Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Identification of Fe and Mn Heavy Metal in Stream Sedimentation at Putri Cempo Landfill Rachmawati, Siti; Kusumaningrum, Lia; Aulia, Ahmad Asfar; Utomo, Alifia Namira; Nabila, Iffah; Kurniasari, Intan Dwi; Aryanto, Anisa Eka Putri; Nurlita, Siti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i1.233-243

Abstract

The Putri Cempo landfill serves as the final disposal site for organic and inorganic waste. Waste from the landfill can dissolve and settle in river sediments, potentially accumulating heavy metals, such as iron (Fe) and manganese (Mn), which easily bind to organic matter. This study aims to determine the content of Iron (Fe) and Manganese (Mn) in rivers around the Putri Cempo landfill. The concentrations of Fe and Mn weres analyzed using atomic absorption spectrometry (AAS) according to SNI 6989.84:2019, with sediment sampling conducted in rivers around the Putri Cempo landfill. Sediment sampling in these rivers revealed Fe levels of 1519.414245 mg/L and Mn levels of 130.033 mg/L. The analysis indicated that Fe concentrations exceeded the established quality threshold, whereas Mn levels remained below it. Heavy metals like Fe and Mn negatively impact abiotic and biotic environments, including human health and agricultural productivity. Elevated heavy metal levels disrupt ecosystem balance and pose health risks, making their management crucial. Reducing heavy metals in river sediments near the landfill is essential. Remediation efforts using bioremediation and phytoremediation technologies can help mitigate these impacts. Ongoing efforts are necessary to control heavy metal contamination in river sediments, ensuring ecosystem stability and public health.
Evaluasi Penerapan Prinsip Ekowisata Di Wisata Alam Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu Negari, Snada Indah Tuk; Almadani, Ahsan Risfathoni; Damayanti, Clara Estelita; Kusumaningrum, Lia
Ekosains Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekowisata di Indonesia memiliki 5 prinsip dasar yang terdiri dari pelestarian/konservasi, pendidikan, pariwisata, perekonomian, danpartisipasimasyarakat. WisataAlamGrojogan Sewu menjadi salahsatu tempat ekowisatayangberadadi wilayah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, yang memiliki beberapa potensi alam, salah satu yang paling utama adalah air terjunnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mengevaluasi 5 prinsip dasar ekowisata yang sudahditerapkan di Wisata Alam Air Terjun Grojogan Sewu. Metode penelitian yang digunakan berupa metode penelitian kualitatif yang didapatkan dari hasil observasi langsung dan wawancara, serta studi literatur berupa jurnal, website, dan sumber terkait lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Wisata Alam Grojogan Sewu telah memenuhi 5 prinsip dasar ekowisata. Di mana pada prinsip konservasi/lingkungan kegiatan yang dilakukan yakni berupa pelestarian air terjun Grojogan Sewu dan hutan sekitar. Untuk prinsip pendidikan kegiatan yang dapat dilakukan meliputi kegiatan outbound dan study tour. Untuk prinsip pariwisata yaitu ditunjukkandengan tersedianya penginapan seperti hotel dan homestay di sekitar tempat wisata, adanya makanan khas daerah setempat, sertaterdapat kegiatan wisata seperti berenang, flying fox, dan mini rafting. Untuk prinsip ekonomi ditunjukan dengan adanya peluang terbukanya lapangan pekerjaan, seperti membuka warung makanan, toko oleh-oleh, tukang parkir dan jasa foto. Untuk prinsippartisipasimasyarakatditunjukkandenganadanyaturutsertamasyarakatdidalampengembanganekowisata AirTerjunGrojoganSewu, ekowisata ini dapat membuka peluang pekerjaan bagi warga setempat, misalnya seperti membuka tempat penginapan (homestay), warung makanan, toko aksesoris, toko tanaman, jasa foto, hingga tukang parkir. Masyarakat setempat juga turut serta dalam pelestarian ekowisata Air Terjun Grojogan Sewu.
MANGROVE MANAGEMENT STUDIES IN BREBES REGENCY, CENTRAL JAVA, INDONESIA Wahyuni, Titi; Kusumaningrum, Lia; Susiyanti, Fitri
Gorontalo Journal of Forestry Research Vol. 9 No. 1 (2026): GORONTALO JOURNAL OF FORESTRY RESEARCH VOLUME 9 ISSUE 1 APRIL 2026
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human anthropogenic activities, such as land conversion for ponds and agriculture, as well as the development of environmentally unfriendly infrastructure, have contributed to increased environmental degradation. Furthermore, it is driving global temperature increase and climate change, including pressure on the sustainability of mangrove areas such as those in Brebes Regency, Central Java, Indonesia. This study aims to evaluate mangrove management in the Brebes Regency. The study applies qualitative and quantitative descriptive approaches (mixed methods) with the Systematic Literature Review (SLR) method and a survey method to examine the mangrove management that has been implemented. Management aspects include abiotic, biotic, and cultural aspects. The result of the study showed that the coastal ecosystem in the western region of Brebes Regency is dominated by mangrove ecosystems, where most of the mangrove areas have been converted into ponds. The study recommends providing assistance to communities regarding a green economy that supports mangrove sustainability, mitigating the damage of mangrove areas, conserving mangrove areas, and continuously implementing integrated management to ensure sustainability in the future.