Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effect of Plyometric Training Methods: Hurdle Hops Jump and Box Jump on Leg Muscle Explosive Power and Blocking Skills of Male Volleyball Extracurricular Students at SMK Negeri 4 Bandar Lampung Wiasta, Made Angga; Tarigan, Herman; Tarigan, Boy Sembaba; Ramadhani, Africo; Lungit Wicaksono; Joan Siswoyo
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v6i1.3888

Abstract

This study aims to determine the effect of plyometric training methods hurdle hops jump and box jump on lower limb explosive power and blocking skills among male students participating involleyball extracurricular activities at SMK Negeri 4 Bandar Lampung. The research employed acomparative experimental method. The sample consisted of 30 students, divided into two groupsusing the ordinal pairing technique. Data analysis included pre-requisite tests and t-tests. Theresults of the study indicate that: (1) There is a significant effect of the hurdle hops jump trainingon lower limb explosive power, with a calculated t-value of 11.514 > t-table 2.145, and on blockingskills, with a calculated t-value of 17.004 > t-table 2.145. (2) There is a significant effect of thebox jump training on lower limb explosive power, with a calculated t-value of 18.563 > t-table2.145, and on blocking skills, with a t-value of 20.916 > t-table 2.145. (3) There is no significantdifference between the hurdle hops jump and box jump training methods in terms of their effecton lower limb explosive power (t = 0.490 < t-table = 2.048), but there is a significant difference intheir effect on blocking skills, with a t-value of 3.720 > t-table = 2.048, in favor of the box jumpmethod.
THE EFFECTIVENESS OF 16 WEEKS PHYSICAL EXERCISE ON BODY COMPOSITION, STRESS LEVEL, AND FITNESS STATUS IN COLLEGE STUDENTS Nabillah, Azry Ayu; Safei, Imam; Tarigan, Boy Sembaba; Lestari, Erny Amalia; Ramadhani, Africo
MEDIKORA Vol. 23 No. 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v23i1.72788

Abstract

The density of academic schedules, academic tasks, lifestyle changes, and social pressures often color students' experiences, which can make them vulnerable to various health problems. One of the main issues faced by students is unhealthy changes in body composition, high stress levels, and the risk of cardiovascular disease. The aim of this study is to investigate the effectiveness of physical exercise on body composition, stress levels, and cardiovascular health in students. This research method employs an experimental approach with a pretest-posttest without control group design. The total subjects in this study were 600 students (300 males and 300 females), with an average age of 18.92 ± 4.79 years, weight of 56.05 ± 12.08 kg, and height of 163.91 ± 8.24 cm. The results of this study provide evidence that physical exercise performed for 16 weeks can help improve fitness status, maintain ideal body composition, and have an impact on reducing stress levels in students. Thus, this physical exercise program can be recommended for all students and educators, especially in the field of sports, to maintain students' fitness and mental health in the college environment.Padatnya jadwal perkuliahan, tugas akademik, perubahan gaya hidup, dan tekanan sosial seringkali mewarnai pengalaman mahasiswa, hal ini dapat menyebabkan mereka rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh mahasiswa adalah perubahan komposisi tubuh yang tidak sehat, tingkat stres yang tinggi, dan risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi efektivitas latihan fisik terhadap komposisi tubuh, tingkat stres, dan kardiovaskular pada mahasiswa. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest without control group design. Total subjek dalam penelitian ini berjumlah 600 mahasiswa (300 laki-laki dan 300 perempuan). rata-rata usia 18.92 ± 4.79 tahun, berat badan 56.05 ± 12.08  kg, dan tinggi badan 163.91 ± 8.24 cm. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa latihan fisik yang dilakukan selama 16 minggu dapat membantu meningkatkan status kebugaran  (VO2Max, p=0.001), menjaga komposisi tubuh agar tetap ideal (berat badan, p=0.512) serta berpengaruh terhadap penurunan tingkat stress pada mahasiswa (PSS, p=0.001). Dengan demikian program latihan fisik ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi bagi semua mahasiswa maupun tenaga pengajar khususnya di bidang olahraga dalam menjaga kebugaran dan kesehatan mental mahasiswa dilingkungan perguruan tinggi
PELATIHAN MENTAL SEBAGAI TAHAP PERSIAPAN ATLET LAMPUNG BERJAYA MENUJU PON XXI ACEH SUMUT TAHUN 2024 Nabillah, Azry Ayu; Sabar, Sabar; Ramadhani, Africo; Tarigan, Boy Sembaba; Hufadz, Muhamad Ihsan; Shodiq, Burhan; lestari, Erny Amalia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40514

