Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus) pada Berbagai Volume Dan Varietas terhadap Kadar Glukosa Darah dan Berat Badan pada Marmut Jantan (Cavia porcellus) yang Diinduksi Alloxan Astuti Dewi; Sukarjati Sukarjati
WAHANA Vol 60 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.905 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v60i1.1115

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah, dimana angka insiden kematian akibat penyakit ini terus meningkat setiap tahun. Umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus) ini mengandung zat hipoglikemik niacin, inulin, serat, kalsium dan vitamin C yang mampu menurunkan kadar glukosa darah dan mampu meningkatkan berat badan penderita hiperglikemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas dan volume terhadap kadar glukosa darah dan berat badan marmut jantan yang diinduksi alloxan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah marmut jantan sejumlah 24 ekor yang diinduksi alloxan 150mg/BB setiap hari selama lima hari. Umbi bengkuang yang digunakan adalah varietas gajah dan badur dengan volume 0 ml, 2 ml, 4 ml dan 6 ml yang diberikan setiap hari selama 30 hari. Pengamatan dilakukan dengan mengambil darah dari jantung kemudian diukur menggunakan glucotest ES smart . Data dari pengamatan langsung pada penelitian ini dianalisis menggunakan uji F dua faktor dengan perangkat lunak SPSS For Windows 16. Pada hasil akhir analisa data diperoleh ada pengaruh pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas terhadap kadar glukosa darah (p-value 0.001 < 0.05) dan berat badan (p-value 0.007 < 0.05), ada pengaruh pemberian umbi bengkuang berbagai volume terhadap kadar glukosa darah (p-value 0.000 < 0.05) dan berat badan (p-value 0.013 < 0.05), dan ada interaksi antara pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas dan volume terhadap kadar glukosa darah (p-value 0.014 < 0.05), namun tidak ada interaksi antara pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas dan volume terhadap berat badan (p-value 0.915 > 0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian umbi bengkuang varietas badur dan gajah dengan volume yang berbeda dapat menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan berat badan marmut jantan yang diinduksi alloxan.
HUBUNGAN MOTILITAS DAN VITALITAS SPERMATOZOA DENGAN KADAR REACTIVE OXYGEN SPECIES PADA 1NKUBASI SPERMATOZOA MANUSIA DENGAN GRANULOSIT SECARA IN VITRO Sukarjati Sukarjati
WAHANA Vol 59 No 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.211 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v59i2.1240

Abstract

Infeksi traktus genitalis pria dapat menyebabkan infiltrasi lekosit ke saluran reproduksi pria dengan akibat terjadinya penurunan motilitas dan vitalitas sperma. Lekosit yang mengkontaminasi semen dapat secara potensial merusak spermatozoa melalui substansi toksik seperti Reactive Oxygen Species (ROS) yang berkaitan dengan fagositosis. Produksi ROS yang tinggi berhubungan dengan gangguan fertilitas pria sebab ROS dapat menyebabkan peroksidasi membran plasma spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan motilitas dan vitalitas spenna dengan kadar Reactive oxygen species (ROS) pada inkubasi sperma dengan granulosit secara in vitro. Sampel penelitian ini spermatozoa normal menurut kriteria WHO (1999) yang diperoleh dari 16 pria donor. Sperma dipreparasi menggunakan sil select plus. Granulosit diperoleh dari darah donor yang diisolasi menggunakan Histopaque 1077 dan 1119. Dilakulcan inkubasi sperma dengan granulosit selama 3 jam. Pengamatan motilitas dan vitalitas menggunakan mikroskop. Pada pengamatan ROS, dilakukan stirnulasi dengan peroksidase dan PMA. Pengukuran kadar ROS dilakukan dengan rnetode khemiluminence menggunakan slat beta counter. Data yang diperoleh dianalis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian ini adalah, pada sperms: ada hubungan berbanding terbalik antara motilitas sperma kategori a+b dengan kadar ROS spenna baik yang distimulasi peroksidase ( r = - 0,884, p = 0,000) xnaupun yang distirmiimci dengan PMA ( r = -0,964, p = 0,000 ). Vitalitas sperma dengan ROS sperma yang distimulasi peroksidase ada hubungan berbanding terbalik ( r = - 0,826, p = 0,000), demildan juga dengan yang distimulasi PMA ( r = - 0,916, p = 0,000). Pada inkubasi sperma dengan granulosit juga ada hubungan berbanding terbalik antara motilitas sperma kategori a+b dengan kndar ROS sperma yang diinkubasi dengan granulosit baik yang distimptasi peroksidase (r = - 0, 827, p= 0,000) rnaupun yang distimulasi PMA ( r = - 0,768, p = 0,000 ). Vitalitas spenna pada spenna yang diinkubasi dengan granulosit juga ada hubungan berbanding terbalik dengan ROS sperms yang diinkubasi dengan granulosit, balk yang distimulasi peroksidase ( r = - 0,954, p = 0,000) maupun yang distimulasi PMA (r = - 0,874, p = 0,000). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan Kadar ROS yang tinggi pada inkubasi sperma dengan granulosit akibat terjadinya respiratory burst yang mengakibatkan terjadinya penurunan motilitas dan vitalitas sperma.
Pengaruh Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus) pada Berbagai Volume Dan Varietas terhadap Kualitas Spermatozoa Marmut (Cavia porcellus) yang Hiperglikemia Aulani F. Fithroh; Sukarjati
WAHANA Vol 62 No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.873 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v62i1.1332

Abstract

Hiperglikemia disebabkan adanya kadar glukosa darah yang meningkat sehingga dapatmenyebabkan penurunan pada kualitas spermatozoa. Bengkuang mengandung antioksidanyaitu vitamin C dan isoflavon yang dapat menetralisir serangan radikal bebas danmenghambat peroksidasi lipid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanyapengaruh pemberian sari umbi bengkuang pada berbagai volume dan varietas terhadapkualitas spermatozoa marmut yang hiperglikemia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah marmut jantan sejumlah 24 ekoryang diinduksi aloksan 150mg/BB 5 kali selama 5 hari. Umbi bengkuang yang digunakanadalah varietas gajah dan badur. Marmut di bagi secara acak menjadi 8 kelompok dimanapada masing-masing perlakuan dengan pemberian umbi bengkuang varietas gajah denganvolume 0ml, 2ml, 4ml, 6ml dan juga perlakuan dengan pemberian umbi bengkuang varietasbadur dengan volume 0ml, 2ml, 4ml, 6ml. Pengamatan motilitas dan morfologi normalspermatozoa menggunakan mikroskop dimana sperma diambil dari cauda epididimis. Datayang terkumpul di analisis menggunakan analisis uji F faktorial.Hasil Penelitian ini adalah ada pengaruh antara pemberian umbi bengkuang padaberbagai volume terhadap motilitas spermatozoa marmut (p=0,000), ada pengaruh pemberianumbi bengkuang pada berbagai varietas terhadap motilitas spermatozoa marmot (p=0,000 danada interaksi antara pemberian umbi bengkuang pada berbagai volume dan varietas terhadapmotilitas spermatozoa marmut (p=0,023). Ada pengaruh antara pemberian umbi bengkuangpada berbagai volume terhadap spermatozoa morfologi normal pada marmut (p=0,000), Adapengaruh pemberian umbi bengkuang pada berbagai varietas terhadap spermatozoa morfologinormal pada marmut (p=0,000) dan ada interaksi antara pemberian umbi bengkuang padaberbagai volume dan varietas terhadap spermatozoa morfologi normal pada marmut(p=0,021). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada varietas gajah dan badur dengan volume yang berbeda dapat meningkatkan kualitas spermatozoa Marmut (Caviaporcellus) yang Hiperglikemia.
KERUSAKAN DNA SPERMATOZOA PADA SEMEN PRIA INFERTIL YANG TERINFEKSI ESCHERICHIA COLI: DNA, infertile, Escherichia coli, 80HdG. Sukarjati Sukarjati
WAHANA Vol 55 No 2 (2010)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.782 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v55i2.1369

