Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Trasformasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Alumindo Alloy Abadi Irsyad Sefrialdi Gustion; Kurniawati Mulyanti; Junengsih Junengsih
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan pada PT. Alumindo Alloy Abadi, sebuah perusahaan manufaktur yang beroperasi di bidang produksi aluminium alloy di Karawang. Dalam era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, efektivitas kinerja karyawan menjadi salah satu faktor penentu utama keberhasilan organisasi. Gaya kepemimpinan transformasional dipandang sebagai pendekatan strategis yang mampu menginspirasi dan memotivasi karyawan untuk bekerja secara optimal, berinovasi, serta mengembangkan potensi diri sehingga berkontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebar kepada 50 responden dari departemen produksi. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear sederhana dan korelasi. Hasil penelitian merefleksikan adanya hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi 0,531 dan kontribusi sebesar 26,7% terhadap variasi kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan yang mengedepankan visi jelas, motivasi inspiratif, perhatian individual, dan stimulasi intelektual mampu menciptakan semangat kerja yang tinggi dan memperbaiki kinerja karyawan secara nyata. Selain itu, penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kompetensi kepemimpinan sebagai upaya strategis perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif. Studi ini juga merekomendasikan penerapan evaluasi dan monitoring berkelanjutan terhadap praktik kepemimpinan di lapangan agar dapat menyesuaikan strategi manajerial dengan kondisi nyata di tempat kerja.
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Sopir Jaklingko Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Pada Penumpang Jaklingko Jakarta Utara) Junengsih Junengsih; Setiawati Setiawati; Wa Ode Hestiawati
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi sopir terhadap kepuasan pelanggan pada layanan transportasi publik Jaklingko di Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 98 responden yang terdiri atas sopir Jaklingko dan pelanggan layanan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda setelah seluruh asumsi klasik terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,304; sig. = 0,015), sedangkan komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan yang lebih dominan (β = 0,753; sig. = 0,000). Secara simultan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,652, yang menunjukkan bahwa 65,2% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal sumber daya manusia, khususnya kepuasan kerja dan komitmen organisasi sopir, memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan transportasi publik. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis pada pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dan manajemen jasa dalam konteks transportasi publik perkotaan, serta secara praktis memberikan dasar bagi pengelola layanan transportasi untuk merumuskan kebijakan peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia.