Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Menumbuhkan Kesadaran Hukum Agar Tidak Menjadi Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Sebab Melakukan Tindak Pidana Persetubuhan Rony Andre Christian Naldo; Hisarma Saragih; Elpina Elpina; Endoko Saragih; Rini Syarifah Panggabean; Parlaungan Silalahi; Tugono Tugono; Donal Tambunan; Henry David Bintang Tobing
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/0215df50

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi hak-haknya dan diupayakan terhindar melakukan tindak pidana, sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Fakta hukum yang ada di wilayah PN Tarutung, berbagai anak menjadi anak yang berkonflik dengan hukum sebab melakukan tindak pidana persetubuhan. Terkait adanya fakta hukum tersebut, tentunya harus ditemukan solusi guna menumbuhkan kesadaran hukum para anak di wilayah hukum PN Tarutung agar tidak menjadi anak yang berkonflik dengan hukum sebab melakukan tindak pidana persetubuhan. Ada 3 (tiga) hal yang menjadi solusi menumbuhkan kesadaran hukum para anak agar tidak menjadi anak yang berkonflik dengan hukum sebab melakukan tindak pidana persetubuhan
Solusi Mencegah Terjadinya Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak Muldri Pudamo James Pasaribu; Hisarma Saragih; Elpina Elpina; Haris Damanik; Harry Yusack Dimitrio Damanik; Dion Yoas Sitorus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/h34tea14

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta meningkatkan kualitas pendidikan guna dapat meningkatkan kualitas kehidupan. Anak memiliki berbagai hak, yang notabene berbagai hak anak yang ditentukan dalam Hukum Positif merupakan bagian dari HAM. Sesuai ketentuan Pasal 28 B UUD 1945 jo Pasal 4 dan Pasal 15 UU Nomor 17 Tahun 2016, setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari kekerasan seksual. Dengan adanya berbagai ketentuan hukum tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak yang menjadi korban tindak pidana persetubuhan. Fakta hukumnya, masih ada anak yang menjadi korban tindak pidana persetubuhan, baik yang pelakunya merupakan manusia dewasa maupun pelakunya merupakan anak yang berkonflik dengan hukum. Terkait fakta hukum tersebut, tentunya harus dapat ditemukan solusinya. Ada 7 (tujuh) hal yang diajukan sebagai solusi guna mencegah terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak
Pengaturan Pelaksanaan Perlindungan Hukum Hak Narapidana Anak Dion Yoas Sitorus; Elpina Elpina; Sarles Gultom; Hisarma Saragih; Ika Rosenta Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/e1c0bg96

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa, yang memiliki berbagai hak yang wajib dilindungi Pemerintah dan setiap orang, sebab hak anak merupakan HAM. Demikian juga halnya dengan hak anak yang berkonflik dengan hukum, yang menjalani pembinaan di Lapas Kelas II A Pematang Siantar. Adapun dasar pengaturan pelaksanaan perlindungan hukum hak narapidana anak di Lapas Kelas II A Pematang Siantar adalah UU Nomor 22 Tahun 2022, yang mengacu pada ketentuan-ketentuan khusus mengenai anak dalam sistem peradilan pidana. UU Nomor 22 Tahun 2022 juga menguatkan perlindungan HAM narapidana anak, termasuk hak-hak yang diatur dalam UU Nomor 39 Tahun 1999, UU Nomor 11 Tahun 2012, dan UU Nomor 17 Tahun 2016
PENGARUH PENERAPAN METODE SNOWBALL THROWING   UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH PESERTA DIDIK KELAS X TKR 1  SEMESTER GENAP DI SMK SWASTA GKPS 2 PEMATANGSIANTAR TAHUN AJARAN 2023/2024 Elis Triance Damanik; Hisarma Saragih; Ulung Napitu
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 4 No 1 (2026): VOL 4 NO. 1 MEI 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/nn1wja08

Abstract

Snowball Throwing Learning is a cooperative learning model where this method is implemented by dividing students into several groups, where each group member makes a question on a piece of paper and forms it like a ball, then the ball is thrown to other students for a specified time duration, which then each student answers the question from the ball they get. The results of this study indicate that the learning outcomes of students using the Snowball Throwing learning method are better than those who do not use the Snowball Throwing learning method. This can be seen from the average post-test score in the control class is 70.30. While the average post-test score in the experimental class is 80.30. Then from the hypothesis test shows the results of the Sig. (2-tailed) value is 0.00 meaning the Sig. (2-tailed) value is 0.05. So it can be concluded that there is a significant difference between learning outcomes in the experimental class and the control class. This shows that the application of the Snowball Throwing method has an influence on student learning outcomes with the research hypothesis stating that, "The application of the Snowball Throwing learning method can improve the history learning outcomes of class X students at SMK Swasta GKPS 2 Pematangsiantar" is accepted.
Efektifitas Pelaksanaan Program Terapi Anak Pada Anak Penyandang Disabilitas Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia (Studi Kasus Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun) Dedi Sopenni Girsang; Sarintan Efratani Damanik; Hisarma Saragih
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/vzevqf39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan program terapi anak pada anak penyandang disabilitas dalam pembangunan sumber daya manusia di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwasannya : 1. Efektifitas pelaksanaan program terapi anak penyandang disabilitas di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun yaitu ketetapan sasaran, Sosialisasi program dalam mensosialisasikan pentingnya menerima perbedaan individu anak penyandang disabilitas, menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan pendidikan anak penyandang disabilitas, memberikan contoh yang baik bagi seluruh warga sekolah, memastikan pelaksanaan program sekolah ramah anak penyandang disabilitas, Pencapaian program tujuan yang telah ditetapkan, terapi anak melalui kebebasan dan ekspresi diri yang disesuaikan kebutuhan anak, Kondisi anak sebelum dan sesudah terapi memainkan peran penting dalam membentuk masa depan siswa penyandang disabilitas Dimana penyandang distabilitas memiliki kebebasan eksplorasi dan ekspresi diri. 2. Peningkatan SDM bagi anak penyandang disabilitas, merupakan upaya untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan moral karyawan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan menciptakan perubahan positif
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Melalui Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Simalungun Damian Sahat Simanjuntak; Hisarma Saragih; Toga Sehat Sihite; Tioner Purba
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2026): Manajemen: Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/sb68qz75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui motivasi kerja dan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ASN pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupataen Simalungun yang berjumlah 38 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja. Kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Selain itu, motivasi kerja dan kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja ASN secara signifikan. Dengan demikian, peningkatan kualitas kepemimpinan dapat meningkatkan motivasi kerja dan kepuasan kerja pegawai yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja ASN pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Simalungun
Analisis Efektifitas Dan Akuntabilitas Serta Transparansi Bantuan Operasional Sekolah Dalam Pengembangan Pendidikan (Studi Kasus di UPTD SMPN 8 dan UPTD SMPN 12 Pematangsiantar) Juanda Panjaitan; Hisarma Saragih; Ika Rosenta Purba; Tioner Purba
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2026): Manajemen: Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5cpnc232

Abstract

Salah satu bentuk pendanaan pendidikan dasar yang signifikan dari sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Program BOS merupakan program nasional di bidang pendidikan yang menyerap anggaran besar dan langsung berhubungan dengan hajat hidup masyarakat luas. Program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka Wajib Belajar Sembilan Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada UPTD SMP Negeri 8 dan UPTD SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus multisitus. Populasi penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru/tenaga kependidikan, komite sekolah, dan orang tua siswa dengan jumlah responden masing-masing 50 orang pada setiap sekolah. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas serta dinyatakan layak. Uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil uji normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal (Sig. 0,000 < 0,05), sehingga analisis hubungan antar variabel menggunakan uji korelasi non-parametrik Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Dana BOS pada kedua sekolah berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan tingkat penerapan yang relatif lebih tinggi pada UPTD SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Uji Spearman’s Rho menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan (Sig. 0,000 < 0,05) antara efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi dengan pengelolaan Dana BOS. Disimpulkan bahwa penerapan prinsip efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi berperan penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola Dana BOS di lingkungan sekolah