Abstract

Escherichia coli merupakan penyebab utama infeksi traktus genitalis pria meliputi epididimitis, prostatitis dan orchitis yang bersifat asimtomatis. Infeksi traktus genitalis dapat menyebabkan infiltrasi lekosit ke saluran reproduksi yang menyebabkan kadar Reactive Oxygen Species (ROS) tinggi. ROS mengoksidasi DNA dengan indikator terbentuknya 8-OHdG. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar 8-OH-dG pada semen pria infertil yang terinfeksi Escherichia coli. Sampel penelitian adalah 40 semen pria infertil . Semen dibagi menjadi 3 bagian. Masing-masing bagian digunakan untuk identifikasi bakteri, analisis semen dan penentuan kadar 8-0H-dG. Identifikasi bakteri dikerjakan dengan teknik kultur standart bakteriologi, analisis spermatozoa dilakukan secara konvensional menurut kriteria WHO, penentuan kadar 8OHdG menggunakan metode HPLC. Hasil analisis spermatozoa adalah 5 sampel normospermia, 1 sampel astenospermia, 11 sampel teratospermia, 8 sampel astenoteratospermia, 6 sampel oligoteratospermia, 9 sampel oligoastenoteratospermia. Hasil kultur didapat bahwa 18 sampel steril, semen terinfeksi Escherichia coli sejumlah 4 sampel, enterobacter aerogenes: 5 sampel; Streptococcus faecalis: 4 sampel; Pseudomonas: 3 sampel; Staphylococcus epidermidis: 6 sampel. Kadar 8OHdG pada semen yang terinfeksi Escherichia coli lebih tinggi daripada normospermia. Dari penelitian ini dapat disimpulkan infeksi traktus genitalis oleh Escherichia coli secara tidak langsung dapat menginduksi kerusakan DNA spermatozoa dengan indikator terbentuknya 80HdG.
TOKSISITAS ADHESIN PILI ESCHERICHIA COLI ISOLAT SEMEN PRIA INFERTIL BM 32.2 KDA TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID SPERMATOZOA MARMUT Sukarjati Sukarjati
WAHANA Vol 57 No 2 (2011)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.385 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v57i2.1374

Abstract

Protein hemaglutinin pili E. coli isolat semen pria infertil BM 32.2 kDa berperan sebagai adhesin pada spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah adhesin pili E. coli BM 32.2 kDa bersifat toksik terhadap sperma dengan mengukur kadar Malondialdehid (MDA) yang merupakan indikator kerusakan membran plasma sperma karena oksidasi. Sampel penelitian ini adalah spermatozoa dari 15 ekor Marmut. Marmut kontrol sebanyak 5 ekor, Marmut yang diimunisasi dengan protein adhesin pili E. coli BM 32.2 kDa sebanyak 5 ekor, dan Marmut yang infeksi dengan E. coli secara transuretra sebanyak 5 ekor. Kadar MDA di ukur menggunakan spektrofotometer. Hasil Penelitian ini didapat hasil bahwa ada perbedaan kadar MDA antara Marmut kelompok perlakuan (yang diimunisasi protein pili E.coli BM 32,2 kDa), kontrol positif (Marmut yang diinfeksi secara transuretra dengan E. coli) dan kontrol negatif (p = 0,024). Dibanding dengan Marmut kontrol kadar MDA tidak berbeda (p= 0,251) dengan Marmut yang diimunisasi dengan protein pili E. coli BM 32.2 kDa. Terdapat perbedaan kadar MDA antara marmut yang diinfeksi E. coli secara transuretra dengan marmut kontrol (p = 0,007). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa protein adhesin pili E. coli BM 32.2 kDa tidak toksik terhadap kadar MDA spermatozoa Marmut.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRA ETHANOL DAUN TITHONIA DIVERSIFOLIA, EKSTRA ALLIUM SATIVUM dan CAMPURAN EKSTRA ALLIUM SATIVUM TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGI GINJAL dan HATI MENCIT HIPERGLIKEMIA Eka p F; Sukarjati M.Kes
WAHANA Vol 70 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.583 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v70i1.1569

Abstract

Tithonia diversifolia and allium sativum are believed by the community to lower blood sugar levels. Research on safety test of Tifonia diversifolia extract and Allium sativum to histology of liver and kidney has not been done. The purpose of this research was to find out the effect of trimonic diversifolia extract extract and Allium extract as well as the extract and the second leaf mixture to histology structure of kidney and liver of mice with diabetes.This study was an experimental study in 45 mice sampled in divided into 11 groups of control groups extract tithonia diversifolia 50 mg / kg bb ,100 mg / kgbb and 150 mg / kg bb. As well as Alium sativum extract 50 mg / kg bb 100 mg / kgbb and 150 mg / kg bb and mixed extract of tithonia diversfolia and Allium sativum C2 25:25 mg / kgbb, C3 50:50 mg / kg bb And 75:75 mg / kg bb. And administration of chlamydial gliben. The extract was administered for 35 days, after which surgery and preparation of histology of kidney and liver of mice Furthermore, the result he analyzed using spss Anova one way and descriptive analysis The results of this study showed no significant differences in the control group (P = 1,000), Treatment of Tithonia diversifolia extract Dose 50mg / kgbb (P = 1.00), dose 100mg / kgbb (P = 1.00), dose 100mg / kgbb (P = 1.00) Dose 150m / kgbb (P = 1.00) Kgbb (P = 1.00) and mixed dosage 25: 25mg / kgbb (0.111) but significant with 50:50 mixed significantly differentiated doiss treatments (P = 0.003) and C4 mixture extract (0.000) on liver histology On histology of the liver. While on the histology of the kidney,perlakuan Ekstrak Tithonia diversifolia dosis 50mg/kgbb,dosis 100 mg/kgbb,150mg/kgbb serta perlakuan esktrak Allium sativum dosis 50mg/kgbb,dosis 100 mg/kgbb150mg / kgbb also extracts Tithonia diversifolia mixture and Allium sativum extract dose 25:25 mg / kgbb 50:50 dose and 75:75 does not affectthe histology of renal mice Conclusion: There is a mild hemorrhage to the liver in all treatments of tithonia extract, Allium sativum, or mixture. Keywords:Tithonia diverifolia,Allium Sativum,Histologic of hepar and kidney of mice
EKSTRAK TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) BERPOTENSI MENURUNKAN KUALITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus L.) Sukarjati M.Kes; Yoga Bagas Pratama
WAHANA Vol 71 No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v71i2.2101

Abstract

Temulawak putih (Curcuma zedoaria Rosc) dan daun sirih merah (Piper crocatum) merupakantanaman yang diduga memiliki aktivitas sebagai antifertilitas dalam hal mempengaruhi kualitassperma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman temulawak putih (Curcumazedoaria Rosc) dan daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap kualitas sperma serta mengetahuidosis dari ekstrak etanol temulawak putih (Curcuma zedoaria Rosc) dan daun sirih merah (Pipercrocatum) yang dapat mempengaruhi kualitas sperma pada hewan coba mencit (Mus musculus L.).Mencit dikelompokkan menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kontrol, 50 mg/mg BB, 100mg/mg BB,150mg/mg BB. Diberi perlakuan selama 35 hari dengan tiga kali ulangan. Mencit dibedah dandiambil semen pada bagian vas deferens lalu diamati pergerakan sperma dibawah mikroskop.Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol temulawak putih (Curcuma zedoaria Rosc) dan daunsirih merah (Piper crocatum) memiliki aktivitas mempengaruhi kualitas sperma pada dosis diatas50 kg/mg BB yang berdasarkan data analisis statistik memperlihatkan perbedaan yang signifikansidengan kontrol negatif
Potensi Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina), Daun Pepaya (Carica papaya L) Serta Kombinasi Kedua Ekstrak Terhadap Jumlah Folikel Primer, Sekunder dan Tersier Pada Mencit (Mus musculus) Sukarjati Sukarjati; Ganda Adi Nugroho
WAHANA Vol 73 No 2 (2021): Wahana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v73i2.4513

Abstract

African leaf (Vernonia amygdalina) and papaya leaf (Carica papaya L) are plants that contain secondary metabolites and are thought to have antifertility effects. V amygdalina and C papaya L leaves contain flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids. The purpose of this study was to prove that V amygdalina leaf extract, C papaya L leaf and the combination of the two extracts could reduce the number of primary, secondary and tertiary follicles. This study used 44 female mice. Extraction was carried out by maceration . The doses of V amygdalina leaf extract and C papaya L leaf extract used were 150 mg/kg BW, 200 mg/kg. kg BW, 250 mg/kg BW and the combined doses of V amygdalina leaf extract and C papaya leaf were 75:75 mg/kg BW, 100:100 mg/kg BW, and 125:125 mg/kg BW. The positive control used KB Andalan with a dose of 0.000078 mg. Ovarian histology was made according to laboratory standards Data were analyzed using One-Way ANOVA tand LSD test. The results showed that the administration of V amygdalina leaf extract, C papaya leaf, and their combination significantly affected the decrease in the number of primary follicles (P= 0.03), secondary follicles (P=0.032) and tertiary follicles (P=0.033). The combination extract of V amygdalina leaf and C papaya leaf at a dose of 125:125 mg/kg BW has the most potential as a natural contraceptive ingredient.
Sari Buah Stroberi (Fragaria vesca I.), Sari Buah Tomat (Solanum lycopersicum), dan Kombinasi antara Kedua Sari Buah untuk Meningkatkan Kualitas Spermatozoa Mencit yang Terpapar Asap Rokok Elektrik Ainuris Zakiyah; Sukarjati Sukarjati; Vivin Andriani
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10, No 1 (2022): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v10i1.4803

Abstract

In Indonesia, there is a tendency to increase the use of e-cigarettes. The content of e-cigarettes can increase Reactive Oxygen Species (ROS) thereby reducing the quality of spermatozoa. This research is an experimental study using a completely randomized design which aims todetermine the potential of strawberry juice, Tomato juice and the combination of the two juices at several concentrations on the sperm quality of mice exposed to e-cigarette smoke. The experimental animals were 48 male mice aged 3 months and weighing 27 g - 30 g. E-cigarette smoke exposed to mice using a vaporizer containing e-liquid with a nicotine content of 3 mg as much as 1.5 ml was exposed for 10 minutes a day for 36 days. The concentrations of strawberry, Tomato juice and the combination of the two juices used were 50%, 75% and 100%. The motility, viability and morphology of sperm were observed using a microscope. Data were analyzed by one-way ANOVA and LSD. The results showed that there was an effect of strawberry, Tomato juice and both combinations of fruit juice on motility (p=0.000), viability (p=0.000) and morphology (P=0.000). The fruit juice that has the most potential to improve the sperm quality of mice due to exposure to e-cigarette smoke is a combination of strawberry: Tomato juice with a concentration of 100:100. The conclusion of this study is that the combination of strawberry and Tomato juice can be used as an increase in sperm quality due to exposure to e-cigarette smoke.
Potensi Ekstrak Etanol Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens), Biji Mahoni (Swietenia mahagoni jacq) Serta Kombinasi Kedua Ekstrak Sebagai Herbal Anti Diabetik Dengan Hewan Coba Mencit (Mus musculus L.) I.A.K. Pramushinta; Umi Nurhayati; Sukarjati
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.714 KB)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah (hiperglikemia) yang mengakibatkan terjadinya disfungsi seksual dan berkontribusi dalam infertilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhpemberian ekstrak etanol daun sambung nyawa (Gynura procumbens), biji mahoni (Swietenia mahagoni jacq) serta kombinasinya pada berbagai dosis terhadap kadar glukosa mencit (Mus musculus l.). Sejumlah 48 ekor mencit jantan yang berumur 1,5-2 bulan dengan berat 25-30 gram digunakan sebagai hewan percobaan. Metode pembuatan ekstrak dengan teknik maserasi dan evaporasi. Desain percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terbagi menjadi 12 perlakuan dan 4 ulangan. Adapaun 12 perlakuan tersebut adalah pemberian aquades (kontrol), Dextrose 10%, Metformin 112 mg/kg BB, ekstrak daun sambung nyawa dan biji mahoni dosis 200 mg/kg BB, 250 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB, serta kombinasi ekstrak daun daun sambung nyawa dan biji mahoni dosis 100:100 mg/kg BB, 125:125 mg/kg, BB, dan 150:150 mg/kg BB yang diberikan secara oral sebanyak 0,5 ml selama 35 hari. Pengamatan penurunan kadar glukosa darah dilakukan dengan mengambil sampel darah kemudian diamati menggunakan Gluco-M. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji one way- ANOVA dan LSD dengan taraf kepercayaan 95% (P<0,05). Dari hasil analisis data didapatkan bahwa ekstrak daun sambung nyawa, biji mahoni serta kombinasinya pada berbagai dosis berpotensi menurunkan kadar glukosa darah mencit. (P<0,05). Dengan demikian ekstrak daun sambung nyawa, biji mahoni serta kombinasinya berpotensi menurunkan diabetes dan sebagai bahan herbal alternatif pengganti Metformin.