfaatan IPTEK dalam Pendidikan Bakhrudin All Habsy; Alifah Sufwandiandra Putri; Kirana Ula Muzhaffarah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan IPTEK dalam pendidikan. Ilmu pengetahuan adalah sumber teknologi dan dapat memberi kemungkinan munculnya teknologi baru, sedangkan teknologi adalah bentuk penerapan dari ilmu pengetahuan sehingga dapat menghasilkan peralatan yang canggih. Kolaborasi diantara keduanya berfungsi untuk memberi kemudahan dan kenyamanan dalam kehidupan manusia. Di dunia yang serba modern saat ini, IPTEK memainkan peran yang sangat penting karena manfaatnya dalam memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan dan memperbaiki kualitas hidup manusia. Salah satu bentuk pemanfaatan IPTEK adalah adanya teknologi Informasi yang muncul untuk menyebarkan pengetahuan dan menjadi pendorong utama di balik reformasi pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui Konsep pemanfaatan IPTEK dalam dunia pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi literatur. Metode studi literatur atau dikenal juga dengan istilah studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dan informasi dengan menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, ensiklopedia, serta sumber-sumber lain yang terpercaya baik dalam bentuk tulisan atau dalam format digital yang relevan dan berhubungan dengan objek yang sedang diteliti. Didapati hasil penelitian konsep pemanfaatan IPTEK adalah penjelasan mengenai (1) Teknologi komunikasi dan informasi, (2) Multimedia dan Pembelajaran Interaktif, (3) E-Learning, (4) Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), (5) Inovasi dalam pengajaran dan Kurikulum
Komponen Pendidikan di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur Bakhrudin All Habsy; Elysia Shabrina Luthfiyah; Safura Najah Saffanah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3023

Abstract

Penelitian ini membahas tentang komponen dalam suatu pendidikan. Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang universal dalam kehidupan manusia. Pendidikan pada hakikatnya adalah usaha sadar manusia untuk memanusiakan manusia itu sendiri, artinya pendidikan dimaksudkan untuk membudayakan manusia. Pendidikan memiliki sistem yang berperan dalam keberlangsungan pembelajaran agar mampu menggapai tujuan. Sistem dalam pendidikan memiliki bagian-bagian dengan fungsi tersendiri. Bagian-bagian tersebut dinamakan komponen pendidikan. Komponen pendidikan dapat mendukung dan menopang sistem pendidikan agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan maksimal.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui komponen Pendidikan yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literatur. Literatur yang diteliti tidak terbatas pada buku-buku tetapi dapat juga berupa bahan-bahan dokumentasi, majalah, jurnal, dan artikel. Melalui kajian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang komponen Pendidikan yang ada di Indonesia. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Pengertian Sistem Pendidikan, (2) Ciri-Ciri Sistem pendidikan, (3) Unsur-Unsur Dalam Sistem Pendidikan, (4) Pendidikan Sebagai Suatu Sistem, (5) Komponen Pendidikan.
KONSEP DASAR, PROSES DAN TEKNIK FAMILY THERAPY Halimatus Sakdiyah; Bakhrudin All Habsy
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 3 No 2 (2024): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v3i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling keluarga melalui pendekatan struktural dan sistemik dengan metode kualitatif berbasis kajian literatur. Fokus utama konseling keluarga adalah membantu anggota keluarga mengubah pola komunikasi dan dinamika relasi yang disfungsional untuk mencapai perubahan yang lebih adaptif dan sehat. Berdasarkan literatur yang ada, konseling keluarga menekankan pentingnya perubahan tingkat kedua (second-order change), di mana perubahan mendasar dalam struktur dan pola interaksi keluarga terjadi, berbeda dengan perubahan tingkat pertama yang hanya bersifat permukaan. Berbagai teknik seperti boundary-making, reframing, dan circular questioning diidentifikasi sebagai pendekatan efektif dalam memfasilitasi perubahan ini. Kajian literatur juga menunjukkan bahwa konselor memiliki peran penting sebagai fasilitator, yang netral dan empatik, dalam membantu keluarga melalui proses perubahan yang kompleks. Hasil kajian ini memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana pendekatan konseling keluarga dapat memperbaiki fungsi dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.