Abstract

Artikel ini menguraikan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pelatihan mental untuk atlet Lampung Berjaya yang sedang mempersiapkan diri menghadapi PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI Aceh – Sumut tahun 2024. Pelatihan mental ini bertujuan untuk meningkatkan performa atlet dan kesiapan secara psikologis dalam menghadapi tekanan kompetisi tingkat nasional, dengan menekankan pada pengelolaan stres dan penguatan fokus. Selain itu meningkatkan pemahaman dan keterampilan para atlet dalam mengelola aspek mental yang pada akhirnya para atlet dapat memahami pentingnya latihan mental dalam meningkatkan performa secara keseluruhan serta mampu mengimplementasikan teknik-teknik latihan mental yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mereka masing -masing agar bisa lebih memahami kondisi terkini terkait mental para atlet itu sendiri. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melibatkan teknik psikologi olahraga, seperti visualisasi prestasi, self-talk positif, serta latihan mindfulness untuk meningkatkan kontrol diri dan ketenangan dalam situasi kompetitif. Program ini juga mencakup sesi konsultasi di mana para atlet dapat berbagi pengalaman dan strategi untuk mengatasi kecemasan, membangun kepercayaan diri serta memelihara motivasi selama masa persiapan dan kompetisi. Evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa atlet yang mengikuti program ini mengalami peningkatan signifikan dalam aspek mental mereka, seperti pengelolaan tekanan, penguatan mental dalam menghadapi kegagalan dan peningkatan konsentrasi. Dengan pendekatan berbasis psikologi positif dan dukungan sosial antar atlet, pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan para atlet Lampung berjaya untuk tampil maksimal dalam PON XXI Aceh – Sumut tahun 2024 serta memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan mental mereka.
Latihan Fisik dan Adaptasi Akademik: Studi Eksperimen pada Mahasiswa Semester Awal di Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi Safei, Imam; Aryatama, Bagus; Shodiq, Burhaan; Tarigan, Boy Sembaba; Lingsir Maghrib, Inosen
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Mahasiswa semester awal merupakan kelompok yang rentan terhadap stres dan tekanan psikologis akibat tingginya beban akademik serta proses adaptasi terhadap lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan fisik terstruktur terhadap tingkat stres dan beban akademik mahasiswa di Institut Teknologi Sumatera. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pretest–posttest control group design. Sebanyak 120 mahasiswa dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti program latihan fisik intensitas ringan – sedang selama duabelas minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, sedangkan kelompok kontrol menjalani aktivitas rutin tanpa intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan rerata skor beban akademik dari 72,4 ± 8,6 menjadi 64,1 ± 7,9 serta penurunan tingkat stres dari 21,6 ± 4,9 menjadi 15,2 ± 4,3. Sebaliknya, kelompok kontrol hanya menunjukkan perubahan kecil pada beban akademik (71,8 ± 8,2 menjadi 70,5 ± 8,4) dan tingkat stres (21,1 ± 5,1 menjadi 20,3 ± 5,0). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan fisik terstruktur efektif dalam menurunkan stres dan persepsi beban akademik mahasiswa semester awal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi latihan fisik sebagai strategi promotif kesehatan mental di perguruan tinggi.